rumah

All posts tagged rumah

Beberapa tahun silam kediaman SF kemasukan hewan liar yang ukurannya lumayan besar… seekor biawak masuk kedalam rumah setelah menjebol atap fiber. Keluarga SF terpaksa memangil satpam untuk menangkap hewan ini

Senin kemaren kembali kediaman SF kedatangan tamu tak diundang. Kejadiannya sekitar jam 12 siang. SF yang saat itu dikantor ditelpon bunda yang panik karena ada ular masuk kamar. Awalnya SF kira hanya kadal karena beberapa kali SF mengusir kadal yang masuk rumah. Tapi bunda meyakinkan kalau hewan itu adalah ular.

Orang yang hidupnya dikota seperti SF dan Bunda jelas langka banget ketemu ular. Jadi ga tau jenis ular yang berbisa maupun tidak… untuk amannya SF berasumsi ular tersebut berbahaya. SF minta bunda segera memanggil satpam, dan meminta bantuan kerabat SF. 

Setelah bongkar seisi kamar baru ketahuan jika si ular sembunyi dibelakang lemari. Untuk menghindari resiko, ular sekitar 40cm tersebut terpaksa dibunuh.  🙁  maaf lar… daripada resiko gigit anak2

Berikut penampakan ularnya….

Gambar dikirim oleh kerabat SF…Maaf kalau kurang jelas. Motif ularnya ada garis-garis hitam dipunggung, dan bagian bawahnya sedikit kehijauan.


Ada yg tau jenis ular apa itu? Apakah berbahaya?

Semoga keluarganya ga balas dendam… :mrgreen:

Beberapa waktu lalu SF share bagaimana cara membuat Cat Condo…  cat condo adalah sarana istirahat, bermain sekaligus tempat cakaran si mpuss…  (tutorialnya pembuatannya klik disini )

Sejak ada cat condo ini mpus berdua makin betah dikamar… bahkan  si Popeng (persia item) lupa kalau dirinya abis sakit dan digundul abis sama dokter…. tetep aja kejar-kejaran sama michel di cat condo. Ini video keseruannya

Niat beli cat condo kok harganya ratusan hingga jutaan rupiah… sayang lah mending buat mancing …. kwkwkkw… cat condo berfungsi sebagai tempat mainan kucing, tempat tidur , hingga tempat mencakar…. yang terakhir ini bikin sebel… gara2 kebiasaan kucing mencakar, sofa jadi hancur.

Memanfaatkan bahan-bahan yang ada SF segera memutar otak… 

Mending langsung saja dah SF rinci…. 🙂


Bahan yang dibutuhkan

1. 3 papan kayu segi empat . 1 potongan berukuran 40x50cm sebagai alas, dan 2 potong kayu 40x25cm. SF sendiri memakai kayu partikel bekas meja belajar yang telah roboh karena lapuk kakinya

2. Pipa paralon 1 Meter ukuran 2,5″ . Kalau yang ini SF pakai bekas packaging joran pancing yang dulu SF beli secara online.

3. Tutup/dop pipa paralon 6 biji ukuran 2,5″

4. Karpet

5. Skrup yang tidak melebihi tebal kayu

6. Tali serabut kelapa 50M (beli di toko online)

Peralatan yang dibutuhkan :

1. Bor kalau ada untuk memudahkan kerjaan (SF sendiri ga punya)

2. Obeng plus

3. Lem tembak

4. Gergaji

5. Karpet/handuk/keset

Selanjutnya langkah pengerjaannya….Lets go!

