servis

All posts tagged servis

Bongkar CVT Nmax

Bongkar CVT Nmax

Pas mau lebaran, pas Nmax minta jajan. Yah daripada sakit duluan mending dituruti.

25.000 km ditandai dengan munculnya kedipan V-belt di MID. Tandanya V-Belt minta diganti. Lantas parts lainnya apa saja yang perlu diganti? Berapa perkiraan belanjanya ?

Continue Reading


Beberapa hari lalu seorang rekan kerja pengguna vario mengeluhkan motornya yang bergetar, dan kurang responsif di kemacetan. Kadang juga timbul gejala tersendat sendat saat merambat dikemacetan. SF saat itu menebak jeroan CVT yang jadi masalahnya. 

Benar juga, tadi pagi diparkiran rekan SF tersebut langsung menunjukkan kwitansi servis varionya yang dia simpan di bagasi motornya…

Total 570.000 . Namun saat dijajal gejala tersendat / tidak stabil masih terasa saat merambat. 

Balik ke bengkel , dan ganti sekalian roller dan mangkuknya seharga 180rban (ga ada dalam kwitansi). Penyakit variopun hilang dan lajunya seperti motor baru lagi . 


Lumayan juga jajannya untuk motor yang belum genap melaju 150.000 km… jalanan Jakarta yang kejam plus kekejaman tangan pengendara disinyalir penyumbang terbesar penurunan fungsi CVT kendaraaan.

Untung Nmax SF yang berumur 22.000 km belum pernah ada masalah. Padahal servis saja jarang . terakhir servis KM 10000, selanjutnya ga pernah servis. Tapi rutin ganti oli tiap 2000km. Dan sering sekali buat boncengan 4 :mrgreen:

Tiger 2004 yang sekarang jadi kendaraan simpanan, dipakai seminggu sekali

Pada jaman kejayaannya (akhir 90an awal 2000an) tiger memang diidamkan banyak orang. Bodinya moge look, cocok dimodif aliran apapun, nyaman untuk turing dan tenaganya mumpungi. Banyak remaja yang saat itu belum kesampaian meminangnya… alasannya karena faktor ekonomi. Apalagi tiger terkenal dengan sparepart mahal. 

Entah memang kebetulan atau memang sedang naik daun lagi, beberapa pembaca blog ini menanyakan soal tiger. Beberapa menanyakan perawatan tiger, beberapa lagi berkeinginan hunting tiger untuk memuaskan rasa penasaran yang sedari remaja… 

Oke deh langsung saja SF bagi sedikit tips dan pengalaman… 

Silahkan hunting tiger lawas tapi dengan catatan…. anda adalah orang yang telaten merawat motor…

Tiger terbandel adalah tiger tahun2 awal yang lampu belakangnya masih single (tahun 94-2000an awal) … saat ini susah nemu yang prima. Partsnya jauh berkualitas dibanding tiger yang lahir belakangan… tapi harga partsnya saat itu nggilani memang. Karena jam kerja tinggi otomatis mengalami peremajaan…. kemungkinan terbesarnya ya pake parts tiger baru yang kualitasnya … ya gitu dahh…. :mrgreen: kecuali nemu harta karun tiger tahun awal yang full ori dab sehat…. sikat saja dahhh…. tapi kalau nemu tiger mata rem double atau tiger revo prima ya monggo saja… perawatan dan karakternya hampir sama…

Tiger sekarang memang dah di suntik mati, tapi jangan kuatir partsnya masih sangat mudah didapat… 

Pahami dulu penyakit tiger yang paling sering terjadi. Sebagai pegangan saat hunting dan perawatan kedepannya. 

1. Rantai keteng/kamrat gampang kendor. Tandanya dari bunyi berisik seperti busi beradu dibagian blok sebelah kiri. Tenaga juga ngedrop. Awalnya muncul di rpm tertentu, kalau dah parah saat stasioner saja berisik parah…. penyakitnya karena kualitas keteng bawaan kurang bagus . Kalau ganti mending cari yang merk DID . Sekarang bahkan ada juga yang jual kamrat alternatif tiger 4 lapis yang dijual bareng gigi sentriknya… konon jauh lebih awet meskipun lebih mahal. LAT alias stasioner kamrat tiger juga terkenal kurang OKE. Nah sekarang ada yang jual stasioner dengan per spiral (bukan per plat seperti bawaan tiger).

