perbandingan

All posts tagged perbandingan

SF ulas kelebihan dan kekurangan masing masing dari sudut SF yang bukan ahli di dunia per HP an . Ulasan ini berdasarkan pemakaian harian… kedua HP tersebut saat ini masih dipakai sehari-hari. Saya bahas xiaomi redmi note3 dulu ya….

Xiaomi redmi note 3

Kelebihan :

1. Baterai awet 4000 mah

2. Layar resolusi besar, lega untuk browsing

3. Performa lumayan

4. Sensor sidik jari sangat bisa diandalkan… responnya sangat amat cepat layaknya menekan tombol power. Jadi ga kuatir data HP diakses orang lain

5. Fitur infrared , ponsel bisa berfungsi sebagai remote TV, AC, dll

Kelemahan

1. Slot SIM hybrid. Berisi 2 slot. Slot 1 untuk micro SIM, slot 2 untuk nano SIM atau micro SD (pilih salah satu) fitur yang konyol menurut SF

2. Rotasi layar bermasalah. Sering kali SF kudu on offkan pengaturan screen rotation

3. Settingan jaringan aneh… kudu melalui dial up *#*#3646#*#*# . Waktu menangkap sinyal juga lamban. Bahkan SF pernah lost signal beberapa menit padahal teman sebelah yang pakai operator sama ada signal meski ga full

Yang bikin berat menggantikan minote 3 adalah fitur keamanannya yang menggunakan sensor sidik jari.  Dan yang paling bikin SF membencinya adalah fitur slot sim card hybrid.


 Sekarang giliran Asus max

Kelebihan :

1. Batere  (5000mAH) lebih awet dibanding minote3 yang cuma 4000an. HP ini juga berfungsi sebagai powerbank.

2. Fitur smartlock. Fitur cerdas bawaan asus. Jadi HP akan tetap unlock ditempat tempat yang kita tentukan (syarat GPS always on), hp juga akan tetap unlock jika dalam genggaman pengguna, dan atau sedang terkoneksi dengan device tertentu

3. 3 slot terpisah untuk sim1, sim 2 dan micro SD

4. Fitur kameranya cukup lengkap… SF suka mode deep of field …. hasilnya bokeh banget seperti dslr


5. Fitur laser untuk mempercepat fokus kamera … ada fungsi lain loh…. yakni mengukur jarak ponsel dengan benda tertentu. 

Kelemahan

1. Ga ada sensor sidik jari

2. Resolusi layar agak rendah, tumbnail , grid ,dll saat browsing jadi kelihatan besar, akibatnya area coverage layar berkurang

3. Ga ada infra red jadi ga bisa buat remote

Sebenarnya sepele sekali test kali ini… Tapi baru sempet SF lakukan. Metodenya full to full… Sebelumnya SF isi full Nmax menggunakan shell super. Setelah terisi penuh hingga hampir luber, SF reset trip meter dan petunjuk konsumsi bensin avg (average = rata2). Dipakai deh ngantor beberapa hari… Termasuk juga dipakai bunda nganter Faiz sekolah. 

Setelah meteran bensin berkedip SF putuskan untuk isi bensin lagi dengan tetap menggunakan shell super. Kondisi trip meter pada saat mengisi bensin menunjukkan 234,8 km 

Bensin yang dibutuhkan untuk mengisi kembali tanki Nmax hingga penuh sebanyak 6,15 liter. Artinya konsumsi bensin real sebesar 234,8km: 6,15l=38,2 km/l

Saat itu Penunjuk konsumsi bensin pada MID Nmax menunjukkan angka  38,9 km/l ….  
ternyata selisihnya dengan kknsumsi real ga beda jauh… Termasuk akurat lah….

Konsumsi tersebut dicapai dalam kondisi harian normal cenderung macet (26 km rata rata dicapai dalam waktu 75 menit ), riding style ga dibuat buat, bobot rider 100 kg :mrgreen: display sepanjang testing ini sengaja Ga SF set pada posisi yang menunjukkan besarnya konsumsi bensin AVG, namun SF posisikan agar menunjukkan jarak tempuh agar ga mempengaruhi riding style SF 

Sehari – hari SF menggunakan Nmax untuk aktivitas. Trayek cukup padat 26-27 km ditempuh dalam 75 menit. Untuk ukuran SF Nmax sangat pas untuk trayek ini… Matic gambot 155cc pas menyokong tubuh SF yang diatas rata-rata, powernya juga cukup mumpungi….. 
Bagaimana jika Yamaha memutuskan untuk memasarkan matic yang lebih besar lagi… Apakah SF tertarik menggantikan Nmax dengan yang lebih gambot lagi. 

Seperti yang SF bilang… Nmax sudah pas untuk keperluan sehari-hari. Rasanya bodi yang lebih besar akan lebih menyusahkan dirute perkotaan yang didominasi macet. Ber Nmax saja kadang ngiri sama matic kurus yang mudah lolos jebakan macet. Lain hal jika matic gambot entah namanya nanti , menggantikan peran si bolot (N250) sebagai kendaraan hobi. Manteb sepertinya untuk puter puter perumahan dan short turing.

Matic gambot 250cc untuk harian? kebayang tambah capek dikemacetan dan sakit hati karena kegencet diparkiran kantor 🙂 . sepertinya dimensi gambotnya bisa nglebihi si bolot nih…. 

Andai rute SF ga sepadat sekarang…..

Taruna SF tercatat 3 kali turing Jakarta Surabaya sebelum dikandangkan di kediaman SF di Surabaya untuk kereta kencana orang tua. Ertiga SF juga 3 kali turing Jakarta-Surabaya

image

Bagaimana kesan menggunakan kedua mobil tersebut untuk perjalanan jauh? Baca selengkapnya ulasan dibawah ini…. Continue Reading

Tak disangka Ninjalah motor yang punya keseimbangan paling baik dikemacetan diantara motor SF yang lain. Saat macet tak perlu effort lebih berusaha menyeimbangkan motor, tak ada setir gedhek-gedhek. Lebih anteng untuk jalan merambat.
Hal yang berbeda dengan Nmax, ternyata motor ini yang lebih gampang goyang untuk mempertahankan keseimbangan dikemacetan. Sedangkan tiger ada diantaranya…

image

Continue Reading

Rekan SF ini emang tajir… dari keluarga berada plus posisi di tempat kerjanya juga lumayan. Pantesan mobilnya saja Fortuner.
Pas kunjungan kerja bareng dia ,  SF sempatkan ngobrol soal alasannya memilih Fortuner dibanding Pajero…. ini dia beberapa hal yang dia ungkapkan Continue Reading

Pertalite oktan 90 vs Pertamax oktan 92. Jelas pemenangnya diatas kertas adalah pertamax. Untuk keseharian bagaimana? Pengaruhnya ternyata cukup lumayan di kenyamanan.
Performa lebih instan pakai pertamax… pakai pertalite seakan ada sedikit delay saat memutar grip gas dibanding laju motor. Continue Reading

Kedua mobil ini adalah incaran SF untuk menggantikan taruna beberapa waktu lalu…. sebenarnya tidak fair SF membandingkan 2 mobil ini karena beda jenis dan peruntukan… satunya MPV satunya SUV… lihat saja sisi baiknya, calon buyer mobil bakal lebih tepat menentukan pilihan…
kebetulan beberapa saat lalu SF sempat mengendarai terios untuk berbagai jalur… sedangkan mobil SF sendiri ertiga yang sudah SF miliki 2 tahunan

image

Continue Reading