Portable Music Player, Perlu Buat Mancing Biar Ga Sepi dan Makin Semangat Narik

Mancing itu bisa jadi hobi dan bisa juga rekreasi. Bisa lihat sunset dengan background pulau dengan semilir angin itu sesuatu banget. Apalagi kalau ditemenin musik pilihan. Makin manteb. Sudah ada 3 speaker portable yang pernah SF bawa dalam kegiatan mancing. Boros amatt… !? Tenang bro. 1 speaker gratisan hadiah lomba mancing, dan 1 speaker dari flash sale 50rban. Sayang keduanya KO . Yang pertama error card readernya, sering skip atau restart sendiri . Yang kedua patah bagian konektor chargernya gara2 ketiduran teman. Karena itu SF putuskan beli 1 lagi speaker yang speknya agak mendingan. Budgetnya juga ga tinggi2 amat kok. Cuma 200rb plus dapat cash back 5% di toko online :mrgreen:

Sebelum review speaker yang baru ini, SF bagi tips untuk hunting speaker portabel untuk kegiatan outdoor.

Continue reading “Portable Music Player, Perlu Buat Mancing Biar Ga Sepi dan Makin Semangat Narik”

Parkir jejer Aerox, tetep saja Nmax pilihan utama

Mumpung malam minggu, SF riding sore bareng Bunda sekalian cari tempat servis HP. Lah kok ketemu resto steak yang baru buka. Ya wis urusan perut diutamakan. 🙂

Kebetulan SF parkir deket Aerox. Bunda yang biasa cuek , agak lama mengamati Aerox dari dekat. “Kok gedhe ya, kok dulu ga milih ini sih . Keren loh motornya” katanya. Sembari nunggu makanan, SF nanya ke bunda, apanya yang bagus soal Aerox. Sporty jawabnya. Dari belakang malah ga ngira kalau ini motor matic. Gedhe banget.

Continue reading “Parkir jejer Aerox, tetep saja Nmax pilihan utama”

Kabel charger Micro USB type B VS Type C mana yang lebih baik performa chargingnya?

Bikin jengkel saat pabrikan HP mengganti standar colokan pengisian daya pada HP menjadi model lain . Seperti sekarang misalnya. Micro USB type B perlahan diubah menjadi type C. Hal ini bikin OTG, card reader, maupun kabel charger cadangan lama yang SF taruh di kantor dan di mobil jadi ga berguna saat SF upgrade HP yang menggunakan USB type C untuk pengisian daya maupun transfer datanya. Ada sih toko yang jual adaptor type B ke type C tapi percayalah sudah SF jajal dan tidak berfungsi semestinya di Xiaomi Max 3. Cek aja artikel kemarin ( baca disini )

Kabel Micro USB type B menggunakan adaptor digunakan untuk charging HP berkonektor Type C hasilnya ga maksimal

Continue reading “Kabel charger Micro USB type B VS Type C mana yang lebih baik performa chargingnya?”

Reel Overhead Leverwinder Penn Fathom 20LWLH vs Kenzi Marine KZ300, Bisakah Reel Pahe mengalahkan Reel Tenar?

left :kenzi marine, right :Penn Fathom

Penn punya reputasi bagus dikalangan angler, produk ini terkenal daya tahannya. di kelas overhead Peen Fathom masuk jajaran medium. kebetulan kali ini SF berkesempatan menikmati reel ini. Sebagai pembanding ada Kenzi Marine seri KZ300. Reel ini menggebrak pasar Indonesia dengan harga super miringnya. Oke mari bikin perbandingan serta review kedua reel ini.

Continue reading “Reel Overhead Leverwinder Penn Fathom 20LWLH vs Kenzi Marine KZ300, Bisakah Reel Pahe mengalahkan Reel Tenar?”

