Mendung gelap,pemilik mobil malah was-was

Pagi ini suasanya di Bekasi sampai Jakarta Utara mendung cukup lumayan tebal. Bagi biker motor seperti SF kondisi ini ga mengkhawatirkan… Biasa…. Klo hujan ya pake mantel. Saat SF berangkat hujan ga seberapa besar , namun sesaat nyampai kantor hujan menjadi sangat lebat.
Hujan lebat seperti ini ternyata  bikin rekan pengguna mobil dikantor SF menjadi was-was. Aneh.. Mobil yang harusnya justru melindungi pengemudi dari hujan dan panas justru bikin was was.

image

Continue reading “Mendung gelap,pemilik mobil malah was-was”

Mobil sedan apapagi hatchback? Nggak deh….

image

Pernahkah SF tertarik dengan namanya yaris, jazz, swift, mazda 3, dll? Maaf jawabannya tidak sama sekali…
Bagi SF adalah mobil yang bisa diandalkan bagi sebagian besar situasi namun masih menawarkan fungsi dan kenyamanan. Prioritas utama dalam memilih mobil bagi SF adalah mobil yang paling nyaman untuk keperluan mudik jarak jauh serta menyenangkan untuk dibawa setiap weekend. Syaratnya kudu punya cukup ruangan untuk penumpang dan barang. Continue reading “Mobil sedan apapagi hatchback? Nggak deh….”

Ga biasa dengan mobil rendah, tarunapun gagal ditukar

image

Beberapa Minggu terakhir serangan racun dari 2 rekan kerja begitu sering dilancarkan. Mereka meracuni SF untuk ganti mobil taruna yang baru beberapa bulan SF beli dengan Grand Livina. Dengan budget tambahan sekitar 20jt sepertinya SF bisa menukarkan Taruna FGX 2003 (dijual di Surabaya) dengan Grand Livina 2007 bekas di Jakarta. Namun niatan tersebut gagal total setelah SF coba GL 1.8 a/t  milik salah seorang rekan yang meracuni SF. Saat duduk di belakang pengemudi SF kudu membiasakan diri beberapa saat. Awalnya SF merasa nyaman dan sreg dengan mobil ini.. sempet tersirat dalam benak “wah jadi ganti mobil dah ” . Power delivery lebih smooth dibanding taruna, interior dan eksterior lebih mewah, serta kabin lebih hening. Sayang yang SF coba bukan versi manual jadi susah bandingkan dengan taruna. Mengenai kenyamanan suspensi SF merasa memang lebih nyaman bantingan livina dibanding taruna. Empuknya sih ga banyak beda namun rebound dan gejala bodyroll taruna saat dipakai menikung lebih terasa.
Sekitar setengah jam lebih mengendarai livina Grand Livina, SF mulai merasa ada yang kurang “klik” dengan mobil ini. Salah satunya SF kurang suka dengan transmisi otomatis, susah memprediksi puncak performa (akselerasi) mobil. Kemungkinan penyebab lainnya yaitu kabin terasa lebih sempit. Satu hal lagi yang bikin kurang nyaman,  SF merasa sedikit “pusing” alias kena gejala mabuk darat dengan mobil ini. Entah apa karena posisi duduk lebih rendah ,atau mungkin karena adaptasi saja atau bisa juga masalah rute yang didominasi truk-truk kontainer…. susah menjelaskan dah mengenai ini…
SF pikir hanya SF saja yang mengalami ini… Eh ternyata kedua mertua SF juga kurang nyaman dengan mobil rendah seperti sedan.  Namun setelah sering keluar bareng temen pakai Grand Livina ,SF tetap merasa kurang “klik” baik sebagai penumpang maupun pengemudi. Masih merasa pusing dan ga nyaman dalam posisi lebih rendah dibanding dengan mayoritas kendaraan dijalan.
Setelah beberapa minggu SF mempertimbangkan berbagai variabel dengan Bundafaiz, seperti jarangnya pemakaian mobil, kondisi di sekitar tempat tinggal yang sering banjir, serta kebutuhan akan kabin yang lebih lapang akhirnya SF putuskan untuk membatalkan meminang Grand Livina… meskipun dari hati kecil SF sempet menginginkan mobil ini , tapi kalau kurang sreg ya gimana lagi. Rekan-rekan tetap saja menyayangkan keputusan SF mempertahankan taruna.
Di berbagai forum SF baca banyak yang menyarankan grand livina dibanding teriosh/rush dan mobil sejenis. Tapi SF sendiri memahami alasannya… prioritas dalam memilih tunggangan masing-masing orang berbeda. Ada yang mengincar kenyamanan, keiritan, kecepatan ada juga yang mempertimbangkan fleksibilitas, kemudahan sukucadang,kelegaan kabin, dan kemampuan mobil dalam melahap berbagai medan.

image

Sebelum memutuskan beli mobil ,kalau bisa coba dulu. Ga ada salahnya rental atau minta testride.  Rasakan feelnya… kalau sudah klik ya sikat saja…. bisa jadi suatu saat nanti SF jadi tertarik ke Grand Livina manual. Sementara ini ndak dulu dah masih merasa cukup atas kelebihan yang ditawarkan taruna tua… Toh dari pengalaman mudik lebaran kemaren, SF sangat puas dengan Taruna.
Kurang cocoknya SF dengan mobil rendah bisa jadi karena pengalaman masa lalu. Mobil bokap dulu suzuki carry, VW Vombi dan terakhir Panther. Mobil mertua juga dari daihatsu Zebra ganti Innova. Nah sekarang mobil SF sendiri daihatsu Taruna…

Sedan diesel… motuba tangguh. Ada nih dijual, buruan bungkus….!

Bantuin sodara kali aja ada yang minat….

Berikut penjelasan dari empunya (SF copas dari status FBnya)

Sedan keren tenaga power full namun hemat BBM, solusi tepat untuk jaman ini…
Holden Gemini Diesel 1989, Abu-Abu, 1500 cc, AC, Power Steering, Velg Racing Ring 16 Ban 195/50 kondisi 95%, Alarm, Central Lock, Interior Rapi dan Keren, Bagi yang berminat hub Herybertus Wahyu Widodo Telp. 0811910080. Harga HANYA 26.500.000 nego !

Continue reading “Sedan diesel… motuba tangguh. Ada nih dijual, buruan bungkus….!”