rpm

All posts tagged rpm

Share pengalaman selama jadi penunggang Tiger dan GLmax. Saat stasioner di lampu merah RPM kadang naik sendiri tanpa sebab trus turun perlahan bahkan kadang sampai mati mesin. Apa ya kira-kira sebabnya… ini dia pokok masalahnya 

1. Manifol bocor

Manifol adalah karet penghubung antara karburator dan mesin. Kalau bocor, campuran udara dan bahan bakar jadi ga ideal… ada udara tak dikehendaki nyusup dari tempat yang bocor.

2. Spul pengapian tidak sehat

Tanda spull pengapian hampir koit adalah motor susah distater, RPM naik turun saat stasioner, dan brebet ditempat tertentu. Kalau sudah gini mending ganti spulnya . Pengalaman gulung spull umurnya ga panjang.

3. Skep karbu terkikis

GL max SF dulu pakai karbu imitasi punya GL Pro. Kualitas skep yang kurang bagus, bikin mudah aus/terkikis. Ngowos dah saat stasioner.

Semoga berguna infonya

image

Lewat BBM kang Adiezz sang pemilik ninja 250fi oprek ringan (knalpot racing, piggyback) kembali berdiskusi dengan SF. Sepertinya doi galau dengan kemampuan R25 yang mampu berkitir hingga 14rb sebelum mencapai redline. Menurut analisa sobat satu ini. Sangat mungkin performa R25 ini bakal diatas N250fi , karena  diutamakan untuk pasar Indonesia yang potensinya sangat besar (40% penjualan N250 saja ada di sini). Lupakan regulasi Eropa yang membatasi power motor jenis ini hanya bisa mentok 33HP. Di Indonesia ga ada yang namanya pembatasan power mesin motor massal. Yang bikin R25 dasyat ini menurut bro Adiezz karena technologi crossplane bakal diterapkan di motor ini.

image

Nah gimana pandangan SF? Bisa ya bisa tidak power R25 bakal melebihi ninja…
Ini yang bikin ragu
-Kitiran RPM lebih tinggi belum tentu power lebih tinggi, bahkan ada kemungkinan di RPM rendah semakin tidak bertorsi
-Motor yang ramai diberitakan bukan dalam versi jalan raya /versi produksi masal. Namun versi racing… kemungkinan saja spek mesin juga tidak standar. Lihat saja knalpotnya saja Akrapovic… sepertinya mustahil knalpot jutaan rupiah ini bakal namplok di versi masalnya. Jadi mungkin speedometer juga tidak standar . Informasi yang ditampakkan juga cuma kitiran mesin saja.

Tapi ini juga yang bikin SF percaya raihan RPMnya diatas N250
-untuk motor prototype sepertinya ga mungkin yamaha sampai bikin spedometer khusus.
-ditilik dari bentuknya kemungkinan speedonya serupa dengan R15 namun dengan batas RPM lebih tinggi. Display RPM disebelah kanan sedangkan dikiri indikator kecepatan ,.dll ini juga yang diluas di otomotifnet  dan mas bons . Di motor prototype indikator sebelah kiri sengaja di kaburkan
-yamaha tentunya sudah mempelajari kelebihan dan kelemahan pesaingya… ga mustahil power mesin menjadi salah satu titik tembak  yamaha

Bagi speedfreek silahkan galau… klo SF mah ndak ngefek sebagus apa R25 nantinya atau sepowerfull apa nantinya. Sewaktu naik tiger SF juga sering dibully motor sport lainnya dengan CC yang lebih kecil malah.. :mrgreen: Lagian sayang dari Ninja lari ke 250cc sport fairing lagi 🙂  . mending  xxxxxxx (isien dhewe-dhewe 😛 )

image

Jadi bagaimana karakter tenaga R25 nantinya? Ya tunggu saja sampai tahun depan kalau sabar…he3…

image

Masalah top speed motor sering kali asyik untuk dijadikan topik pembicaraan. Tak lepas dari hal itu SF muda dulunya terobsesi untuk untuk menjajal top speed motor yang pernah ditunggangi SF. Diantaranya honda grand 100kpj, kharisma 125 110 kpj, GL Max 120 kpj hingga tiger yang hampir menyentuh 140 kpj. Terakhir test top speed SF lakukan sebelum punya momongan. Entah mungkin karena usia dan keluarga (momongan dah 2 🙂 ) sekarang malah ngeri untuk nyoba (kecuali ada jaminan jalan bener2 sepi ) .