Pengalaman Ganti Provider dari First Media ke My Republik, Waspada Periode Berlangganannya

SF berlangganan first media sudah 2 tahun ini. dari paket internet+tv kabel yang 199rb (1mbps), hingga jadi Rp. 321.500(7mbps). karena kebutuhan yang bergeser tak lagi butuh TV kabel, tapi lebih butuh internet, SF memutuskan untuk ganti provider My Republik paket Fast (50MBPS!!!) seharga rp 359.400 dengan harga promo rp. 279.426. Karena salesnya gigih ngrayu SF sampai ngasih cash back 100rb, SF langsung samber tuh promo. Sehari langsung konek My Republik.

Selanjutnya adalah proses penutupan First Media (FM). kesalehan terbesar SF adalah berasumsi jika First Media adalah berlangganan prabayar. Bayar dulu baru bisa menikmati layanan. kalau ga bayar akan dimatikan/ditutup otomatis. Ternyata ga sesimpel itu… Continue reading “Pengalaman Ganti Provider dari First Media ke My Republik, Waspada Periode Berlangganannya”

Xiaomi Amazfit BIP , Smartwatch fungsional dengan baterai superior. Gimana Kalau diadu dengan Amazfit Pace?

Xiaomi Amazfit BIP telah SF belikan buat Bunda 2 Mingguan sebelum SF membeli xiaomi Amazfit PACE. Gara-gara BIP ini SF kepincut dengan smartwatch. amazfit BIP boleh dikatakan versi compact (a.k.a Hemat) dari Pace.

left : amazfit BIP , Right: amazfit Pace

Secara fungsi, BIP yang harganya separuhnya Pace hampir sama. tapi tetap saja ada beberapa hal yang membuat BIP tertinggal. tapiii… ada juga fitur yang bikin Bip unggul dari Pace. Simak mawon

Continue reading “Xiaomi Amazfit BIP , Smartwatch fungsional dengan baterai superior. Gimana Kalau diadu dengan Amazfit Pace?”

Overhead Real Bukan Buat Sok-Sok an, ada kelebihan yang tidak bisa disaingi spinning reel

spinning reel adalah reel atau kerekan pancing konvensional yang umum dipakai oleh pemancing dari pemula hingga kelas berat. Ciri reel ini adalah penempatannya berada di bawah joran. Penggunaannya sangat mudah, siapapun bisa menggunakannya. buka bail arm (kawat melingkar), lempar umpan, tutup bail arm kembali saat menggulung senar. senar pancing lebih aman dari kusut. kemudahan ini yang disuka oleh pemancing. jarak lempar spinning reel juga lebih jauh dibanding Reel jenis OH (Overhead Reel) karena spool tidak ikut berputar saat senar keluar spool.

Tapi kenapa OH reel jadi favorit beberapa angler saat memancing dilaut?

bagi pemula yang baru memancing laut, seperti SF, reel OH hanya pemborosan alias buang-buang uang. spinning reel lebih banyak kelebihannya.

efek dari salah gaul dengan angler2 gokil :mrgreen: bikin SF membuka mata. rekan satu grup SF rata rata memakai OH reel tanpa leverwind.

left to right :spinning, OH leverwind, OH non Leverwind

Continue reading “Overhead Real Bukan Buat Sok-Sok an, ada kelebihan yang tidak bisa disaingi spinning reel”

Membandingkan Kecepatan Baca-Tulis Beberapa Jenis Micro SD Card.

SD card menjadi bagian vital pada gadget modern. Gunanya jelas…. menjadi media penyimpan data. Seiring perkembangan tehnologi kebutuhan akan SD card semakin meningkat. Bukan hanya ukurannya, kecepatan baca tulis juga makin penting.

Uji kecepatan Berbagai jenis SD card

Pada artikel ini SF akan share kecepatan baca tulis beberapa merk/jenis SD card yang SF punya. Toolsnya bernama A1 SD Bench yang SF download di Asus Max. Lets start!

