Pilihan kick stater pada new vixion, aneh.. gimana klo CB150R ikutan

Beberapa waktu lalu yamaha nampaknya yakin dengan keputusannya melepas kick stater pada new vixion, alasannya sistem pengisiannya strumnya sudah advance dengan adanya fitur pencegah overcharged pada aki . Lah kok ndilalah new vixi dilempar kepasaran dengan dua opsi tanpa dan dengan kickstater.

image
Kick stater pada vixy lama

Nampaknya YIMM takut konsumennya lari ke produk sebelah gara-gara stater engkol ini ๐Ÿ™‚ย  dan takut terlihat overprice kali makanya ada dua opsi … opsi pertama produk canggih tanpa kick stater biar harga murah, nah ini yang ditawarkan sales ke konsumen… biar harganya ga jauh dibanding kompetitor ๐Ÿ™‚ย  klo konsumen galau baru ditawarin versi kickstater tapi disuruh nambah dikit… ๐Ÿ™‚ย  padahal selisihnya makin jauh dibanding produk sebelah.
Nah gimana kalau AHM ikutan keluarkan 2 versi CB150R kaki standar dan kaki kekar dengan nambah dikit…

Atau enaknya gini sajah… YIMM menghapus opsi vixion tanpa kickstater dan AHM jual CBR150R kaki kekar dengan harga sama… daripada saling kejar murah tapi ada yang dikorbankan
:mrgreen:

Pabrikan lain harusnya berkiblat pada kawasaki saat memutuskan bermain di kelas premium

image

SF ga ngomongin motor lux semacam Ducati atau HD loh ya.. namun di segmen premium 250 cc. Kawasaki sudah terbukti berhasil memenuhi mimpi sebagian rider yang haus merasakan aura menunggang moge namun ga punya nyali (alias duit :mrgreen: ) untuk meminang moge beneran. Alhasil Ninja 250 nampaknya menjadi benchmark pabrikan lain yang ingin bertarung di kelas ini. Mesin multi silinder, desain ala moge, powerfull, canggih, dan segala kelebihan lain mengantarkan kawasaki menguasai segmen 250 cc. Pabrikan lain yang resource nya jauh lebih besar harusnya bisa memenuhi benchmark (acuan) ini bahkan melewatinya. Kenapa CBR 250 ga berdaya menghadapi Ninja 250 lama? Kesalahan menafsirkan selera pasarkah atau menyepelekan pasar Indonesia untuk kelas 250cc? Lets the history goes by. :mrgreen:ย  sekarang selera pengguna motor 250 cc bisa diraba: lihat saja kelebihan ninja diatas ๐Ÿ™‚ย 
Sebenernya upaya pabrikan lain jika ingin sukses di kelas premium ini ga susah-susah amat. Tinggal niatnya sajah :). Desain contek jajaran moge yang ada trus tempolin deh mesin 250 cc 2 silinder.

image

Namun apakah ceruk segmen kuecill dan kurang mengucurkan keuntungan ini layak diperjuangkan? Ingat terjun di kelas premium dengan motor nanggung dikhawatirkan malah menunjukkan inferioritas. Tinggal tunggu saja gimana proyeknya Yamaha dan Honda di kelas 250cc sport fairing nantinya.

image

Terus untuk naked premium gimana?
Nampaknya jika ER250c benar-benar ninja 250 versi naked bakal bikin benchmark baru di kelas sport naked 250 premium.
Bukannya menyepelekan inazuma loh… namun tampilan ninja yang kemungkinan lebih modern dan sporty nampaknya bersegmen lebih luas. Salute to kawasaki yang berani abis-abisan dikelas premium dan mau menterjemahkan keinginan konsumennya.

image

New teralis dan new vixion berbarengan brojol, harusnya begitu

Ga ada namanya kalah start, first mover atau moment telat jika keduanya brojol bareng…. Ajang yang paling dinantikan adalah saat JMCS akhir bulan ini. Kedua motor ini memiliki keungulan masing-masing.

image

New vixion jelas telah bertahun-tahun menguasai pangsa sport Indonesia, power sangat lumayan, irit, delta box mengantarkannya sebagai raja di kelas motor batangan. Sedangkan Teralis seakan ga mau kalah dengan menggembar-gemborkan mesin 150cc DOHC titisan CBR 150 berbekal sasis teralis. Secara produksi mungkin new vixion lebih unggul diatas kertas karena banyak common parts yang diambil dari old vixion . Sedangkan perkiran SF, teralis bakal sedikit ketinggal di awal peluncuran, indent mungkin mengular namun produksi bakal sedikit keteteran memenuhi permintaan pasar mengingat motor ini benar-benar baru diIndonesia.