image

Waktu meminang si bolot pun ga kepikiran untuk menuruti obsesi memecahkan rekor top speed  pribadi. Toh sekarang sudah ada youtube , penasaran top speed motor tinggal search saja 😀

image

image

Ambil contoh KTM duke, CBR250, Dtracker, Inazuma, ninja 250 dll. Cocok buat rute kemacetan karena akselerasinya ganazzz? Wewww… nanti dulu….. masa motor buat tarikan terus? yakin deh gw kalau mesinnya atau kaki-kakinya bakal cepet rontok. Untuk sekali-sekali berakselerasi untuk menyalip kendaraan lain torsi mungkin sangat berguna. Tapi dikemacetan parah yakinlah bakal mubazir. Baru narik beberapa meter eh sudah berhenti kena macet, bakal dijejeri lagi sama matic yang selow :mrgreen:. image
Untuk kemacetan saran SF ya cari yang lincah bermanufer dan irit. Motor bertorsi gedhe bolehlah dikatakan cocok untuk perkotaan tapi perkotaan yang ga macet parah. Karena rata-rata motor ini berukuran besar diatas rata-rata motor lain, bahkan motor yang berfairing radius putarnya lebih terbatas. Kapasitas mesinnya juga besar, makin tersiksa kepanasan saat terjebak dikemacetan. So.. choose wisely. Jangan percaya kata orang yang bilang motor ini cocok buat perkotaan karena torsi besar… bahasa kerennya Stop And Go.. 🙂 ntar malah dibilang alay karena grusa-grusu.

Sudah lama pengen mengabadikan suara raungan si bolot saat diputaran atas tapi ga kesampaian karena rumah di kampung padat penduduk. Kesempatan itu datang saat SF pasang Velg Si bolot di bengkel. ngga usah berlama-lama silahkan simak videonya suara knalpot stereo Ninja 250 yang telah disekat dengan Db killer bikinan sendiri

image

Penasaran banget sama hasil review motorplus(group otomotifnet) yang dapat dilihat disini mengenai CBR 250 ganti ECU racing, yang bikin heran kenaikannya ga tinggi-tinggi amat dari standardnya 23,94 HP, torsi 14,98 ft.lbs setelah ganti ECU vortex powernya seharga 7,5jt power naik 0.53 hp dan torsi naik 0.55 ft.lbs.
image

Gimana nih kalau dibandingkan dengan pesaingnya, apalagi kalau ga ninja 250 !!??  (Siap-siap tabung pemadam ahhh :mrgreen:  ) kebetulan yang ngetes juga dari otomotifnet didapat hasil sebagai berikut power maksimal 29,8 dk dan torsinya19,52 Nm kondisi standar. Selanjutnya jika diganti TCI Adrion seharga 1,9 jt power mengalami kenaikan 1,6 dk dan torsi sebesar 1,09 Nm, jika diganti TCI merk cheetah power seharga 2.5 jt (plus koil) power naik 1,2 dk dan torsi naik 0,35 Nm, dan jika TCI BRT seharga 1,5jt kenaikan yang didapat sebesar 1,2 hp dan torsi naik 0.84 NM , dan itu masih bisa naik lagi jika setting ulang spuyer!!!  Dari sini ketahuan betapa mahalnya upgrade performa motor injeksi. Ga bisa dibayangkan biaya yang dikeluarkan jika upgrade ECU ninja 250 injeksi yang mungkin lebih rumit dibanding CBR 250 karena 2 silindernya. Modyar … bisa belasan juta buat upgrade ECU doank :mrgreen:  eitsss… ingat ya sering memacu mesin melebihi limitnya (denger2 ninja ber TCI racing rpm bisa nembus 15rb!!!)  Bikin klep tipis bahkan bengkok! Berani coba???!!!
Ane mah Ogahhhh….! Wong top speed sehari2 mentok 80kpj. He3…

