Pemda DKI akan bangun sirkuit moto GP… Emang Lu Punya Warga Pengguna Roda Dua?

Jengkel mangkel bercampur aduk sama kebijakan Pemda DKI bakal melarang kendaraan roda dua melintas di Jalan Protokol…. eh barusan baca didetik.com DKI bakal bangun sirkuit internasional untuk MotoGP…

image

Emangnya warga Jakarta banyak yang suka motoGP? Emangnya warga Jakarta banyak yang Biker?
Kalau jawabannya YA…. ngapain dilarang lewat jalan protokol…..? Au ahhh…..

*jadilah pemimpin yang dicintai rakyat…..

CB150R ternyata cukup ganas !

Artikel IWB beberapa waktu lalu yang menyebutkan kecepatan CB150R melampaui 140kpj sepertinya sangat mungkin tercapai, pasalnya saat diuji oleh detikoto motor ini bisa meraih 120kpj dengan trek terbatas, kondisi hujan dan baru dipakai gigi 5 ! ulasan lain oleh kompas juga dapat dibaca disini.

gambar dari detikoto.com

bayangkan jika sudah masuk gigi 6 disinyalir makin melayang (soale bannya kurang kekar 🙂 ) jangan bandingkan sama tiger loh ya… bener bisa raih 120 kpj di gigi 5 tapi masuk gigi 6 ogah nambah :mrgreen:
Kalau CB150R SF yakin bisa nambah mengingat powernya justru keluar diputaran atas (17PS di 10.000RPM ! ) . untuk pecinta motor ngacir dengan budget terbatas sepertinya CB150R layak diperhitungkan. tapi ingat kompresi tinggi 11:1 jangan dipaksa nenggak premium terus-terusan loh. Kalau dah gini ya jangan harap motor irit (mau irit ya bebek to 🙂 ) secara power dan torsi keluar di RPM lebih tinggi dibanding motor pada umumnya jadi untuk mendapat tenaga yang diharapkan kudu puntir gas lebih dalam.

Spesifikasi

Panjang X lebar X tinggi : 2.008 x 719 x 1.061 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.288 mm
Jarak terendah ke tanah : 148 mm
Berat kosong : 129 kg
Tipe rangka : Diamond Steel (Truss Frame)
Tipe suspensi depan : Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Lengan Ayun dengan Suspensi Tunggal (Sistem Suspensi Prol-Link)
Ukuran ban depan : 80/90 17M/C 44P (Tubeless)
Ukuran ban belakang : 100/80 17M/C 52P (Tubeless)
Rem depan : Cakram Hidrolik, dengan Piston Ganda
Rem belakang : Cakram Hidrolik, dengan Piston Tunggal
Kapasitas tangki bahan bakar : 12 liter
Tipe mesin : 4-Langkah, DOHC, 4-Katup, Silinder Tunggal
Diameter x langkah : 63,5 x 47,2 mm
Volume langkah : 149,48 cm
Perbandingan Kompresi : 11.0 : 1
Daya Maksimum : 12,5 kW (17,0 PS)/ 10.000 rpm
Torsi Maksimum : 13,1 Nm (1,34 kgf.m)/ 8.000 rpm
Kapasitas Minyak Pelumas Mesin : 1,0 Liter pada Penggantian Periodik
Kopling Otomatis : –
Gigi Transmsi : 6-Kecepatan
Pola Pengoperan Gigi : 1 N 2 3 4 5 6
Starter : Pedal & Elektrik
Aki : MF 12 V 5 Ah
Busi : –
Sistem Pengapian : Full Transistorized

CBR 250 Sukses mempecundangi Ninja 250

image

Yup dewa supersport pun tak berkutik melawan duo CBR. Siapa sih yang meragukan skill Fadli yang tahun kemaren menjuarai seri supersport. Nampaknya kawasaki sudah menyadari sebelumnya ancaman Honda CBR ini, sampai rela menurunkan Fadli dikelas 250 cc. Ga salah sih Kawasaki berharap Fadli yang konon SF dengar jago rolling speed bisa mengkompensasikan kelebihan bobot Motor 2 silinder yang 25 kg lebih berat dengan kepiawaiannya. Namun fakta berbicara lain, CBR terlalu hebat di seri IRS kali ini.
Kondisi jauh berubah dibanding saat seri awal tahun kemaren (masih kelas standard) dimana catatan waktu Ninja lebih cepat 5 detik perlap. Sekarang 180° berubah. Faktor pembalapkah? SF rasa bukan… faktor motor rasanya. distraight yang SF kira Ninja 250 lebih digdaya Fadli pun kedodoran seperti yang SF baca di Indobiker . Persiapan tim honda jugalah yang membuat CBR 250 bersinar kali ini. Next… jika regulasi (terutama bobot) ga diubah dan kawasaki ga melakukan rombakan pada motornya CBR bakal ngacir sampai seri akhir. Apalagi menurut P2R di seri ini nampaknya tim kawasaki kurang persiapan .
Gambar dari P2R