image

Meski jika mesin teralis mengambil blueprint plek CBR dari Thailand namun kualitas vendor di Indonesia nampaknya masih perlu “pembuktian” . Lah wong masalah ini saja masih menghantui kawasaki sehingga belum berani produksi Ninja 250 di Indonesia. Lantas bagaimana pertarungan jangka panjang New vixion dan teralis gimana? Semua tergantung si teralis. Jika awal kemunculan mampu memenuhi ekspektasi konsumen yakni motor keren, powerfull dan tanpa “Problem” bisa saja menggulingkan tahta vixion. Kalau kebalikan ya…. mau bilang apa, vixion bakal tetap jadi raja. Semoga ga ada black campain yang dialamatkan kedua motor baru ini. Agar calon konsumen mendapatkan informasi sebenarbenarnya untuk dua motor ini.

Jika Rossi ke Yamaha Moto GP makin ga seru…

image

Kenapa bisa begitu? Yamaha bakal mendominasi…! Repsol honda sekedar pelengkap yang sekali-sekali mengganggu dominasi Lorenzo – Rossi. Sangat disayangkan Pedrosa yang tahun depan ditandemkan dengan marques levelnya masih dibawah Lorenso maupun Rossi. Cuma jago di kualifikasi dan start doang… jika lap awal pedrosa ga bisa bikin jarak cukup jauh dengan mudah di kecengin Lorenso. Mark Marques gimana? Masih ijo dan awal-awal naik kelas pasti butuh adaptasi dulu. Ga bisa berharap terlalu banyak.
Skenario terbaik sepeninggal Stoner adalah Rossi di lawankan dengan Lorenzo dengan merk motor beda dengan kemampuan setara . Kalau gini balapan bakal seru. Rating motoGP dan Dorna selaku penyelenggara bakal naik lagi. image
Tapi apa rela Rossi berlabuh pada tim satelit san carlo-gresini, (mengingat tim pabrikan honda sudah full booked) ? Bisa juga sih… Honda kan janjikan Rossi mesin spek pabrikan. Kalau secara mengejutkan Rossi menerima pinangan San Carlo tentunya balapan makin seru dibanding jika Rossi ke Yamaha.

Sayangnya Yamaha ga keluarin motor helm in dan kapasitas tangki besar untuk bebek dan matiknya

image

Nyambung artikel kemaren. Salah seorang rekan sF yang dulunya pengguna yamaha mx ber box belakang beralih ke matik honda karena pertimbangan bagasi ekstra luas. Bukan hanya itu… pengguna MX lainnya yang pernah nampang di artikelnya SF juga berniat ganti motornya jadi vartech 125!!!ย  Mungkin lain cerita jika ada matik yamaha yang menawarkan helm fullface in :mrgreen:
image

Salah satu pertimbangan konsumen memilih motor adalah fungsionalitas, apalagi bagi rider yang sudah punya anak-istri. Nah nampaknya Yamaha kurang memperhatikan hal ini. Kapasitas bagasi yang paling besar yamaha ada pada xeon dengan kapasitas cuma 13 liter bandingkan dengan spacy dan Vartech 125 yang 18 liter . Sementara si xeon cuma cukup menampung sebuah helm half face yang diatur sedemikian rupa agar bisa masuk, si spacy/vartech dengan lahapnya menelan helm fullface bulat-bulat ๐Ÿ™‚ komparasi silahken lihat disini . Belum lagi jika di timbang soal kapasitas tangki bensin. Soul GT pemegang tangki bensin terbesar dideretan matik yamaha dapat menampung 4.8 liter(cuman kapasitas bagasi kecil 8.8 liter) bandingkan dengan spacy yang 5 liter atau vartech yang bisa menampung 5.5 liter…pas banget bagi yang males sering antri di pom bensin.
image

Untuk memperluas pangsa pasarnya, saat ini honda makin melengkapi jejeran helm innya melaluย  Vartech 125 dan rencana kedepannya Scoopy juga di helm in kan. Eh ya… hampir ketinggalan Honda juga punya Supra 125 helm in loh dengan kapasitas bagasi dan bensin yang lebih lega, sementara yamaha sama sekali ga punya motor ginian.
Kalau begini terus jelas yamaha makin ketinggalan lah wong pasarnya lebih sempit (anak muda) dibanding honda yang menyasar segala lapisan alias PALUGADA(aPA yang LU mau Gue ADA). Fungsional naik, pangsa pasar makin luas, bukan begitu …..!?