1. Micro SD Card 2GB. sampai lupa kapan SF beli kartu ini… sepertinya 6 tahun lebih nancep di galaxy mini yang lama diistirahatkan. Hasil pengetesan menunjukkan hasil berikut  :

kecepatan baca 15.36MB/detik, kecepatan tulis 5.35MB/detik

Hasil uji vgen 2gb

2. V-GEN 16GB HC class 10 , hasilnya

Kecepatan baca 19.78MB/dtk, kecepatan tulis 18.47MB/dtk

3. Sandisk Ultra 32 GB HC I class 10,  hasilnya :

Kecepatan baca 43.06MB/dtk, kecepatan tulis 13.47MB/dtk

Hasil pengujian micro SD card sandisk ultra HC class 10 32GB

Sama-sama menyandang HC class 10 namun dibandingkan dengan V-gen. Kecepatan bacanya jauh lebih kencang Sandisk Ultra , namun sayang kecepatan tulis Sandisk lebih lambat dibanding Vgen.

4. Vgen Turbo series class 10 HC.

Ini bintang utamanya… monggo simak hasil pengujiannya :

Kecepatan baca 60.27MB/dtk, kecepatan tulis 23.63MB/dtk

Hasil pengujian Micro sd Vgen Turbo series class 10

Outstanding telak mengalahkan micro SD yang SF miliki sebelumnya. Tapi masih ada yang mengalahkan soal kemampuan bacanya…. internal memory bawaan HP asus max sanggup melejit kemampuan membacanya hingga 116.87MB/dtk.

Eh ya lupa ngasih tau… sebelum melakukan tes kecepatan  SF memformat masing masing micro SD (kecuali yg 2 GB class 1, ga material kepake 200MB 🙂 )

Apa sih perlunya microSd yang kenceng….? Apa ga mubazir…?

Baiklah…. sebagai gambaran SF punya action cam brica Bpro5 Alpha Edition Mark2. Resolusi video yang ditawarkan 720P 30/60/90fps, 1080P 30/60fps, 2.7K 30fps, 4K 30fps. Jenis format video bawaan adalah MP4. SF coba tes rekam video 15menit dengan resolusi terendah 720p (1280x720pixel) 30fps. Memori yang dibutuhkan adalah 2.366MB. Jadi kecepatan menulis perdetik  yang dibutuhkan adalah 2.6MB/dtk. Bagaimana jika resolusi video 4K (3840 x 2160 pixel) jelas butuh kecepatan berkali lipat dari itu…. karena itu microSD berkecepatan sangat tinggi mutlak diperlukan!

 

 

 

Tiger VS Nmax untuk Turing


SF pengguna tiger lama dari 2005 hingga sekarang… namun untuk keseharian 2tahun belakangan tugas tiger digantikan Nmax. Keduanya pernah SF gunakan untuk turing. Bagaimana komparasinya… monggo simak saja…

-Performa : jelas tiger lebih dapat diandalkan… asalkan mesin sehat terawat akselerasi dan speed cukup mumpungi kok… bahkan untuk bawa beban berat (boncengan+barang full loaded) tiger masih mampu dipacu 120kpj. Nmax dengan kondisi yang sama di kondisi yang sama 100 kpj lambat naiknya

-Konsumsi bahan bakar : Nmax bisa 10km/liter lebih irit. Tapi tiger minum premium saja cukup, Nmax setidaknya butuh pertalite/pertamax

-Kenyamanan : sebagai pengendara, jika jalanan mulus Nmax posisi duduknya lebih nyaman dan ga cepat pegal, sedangkan tiger posisinya lebih sporty. Untuk jalanan ga rata shock tiger yang lebih empuk, GC lebih tinggi dan ban yang diameternya lebih lebar dibanding Nmax jelas lebih nyaman. Sebagai boncenger : jelas dibonceng tiger jauh lebih nyaman kemana mana…. BundaSF pernah SF bonceng turing Surabaya Jogja, sampai ketiduran segala… kalau dibonceng Nmax? Sejam aja dah pegel…  :mrgreen: 

Handling : tiger lebih stabil dikecepatan tinggi, Nmax handlingnya lebih ringan jadi lebih mudah terpengaruhi kontur jalan. Kalau dibawa nyantai Nmax lebih nyaman handlingnya… 

Safety : Nmax grip bannya mantab, remnya juga sangat pakem… tiger kudu ngaku kalah masalah ini. Untung rem tiger yang ngeblong bagian belakangnya bisa disiasati dengan engine brake. GC Nmax lebih rendah, diameter ban juga lebih kecil.  ini masalah utama Nmax jadinya kurang PD kalau ketemu jalanan ancur….Tiger lebih PD melibas segala kondisi

Akomodasi : tiger ga punya tempat penyimpanan barang, sedangkan Nmax punya bagasi jumbo dibawah jok! Dek depan Nmax juga masih bisa buat naruh barang.