2. Cek kancingan gir belakang…. GL max dan tiger SF penyakitnya sama… jalur kancingan gir tergerus… lama2 bisa bikin gir lepas dari bossnya. Pastikan saat akan meminang tiger, daging rumah kancingan gir masih tebal

Tiger SF sendiri sekarang dah pakai velg NMP yang dah ga pake sistem cacat seperti ini. (Baca selengkapnya disini )

3. Tangki keropos…. bukan hal yang baru kan? Cek dengan teliti bagian bawah tangki, terutama bagian pangkal kran bensin. Keroposnya tangki tiger karena ada air yang ngendon didasar tangki… SF sekarang selalu posisikan kran bensin dalam posisi res, karena akan menyedot bbm dari dasar tangki. Jadi tidak memberikan kesempatan air untuk ngendon. Untuk pengaman tambahan SF tambahkan sendiri filter bensin diantara kran bensin dan karbu. Sekali waktu SF bersihkan filter tersebut, dan tak lupa SF buka tutup baut pembuangan di karburator untuk membersihkan kotoran yang ngendon didasar karbu.

SF sendiri kurang ngeh asal airnya. kalau dibilang dari embun/pemuaian kok banyak banget. SF pernah kuras tangki airnya ada setengah liter loh… mungkin dari tutup tangki atau saat isi BBM.

4. Perkabelan… tiger SF beberapa kali bermasalah di bagian penghantar arus positif. (Lupa warnanya klo ga salah kuning) . Cek soket soket kabel dibagian kiri diatas tutup gir depan… pastikan tidak ada tanda gosong di soket maupun kabelnya. SF pernah kesulitan cek sumber korslet kabel ini… akhirnya SF putuskan bypass arus dari spull ke kiprok dengan kabel yang lebih tebal, sedangkan jalur aslinya (yang nampak gosong dan kaku) SF potong sajah.

5. Info dari tukang pressbody… Tiger maupun GL series sangat mudah mleyot bodi belakangnya… apalagi kalau pernah jatuh. Cek kelurusan ban belakang dengan spakbor belakang. 

6. Kopling gampang selip…. kalau SF sih tukar sepasang judger spring dengan plat kopling, dan tukar kampas kecil bawaan tiger dengan kampas besar. Tapi jadi sensitif sih… motor nyundul-nyundul galak. kwkkw…. ntar SF research lagi komposisi yang enak untuk harian.

SF dah bilang kan… kalau memang berniat meminang motor lawas seperti tiger ini ya kudu telaten. Kalau terawat, tiger cukup nyaman kok…. mesin terasa rileks saat melaju karena karakternya yang bertorsi, riding position ga bikin pegal untuk jarak jauh, dan stabil. 

Semiga infonya bermanfaat… silahkan bagi pecinta tiger untuk nambahi

Kalau mengikuti blog ini beberapa hari terakhir mestinya sudah bisa menebak apa mobilnya….

image

Meski belum ada kejelasan nasib mobil yang jebol transmisi maticnya. Si owner mobil jadi sedikit trauma dengan masalah pada mobilnya…. mobil dipakai normal… saat berhenti baik di lampu merah, tanjakan/turunan, atau pas ngetem transmisi dalam kondisi netral, jarang akselerasi spontan pakai overdrive, ya pemakaian wajar lah… servis juga rutin di bengkel resmi… Apesny mobilnya rusak transmisi maticnya di KM 80rb  hingga terancam kena biaya puluhan juta… sekarang dalam kondisi dibongkar dan menunggu kebijakan pusat untuk memberi diskon spesial.

image

Sebenernya ga bisa ngejudge juga kalau semua matic keluaran pabrik itu banyak bermasalah… lah banyak contoh kasus mobil matic belasan tahun tanpa masalah berarti… tapi traumanya itu loh…
Sembari menunggu mobilnya tanpa kejelasan dan Jaga-jaga jika pengajuan keringanan biaya ditolak pusat. . Rekan SF sempat menghubungi bengkel umum ternama rujukan beberapa komunitas mobil di Jabodetabek. Yang mengejutkan bengkel umum tersebut sanggup membetulkan mobil rekan SF dengan  biaya hanya sepertiga taksiran bengkel resmi… mobil dijamin normal kembali! Waduh malah trauma sama bengkel resmi….
SF kenal baik dengan bengkel ini karena pernah overhaul taruna disitu.. emang wuokeh banget bengkelnya… dan rame pastinya…
Rekan SF berencana ngepush bengkel resmi untuk memberikan keringanan biaya dan jika tidak ada kata sepakat dia akan menderek mobilnya untuk dibawa ke bengkel umum.

