Speaker Soundbar Vs 2.1, pilih mana ya?komparasi LG SJ2 VS Thonet&Vander Grub

Baik speaker 2.1 maupun Keduanya punya keunggulan masing-masing. Kali ini SF akan membahas komparasi speaker untuk menonton film atau mendengarkan musik dirumah.

SF memakai speaker aktif 2.1 merk Thonet &Vander Grub untuk menemani TV di kamar depan, dikamar belakang SF memakai LG SJ2 Soundbar. Keduanya bertipe speaker aktif (tanpa perlu amplifier). Harga T&V grub separuhnya SJ2. Ga berimbang memang. Tapi punyanya cuma itu. 😁

Continue reading “Speaker Soundbar Vs 2.1, pilih mana ya?komparasi LG SJ2 VS Thonet&Vander Grub”

Pertimbangan membeli TV resolusi 4K, Memanjakan Mata atau Pemborosan? Review LG 50UK6300

Pengalaman hunting TV kemaren perlu SF share mungkin saja diantara pembaca ada yang galau upgrade TV dirumah.

Karena keluarga dirumah hobby nonton film, SF putuskan untuk upgrade TV keluarga menjadi yang lebih lega. Incerannya sih 45-50” .

SF sudah biasa hunting lewat online, apalagi pas ada promo. Tinggal klik kata pencarian TV led 50” malah jadi bingung. Buanyak pilihannya. πŸ€¦πŸ»β€β™‚οΈ

1 hal penting yang mengganjal hati adalah menentukan tingkat resolusi TV. cukup full HD (1080P) seperti TV sebelumnya tapi ukurannya lebih lega atau sekalian yang 4K? memilihnya bukan hal yang mudah, terutama karena harganya terpaut lumayan sekitar 1-1,5jt untuk ukuran yang sama.

Awalnya SF begitu yakin akan memilih TV led 50 inchi dengan resolusi Full HD. Pertimbangannya buat apa beli yang 4K jika kurang terpakai maksimal. Aplikasi streaming langganan SF maksimal resolusinya Full HD (1080P)!!! SF juga ga punya Blueray player . kalaupun ada mahal dan susah cari disk blueray film dengan resolusi 4K. Pernah iseng cari link download film 4K ukuran filenya menakutkan. Puluhan GigaByte!!!

Hampir saja SF meniatkan eksekusi TV full HD, Sampai akhirnya SF masuk ke channel Youtube langganan SF. Rata- rata channel music dan mancing. SF cek resolusi maksimal yang disediakan channel youtube tersebut dan ternyata beberapa channel menyediakan resolusi maksimal 4K. Sepertinya kedepannya bakal menjamur channel- channel youtube 4K. Mantab hati SF putuskan ambil yang 4 K.

Pilihan layak yang paling rendah ada di Samsung seri 7090 tapi SF cancel gara- gara ga support Bluetooth, HDMI Cuma 2 dan colokan audio out Cuma Optical. SF tetapkan dulu nih syaratnya selain resolusi 4K. harus smart TV (minimal bisa youtube dan browsing), colokan HDMI 3 (buat PS, TV box, PC), dolby surround dan Bluetooth! Akhirnya dengan nambah budget sedikit SF dapat merk LG tipenya 50UK6300. Nah sekalian nih SF reviewnya.

Fitur yang SF cari hampir semua ada di LG ini. Kecuali ada 1 yang kurang sreg. Tidak ada saluran keluaran audio analog out. Mungkin karena audionya sudah menganut dolby surround jadinya saluran audio outnya harus mendukung. Karena itu disematkan koneksi optical dan Bluetooth.

Ya wis lah sekalian SF update speakernya , Soundbar LG SJ2 SF pinang dengan dipotong cashback pembelian TV (soundbarnya ntar belakangan reviewya). Speaker ini semerk dengan TVnya dan juga support dolby surround.

Saatnya menghidupkan TV untuk pertama kali….

Mata yang biasa dimanjakan oleh TV Full HD 40”kali ini dimanjakan oleh TV 4K 50”. Langsung saja SF masuk youtube cari kata kunci dolby atmos 4K!!! Tertegun SF dibuatnya. Cukup jauh bedanya dengan TV sony bravia full HD yang sebelumnya SF miliki. Resolusi 4K plus software HDR terbaru bikin gambar terlihat sangat tajam tapi ga bikin mata capek melihatnya. Saat SF coba nonton film dengan aplikasi bawaan LG… ternyata berbayar. sayangnya lagi system aplikasinya bukan android tapi berbasis ithink milik LG sendiri. Untung bisa streaming langsung dari browser buat nonton film dan sudah ada aplikasi youtube. Akhirnya SF putuskan pasang android Tv box dari TV lama. SF streaming film dari aplikasi LK21 dan Nob21 yang lebih bening dibanding streaming langsung dari browser.

