Angkot juga servis di bengkel resmi loh

image

Pas nyervis ertiga Sabtu kemaren SF melihat penampakan angkot di bengkel resmi tersebut. Awalnya SF kira angkot ini cuma beli suku cadang untuk dibawa pulang. Ternyata juga servis disini to…. Continue reading “Angkot juga servis di bengkel resmi loh”

Pelayanan Bengkel Suzuki Harapan Indah divisi roda 4, Wow Sangat Memuaskan…

Sebenarnya ini sudah servis kedua Ertiga semenjak dibeli SF, namun sebelumnya SF nitip saudara untuk menyervisnya (servis 5000km) . Awalnya SF begitu malas servis Jeng Erti dibengkel resmi… Maklum dari khasak khusuk yang beredar, Beres suzuki kurang memuaskan dan kurang profesional.

image

Ternyata berita yang selama ini SF dengar sama sekali tak terbukti… sebelum memutuskan servis, pihak suzuki harapan indah cukup getol berhubungan rutin dengan konsumenya sekedar mengingatkan jadwal servis, atau pemberitahuan jika ada promo.
Sebelum SF melaju ke Beres yang cuma 3 KMan dari rumah, SF memutuskan untuk menelpon untuk pendaftaran servis.
Sesampai di bengkel resmi (beres) Suzuki Harapan Indah (tepatnya diseberang Harapan Indah, Bekasi) , satpam langsung menanyakan… sudah daftar servis atau belum? Karena SF sudah daftar lewat telpon langsung diberi nomor antrian khusus konsumen prioritas….
di front desk…Petugas dengan ramah menjelaskan secara rinci  apa saja yang dikerjakan servis rutin 10rb KM ini. Seharusnya semua biaya free.. hanya oli dan filternya yang bayar… tapi ternyata kupon servis 10rb km sudah disobek oleh pemilik sebelumnya. Jadi terpaksa bayar dah…., Tapi ternyata biaya servis rutin 10rb km suzuki cukup murah… ga sampai 500 rb sudah termasuk oli, filter dan biaya jasa servis dan pengecekan. Eh ya dalam servis rutin 10rb KM ini seharusnya ada spooring-balancing, tapi petugas menyarankan jika handling mobil dirasa masih bagus lebih baik di skip saja prosedur ini…, lumayan bisa ngirit ratusan ribu  🙂 (harusnya biaya servis normal 10rb km s2besar 700rban)
Ga matre ternyata pihak suzuki ini… he3…. bengkel bisa saja asal mengerjakan dan nagih ke SF… Pastinya SF oke oke saja… untung ada opsi untuk skip prosedur yang kurang perlu.

Gara-gara pendaftaran by phone SF dapat potongan harga 10%, lumayan… bisa buat sarapan 🙂 … jadi kalau mau servis di suzuki Harapan Indah mending telpon dulu deh…. sudah diberi prioritas di kasih diskon lagi… 🙂 (no. telp 02188967700)

image

Setelah mendaftar, petugas dengan ramah mengantarkan kami sekuarga ke ruang tunggu sembari memberi kami kotak makanan ringan. Ruang tunggu cukup lengkap fasilitasnya… ac, wifi, PC, snack, minuman dingin dan kopi/teh manis hangat, kompartemen charge HP, tabloid/koran, TV LCD 32″, taman bermain anak dll. Kita juga bisa melihat proses pengerjaan mobil kita oleh mekanik karena antara ruang tunggu dan bengkel hanya dibatasi kaca.

Sebagai bonus tambahan setelah diservis, mobil SF dicuci bersih… wow….. !

image

Meski hari Sabtu, antrian servis ternyata ga panjang… kira-kira jam 10 masuk, jam 12 sudah kelar….