Kepikiran juga dianya untuk jual mobilnya dan ganti merk lainnya. Saat SF tanya mau ambil mobil apa? Pengen matic tapi ga berani merk itu…. nah loh…

Kelanjutan dari kasus kemaren… (baca disini : http://smartf41z.com/2015/12/31/nyeseknya-punya-mobil-matic-rusak-transmisi-jebol-dompet-puluhan-juta/ )
mobil rekan SF rusak transmisi maticnya.
Beberapa hari lalu rekan SF ini mengadakan pertemuan dengan kepala cabang dan mekanik yang menangani mobilnya…
Kepala cabang dan mekanik merasa tidak bersalah atas keterlambatan penggantian oli transmisi… pada buku panduan servis 40rb km hanya perlu pengecekan kondisi oli transmisi.

image

Berbeda dengan website resmi… Continue Reading

image

Servis kedua (4000km) Nmax di beres harapan indah menyisakan sedikit masalah pada spedometer Nmax… jam digital yang selalu jadi acuan SF biar ga telat berubah jadi lebih lambat 10 menit! Karena patokan jam tsb, pas berangkat kerja SF sempatkan sarapan nyantai dijalan sebelum masuk kantor  karena SF pikir masih lama jam masuk kantornya….. pas absen kantor kaget…. hampit telat….. ! Asyemmm…. klo telat saya tuntut tuh beres Yamaha….  :mrgreen:

image

Continue Reading

image
Memahami sepenuhnya problem yang dialami tiger dan berhasil menemukan solusi adalah jawabannya…. berikut SF jabarkan beberapa hal yang mungkin bermanfaat bagi rekan pengguna tiger lainnya… Continue Reading

Sebenarnya ini sudah servis kedua Ertiga semenjak dibeli SF, namun sebelumnya SF nitip saudara untuk menyervisnya (servis 5000km) . Awalnya SF begitu malas servis Jeng Erti dibengkel resmi… Maklum dari khasak khusuk yang beredar, Beres suzuki kurang memuaskan dan kurang profesional.

image

Ternyata berita yang selama ini SF dengar sama sekali tak terbukti… sebelum memutuskan servis, pihak suzuki harapan indah cukup getol berhubungan rutin dengan konsumenya sekedar mengingatkan jadwal servis, atau pemberitahuan jika ada promo.
Sebelum SF melaju ke Beres yang cuma 3 KMan dari rumah, SF memutuskan untuk menelpon untuk pendaftaran servis.
Sesampai di bengkel resmi (beres) Suzuki Harapan Indah (tepatnya diseberang Harapan Indah, Bekasi) , satpam langsung menanyakan… sudah daftar servis atau belum? Karena SF sudah daftar lewat telpon langsung diberi nomor antrian khusus konsumen prioritas….
di front desk…Petugas dengan ramah menjelaskan secara rinci  apa saja yang dikerjakan servis rutin 10rb KM ini. Seharusnya semua biaya free.. hanya oli dan filternya yang bayar… tapi ternyata kupon servis 10rb km sudah disobek oleh pemilik sebelumnya. Jadi terpaksa bayar dah…., Tapi ternyata biaya servis rutin 10rb km suzuki cukup murah… ga sampai 500 rb sudah termasuk oli, filter dan biaya jasa servis dan pengecekan. Eh ya dalam servis rutin 10rb KM ini seharusnya ada spooring-balancing, tapi petugas menyarankan jika handling mobil dirasa masih bagus lebih baik di skip saja prosedur ini…, lumayan bisa ngirit ratusan ribu  🙂 (harusnya biaya servis normal 10rb km s2besar 700rban)
Ga matre ternyata pihak suzuki ini… he3…. bengkel bisa saja asal mengerjakan dan nagih ke SF… Pastinya SF oke oke saja… untung ada opsi untuk skip prosedur yang kurang perlu.

Gara-gara pendaftaran by phone SF dapat potongan harga 10%, lumayan… bisa buat sarapan 🙂 … jadi kalau mau servis di suzuki Harapan Indah mending telpon dulu deh…. sudah diberi prioritas di kasih diskon lagi… 🙂 (no. telp 02188967700)

image

Setelah mendaftar, petugas dengan ramah mengantarkan kami sekuarga ke ruang tunggu sembari memberi kami kotak makanan ringan. Ruang tunggu cukup lengkap fasilitasnya… ac, wifi, PC, snack, minuman dingin dan kopi/teh manis hangat, kompartemen charge HP, tabloid/koran, TV LCD 32″, taman bermain anak dll. Kita juga bisa melihat proses pengerjaan mobil kita oleh mekanik karena antara ruang tunggu dan bengkel hanya dibatasi kaca.

Sebagai bonus tambahan setelah diservis, mobil SF dicuci bersih… wow….. !

image

Meski hari Sabtu, antrian servis ternyata ga panjang… kira-kira jam 10 masuk, jam 12 sudah kelar….

Kesan awal terhadap bengkel resmi Suzuki Harapan Indah, Cukup Memuaskan…. !!!

image

Semoga layanan aftersales seperti ini bisa diikuti oleh divisi roda duanya