Beban kejurnas Honda CBR 250

image

CBR 250 harus menang, mungkin itu target AHM! Pertaruhannya cukup besar di kejurnas 250. Ditahun lalu nampaknya CBR yang diturunkan hanya sebagai decoy belaka untuk mengetahui kekuatan lawan. Saat itu ahm hanya nitip 1 pembalap di Sportisi, jebule cuma seri pembuka saja muncul yang saat itu masih kelas standar. Makanya langsung dibabat habis sama Ninja, saat kualifikasi saja selisih 5 detik !
Kondisi bisa berbeda di tahun ini. Regulasi diperlonggar, motor bisa dioprek dengan batasan tertentu (lihat disini), yang nampaknya ingin mengurangi gap antara Ninja 250 dan motor 1 silinder. Bagaimana tidak, motor 1 silinder diberi kelonggaran 25 kg lebih ringan dibanding motor 2 silinder! Tikungan lebih cepat terbantu bobot, keluar tikungan lebih beringas terbantu torsi yang lebih besar dibanding 2 silinder. Apalagi dana bukan halangan bagi Astra Racing Tim yang disupport langsung AHM, suspensi saja khusus dipesankan ohlins (ngilerr…). Otomatis semakin berat saja N250 melawan CBR disirkuit.
Nah bayangkan jika CBR masih kalah ditangan Ninja 250? Istilahnya divoor saja masih kalah, nama besar klan CBR tercoreng. Apa ga jadi bahan pembantaian di dunia komentator blog ? :mrgreen: Kemenangan adalah harga mati bagi tim asuhan Benny jati.
Tapi ingat, AHM ga boleh lengah.  Kawasaki dipegang tunner kawakan Ibnu Sambodo dan dikabarkan menurunkan Fadli juara kelas supersport tahun lalu.
image
Harusnya tv swasta full menyiarkan balapan ini karena bakal berdarah-darah pertarungannya 🙂 🙂 🙂 
Sudah saatnya TV swasta ambil bagian mensukseskan dan mensupport penuh dunia balap tanah air!
Sayang dikelas ini ga diikuti pabrikan lain seperti yamaha, suzuki, bajaj, maupun TVS. ga punya motor fairing sih.

Nb : Gambar CBR dari proud2ride

Wooowwww kejurnas 250 cc 2012 makin seru, awas kalau TV swasta ga nayangin!! :)

image

Tersenggol artikelnya P2R kemaren SF tergelitik untuk bikin artikel tersendiri. AHM memutuskan mensupport tim balap dikejurnas 250 cc dengan pembalap kawakan Denny Triyugo dan Wawan Hermawan dengan didukung oleh tim yang dikepalai Benny Djati. Menanggapi itu KMI ga tinggal diam dengan menginstruksikan Fadli turun gunung mempertahankan tahta Ninja 250 bersama Gupito Kreshna dan Yudhistira… (menurut info dari P2R), berarti ada kemungkinan Ibnu Sambodo bakal langsung menangani geng ijo ini. Setelah berdiskusi dengan seorang teman yang sangat familier di dunia balap tanah air (thanks mas bro Gio- Malang) Benny jati dan Ibnu Sambodo adalah mekanik senior di dunia balap. Karakteristik 2 tunner ini memiliki ciri khas sendiri. Benny Djati sangat lihai memaksimalkan power torsi motor di trek penuh tikungan , sedangkan Ibnu Sambodo senang mengekploitasi motor di RPM tinggi. Berarti pas bener posisi dua tunner ini, Benny pegang CBR dan Ibnu pegang Ninja 250. Terlepas daripada itu Fadli yang dikabarkan turun di 250 cc, bikin kurang seru kelas 250 cc ini. Lah wong sudah lihai main supersport malah turun kelas. Dengan peraturan baru dimana bobot mesin 1 silinder 25 kg lebih ringan dari 2 silinder, tentu membikin pertarungan makin seimbang. Jangan lupakan minerva juga yah yang berniat di 2012 bakal turun full team. Pastinya bakal berdarah-darah pertarungan kejurnas 250cc 2012. Menurut SF kejurnas 250 lebih tinggi prestige dan efeknya bagi masing-masing pabrikan dari pada supersport dimana hanya KMI yang jualan motor ini. Wajib hukumnya bagi TV swasta menayangkan ini… awas kalo kagak !!!!