image

image

Berikut hasil modif Plug N Play pada ninja 250 ( mesin full ori), tenaga dihitung dari roda belakang pada gigi ke 4.
1. Knalpot Yoshimura Full System+DYNOJET+BMC Filter 32.2 HP 20.26 NM
2. Knalpot Sportisi Full Street Version+DYNOJET+DIAL A JET S31.8 HP 20.50 NM
3. Knalpot R9 NEW MUGELLO EXHAUST+DYNOJET  31.5 HP 18.69 NM
4. Knalpot Yoshimura Full System+DYNOJET  30.7 HP 20.97 NM
5. Knalpot NOBI Header Gandhoel+DYNOJET 30.2 HP 18.67 NM
6. Knalpot Yoshimura SLIP ON+DYNOJET  28.8 HP 18.48 NM
7. Knalpot KR-TUNED Header Two Bros+DYNOJET+BMC Filter 28.7 HP 19.05 NM
Sumber : http://cyber-ninja250r.darkbb.com/t759p120-dynotest-result-for-all-brand-setting-here
Yang dimaksud dynojet adalah ukuran pilot dan mainjet sudah disesuaikan (merk jet kitnya dynojet).
Hasil dyno diatas ga bisa sepenuhnya dijadikan patokan kualitas parts, karena mekaniknya beda-beda. Misalnya knalpot yoshimura hasilnya ga mesti lebih baik dari knalpot lokal. Fakta yang ada disini knalpot slip on meski sebagus apapun merknya tetap tidak bisa nambah power terlalu banyak.

image
image
FYI Ninja 250 standar, tenaga terukur 26,28 dk/10.800 rpm dan torsi 17,76 Nm/9.800 rpm (hasil test otomotif)
Untuk penggantian knalpot saja tanpa diikuti penggantian spuyer dapat dilihat disini:
1. Nassert Beet 28,75 dk / 11.100 rpm 19,13 nm / 10.200 rpm
2. Two Brother 26,43 dk / 12.500 rpm 17,73 nm / 6.500 rpm
3. Jardine RT5 28,82 dk / 11.600 rpm 19,01 nm / 10.100 rpm
4. Leovince SBK 28,28 dk / 11.300 rpm 18,67 nm / 6.600 rpm
5. SRD 28,46 dk / 12.600 rpm 18.,33 nm / 10.000 rpm
Sumber : motorplus.otomotifnet.com
Sedangkan dibawah ini adalah hasil kenaikan tenaga dari penggunakan CDI racing/ TCI yang dipasang pada motor standar
1. TCI Andrion IM 8 peningkatan power 1,6 dk dan torsi sebesar1,09Nm
2. CDI cheetah power peningkatan power 1,2 dk dan 0,35 Nm buat torsinya
3. TCI peningkatan power sebesar1,2dk dan torsi0,84Nm
Sumber : otomotifnet.com

Hasil pengetesan knalpot lain monggo diintip diblognya mas Taufik

Ada lagi satu cara paling efektif meningkatkan power dengan cara plug N Play pada ninja, yakni ganti ukuran karburator yang lebih gedhe (bisa 31 s/d 33 mm), nah klo ini jangan ditanya lagi! dengan didukungan parts lain yang tepat,power yang didapat bisa melebihi 35 hp! Bensin jelas makin mancur 😆
Bagi yang berniat upgrade Ninjanya silahkan pakai referensi diatas, tapi yang perlu diingat kesuksesan settingan ga hanya berdasarkan sparepart yang digunakan namun juga kelihaian mekaniknya dalam menyeting. Untuk lebih baiknya setelah terpasang semua partsnya langsung distel diatas mesin dyno biar didapat power yang paling maksimal.
Masih kurang puas dan pengen raih 50 hp dengan mesin standar 🙂 , bisa kok, liat saja caranya disini

Saran SF, untuk modifikasi ninja jangan hanya berpatokan pada tenaga maksimal, tapi perhatikan juga torsinya dan RPM pencapaiannya. Dengan torsi gedhe pada RPM rendah kelemahan akselerasi ninja dapat tertutupi, tenaga puncakpun lebih gampang diraih. Lah wong sebenernya power ninja standard aja udah lebih dari cukup. 🙂
Klo udah full modif, ngetes speednya jangan dijalanan yah, di sirkuit aja sepuasnya dan sejebolnya, jadi pengendara lain aman dari sabetan ninja :mrgreen: Setor pengereman dan kaki kaki juga perhatikan. Motor kenceng tapi rem ga mumpuni dan ban standar sama saja setor nyawa!

image

Ninja punya SF sih cukup orisinal aja kecuali knalpot yang sudah stereo double pipe plus DB killer biar adem ditelinga. Untuk tenaganya ga beda jauh sama standar paling tarikan nambah dikit, lah wong spuyer ga ikut diganti. Takut boros! He3…