review

All posts tagged review

Beberapa tahun lalu tiger SF sempat memakai knalpot original ninja 250. berhubung ninjanya dijual, tiger balik knalpot originalnya. Karena kangen sensasi saat menggunakan knalpot ninja, SF putuskan untuk hunting knalpot ninja bekas.  alhamdulillah nemu dalam kondisi prima di toko online.

beli knalpot dibonusin kopi sama sellernya… kode ajakan ngopi neh 🙂 

Belum dipakai jalan SF langsung kembali jatuh hati Continue Reading

suzuki ertiga ban 195/65-15

sekitar 2 minggu lalu SF mancing ke Pakis Karawang menggunakan ertiga. beberapa KM sebelum pantai jalannya rusak parahhhh…heran juga SF kok bisa ya tempat wisata rutenya kaya gini. padahal sekitarnya perkampungan nelayan yang tergolong padat. sekitar 2-3 kali, bagian bawah ertiga yang ditumpangi 5 dewasa dan peralatan mancing gasruk kontur tanah yang rusak.

Continue Reading

Xiaomi Amazfit BIP telah SF belikan buat Bunda 2 Mingguan sebelum SF membeli xiaomi Amazfit PACE. Gara-gara BIP ini SF kepincut dengan smartwatch. amazfit BIP boleh dikatakan versi compact (a.k.a Hemat) dari Pace.

left : amazfit BIP , Right: amazfit Pace

Secara fungsi, BIP yang harganya separuhnya Pace hampir sama. tapi tetap saja ada beberapa hal yang membuat BIP tertinggal. tapiii… ada juga fitur yang bikin Bip unggul dari Pace. Simak mawon

Continue Reading

Kelanjutan artikel kemaren perihal Tips memilih smartwatch ,

Kali ini SF bahas kenapa SF menjatuhkan pilihan ke Xiaomi Huami Amazfit Pace… monggo disimak kali saja kepincut 🙂

amazfit pace upgrade strap stainless

 

Seharusnya dengan budget yang sama , SF akan mendapatkan smartwatch yang jauh lebih canggih dengan sistem operasi Android. tapi sayang merknya ga jelas. 🙂

Untuk memilih smartwatch yang cocok  SF bikin daftar kebutuhan dan prioritas SF akan sebuah smartwatch. Smart watch yang SF butuh kudu memenuhi unsur berikut :

1. Awet baterainya .

ini jam bukan HP… masak jam di cass tiap hari. maunya sih yang awet bisa dipakai semingguan tanpa ngecass, biar ga repot klo mancing lama dilaut . kalau pake OS android apalagi yang stand alone sepertinya bakal boros.

2. Layar always on.

cukup aneh saat melirik jam tapi layarnya mati. meski smartwatch umumnya auto on saat layar jam digerakkan menghadap wajah, tapi tetap saja SF kurang suka punya jam berlayar blank. SF perlu yang setiap saat bisa dilihat, cukup dilirik ga perlu menggerakkan tangan/pencet tiap saat ingin lihat jam. lagi – lagi smartwatch bersistem operasi kudu SF coret dari pilihan. agak lucu juga di lihat orang awam, jam mati kok dipakai 🙂 (padahal mahal loh :mrgreen: )

3. Push message.

SF ga butuh smartwatch stand alone yang pake sim card sendiri agar fiturnya dapat terpakai semua. ribet piara simcard tambahan untuk berinternetan atau berbalas WA di jam. Terbayang begitu imutnya huruf di keyboard touchscreennya. SF lebih butuh push message dengan koneksi bluetooth. fungsi ini penting sekali. SF bisa monitor pesan di HP dengan sekelebat melihat layar jam saat berkendara. ga perlu berhenti merogoh HP untuk melihat pesan WA dari Bunda yang kepengen dibelikan martabak telor pas pulang kerja. push message juga sangat dibutuhkan saat trip mancing. ga lucu pas ribet mancing kudu buka2 HP untuk membaca pesan penting. resiko nyemplung tuh HPnya. lebih aman HP tetap di tas.