1. Potong pipa paralon dengan ukuran 40 dan 60 cm.

2. Lubangi tutup paralon seukuran diameter skrup sebanyak 4 lubang (atas bawah kanan kiri) … karena SF ga punya bor terpaksa memakai paku yang dipanaskan… gara2 ini butuh waktu lama.
3. Tutup permukaan kayu dengan karpet/handuk yang permukaannya harus lembut agar kucing betah duduk diatasnya. SF sendiri pakai keset merk indomart 2 biji…. kwkwkw. Untuk merekatkannya bisa memakai lem fox atau lem tembak

4. Posisikan 2 tutup paralon pada papan kayu yang besar (50x40cm) menghadap atas yang nantinya  berfungsi sebagai tatakan/dudukan tiang. Setelah posisinya pas, skrup masing masing tutup paralon dengan 4 buah skrup. 

5. Pasang tutup paralon pada 2 papan kayu kecil (40x25cm) pas ditengah tengah kayu menghadap bawah. Papan ini nanti berfungsi sebagai pijakan kucing (lantai 2 dan 3)

6. Agar kayu dasar ga langsung menyentuh lantai , SF pakai 2 buah tutup paralon yang masing2 SF belah dua, lantas diskrup di bagian bawah kayu dasar

6. Balutkan tali serabut kelapa dengan cara diulirkan rapat pada pipa paralon. Tembakkan lem pada awal tali, lalu ulangi tembakan lem setiap beberapa ulir. Sisakan beberapa cm di pangkal dan ujung pipa paralon karena bagian ini yang nantinya masuk kedalam tutup paralon.

7. Pasang pipa paralon pada tutup paralon.

8. Finishingnya , balutkan sisa tali serabut kelapa pada tutup paralon.

9. Sisa tali serabut SF gunakan sebagai bola mainan kucing

Done…

Lumayan nih bisa makan waktu seharian ngerjainnya… 

Model dan ukuran monggo disesuaikan… kalau ada papan lebih lebar bisa dibuat macam2 model… monggo saja googling cat condo… banyak modelnya

Beberapa kali kiriman paket dititipkan satpam, baru ketahuan jika bel rumah tidak berfungsi. Penyebabnya permukaan konektor batere bel rumah terkena karat.
Ga heran juga musim hujan gini air dengan mudah merembes kedalam bel rumah.
Setelah konektor dibersihkan bel berfungsi kembali.
Kali ini mumpung bel dibongkar… untuk mensiasati agar bel tidak terpapar air hujan SF manfaatkan barang tak terpakai yang ada dirumah.

image

Continue Reading

image

Artikel ini kelanjutan artikel sebelumnya (klik disini)  Namanya saja newbie jadi masih ada kesalahan saat pelihara kelomang. SF sendiri membuat crabitat dari sisa aquascape yang telah bubrah…
Berikut persiapan membuat crabitat (habitat buatan untuk hermit crab)  :
1.Pasir yang berfungsi bagi kelomang untuk menguburkan diri (karena stress, ingin ketenangan,  berlindung dari kelomang lain,  atau saat molting).  Fungsi lain adalah untuk mempertahankan kelembaban.  Berdasarkan literatur kelomang tidak boleh dehidrasi,  tempat hidup wajib lembab… Sesuai dengan habitatnya di pantai.  SF sendiri pakai pasir silica.
2.Tempat minum air tawar (hindari yang mengandung kaporit)  SF sendiri pakai air isi ulang. Sediakan juga wadah air laut (klo ga ada air campur garam ikan/garam non yodium) ini konon untuk membersihkan bakteri yang menempel.  Kelomang strawberry suka banget berendam air asin ini.
3.Ornamen untuk tempat sembunyi dan bermain.
4. Wadah makan.  Agar makanan ga mengotori crabitat.  Untuk makanan sendiri cukup gampang…  Apapun dimakan oleh kelomang.  Kelomang SF kebetulan suka banget roti tawar.  Pelet udang dan potongan pepaya baru disentuh saat roti abis.  Hasil baca 2 mereka menyukai kelapa, semangka,  wortel,  dll.

