safety riding

All posts tagged safety riding

Pagi ini ada yang menarik di TV one…  Bang Edo Rusyanto diwawancarai terkait arogansi aparat dan pengguna moge
Quote pernyataan bang Edo yang menarik di TV one pagi ini
“Diatas hukum ada etika!  Polisi harus paham mana yang penting dan yang genting….  Harus bisa kasih contoh yang baik untuk masyakat. ”

image

Gentingnya dan pentingnya pengendara moge di jogja beberapa waktu lalu minta pengawalan polisi apaan sih…, kalau terlambat dikit ke lokasi emang masalah?  Paling cuma kepanasan dikit dijalan..
Motor (baik moge atau mocil)  bukan untuk orang manja… ! Minta prioritas untuk kepentingan pribadi atau golongan jangan di Indonesia…  Keluar sono!

Eh ya pengawalan polisi itu gratis atau bayar sih? 
Apakah para polisi pengawal itu dapat pelatihan kepentingan mana yang lebih genting dan bisa diprioritaskan?
Anak SD saja diajari kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan golongan

Usulan moge masuk toll menghasilkan ketidakpuasan pada pemilik moge karena usulan tersebut ditolak mentah-mentah Kapolri,  meski sebelumnya pengurus klub moge menjamin jika anggotanya akan tertib di tol karena semua telah dibekali pelatihan safety riding.

bukan masalah di toll yang SF bahas karena sudah banyak yang bahas soal ini. Masalah pelatihan safety riding itu loh…

sumber:pertamax7.com

Continue Reading

Saat SF masih SD pernah di tegur ortu karena melepas mata kucing pada sepeda.  Pencerahan dari ortu mata kucing ini jika malam hari bisa menangkap dan memantulkan sinar (dari bulan atau sinar kendaraan) sehingga seolah – olah menyala.
Pada kendaraan (motor dan mobil)  piranti ini juga wajib dipakai  dibelakang kendaraan.  Tujuannya mungkin saat kondisi darurat lampu belakang mati,  atau pas kendaraan parkir,  masih dapat terpantau pengguna jalan lain. Bahkan diluar negeri mata kucing juga wajib dipasang dibagian samping.
Bagaimana jika mata kucing diganti variasi lampu led?  Kejadian ini sering SF lihat dijalanan. Misal pada innova ini.

image

Continue Reading

image

Bongkar-bongkar file lawas nemu foto utuh modif tiger milik SF saat lagi doyan-diloyannya turing. Ga pake bertele-tele SF jabarkan modif motor turing menurut SF.

Continue Reading

Hal ini terjadi pada mobil maupun Motor… Kebetulan Kasus yang SF alami ini saat balik Mudik dari Jogja Ke Surabaya tepatnya didaerah Mojokerto, saat itu SF masih suka “sedikit ngebut”.
Isuzu Panther 1997 yang SF setir terhalang dibelakang Inova yang melaju lebih pelan dari Panther SF. SF mo nyalip susah karena nafas Panther terbatas, terpaksa SF ngikut dibelakang Inova. Mungkin pengendara Inova agak risih dikuntit oleh Panther SF jadinya makin menambah kecepatan, tentunya SF ikutan kenceng, doi ngerem sebelum masuk tikungan SF ikutan ngerem… lah kok Inovanya makin kenceng (gengsi kali ya dikuntit panther lawas 🙂 )
inova vs panther
Nah pada satu tikungan panjang terlihat si Inova ga ngerem SF ikut-ikutan di belakangnya… Inova terlihat stabil melibas tikungan itu. Tapi lah kok setir Panther yang SF supiri bergoncang seiring dengan bunyi berdecit pada ban saat melibas tikungan…wadduuhhh segera SF kurangi gas…. Untung posisi mobil ini masih bisa dikoreksi…Ortu SF dalam mobil terbangun dari tidurnya dan lantas mengingatkan SF.
Semenjak itu kapok nguntit mobil lain. yah waktu itu memang SF masih ijo dan masih suka “kesusu” .
Pengalaman tersebut bisa jadi pelajaran berharga bagi SF. bersikap individu ternyata penting dalam artian ga ikutan kendaran lain sewaktu bermanuver… perhatikan situasi sekitar dan kemampuan kendaraan sendiri.
Mungkin bermanfaat juga saat turing bareng beberapa tipe motor, kemampuan melibas tikungan maupun daya pengereman tentu berbeda… sekedar ikut-ikutan bisa beresiko. misal motor depan nyalip kita ikutan nyalip… buahaya polll… bayangkan jika performa motor didepan lebih bagus dan dia nyalip mobil agak memaksa alias mepet dengan kendaraan dari berlawanan arah, motor yang ikut-ikutan nyalip dibelakangnya tentu resiko ga nutut.