4. Tahan air

maklum sering buat mancing, naik motor hujan-hujan dll. minimal bersertifikasi IP67

5. bahan tali everlasting dan ga bikin alergi

jam SF semuanya ber strap/tali jam bahan stainless. SF coba bahan karet atau kulit sering bikin pergelangan tangan gatal. juga meninggalkan bekas dipergelangan tangan. paling ga jam nantinya akan mudah diganti-ganti talinya.

beberapa merk ternama terpaksa SF hapus karena borosnya dan layar mati (juga harganya yang jauh melebihi HP SF :mrgreen: ) . sempat terpikir model monochrome tapi sayang notifikasinya cuma ada pesan / telpon masuk tapi tidak bisa melihat isi pesan

awalnya pilihan jatuh ke amazfit BIP … baterai gokil, klaimnya sampai 45 hari sekali charge . jam ini dipakai juga oleh Bunda Faiz dan emang gokil… 2 minggu pake baterai masih 70% dengan kondisi siang konek HP malam ga dikoneksi namun posisi jam selalu nyala.

cukup disayangkan. bentuk amazfit BIP kotak dan terlalu imut untuk pergelangan “babon” SF. cancel dah… Bunda juga ga mau dikembarin.

akhirnya SF pilih saudaranya yakni Xiaomi Amazfit Pace. why???? these are the reasons : Continue Reading

dulunya SF cukup ogah pake jam tangan. karena kulit tangan suka gatel dan risih. Sekarang malah demen pakai jam. ketertarikan SF soal Smart watch berawal dari keinginan bunda punya jam gaul. SF belikan untuk Bunda Xiaomi Amazfit BIP warna orange. Proses cari amazfit itu yang bikin SF googling sana sini tentang smartwatch. Akhirnya SF bikin artikel ini agar pembaca terbuka wawasannya dan terfokus pencariannya

Continue Reading

zeneos Nmax belakang

SF beli sepaket ban zeneos milano depan belakang dah beberapa waktu lalu . mumpung ada promo dari salah satu toko online. Zeneos yang SF beli ukurannya setingkat diatas ban standar Nmax. depan jadi 120/70 belakang 140/70 . Sempat mau ambil yang 150/70 buat belakang, tapi ga jadi…. Bunda pasti ngomel karena makin jinjit… beresiko juga kalau dipake nyonya bonceng 2 bocah Continue Reading

brica bpro alpha edition Mark II

Borosnya Memory yang di konsumsi Brica Bpro Alpha Edition Mark II 4K ini SF rasakan sekitar sebulan lalu saat SF pakai mancing ke Kepulauan seribu. Memory 16 Gb amblas setelah merekam sekitar kurang lebih 1 jam aktivitas memancing.

Bpro ini sudah SF beli sekitar 2 bulan lalu. Hari ini niatnya dijajal di Nmax. Tapi ada sedikit insiden… braket patah, gara-gara SF adjust posisi kamera tanpa kendorkan bautnya. Ya sudahlah…

Sampai kantor SF langsung adakan pengujian berapa sih memory yang dibutuhkan oleh action cam ini saat merekam dengan berbagai  settingan. Mumpung belum masuk jam kerja….

Mulai….!

Continue Reading

Hati- hati gan jika pasang Spion R25 ke Nmax dengan cara melubangi bodi. Nmax SF sudah sekitar 2 tahun memasangnya. Nah beberapa waktu lalu timbul masalah berupa keluar bunyi getaran saat melewati jalan keriting.

Spion R25 plus dudukan untuk Nmax

Sempat SF pusing dibuatnya… cek dudukan plat nomor aman ga goyang, dudukan windshield rapat, spion juga kokoh. Akhirnya SF coba buka bodi Nmax bagian depan. Baru deh ketahuan masalahnya. Continue Reading

Maxtron wireless bluetooth

Awalnya SF punya sebiji headset murmer keluaran maxtron entah apa tipenya… dah lama banget belinya…  Headset ini punya suara yang lumayan enak , tapi jelas ga bisa dibandingkan dengan headset ternama.

Bagi telinga SF yang ga seberapa bawel cukup bisa diandalkan untuk memutar segala jenis lagu. Yang SF suka adalah baterainya yang cukup awet. Sekali isi full bisa dipakai seharian di kantor. Sayang colokan USBnya masih model lama dengan lubang yang agak besar dibanding model sekarang. Jadi kudu nyiapkan kabel charger khusus. Kelebihan lainnya yakni tombol kontrol yang komplit :volume up/down, play/pause yang sekaligus tombol power dan pairing(jika ditahan),ff,rwd,back,next.

