rute

All posts tagged rute

Bisa di puter-puter juga judul diatas…. karena masing-masing jenis motor punya kelemahan makanya punya banyak motor… ( alasan blogger yang kebanyakan ngeles… 🙂 )
SF punya beberapa motor dengan pertimbangan berbeda dirumah…. tiger karena bisa menempuh medan berat (jalan rusak dan banjir), suzuki spin karena praktis dan murah bekasnya 🙂 , Ninja karena hobi dan obsesi pengen moge sedari kecil…

image

Continue Reading

Sesaat lagi keluarga kecil SF mengadakan ritual tahunan yang dinanti nantikan yakni Mudik… 2 aplikasi GPS akan SF pergunakan yakni Garmin bawaan mobil (bonus saat beli ertiga) serta aplikasi waze pada HP SF.  Garmin berguna untuk akurasi posisi kendaraan di GPS, waze sendiri untuk mengetahui kondisi sekitar… apakah ada kecelakaan, macet parah, ada polisi, mengetahui kecepatan rata-rata kendaraan didepan kita, menginformasikan pengguna waze lainnya, serta berkomunikasi dengan pengguna lainnya.

image

Perjalanan Jakarta Surabaya kali ini diperkirakan memakan waktu lebih lama karena ambrolnya jembatan comal. FYI lebaran tahun lalu SF mudik beberapa hari sebelum lebaran menempuh waktu 22 jam. Kondisi non lebaran bisa 16-18 jam…. nah prediksi SF mudik kali ini bakal lebih dari 24 jam.
InsyaAllah jika ada perkembangan di pantura akan saya kabarkan di kolom komentar (kalau memungkinkan, maklum nyetir) . Rencananya hari ini (H-5) SF berangkat agak siangan karena menyelesaikan urusan dikantor.
Jadi mohon maaf hari ini hingga besok kemungkinan susah berinteraksi dengan pengunjung.
Sekalian kali ini jadi ajang pengetesan keiritan ertiga dengan muatan full plus roofbag.

image

Pendapat orang tentu berbeda…. kalau orang biasa pake spin tentunya lebih nyaman spin, kalau biasa naik tiger tentu enakan tiger, kalau ninja… nahhh sepertinya bakal sepakat kalau yang satu ini lebih pegel :mrgreen:, selain kebiasaan juga tergantung rute, dan penyesuaian yang dilakukan pada motor masing-masing.

image

Continue Reading

image

Siang kamis kemaren tiba-tiba dapet surat tugas ke daerah Gatot Subroto.  Kebetulan ada rekan sekantor juga dapet penugasan yang sama. Barenglah kita ketempat yang dimaksud. Rekan SF pengguna spacy dan SF sendiri kebetulan bawa tiger. Karena selepas dinas kami ga balik kantor kami putuskan bawa motor sendiri-sendiri.Jalur yang SF hapal dari kantor (plumpang) ke gatot subroto adalah lewat yos sudarso (UKI) . Tapi rekan SF menyarankan lewat jalur lain yang lebih cepat yakni lewat jl. Pramuka tembus ke Pancoran. Manut dah…. SF yang ga tau rute terpaksa menempel spacy ini. Karena jam berangkat molor terpaksa laju motor diatas rata-rata.  Satu fakta berdasarkan pengalaman untuk nguntit butuh upaya lebih dibanding orang yang didepan. Karena apa? Saat jalan kosong start motor depan selalu duluan akibatnya motor belakang tertinggal. Untuk ngejar motor depan agar ga ketinggalan tentunya akselerasi harus melebihi motor depan . Begitu berhasil nempel motor depan tentunya gas dikurangi untuk mempertahankan jarak. Klo mo nyalip jadi balapan donk. 🙂 Begitu seterusnya. Nah nampaknya tiger milik SF dengan kondisi ban gambot serta pakai box belakang cukup kewalahan meladeni si spacy ini, akibatnya beberapa kali jauh tertinggal dikeramaian… maklum SF agak sungkan selap selip pake motor ini, bisa-bisa box belakang nyenggol setang motor lain atao nyenggol mobil saat nikung patah.

image

Rekan SF nampaknya  beranggapan tiger bakal bisa nguntit spacy yang tenaganya jauh dibanding tiger. Jadi ngegas teruzzz… 🙂 Lah iya kalau jalan kosong terus. Kalau macet jelas agak susah tiger ber box belakang menguntit matic.
Turingpun demikian… sekedar pengalaman juga voorijer motornya N250, SF pake N250 dua rekan lain bawa cbr150 dan piaggio zip. SF yg ga hapal jalan posisi dibelakang vooriger lah kok beberapa kali liat speedo nyentuh 130kpjya jelas cbr dan zip ketinggalan. SF putuskan nyalip voorijer untuk mengingatkan. Tapi dah terlambat… cbr 150 beberapa saat setelah kita berhenti memang langsung nyusul tapi zip sudah terlanjur tepisah dengan rombongan jadi malah saling nunggu. Afdolnya klo turing motor paling pelan diposisi depan dan voorijer kudu selalu monitoring posisi rider dibelakangnya.

Sumber kecelakaan selain karena faktor rider, faktor alam, kemungkinan besar juga faktor sarana dan prasarana jalan. Saat muda dulu SF memang demen ngebut (korakkk :p ) .pernah sekali musibah menimpa saat ngebut di bunderan waru karena jarang lewat situ jadi ga tau ada perbaikan jalan. Saat berniat mengurangi kecepatan tapi sudah terlambat. Motor tergelincir karena pasir alhasil motor terseret bersama ridernya beberapa meter. Musibah itu bikin SF pincang seminggu lebih :mrgreen: .

image

Ilustrasi dari google

Saat acara kumpul dengan rekan sekomunitas di Jogja beberapa musibah juga terjadi. Diantaranya velg pecah dan satu lagi sidebox(lokal) retak terjatuh. dua-duanya karena menghajar lubang!!! Belum lagi musibah yang lebih fatal, masih ingat artis pengendara HD yang meninggal karena motornya terjatuh setelah tergelincir aspal ga rata?
Kondisi jalan bukan hanya ancaman utama, lingkungan setempat juga. Hal yang menarik saat turing lintas pulau Madura. Ada beberapa titik rawan karena warga setempat minta sumbangan pembangunan tempat ibadah ditengah jalan tanpa rambu yang jelas. coba bayangkan  mobil didepan tiba- tiba kurangi kecepatan trus motor dibelakangnya memaksa menyalip, resiko bakal menghajar kotak sumbangan dan warga yang meminta sumbangan.
Banyak lagi cerita disekitar kita.
Turing lintas kota sangat rentan terjadi musibah, hal ini dikarenakan rider belum hafal kondisi rute yang dilalui. So… kewaspadaan wajib ditingkatkan , hindari ngebut jika pandangan terhalang, jangan ambil resiko dan ngalah, pakai safety gear lengkap serta yang paling utama berdoa sebelum riding.