image

Bahas motor jadul ah… vespa… siapa yang ga kenal. Motor jenis scooter yang terkenal gambot dan nyaman dikendarai ini seolah menjadi legenda di Indonesia… yaaahhh kalo di mobil ada VW di motor ya vespa ini legendanya. Sayang beribu sayang keindahan motor ini tercederai ketika ownernya kurang memperhatikan kelengkapan motor yang berhubungan dengan safety.

image

Jarang SF lihat vespa memiliki kelengkapan berkendara di jalan raya Banyak diantaranya yang ga disertai lampu belakang,sein dan plat nomor. SF yakin klakson pun tidak ada.(apalagi milik komunitas vespa gembel… :mrgreen: )Menurut seorang kenalan dikantor yang hobi vespa, biasanya polisi memaklumi dan ga tega nilang vespa….
SF juga pernah menyaksikan Vespa modifan rapih… cat mengkilap, chrome beberapa bagian,lampu rem mungil…eh sein ga ada.
Yang SF tau beberapa vespa keluaran dibawah 60an CMIIW memang standarnya ga dilengkapi sein. Tapi kalau dihubungkan dengan aturan yang berlaku sekarang bagaimana?apa diampuni karena dari sononya kaya gitu? Harusnya tidak karena membahayakan pemakai jalan lain… apalagi yang sengaja ga pakai

image

Mungkin pembaca sudah baca artikel SF terdahulu mengenai pembenaran melipat spion. Sampai saat ini masih ada yang ngganjal dihati nih. Mengenai keberadaan komunitas motor baik di darat maupun didunia maya. Pertanyaan dasarnya cuma satu… perlukah komunitas tersebut mewajibkan anggotanya mentaati safety riding? Menurut opini pribadi SF… jelas perlu dan wajib! Komunitas saat menjadi besar dan ternama bakal diperhatikan rider maupun komunitas lainnya, jika komunitas itu berimage baik tentunya image baik juga melekat pada membernya. SF sendiri menyatakan kesalutan pada komunitas yang menekankan safety riding ini, bahkan sampai ada yang menyediakan media pelaporan online jika ada kelakuan membernya yang arogan atau melanggar aturan berlalu lintas. Sanksi bagi terlapor bisa dengan himbauan, teguran, kalau tetap membandel bisa sampai pemecatan (atau pemblokiran akun).
image

Komunitas besar jadi rujukan rider dengan kesamaan minat… jika diracuni hal-hal yang ga bener bisa bahaya…! Rider baru bakal menyerap info maupun tren dikomunitas itu. Nah jika melipat spion dianggap tren (atau sudah menjamur? ) , ban cacing dianggap gaul, pasang toa dan lampu strobo jadi berwibawa, turing kudu kenceng-kencengan …. lalu bagaimana image komunitas dan membernya yang beredar dimasyarakat? Nampak keren, gaul, berwibawa atau masyarakat malah menganggap alay, membahayakan dan arogan!?
Bagaimana komunitas motor yang baik menurut pembaca? Monggo di share jika berkenan….

image