Lain-lain : turing pakai tiger rasanya lebih PD… anteng dikecepatan tinggi, ketemu jalan rusak seringkali tidak masalah diterobos. Kalau nyetir Nmax , pengemudi kudu lebih extra waspada… ga bisa dibuat grusa grusu… kalau ngerti selahnya dan ga kesusu apalagi jalan mulus kaya diluaran…. sepertinya Nmax lebih nyaman. Tapi tau sendiri lah kondisi jalan di indonesia…. 

Jadi untuk turing SF lebih prefer mana?

1. Turing santai SF lebih milih Nmax… lebih bisa menikmati riding

2. Turing jarak jauh, tiger terbukti lebih bisa diandalkan di segala situasi… baik bagi pengendara maupun boncenger.

Kedua motor tersebut kemampuan turingnya bisa ditingkatkan.

Nmax misalnya : tebelin busa jok agar lebih nyaman terutama buat boncenger, shock belakang yang super super atosss juga WAJIBBBB diganti 😆

Untuk tiger lama : Upgrade rem cakram belakang, ban lebar , dan pasang box belakang agar barang bawaan ga bikin lelah pengendara. 

Gimana kalau keduanya dibandingkan dengan Ninja ? 

😆 kira2 sendiri aja dah…. 

Meski peaknose, klo warnanya burem ya ga favorit

Dalam kondisi normal SF bakal memilih warna lain yang lebih cerah. Tapi saat itu . Memilih popeng karena ingin menyelamatkan nyawanya…tubuh penuh jamur dan scabies. Kelima saudaranya tewas duluan dan menyisakan popeng seorang diri. Daripada mati..SF keluarkan duit seadanya dari dompet untuk mengadopsinya dan segera memberi perawatan optimal ke dokter hewan.

Sekarang Popeng menjelma menjadi kucing peaknose eksotis… bagi yang paham kucing. Jenis ini menduduki ksta tertinggi untuk kucing persia. Tapi ada yang menjadikan Popeng kurang difavoritkan oleh orang yang awam didunia kucing.

Saat SF jejerkan dengan michel , seekor kucing himalayan dollface (setara persia medium sedikit flatnose). Rekan SF maupun keluarga SF , sebagian besar memfavoritkan michel. Dari 10 orang yg Sf tanyain, 1 orang milih Popeng,dan 9 orang milih michel.

Beberapa diantaranya kaget setelah SF beritahu jika harga persia peaknose eksotis (seperti popeng) bisa 3 X lipat dibanding Himalayan Dollface.

Bagi orang yang awam soal dunia kucing, warna dan panjang bulu jadi pertimbangan utama dalam menilai kecantikan kucing. Wajah belakangan…. Popeng dalam hal ini warna sekujur tubuh gelap, dan bulunya ga selebat Michel. Jadi itu alasan mereka memilih Michel… 

Dalam keseharian Sf dan keluarga ga membedakan kasih sayang antara Popeng dan Michel. Cuma karena keduanya beda karakter dan usia, Popeng terasa lebih dekat dengan anggota keluarga. Popeng sifat persianya sangat kental… manja dengan tuannya. Kalau tidur maunya nempel di kaki tuannya. Usianya yang masih muda (7bulanan) bikin dia suka cari perharian dengan mengajak bermain. Michel sendiri yang sudah hampir 3 tahun, lebih suka sendiri. Dia ga terlalu antusias lagi bermain dengan tuannya. Kalau digendong dan dielus sering berontak minta turun. Malau sudah bosen baru dia ndusel sama tuannya