sein

All posts tagged sein

Sudah beberapa kali SF menemui fitur jadoel yang dihidupkan kembali oleh pemilik motor modern… apakah itu ? Bunyi saat sein dinyalakan…. tit…tit..ti… seiring dengan nyala-matinya sein.
Fitur ini di motor jadoel pernah ada (klo ga salah dimotor 2 tak jaman dulu) namun dihilangkan di motor modern … mungkin bunyinya dianggap mengganggu dan bikin risih kali ya…. toh dengan meniadakan fitur ini untung perusahaan lebih gedhe….kwkqkw

image

Source : tuh di sendal keliatan :p

Continue Reading

Minggu kemaren tumben Jakarta terasa lowong… Dari Harapan Indah ke cempaka mas dan sentra ikan Sumenep jalanan tergolong lancar. Disuatu ruas jalan SF tiba-tiba motor di depan SF nyalip mobil yang berjalan lambat…motor tersebut masuk jalur SF sehingga SF kudu ngerem dan mengklakson pengendara motor ini….

image

Continue Reading

Sempat jadi perdebatan terjadinya sobek pada sein old vixion punya adik ipar. Sobek yang dimaksud berupa sobekan miring dan rapi pada karet sein depan sebelah kanan.
Pada mulanya diduga akibat ulah adiknya Faiz alias Nafis yang memotong sein tersebut dengan cutter. Melihat irisannya yang rapi masuk akal juga… tapi yang kurang masuk akal si Nafis umurnya masih 2 tahun agak mustahil kuat mengiris sein dengan ketinggian tersebut.

image

Continue Reading

image

Langsung SF rangkum saja…
1. Spedo berembun (tepatnya banjir) sampai lampu indikatornya koit semua
2. Injeksi error setelah dicuci, nunggu kering baru normal
3. Lampu belakang rembes kena cipratan air dari ban belakang
4. Sein ikutan ngembun… ada juga yang nyala idupnya angin anginan

image

Hadew kok makin kesini makin banyak masalah seperti ini ya.., N250fi pernah kena masalah fairing mleyot, shock bocor, speedo dan lampu berembun, dan akhir-akhir ini keluhan N250fi sudah tidak terdengar… eh lah kok penyakitnya pindah ke sodara nakednya Z250. Beruntung Ninja 250 karbu 2008 milik SF ga ada keluhan aneh-aneh.  Untung saja kawasaki gampang proses klaimnya…
Tapi kalau bentar lagi Yamaha masukkan R25 plus versi naked R25, dan kualitas kawasaki seperti ini bisa kocar kacir kena serangan 2 silinder yamaha.
Yamaha sendiri punya tantangan untuk menciptakan motor global yang ga kalah dibanding produk sebelah… buktikan kalau Indonesia bisa!

Masih bahas toleransi berkendara. Di Jakarta ini SF rasa toleransi berkendaranya tergolong parah sudah tau hujan banyak yang ngebut potong sana potong sini, genangan dilibas ga peduli nyiprat kemana-mana. Nah yang SF alami sendiri nih… sudah minta sein, sedikit pengendara yang mau ngasih jalan, atau ngasih jalan tapi ga ikhlas klakson-klakson bikin budheg! Rute SF sebelum masuk rumah ada satu titik yang mengharuskan SF memotong jalan karena jarak puteran balik dan gang masuk perkampungan pendek. Jadi begitu puter balik langsung motong jalan. Untuk memperkuat sein yang SF panteng terpaksa SF julurkan kaki kiri agar diberi jalan… dengan begitu rider dibelakang ga memaksa masuk dari sisi kiri, so far aman deh. Tapi sebelum motong jalan SF pastikan kudu bener lowong, ga maksa masuk sambil mengintimidasi dengan menjulurkan kaki. Arogan itu mah namanya 🙂
rossi ngangkang
Trik ini terinspirasi oleh gaya mengendara Rossi sein minta jalan dengan menjulurkan kaki :mrgreen: -mekso mode:on –

image

Bahas motor jadul ah… vespa… siapa yang ga kenal. Motor jenis scooter yang terkenal gambot dan nyaman dikendarai ini seolah menjadi legenda di Indonesia… yaaahhh kalo di mobil ada VW di motor ya vespa ini legendanya. Sayang beribu sayang keindahan motor ini tercederai ketika ownernya kurang memperhatikan kelengkapan motor yang berhubungan dengan safety.