SF tonton film- film lama yang berformat blueray/ full HD. Seperti avenger, transformer, Xmen, dll (semalaman ga tidur nonton bioskop mini πŸ˜› ) Gambar terlihat sangat tajam, adegan kejar-kejaran di keramaian ga meninggalkan ekor bayangan. Apik tenan. Saking tajamnya sampai pigmen kulit sang actor juga makin terlihat. Tau sendiri orang bule kulitnya gimana , detail gambar makin terlihat. Melihat robot transformer saat di zoom out jadi kaya mainan robot-robotan, perubahan mimik actor sangat terlihat. Seakan berhadapan langsung didunia nyata.

Updating dari TV full HD dengan TV 4K ternyata bukan hanya masalah resolusi. Teknologi pengolah grafik yang dibawa juga beda jaman, sama- sama format 1080p tapi saat di mainkan di TV 4K akan terasa lebih Hidup.

Jadi TV 4K SF sarankan bagi penghobi nonton film yang bukan hanya menikmati alur cerita tapi benar-benar yang ingin memanjakan mata, tentu yang mempunyai dana lebih. Syaratnya koneksi internet kudu stabil dan kencang. Maklum video 4k BPSnya gedhe.

Review Samsung Gear S3 penuh Suka dan Duka

Ada alasan kenapa SF sebelumnya membeli jam pintar Xiaomi amazfit Pace. Sepintar apapun dia tetaplah sebuah jam. Harus setiap saat menampilkan waktu. Karena itulah SF memilih amazfit Pace. Dengan layar always on yang layarnya tetap cerah meski dibawah sinar matahari, baterai Pace sanggup bertahan 3-4 hari.

Kali ini SF memutuskan meminang Samsung Gear S3 frontier benar-benar tanpa pertimbangan matang. Ada jam pintar bekas mulus seperti baru yang * Tampilan Fisik\nJamnya terlihat Oke… Macho sekaligus eksklusif . Buat resmi maupun outdoor masih cocok. Yang paling tidak SF sukai adalah tali/ strap terlihat seperti karet murahan. Jauh lebih apik bawaan amazfit Pace yang warnanya lebih bagus dan bahannya lebih lembut. S3 ini punya behel yang dapat diputar. Bukan cuma hiasan, behel ini berfungsi sebagai tombol geser. Layarnya tenggelam terlindungi oleh bodi jam. Ga seperti amazfit pace yang rentan sekali kena gesekan. Tombol di samping kanan ada 2 , home dan back. Ketebalannya mirip seperti Gshock. Strapnya terkunci dengan sistem quick release, tinggal geser tuas kecil pengunci strap untuk gonta ganti tali. Ukurannya persis punya Xiaomi Amazfit Pace 22mm. S3 SF sendiri langsung pakai strap logam agar cepat pasang-lepas saat wudhu. harganya sepertiga jam baru. Sikatttt!!!

Mari direview

* Tampilan Fisik

Langsung ganti pakai strap logam

Continue reading “Review Samsung Gear S3 penuh Suka dan Duka”

Pengalaman offroad bersama Land Rover

Kapan lagi jajal medan Offroad gratisan… 😊 pengalaman ini berlangsung tepat seminggu lalu, sehabis upacara bendera 17 Agustus di bogor sekalian acara outbond bersama teman-teman kantor. Agenda utamanya setelah Upacara dilanjutkan team building dan offroad. Ada sekitar 15 mobil yang di sewa kantor semuanya tipe land rover. 1 mobil diisi 6-7 penumpang.

Continue reading “Pengalaman offroad bersama Land Rover”

Review Pompa Angin Listrik Digital Otomatis. Bisa diandalkan untuk kebutuhan kendaraan dirumah

Soal tekanan Ban SF memang lebih disiplin. Kurangnya tekanan angin bikin motor oleng, boros dan mengurangi performa

Sebulan bisa 2 kali SF sempatkan cek tekanan angin motor harian. Begitupula saat mau cari keringat bersepeda keliling perumahan, kurangnya tekanan angin bikin sepeda berat dikayuh. Tak lupa saat mau keluar kota, tekanan ban mobil selalu SF cek demi keamanan.