Regulasi kejurnas 250 berubah, Ninja 250 terancam turun tahta

image

Yup… kabar ini saya peroleh dari blognya bro Aziz. Perubahan regulasi yang cukup memukul ninja adalah pembatasan bobot minimum. Untuk 2 silinder bobot minimum 162kg sedangkan 1 silinder bobot minimum 137 (selisih 25 kg bro!) Sedangkan regulasi lainnya antara lain :velg kudu standard, noken bebas diganti, knalpot bebas, pengapian/ICU bebas, cc maksimal 250 baik untuk 1 maupun 2 silinder. Untuk regulasi lengkapnya monggo diintip disini.

Nah dengan selisih bobot yang lumayan disinyalir CBR 250 punya chance lebih untuk ngangkangi Ninja 250 disirkuit. Apalagi torsi CBR lebih buas dari ninja 250, otomatis bakal powerful ditikungan, sedangkan ninja hanya unggul di trek lurus. Seperti yang diketahui, tahun lalu CBR 250 hanya sekali turun di kejurnas 2011, tapi setelah hasilnya kurang kompetitif CBR 250 memilih untuk tidak mengikuti seri selanjutnya.
image

Nah di 2012 saat yang baik untuk menunjukkan taringnya. Pas banget timingnya! Motor2 eksotis  banyak yang bakal masuk di 2012, nah balapan ini salah satu ajang koar-koar terutama untuk motor 250 cc berfairing. Kalo perlu AHM dan KMI menurunkan tim yang disokong penuh pabrikan. Eitss… hampir kelupaan <a href="image“>minerva juga dikabarkan bakal ikut kompetisi, langsung menurunkan 4 pembalap bro!!!. Bakal makin seru balapannya! Semoga saja  kejurnas tahun depan disiarkan  penuh oleh tv nasional. image

CBR bejaban lawan ninja di sirkuit, semoga kejurnas 250cc tahun depan makin rame

image

Setelah baca artikel Mas Taufik sempet surprise juga. Ternyata CBR punya potensi yang besar untuk dikembangkan. CBR berhasil finish didepan ninja  di sirkuit pendek sepanjang 1.7 mil atau 2.72 km ( FYI sentul 2,56 Mil atau 4,12 km). Regulasi untuk kejuaraan tersebut hampir sama seperti kejurnas seri I 2011 dimana motor tidak boleh dioprek jeroan mesinnya.
SF memang dibikin penasaran dengan kemampuan CBR bila dioprek habis-habisan untuk bisa melawan ninja disentul. Mengingat tahun ini CBR hanya turun di kejurnas 250 seri pembuka, itupun regulasi masih kelas standar alias ga boleh oprek daleman mesin. Sedangkan seri berikutnya dimana  regulasi sudah di openkan CBR malah ga nongol. Jadi sama sekali ga ada gambaran sejauh mana performa CBR yang sudah full tuneup. Karena saat ini parts racing untuk CBR 250 sudah mulai bertebaran, diharapkan tahun depan makin bertaji melawan Ninja 250 di sentul.
image
Baik CBR 250 maupun Ninja punya kelebihan sendiri. CBR ganas diputaran bawah serta bobotnya lebih ringan cocok di trek pendek, sedangkan ninja 250 ganas diputaran atas yang cocok ditrek panjang. Skenarionya CBR bakal digdaya di tikungan dan Ninja berkuasa di trek lurus.

jika dua jagoan ini bertemu di kejurnas tahun depan dipastikan bakal lebih seru. Apalagi jika minerva megeli ikut serta. Sayang beribu sayang ga ada tv swasta yang menayangkan penuh race ini. Kalo siarannya dibikin kaya moto GP keren kali ya. Dari kelas open 150cc, 250cc, dan supersport

Pupus harapan melihat performa CBR 250 di kejurnas indospeed 2011

image

Rasa penasaran SF tak kunjung hilang hingga saat ini terutama bagaimana performa CBR 250 setelah dioprek habis-habisan. Seri keempat kejurnas 250 cc kembali cbr tidak nampak di urutan 10 besar. Padahal regulasi sudah diperlonggar. Blogger2 senior pun ga ada yang bahas mengenai ketidakhadiran CBR 250. Sejatinya apa sih maksud Cbr 250 mendaftar di kejurnas 250 cc?
–  ajang promosi bengkel CBR 250 dan komponen balap Cbr 250?
–  sekedar menunjukkan ke khalayak kalo Cbr 250 yang genrenya sport turing bisa juga buat balap?
–  niat ikut full series namun tidak bisa menemukan settingan tepat dan mengetahui performa kompetitor yang berkembang jadi mengundurkan diri daripada berakibat buruk bagi promosi CBR?

Yang jelas masalah pembalap (pinjeman honda) yang selalu bentrok jadwal balapnya dengan indoprik menunjukkan ketidaseriusan CBR diturunkan pada Kejurnas 250 cc ini. Entah apalagi alasan ketidakikutsertaannya kali ini.

