perbedaan

All posts tagged perbedaan

Beberapa dekade terakhir teknik slow jigging mulai merambah angler Indonesia. khususnya yang suka mancing di laut dalam. teknik ini berbeda dengan Jigging biasa.

Jigging adalah teknik memainkan umpan buatan berupa Metal Jig (timah berbentuk ikan) sedemikian rupa sehingga mirip ikan mangsa yang berusaha melarikan diri dari predator.

Berbeda dengan Slow Jigging. Teknik ini berusaha menirukan ikan sekarat atau mangsa yang sedang cedera…. target mudah bagi predator tentunya. Kelebihannya teknik slow jigging adalah umpan berada lebih lama di area ikan target, Angler tidak cepat lelah, dan target ikan lebih luas.

Continue Reading

Yang namanya naik sepeda kayuh, dari SD hingga SMA kelas 1 sudah dilakoni ribuan KM :), nyetir motor dari SMA hingga sekarang, dan mobil dari kuliah.
Pengalaman naik ketiga moda transportasi tersebut ternyata bikin SF memahami karakter masing masing. Sehingga lebih toleran terhadap masing-masing.
Saat naik motor kemudian ketemu orang naik sepeda mau motong jalan otomatis SF langsung ngalah , bahkan membantu ngasih isyarat agar motor dibelakang SF agar ga nyalip. Karena dulu SF tiap hari naik sepeda lewat jalan-jalan padat diperkotaan. Sangat paham jika kesulitan dan saat yang berbahaya bersepeda adalah ketika harus motong jalan besar. Sepeda ga ada spionnya, sein dan ga bisa akselerasi kencang.

image

Continue Reading

Keduanya punya melebihan dan kerugian masing-masing….disini SF akan membandingkan spion yang nempel dibody (misal ninja 250) dan spion tlyang nempel di handle bar (misal tiger )
1. Spion nempel di handle bar
Model spion ini paling umum. Sifatnya yang nempel di handle bar bikin spion fleksibel lebih mudah untuk nyelip diantara mobil. jika kehalang diantara 2 spion mobil tinggal dibelak belokkan setirnya untuk meloloskan diri. Kelemahannya pandangan yang dipantulkan spion ini ga stabil alias goyang terus, tidak selalu memonitor arah belakang motor,namun tergantung arah setir.

image

Continue Reading

Jarang banget SF nemui mobil keluaran baru fiturnya keselamatannya  malah lebih minim dibanding versi lawasnya…. ini terjadi pada Ertiga tipe GX.
Fitur secara umum memang nambah seperti head unit upgrade, stop kontak, pernak pernik exterior, spion lipat,auto up-down, dll namun sangat disayangkan ….Fitur keselamatan yakni ABS dan EBD yang terdapat pada ertiga lama dihilangkan pada ertiga baru! Bukan hanya itu power juga tersunat…

image

Continue Reading

ertiga pasca mudik

Saat mudik kemaren barang-barang sengaja SF tempatkan diatap agar kabin mobil bisa dimaksimalkan untuk ruang istirahat. Penempatan barang di atap ertiga SF termasuk safety kok karena memakai roof rack + Roof bag. Jadi ga pakai barang yang diiket seadanya.

Ada beberapa hal yang ingin SF sampaikan dalam pemakaian roof bag :

– Pemasangan roof bag sangat mempengaruhi stabilitas dan performa mobil. hal ini sangat terasa pada kecepatan 100kpj mobil terasa sedikit bergoyang. lari mobil juga terasa berat serasa ada yang “nggandoli” alias menahan laju mobil. Pernah SF paksa lari hingga 120 kpj, gejala goyang makin berat, kecepatan mobil juga terasa sangat lamban naiknya

roof box

Continue Reading

wpid-20150503_214209.jpg

Masih terkait dengan artikel SF beberapa hari lalu soal penggantian header ertiga menjadi 4-2-1 (baca disini ) ternyata feeling SF yang merasakan tenaga lebih keluar di RPM bawah juga diamini oleh penghobi roda 4 yang tergabung pada forum pada www.modifikasi.com.

wpid-img_20150504_075617-1-picsay.jpg

bahkan ada juga user Lancer yang mengukur performa mobilnya pada mesin dyno… Berikut hasilnya :

header : 4-2-1 menghasilkan torsi  154 lb/ft @ 4000 rpm dan power 127 hp @ 4000 rpm
sedangkan header : 4-1 menghasilkan torsi 115 lb/ft @ 5400 rpm dan power 138 hp @ 6800 rpm Continue Reading

Performa Ertiga memang lebih dari cukup untuk sebuah MPV… lintasan lurus dalam kondisi muatan penuh  mudah meraih 160kpj. Namun beberapa kali pakai ertiga dengan kondisi full menempuh jalur pegunungan, baru terasa sekali penurunan performa mobil 1370cc ini. Setelah googling sana-sini, salah satu penyebab performa ertiga mantab diputaran atas adalah desain knalpotnya. Headernya berkonfigurasi 4-1. Dibeberapa forum yang SF baca desain ini lebih ditujukan untuk mendongkrak performa mobil di putaran atas (monggo googling sendiri, selain header juga dipengaruhi diameter serta panjang sambungan y junction ) bertolak belakang dengan konfigurasi 4-2-1 yang lebih mengejar torsi.

image

Header 4-1

Continue Reading

Saat yamaha R25 launching banyak blogger dan media memujinya .. termasuk SF sendiri berharap banyak pada R25
Bagaimana tidak… ninja 250 fi sang pemimpin pasar yang tenaganya dirasakan superior ternyata bukan apa-apa dibanding R25 versi tes ride. Jauh ketinggalan baik di dyno maupun di pengujian di lapangan.

image

Ilustrasi dari fotomodel yang dirahasiakan identitasnya 🙂

Begitu di dyno test oleh om Leopold seorang blogger handal termasuk salah satu pemilik R25  (baca artikel kemaren ) ada kecurigaan versi mass pro berbeda dengan versi tes ride karena besarnya power tersunat signifikan serta grafik power yang berbeda dengan R25 versi test ride .

Continue Reading

image

Tenaga R25 35,54 dk di 12.000 rpm dengan torsi 22,6 Nm di 10.000 rpm. Ini artinya, tenaga puncak R25 lumayan lebih unggul dibanding N250fi dengan 31,5 dk di 11.000 rpm dan torsi 21 Nm di 10.000 rpm. (Baca disini ) Tenaga lebih besar pada R25 tentu menguntungkan. Tapi juga perlu dipertimbangkan kemampuan R25 menurut bro ndeso94  karena R25 di lebih mendekati limit mesin. Sedangkan ninja 250 masih bisa lebih jauh lagi dioprek ( silahkan baca ulasannya disini dan disini )

Continue Reading