rambu

All posts tagged rambu

Kira-kira seminggu lalu saat SF kerja pakai Tiger hampir kena tilang polisi… untung ga jadi… mungkin karena lagi ramai, Pak Polisi yang baik hati itu cuma memperingatkan sambil nunjuk lampu SF yang lupa dinyalakan pasca isi bensin.

Beda cerita saat kemaren berangkat kerja… sebuah motor yang baru beberapa meter keluar dari POM bensin di kawasan MT haryono diberhentikan Polisi. Dugaan SF gara-gara lampu utama lupa dinyalakan setelah isi bensin. Kenapa? Karena saat itu SF melihat lampu belakangnya tidak menyala.

Apes memang kalau motor yang belum mengadopsi DRL …. saat matikan mesin pas isi bensin , lampu utama ikut dimatikan agar electrik stater kuat menghidupkan motor kembali. Kalau lampu lupa dihidupkan bisa apes… kena tilang beberapa saat keluar dari POm bensin. Kok ya kebetulan di rute SF, polisi biasa berjaga selepas pintu keluar POM bensin.

Harusnya POM bensin bikin papan peringatan dipintu…

“Bagi Pengendara Motor Jangan Lupa Menyalakan Lampu Utama Kembali !!!” BAHAYA MENGINTAI! ”

Peringatan menyalakan lampu siang hari

 

 

 

Share artikel copas dari grup yang menyejukkan hati 🙂

Di gerbang sebuah kompleks ada rambu bertuliskan:

“AWAS PELAN-PELAN, BANYAK PENYEBERANG JALAN..!!!”

Tapi pengendara tetap saja ngebut jalannya…

Karena rambu tersebut tidak dipatuhi pengendara maka pak RT membuat rambu yang lain lagi:

“AWAS PELAN-PELAN BANYAK ANAK-ANAK..!!!”

Ternyata rambu itupun tak diindahkan juga…

Namun pak RT gak kurang akal, dipasangnya rambu baru dengan tulisan:

“AWAS PELAN-PELAN, BANYAK PEREMPUAN TELANJANG..!!!”

Dan ternyataaaaaa…

Sejak rambu itu dipasang, tidak ada lagi yang berani ngebut dijalan.

Bahkan mereka terlihat sangat sopan dan waspada, mereka selalu melihat kekiri dan kanan… celinglak-celinguk ketika berjalan…

Hal ini kerap terjadi di Jakarta. Pelanggaran rambu berjamaah ! Terutama saat jam berangkat kerja dan pulang kerja. Coba amati, jalur khusus mobil dan busway penggunanya malah yang bukan semestinya. Motor masuk jalur cepat khusus mobil, mobil dan motor masuk jalur busway. Contoh lain rame2 melanggar lampu merah terutama saat persimpangan lawan sudah sepi, pada nyolong start semua. He3…  tambah lagi kalau jalur kiri udah macet sedangkan jalur berlawanan sepi pengemudi motor pada pindah jalur alias melawan arus.

gambar dapat dari avanzaxenia.net : kalo kaya gini sungkan kalo mau nilang.

ya itulah fenomena umum yang ada di ibukota. Polisi pun tak berdaya menghadapi pelanggar berjamaah. Selepas jam masuk/pulang kerja sih sedikit lebih taat penggunanya karena Pak Polisi agak galak. 😛

Tercatat beberapa rekan SF yang pernah menjadi korban pembatas jalan maupun trotoar. Diantaranya Seorang rekan kerja di Surabaya nginap beberapa hari di RS, dan seorang rekan di komunitas Ninja 250 ancur motornya karena menghajar trotoar (padahal modifnya habis puluhan juta loh). Kalo mau liat contoh lain silahkan cari di google pasti dah tak terhitung jumlahnya. Pembatas jalan biasanya bertujuan memisahkan jalur lambat, jalur cepat juga dengan jalur busway. Nah bagi pengemudi motor cukup bahaya kalau tidak hati2 saat menyalip kendaraan lain karena adanya blind spot di area samping bawah kendaraan didepannya, apes-apes pengen nyalip malah bonyok. Nah saran bagi yang berkepentingan harusnya ada rambu didepan pembatas jalan yang mudah terpantau agar tidak membahayakan pengguna jalan. Atau alternatif lain bagian depan trotoar harusnya landai (miring) dengan warna mencolok agar orang yang terlanjur melindasnya masih bisa selamat. Jalur busway sebagian sudah menerapkannya tapi pemisah jalur cepat dan lambat masih belum banyak mengaplikasinya.  Sebenernya perlu ga sih pembatas jalan itu, apakah dengan marka jalan saja tidak cukup?