Heran juga sama Honda yang mengkedepankan support balap supersport daripada kejurnas 250 tahun depan padahal honda ga jualan cbr 600 disini. Dengan kata lain kejurnas 250cc dianggap masuk kelas ecek-ecek. Indonesia bukanlah rumah supersport dan superbike karena hampir mustahil motor itu mampu dibeli biker Indonesia, berbeda dengan ninja 250 dan CBR 250 yang harganya 1/5 harga supersport. Semoga seri terakhir CBR dapat menunjukkan taringnya.

Hasil kejurnas 250 cc :
1. Ivan Atmaja, DKI Ilegal Shinyo Racing Team 16 menit 0.302 detik
2. Ali Adrian, DKI Anjany NHK CLD FDR Sphinx +0.127 detik
3. Bram Prasetya, DKI Cargloss AHRS +0.184 detik
4. Erwan Nyoman, Riau Kawasaki Greentech +3.315 detik
5. Zefanya Iqbal, DKI Kawasaki Denso Junior KYT Caspian +20.151 detik
6. Heru Susanto, DKI Anjany NHK CLD FDR Sphinx +20.186 detik
7. Danu Andri Wibisono, DKI Privateer +26.901 detik
8. Ardan Syauqi, DKI NYN 2Bros AFAM BMC HYT Speedracers +40.587 detik
9. Edison Wishnu, DKI Fast Anjany NHK +1 menit 05.433 detik
10. Joseph Kevin, Lampung Leon AHX Racing Lampung +1 menit 13.793 detik

Andaikan Cbr 250, minerva 250, hyosung 250, tentu ninja 250 bisa ikut kejurnas 250 tahun depan, balapan pasti jadi lebih  seru dan pamor kejurnas 250 cc bakal terdongkrak.
Share your opinion…!

[repost+perdebatan menarik] Klasemen Sementara Kejurnas 250 IRS seri III, CBR 250 Makin Terpuruk

Posting ini sebenernya udah lama 4 Agustus 2011, namun karena terjadi silang pendapat mengenai spek motor yang ikut kejurnas 250cc, akhirnya saya angkat lagi. biar Pengunjung lain juga bisa mengeluarkan pendapatnya. Terutama mengenai persandingan Ninja 250, CBR 250 dan Moto 3.

 

—“Susah banget cari info soal ini.  Akhirnya dapet di forum kaskus. tapi sebatas klasemen sementara, sedangkan hasil lengkap seri 3 + best timenya Minggu kmaren masih ngubek lagi. emang susah jadi bloger sok sibuk dan ga modal kaya ane. Bisanya cuma nyari info di internet males dateng liat sendiri ke sentul. he3….

denger-denger kelas 250 khusus ninja sudah menyentuh 1waktu 1:50. ga tau lagi di kelas open 250 ini.

klik gambar untuk lebih jelasnya

Kenapa SF sangat tertarik dengan kejuaraan ini? jawabannya kelas 250cc adalah kelas motor jalanan paling bergengsi di indonesia. Jangan samakan dengan Supersport ato Superbike, itu mah kelas para alien. (blogger juga ada yang kelas alien dan gurem kaya SF ini loh. kqkqqkk….), selain itu ane pernah bersilang pendapat dengan seorang honda maniak yang yakin banget CBR 250 diseri-seri mendatang bakal menghabisi ninja di balap, pokoke honda kudu nomer siji (honda harus nomor satu) ga mungkin kalah sama pabrikan kecil kaya kawasaki. Meski udah ane jawab dengan penjelasan teknis dan data empiris yang ada, doi tetep ngeyel moto 3 aja kemaren berhasil bantai ninja katanya. CBR pasti bisa lah…. glodagh…!!!  wah kalo ini mah pemerkosaan otomotif! jelas lah Moto3 technologi moto gp thn 2011 lah ninja technologi motor jalanan tahun 80an. CBR terlempar urutan 14 klasemen sementara karena di seri 2 yang lalu ga bisa ikut, yang bikin penasaran diseri 3 ini kok ga dapet poin ya, kata pengunjung kaskus sih si Wawan turun loh, so kemungkinan bisafinish buncit ato DNF (did not finish) ada yang bisa ngasih pencerahan?”—

NB: CBR ternyata di seri III absen alias tidak ikut.

Hasil Race Lengkap Indospeed seri III sentul, CBR Absen lagi !

Terjawab sudah kenapa CBR hanya dapat 10 poin dari 3 seri yang sudah berlangsung. Cuma ikut seri pembuka saja ternyata. berikut hasil race lengkap Kejurnas sport 250cc sentul minggu 31 Juli 2011 kemarin dan tidak terlihat honda CBR 250 disana

klik gambar untuk memperbesar

Best time saat kualifikasi dipegang oleh Joseph Kelvin dengan catatan waktu 1:50.880 (pole position) , namun sayangnya malah ga bisa ikut start. untuk hasil lengkap silahkan intip disini