Kesan awal terhadap bengkel resmi Suzuki Harapan Indah, Cukup Memuaskan…. !!!

image

Semoga layanan aftersales seperti ini bisa diikuti oleh divisi roda duanya

Motor ber-radiator, kebersihan radiator dan kipas perlu dijaga

Radiator kawasaki ninja 250

SF termasuk blogger yang paling malas disuruh ke bengkel berjam-jam untuk nungguin servis motor… maklum di Jakarta kalau bengkelnya OK dan terkenal antriannya membludak . Prinsip SF oli diganti rutin setiap 1500 km (untuk ninja bisa hingga 2000km karena volume olinya 1.7 liter bahkan 2.4liter untuk N250fi) , dan filter udara dibersihin sendiri. Kalau ada yang ga enak baru kebengkel.
Continue reading “Motor ber-radiator, kebersihan radiator dan kipas perlu dijaga”

Rantai kamrat/keteng tiger asli lokal kurang awet?

image

Info ini SF denger bukan hanya dari seorang mekanik namun 3 orang mekanik…  plus seorang pengguna motor CB.
Rante Kamrat/keteng asli Indonesia kurang awet. Abis ganti kamrat 10rb-20rb km dah bunyi lagi dah minta ganti. SF sangat apal hal ini.. berbagai teik dah dilakukan, termasuk gulung ulang penonjok kamrat (LAT-Lift Assy Tensioner), panjangin penonjok kamrat, hingga ganti LAT yang harganya 300rb keatas! Nyatanya si kampret eh kamrat tetep sering minta ganti. Continue reading “Rantai kamrat/keteng tiger asli lokal kurang awet?”

Tiger di geber-geber trus gradakkkkk!

SF tergolong paling jarang servis tiger.  Ya kalau ada masalah saja baru ke bengkel. Biasanya rutin bersihkan filter dan ganti oli setiap 1000-1500 km.
Tapi karena kesibukan, kali ini terpaksa tiger diserviskan di bengkel umum. Sehabis servis, mekanik menggeber-geber tiger kemudian gigi dimasukkan dan beberapa kali kopling disentak hingga ban depan sedikit terangkat… mbuhhh opo maksute…. hentakan kedua tiba-tiba bunyi DAKKK! Gak lama kemudian bunyi grokk..grokk…grokkk… kencang sekali… waduh mendengar ini montir langsung matiin motornya.
image

Dihidupkan lagi suara kasar kembali terdengar.. sumbernya dari rumah kopling. Terpaksa kopling dibongkar dan hasilnya…?!
Rotor saringan oli rontokkk! Hancur berkeping-keping
image

image

SF sendiri sadar kalau motor ini motor tua tapi yang kurang berkenan kenapa ngetes motornya kudu digeber-geber dan kopling dihentak-hentakkan?
Entah karena pemilik bengkelnya merasa ga enak atau sungkan dia cuma narif rotor filter oli hanya separuh harga. Berhubung SF sendiri orang ekonomi jadinya paham parts motor ada.nilai bukunya dan untuk usia 9 thn ga mungkin SF minta ganti rotor baru 🙂

healahh.. pengen servis motor biar tambah enak kok malah ga karuan jadinya…. mbughh kah

Posted from WordPress for Android

Pengguna pulsar itupun melego motornya

image

Sebenernya ini sudah berlalu beberapa waktu lalu, baru sekarang keinget SF kisahnya 🙂 . Salah seorang pengguna pulsar sebut saja bro H, telah berganti motor sebuah bebek matic. Selain karena fungsional berlebih yang ditawarkan matic barunya (bagasi dan tangki bensin besar) doi memutuskan untuk melego P180 karena eksistensi BAI di Indonesia telah tamat.
Continue reading “Pengguna pulsar itupun melego motornya”

Beberapa perbaikan pasca beli taruna bekas,plus perkiraan biayanya

image

Berbagai alasan orang jual kendaraannya… mulai kendaraan yang rewel terus, berpotensi rusak lebih parah,bosan ingin ganti kendaraan baru,dll. Sang pembeli pun kesusahan untuk mencari jawaban yang benar,sebenarnya apa alasan owner lama menjual kendaraannya?