SF sempat beli pompa portabel agar mudah dibawa kemana-mana, ternyata malah kurang bisa diandalkan, bikin capek saat dipakai. Akhirnya SF putuskan beli pompa angin listrik portabel.

Continue reading “Review Pompa Angin Listrik Digital Otomatis. Bisa diandalkan untuk kebutuhan kendaraan dirumah”

Review Suara Knalpot ROB1 Silent Series untuk Nmax

Artikel ini kelanjutan dari artikel Sebelumnya mengenai review knalpot aftermarket Rob1 untuk Nmax. Jika sebelumnya bahas dari sisi performa (artikelnya silahkan klik Disini ) , kali ini SF bahas perihal suaranya. Tentunya penasaran kan dengan suara anti tilang yang diklaim oleh produsen.

Seperti yang saya tulis diartikel sebelumnya, alasan penggantian knalpot standar adalah karena adanya penyok dileher knalpot, yang mempengaruhi performa motor.

Usia motor yang 4 tahun juga bikin kondisi leher knalpot berkarat parah. Alih-alih ganti leher knalpot, SF putuskan ganti sekalian saja fullset. Setelah berkonsultasi dengan grup Nmax di FB, suara Rob1 silent series yang paling adem alias volume yang paling rendah. Video yang SF lihat di youtube, si pembuat video juga mengklaim knalpot ini anti tilang (ada video pengukuran volume knalpot dengan dbmeter). Karena itulah SF beli knalpot Rob1 ini.

Diartikel sebelumnya yang saya share di FB juga ada pertanyaan dari sobat SF, ” apa benar-benar silent?” Ini yang akan SF bahas.

“Tidak Juga”

Continue reading “Review Suara Knalpot ROB1 Silent Series untuk Nmax”

Impresi penggantian knalpot silent series Rob1 pada Nmax. Terkesima dengan performanya, tapi tetep irit Juga loh.

Akhirnya setelah beberapa bulan menahan godaan, tak tahan juga SF ganti knalpot bawaan Nmax dengan knalpot aftermarket Silent Series bermerk ROB1 (dulu namanya RCB1). Penyebabnya bukan hal yang sepele. Leher knalpot Nmax penyok kena poldur saat boncengan ekstreem πŸ˜‡

Leher knalpot Nmax, full karat dan penyok setelah 4 tahun

Bukan hal yang mudah menentukan knalpot incaran. Ada beberapa merk yang menawarkan harga lebih murah. Tapi review di internet kurang detail. Nah sialnya pihal RCB1 punya trik jitu. Bikin video pengukuran dyno dan pengukuran volume knalpot…. coba.. apa ga sialan tuhhhh… !!!

Continue reading “Impresi penggantian knalpot silent series Rob1 pada Nmax. Terkesima dengan performanya, tapi tetep irit Juga loh.”

Rute Bekasi – Surabaya full toll konsumsi rata-rata ertiga malah boros

Alhamdulillah lebaran kali ini bisa kembali mudik dengan aman dan lancar. Lancar buanget malah. Single driver, rute Bekasi – Surabaya bisa ditempuh dalam 11 jam. Karena inilah SF bikin artikel betapa “borosnya” ertiga keluaran 2013 kalau rutenya full tol. πŸ˜…

Sebagai perbandingan pada artikel beberapa tahun lalu ertiga SF bisa mencatatkan konsumsi bensin rata-rata 1:18kmpl jalur Bekasi- Surabaya dengan rute separuh tol dan separuh jalur pantura

Continue reading “Rute Bekasi – Surabaya full toll konsumsi rata-rata ertiga malah boros”

Review Reel OH Pahe Versus Trax 301 , Speknya PHP

Karena kesalahan SF sendiri , kenzi Marine OH pahe yang rutin SF pakai mancing jebol mur pengunci handle reelnya. SF terlalu rapat mengencangkan murnya saat bongkar reel untuk melumasi jeroan reel.Googling di toko online berniat cari sparepart kenzi, malah nemu reel pahe sekelas Kenzi marine tapi rasionya mengejutkan… 7.2:1 judulnya versus trax 301 . Versus juga keluarkan tipe lain dengan fisik yang mirip hanya beda di warna. Ada versus torium yang berpadu warna hitam-merah. Spek yang tertulis juga sama.