Continue Reading

Spinning vs overhead reelA

Salah satu alat mancing yang kembali mendapat tempat dihati para pemancing dilaut adalah Overhead Reel paling tidak ini yang terjadi di komunitas yg SF ikuti… Reel ini beda dengan spinning reel yang umum dipakai pemancing disini. Reel overhead posisinya diatas joran , sehingga Jorannya pun perlu khusus, ada pelatuk dibagian bawah reel yang berfungsi agar joran dan reel tertahan oleh jari tangan saat melempar umpan atau sedang fight dengan ikan  .  Kita sebut saja reel dan joran Overhead sebagai OH tackle. Ada beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh OH Tackle :

1. OH tackle lebih ringan dibanding spinning tackle. Sehingga tidak menguras stamina untuk seharian mancing di laut

2. OH tackle lebih stabil, tidak goyang saat reel in jika penggunaannya benar. Telapak tangan angler cenderung mendekap reel dengan bagian bawah (jari tangan) tertahan pada pelatuk. Kalau spinning tackle , telapak tangan menggenggam rod/joran.

3. OH reel menawarkan kepraktisan saat menurunkan umpan atau melepaskan umpan. Cukup menekan tombol untuk nge loose kan spool, dan putar handle untuk membuat spool terkunci siap di reel in. Kalau spinning perlu usaha untuk membuka dan menutup bail arm (kawat rotor)

4.  Benang pancing pada overhead terdapat didalam reel, sedikit melindungi senar dan membuat senar tidak mudah kusut jika settingannya bener.

5. Overhead tackle lebih sensitif mendeteksi gigitan ikan. Karena senar langsung terhubung pada spool

6. Drag/rem saat melawan ikan besar dapat dibantu oleh jempol yang menekan spool dengan tangan satunya tetap standby untuk menggulung senar.

 

Kelemahan utama adalah settingan kudu presisi, harga dan ketersediaan OH tackle.

Sebagai perbandingan harga SF punya reel badak yang jadi primadona angker disini… Ryobi  Applause 8000, harga sekarang sekitar 900rb. Sedangkan Reel OH dengan merk dibawahnya Ryobi dengan kekuatan dan kapasitas setara dihargai sekitar 2jt ! Coba cek saja judulnya reel maguro Emmisary

Tapi bukan SF namanya kalau ga punya alternatif yang lebih murah. Googling sana sini, masuk toko online masukkan kata kunci dan sort harga terendah 😆 ketemu merk kenzi… harganya cuma 500 rban. Judule marine 300L.. konon reel ini asalnya Cina yang diimpor pengusaha Surabaya dan diberi merk Kenzi. Kebetulan sebelumnya SF dah pernah pakai merk kenzi untuk jorannya dan ternyata cukup lumayan kualitasnya…

 

Kapasitas senar PE 3/4 (sekitar 25-30kg) bisa muat 250 meter, drag/ rem memang ga seberapa besar sekitar 6-7 kg , tapi bisa dibantu rem jempol untuk menahan larinya ikan… 10 kg jadi tuh. Keunggulannya utamanya berat cuma 280 gr atau setengahnya berat reel spinning Ryobi Applause 8000 milik SF. Rasio 1:4.7 artinya sekali memutar handle reel, senar terlilit 4.7 kali pada spoolnya. Rasio ini termasuk sapu jagad… masih oke untuk jigging, ringan untuk dasaran, dan konon bisa juga untuk trolling. Mancing terakhir ke P.Mundu kemaren pas arus kenceng, pemberat J20 (sekitar 600gr) masih bisa anteng di gulung oleh Overhead reel. Sementara rekan SF yang pakai ryobi Applause 8000 kewalahan dan kudu memompa joran. Pasangan reel marine 300L ini adalah Joran Maguro Emmisary PE2-3.

Reel Kenzi marine 300L reel plus joran maguro emmisary pe2-3

Kenapa ga pake joran yang agak murah…?kapok saya… ring joran non fuji lebih manja… kudu di bersihkan teliti selepas mancing dilaut, kekuatan ring keramiknya nya juga diragukan. Eh lupa satu lagi reel ini juga didesain untuk casting ! Ada setelan leverwind untuk pengaturan saat cast.

Overall SF sekarang jadi memfavoritkan set tackle Overhead ini menggantikan tackle sebelumnya. Alasan utamanya ringan , ga bikin pegel, dan lifting power mumpungi