Continue reading “Beberapa perbaikan pasca beli taruna bekas,plus perkiraan biayanya”

Servis Motor Rutin, suatu keharusan atau pemborosan

image

Menurut SF perawatan motor rutin adalah keharusan! Masalah pemborosan atau kaga ga bisa disamakan antara rider satu dan lainnya, termasuk masalah dikerjakan sendiri atau pakai bengkel resmi juga tergantung kemampuan individunya. Dulu jaman masih kuliah uang jajan terbatas. GL max tunggangan sangat jarang servis rutin ke bengkel, seringnya bongkar sendiri mulai bersihkan karburator,olesi kabel gas-kopling,rem,bersihkan filter udara dan bensin sampai stel klep sendiri untung SF sering hangout bareng rekan2 montir sehingga sedikit tau cara stel motor. Nah saat sudah kerja dan punya dua balita dirumah kadang ga cukup waktu melakukan kegiatan servis motor sendiri. Alhasil seringkali SF pakai jasa bengkel langganan. Namun periode servisnya sedikit SF batasi tiap 3000 km. Kalau ganti oli sih patokan SF maksimal tiap 1500 km, saat itu kalau sempet SF semprot cairan penetran ke kabel gas/kopling,dan bersihkan filter udara. Nah 1500 km kemudian baru mengunjungi bengkel untuk servis terutama bersihkan karbu dan stel klep maklum kerjaan ini yang paling banyak menyita waktu.

Intinya punya motor 4 tak kunci utama untuk keawetan mesin adalah periode ganti oli mesin dan bersihkan filter udara…! Jangan sampai telat. Klo yang lain telat  telat dikit ga masalah… asal kalau ada keluhan segera kebengkel ya, jangan dipaksa ngglinding terus….keburu rontok  motornya 🙂

Betapa penting peranan bengkel bubut didunia permotoran

Sepertinya dunia otomotif ga bisa lepas dari bengkel bubut , malah karena ada motor dan mobil lah bengkel bubut menjamur .
image

Beberapa kali honda tiger SF berurusan dengan bengkel bubut.. yang SF ingat oversize 0.25 blok silinder tiger, pesan baut tanam knalpot serta bikin peninggi shock yang aman.
Peranan bengkel bubut makin terasa bagi pengguna motor classic atau motor yang sudah diskontinyu… sukur-sukur bisa nemu parts alternatif dari motor lain. Kalau ga nemu ya terpaksa pesen custom ke bengkel bubut.
Bagi yang berkecimpung didunia balap malah sangat bergantung pada bengkel bubut, mulai parts mesin hingga rangka dapat dimodif mengejar performa dasyat berkat sentilan bengkel bubut. Diameter silinder dibesarkan, atur derajat noken as,geser baut silinder,urusan lubang-melubangi dengan presisi, iris mengiris juga bisa.. pokoknya ajaib banget deh mesin bubut ini , eh tentunya perlu mekanik bubut yang handal juga. Ga salah jika bengkel bubut yang bagus sampai antri ga karuan konsumennya.
image

Eh lumayan kale ya buat usaha sampingan.. 🙂

Biker perempuan perlu perhatian lebih dari lakinya

Jarang banget cewek yang tau seluk beluk motor, taunya jika motor sudah ga enak komplain ke lakinya :-). Karena itu SF berusaha bikin motor istri dalam kondisi prima. Mumpung seneng modif, sekalian saja motor dibikin lebih nyaman dan safety. Ban ganti tubeless dan setingkat lebih besar dari ukuran standarnya, pasang windshield agar melindungi sikecil dari terpaan angin dan debu, upgrade pengereman, dll

jangan abaikan juga perawatan rutin motor misalnya kapan saatnya ganti oli, servis, melumasi bagian2 penting (rantai, tuas rem, kabel rem, selongsong gas, dll) . Setidaknya itu dilakukan SF jika sempat.  Tapi seringkali untuk hal2 sepele seperti ganti oli, bohlam putus, bundafaiz bisa langsung kebengkel dengan sebelumnya SF pandu apa saja yang harus diganti biar ga ketipu bengkel. Maklum wanita rentan dikelabuhi saat betulin motor, meski ga semua bengkel demikian. Entah disuruh ganti parts yang ga perlu diganti, harga dimahalin dll. Masalahnya jadi lain jika bengkel bagus dan jujur. Biasanya rame dan antri,jadinya cewek males antri ditempat yang mayoritas cowok itu. So… kita lagi yang repot. :mrgreen:  ndak masalah asal istri senang, nyaman dan aman. 🙂