Rasio 7.2:1 ini mengatasi kelemahan kenzi marine yang rasionya 4.7:1 . Rasio kecil si kenzi bikin proses reel in baik saat menaikkan ikan ataupun mengganti umpan sangat lama. Kalah sama reel spinning. Emang sih enteng… Tapi gregeten kerek reel ga nyampai-nyampai.SF putuskan beli lewat online versus trax ukuran 301 untuk menggantikan si kenzi marine. Setelah barang sampai , SF merasa familiar dengan reel ini… Fisik 90% sama dengan kenzi marine bedanya magnetic brake kenzi marine tersembunyi cover bodi sebelah kanan, nah si versus ini magnetic brake ada diluar bodi.Kecurigaan SF ada pada klaim rasio yang mencapai 7.2:1 , setelah SF ukur sendiri rasio ga sampai 5:1. Alias 1 putaran handle reel menyebabkan spool berputar tidak sampai 5x… Jauh sama klain versus yang sanggup 7.2 x .

Jiahhh sedikit nyesek rasanya beli reel ini, speknya sama dengan kenzi marine kz300L milik SF sebelumnya. Kehalusan putarannya 11-12 dengan kenzi marine. Biasalah reel overhead stardrag memang harusnya halus putaran handlenya. Tapi kalau dibanding dengan Penn fathom yang sama-sama stardrag ya jauh… ga fair sih… Penn fathom harganya hampir 4 x lipat. :Mrgreen: . Ada sedikit suara gesekan saat knob handle diputar. Saat SF bongkar untuk dilumasi baru ketahuan. Bagian dalam Knop handle tidak memakai bearing namun hanya boss kuningan/tembaga.

Bodi versus trax ini terbuat dari logam, karena itu terasa lebih rigid dan lebih berat dibanding kenzi marine, kapasitas senarnya mirip. SF isi dengan PE 2,5 300meter masih sisa lumayan banyak. Wah untung spesifikasi kapasitas senarnya ga PHP. Kekuatan PE 2,5 duraking genesis pas dengan drag versus trax yang klaimnya sekitar 6kg (klo ini SF percaya karena kenzi marine juga segitu) .Rencananya reel ini akan SF padukan dengan joran maguro emmisary Pe2-3.

SF rasa sudah balance setup perpaduan ini. PE2,5 kekuatan 18kg, drag afdolnya diset 1/3 (6kg) jadi meski drag versus trax ini dimentokin masih aman buat PE. Ikan berontak ga sampai mutusin senar, tapi cuma narik senar kluar spool. Spek joran sendiri sanggup menahan drag 8kg. Pass banget…

Di sekitar Jakarta, Reel ini paling pas dibawa ke selat ( P.Tunda, mundu dan sekitarnya) . Bahkan ke laut selatan (binu) maupun SMR rasanya masih berani. Stel drag mentok 6kg , sambil berdoa ga disamber Pari atau Hiu…. πŸ˜…

Untungnya Versus trax ini secara kasat mata kualitasnya lumayan. Bahan cover kanan kiri dari logam bikin terlihat eksklusif. Ga monoton seperti kenzi marine yang full plastik. Ga jiper lah jejer reel lain.

Menurut SF, dengan mencantumkan spesifikasi yang salah, efeknya bikin pamor produsen jatuh. Konsumen yang sadar , bakal trauma dan susah percaya lagi dengan pabrikan tersebut. Dengan mencantumkan spesifikasi apa adanya, SF rasa reel versus ini banyak yang minat kok. Bahan lebih bagus dan Tampilannya lebih keren dari kenzi marine. Harganya juga ga terpaut jauh.

Portable Music Player, Perlu Buat Mancing Biar Ga Sepi dan Makin Semangat Narik

Mancing itu bisa jadi hobi dan bisa juga rekreasi. Bisa lihat sunset dengan background pulau dengan semilir angin itu sesuatu banget. Apalagi kalau ditemenin musik pilihan. Makin manteb. Sudah ada 3 speaker portable yang pernah SF bawa dalam kegiatan mancing. Boros amatt… !? Tenang bro. 1 speaker gratisan hadiah lomba mancing, dan 1 speaker dari flash sale 50rban. Sayang keduanya KO . Yang pertama error card readernya, sering skip atau restart sendiri . Yang kedua patah bagian konektor chargernya gara2 ketiduran teman. Karena itu SF putuskan beli 1 lagi speaker yang speknya agak mendingan. Budgetnya juga ga tinggi2 amat kok. Cuma 200rb plus dapat cash back 5% di toko online :mrgreen:

Sebelum review speaker yang baru ini, SF bagi tips untuk hunting speaker portabel untuk kegiatan outdoor.

Continue reading “Portable Music Player, Perlu Buat Mancing Biar Ga Sepi dan Makin Semangat Narik”