image

Jarang SF lihat vespa memiliki kelengkapan berkendara di jalan raya Banyak diantaranya yang ga disertai lampu belakang,sein dan plat nomor. SF yakin klakson pun tidak ada.(apalagi milik komunitas vespa gembel… :mrgreen: )Menurut seorang kenalan dikantor yang hobi vespa, biasanya polisi memaklumi dan ga tega nilang vespa….
SF juga pernah menyaksikan Vespa modifan rapih… cat mengkilap, chrome beberapa bagian,lampu rem mungil…eh sein ga ada.
Yang SF tau beberapa vespa keluaran dibawah 60an CMIIW memang standarnya ga dilengkapi sein. Tapi kalau dihubungkan dengan aturan yang berlaku sekarang bagaimana?apa diampuni karena dari sononya kaya gitu? Harusnya tidak karena membahayakan pemakai jalan lain… apalagi yang sengaja ga pakai

Pulang kerja tiba-tiba pengen bubur ayam yang ngetem dimulut gang. Abis dibungkus bingung naruh buryam dimana, dicantolin stang kalau belok kepentok fairing, ditaruh tas kondisi lagi full loaded. Akhirnya terbersit ide, cantolin saja ke sein depan :mrgreen:

image

Sampai rumah sontak Bundafaiz langsung ngakak… “Nggilani” 😆

image

Seperti yang diketahui lampu led memiliki keunggulan dibanding lampu pijar yakni lebih hemat listrik dan lebih awet secara teori. Kali ini SF ingin share berbagai tipe led model T10 (model tancap untuk sein,lampu kota, lampu spedo,dll) yang pernah SF beli.
Tipe pertama model led biasa (sebut saja begitu) -gambar no.4-
modelnya seperti kapsul bening . Harganya paling murah. Kalau di aMX kalau ga salah 3000 perak. Model ini paling mengecewakan. Selain ga terang daya tahannya payah… sekitar 1 bulan pemakaian dari 4 biji mati 2. Harga emang ga bisa bohong. Masalah usia pakai yang singkat SF rasa karena QC nya yang jelek… bukan karena sifat led itu sendiri.
Tipe kedua adalah led luxeon-gambar no.3-
Led ini sangat terang dan tersedia dalam watt yang cukup besar (untuk ukuran led) led yang berdaya 1 watt saja bisa mengalahkan terangnya bohlam pijar yang 5 watt lebih. Cirinya dibagian ujung led terdapat lensa cembung mini. Harganya sekitar 30 rb watt sepasang. Sayangnya dari 6 led yang SF beli 3 diantaranya mati karena pemakaian dalam jangka waktu 5 bulan. Satu mati karena terjatuh. Kelemahan lain cahayanya kurang menyebar.
Yang terakhir led model jagung… led ini berupa lampu led kotak kecil-kecil (seperti lampu led pada hp) yang disusun sedemikian rupa sehingga menyerupai jagung. Beberapa hari lalu SF SF membeli bohlam ini kisaran 25 rb sepasang di AMX , ada 2 pilihan. Led 10 titik (gambar no.1)dan led 5 dengan ukuran led lebih besar (gambar no.2) , setelah di coba terangnya ga kalah dibanding led luxeon bahkan punya keunggulan cahaya yang lebih merata. Untuk ketahanan belum sempat nyoba lama. Namun pengalaman sebelumnya SF memakai led jagung untuk lampu rem tiger selama 3 tahunan sampai sekarang masih awet. Diantara led jagung 5 titik dibanding 10 titik , SF menyarankan 10 titik karena lebih terang.
Kesimpulannya…SF merekomendasikan led model jagung karena terangnya merata dan lebih awet.

image

image

Banyak pengalaman yang didapat saat riding dikeramaian… salah satu yang SF perhatikan hari ini adalah sang boncenger tak sadar jika tasnya menutupi lampu rem dan sein. Biasanya karena tali strapnya terlalu panjang. Bahaya juga loh, kalau ngerem atau kasih sein pengendara dibelakang ga bisa liat. Apalagi dikeramaian yang biasanya motor suka selap-selip dan rem mendadak. Selain tas, jaket juga sering menutupi lampu belakang. Kesadaran akan safety riding tidak hanya diperlukan oleh rider namun juga boncenger.

image

Sumber gambar : maskurblog.wordpress.com