image

Continue Reading

Pas jalan ke sentra ikan hias sumenep liat hewan yang satu ini… Mainan jaman SD dulu… biasa diadu buat balapan di lantai atau tanah yang sengaja digali. image Nyampai rumah langsung googling keong (sebutan saat di Surabaya)  yang ternyata nama Indonesianya kelomang dan bahasa Inggrisnya Hermit crab…. Makin keracunan deh pengen miara ini lagi… Gimana tidak banyak penampakan crabitat (rumah tinggal keong)  yang aneh2 bikin SF tertantang.

image Continue Reading

Keluarga SF memang pecinta binatang… sayang tempat dinas yang pindah pindah bikin beberapara kali keluarga SF harus berpisah dengan hewan piaraan.
Pertama kudu berpisah dengan 3 ekor kucing persia saat pertama pindah dari Surabaya ke Jakarta. Ribet untuk memindahkan 3 ekor persia karena saat itu SF belum punya kendaraan sendiri.
Yang kedua keluarga SF kudu berpisah dengan 2 ekor kelinci fuzzy loop dan english persia… awalnya saat lebaran nitip ke tetangga sebelah… eh lah tetangga (nenek-nenek) jadi jatuh cinta… pas momennya dengan kepindahan SF kerumah baru… yau dah deh SF terpaksa adopsika 2 kelinci tersebut. Continue Reading

image

SF pikir problem pemasangan 6 per telah selesai, namun nyatanya tiger didera problem yang sama bahkan lebih parah. Selain selip dipagi hari, pada saat macet kopling jadi terlalu menggigit. Meski tuas kopling ditekan habis tetap sedikit nggigit. Saran bengkel per terlalu lunak dan minta diganti. Akhirnya SFputuskan memasang 4 per ori tiger dan 2 per bawaan dengan pemasangan di selang- seling. Hasilnya sedikit membantu, tapi tarikan kopling jadi berat.
Nah.. masalah kembali muncul 8 bulan setelah bongkar kopling terakhir yakni kopling kembali selip.

Sebelum bahas solusi, perlu SF share kenapa awalnya SF beli  rumah kopling 6 per? Karena keunggulannya yang ditawarkan tarikan kopling ringan namun akselerasi meningkat. Salahnya kopling set yang SF beli sebenerya untuk GL Pro. Untuk bisa dipasang di tiger kudu bubut penutup mangkok kopling agar ga mentok pompa oli, serta pompa oli juga harus diganjel ring.  kalau dengan cara kampas atau plat dikurangi hasilnya ga maksimal. Ya..kaya kasus SF ini…
Karena ga mau ribet dan diburu waktu SF putuskan pasang kembali rumah kopling 4 per bawaan tiger. Fyi, jeroan rumah kopling tiger aslinya memakai 4 kampas besar, 1 kampas kecil, sepasang judger spring (berfungsi sebagai pengalus saat pindah gigi) serta 4 plat kopling .

Untuk meningkatkan akselerasi, sekalian SF modif sedikit. Judger spring dilepas, kampas menggunakan 5 kampas kopling besar dan plat kopling menggunakan 5 plat (kebetulan 1 plat bawaan rumah kopling 6 per bisa dipakai). Intinya ganti judger spring dengan sebuah plat kopling. Hampir lupa….4 per kopling sekalian ganti baru karena usia sudah 8 tahun. Setelah terpasang, kendala selip kopling sembuh dan tarikan kopling ringan seperti standar. Bahkan akselerasi jauh lebih galak dibanding standar. Untuk ketahanan diharapkan lebih awet dibanding kondisi standar.

Mesam-mesem saat ga sengaja nemu gambar ini di google. Sebuah motor cruiser ber-caravan!!!
image

Tob…markotob buildernya, berani dan cukup Gila modifnya. Motor dengan kemampuan mesin terbatas dipaksa menggerakkan caravan 4 roda. Yang jelas ga bisa kenceng saat riding kendaraan ini, selain bobotnya gila-gilaan, steering depan cuma mengandalkan sebiji roda depan motor. 🙂