Solusi bagi koin alarm BRT Imax yang tidak terbaca

Kedua koin alarm BRT yang dipakai Nmax rusak hampir bersamaan hanya selang beberapa hari. Padahal koin kedua termasuk jarang dipakai karena nempel dikunci cadangan. Anehnya kartu yang fungsinya seperti koin BRT masih berfungsi tanpa kendala. Sudah seminggu lebih SF pakai kartu untuk menghidupkan Nmax. Kalau sampai kartu juga ga terbaca sensor alarm, buyar dah. Motor ga bisa dihidupkan. Ga ada lagi pemancar yang dibaca sensor untuk mematikan alarm. Eh ya paket pemancar bawaan BRT imax ada 3 yakni 2 koin dan 1 kartu.

Kamis kemaren kebetulan libur, SF coba bongkar kedok depan Nmax, tempat bersarangnya alarm BRT imax, untuk mencari sebab kenapa koin tak terbaca sensor. Apakah karena korslet kena cuci steam beberapa hari lalu, atau cuma sensor alarm yang kotor. SF mencoba register ulang kedua koin yang tidak terbaca sensor dan kartu bawaan waktu awal beli alarm. hasilnya kartu terbaca sempurna dan koin tetap tak terbaca meskipun sudah nempel sensor. Fixed sudah… koinnya rusak !

Untuk itu SF pesan ditoko online pengganti koin BRT . Tapi kali ini SF pesan yang model kartu karena kuatir dengan model koin yang gampang rusak. Harganya 72 rb untuk 2 kartu. Barang datang dilengkapi dengan buku petunjuk yang males juga SF baca. Mending liat youtube… ! 🙂

Continue reading “Solusi bagi koin alarm BRT Imax yang tidak terbaca”

Mesin cuci menyala namun tidak dapat berputar, ini cara memperbaikinya

Hari sabtu ini dapet laporan dari bunda. Mesin cucinya yang sudah menemani kami selama 5 tahun lebih ga bisa dipakai 2 hari ini. SF pikir cuma error sensor tutupnya seperti kasus lama (ada tulisan DE di display) yang penyebabnya sepele… magnet dipintu mesin cuci terlepas. Ternyata kali ini beda. Display dan semua modul nyala normal, mesin juga nyala . Masalahnya pulsator alias bagian bawah mesin cuci ga mau muter cuma geal geol doang. Kalau porosnya ditekan baru mau muter kenceng.

Continue reading “Mesin cuci menyala namun tidak dapat berputar, ini cara memperbaikinya”

Tiger Jadi Korban Hujan, tangki bensin kemasukan air.

Dari dulu tiger terkenal dengan tangki bocornya. penyebabnya ada air yang  ngendon didasar tangki bensin yang bikin kropos tangki. Sekitar seminggu lalu SF mengalami hal yang ga mengenakkan. Gara-gara ga dapat parkiran dalam , SF parkir tiger diluar. apesnya siang itu hujan sangat deras.

Hal yang SF takutkan terjadi saat pulang kerja. si tiger mogok. awalnya cuma brebet, lama-lama ngambeg juga sitiger. sudah hapal dengan penyakit tiger pasti kemasukan air.

Segera SF lakukan prosedur Pertolongan pertama masuk air 🙂 .

1. posisikan kran bensin di Off, lepas filter bensin (klo ada). lalu buang air dan bensin didalam filter bensin.

kran bensin tiger: on, off, res

2. buang bensin dan air di dalam mangkuk karbu dengan cara memutar baut pembuangan berlawanan jarum jam menggunakan obeng minus.

3. selanjutnya buang sedikit bensin didasar tangki dengan cara memutar kran bensin di posisi res beberapa detik. massa jenis air lebih berat dibanding bensin, karena itu air akan ngendon didasar tangki. dengan memutar kran posisi res, cairan didasar tangki akan keluar (klo kran diposisi on, bensin yang keluar adalah beberapa cm diatas dasar tangki)

4. posisikan kran posisi off lalu pasang filter bensin. putar kembali kran dalam posisi on.

tigerpun mau hidup lagi. Beberapa KM sebelum sampai rumah, gejala brebet timbul lagi. SF paksa tiger agar sampai rumah meski brebet. males ulangi prosedur diatas.

Minggu kmaren SF coba cek kondisi filter bensin. yup ternyata benar…. saat SF keluarkan cairan pada filter bensin (punya scorpio) , bensin positip bercampur air.

untuk lebih yakin lagi agar air keluar dari tangki bensin. SF keluarkan cairan di dasar tangki dengan memutar kran ke posisi res, dan SF wadahi cairan tersebut ke dalam botol air mineral bening agar dapat memonitor dan memisahkan antara bensin dan air. SF penuhi botol mineral dengan bensin, SF masukkan lagi bensin murni ke tangki dan membuang air didasar botol. SF lakukan berulang-ulang sampai tidak terlihat air di dasar botol.

Agar tiger makin tahan terhadap hujan , SF putuskan mengakali tutup bensin dan mengganti filter scorpio dengan yang lebih baik/besar.

saya bahas diartikel lanjutan ya

 

Motor susah distater, apa saja penyebabnya

Dah lama SF ga nulis soal motor. berhubung ada pembaca yang konsul soal motornya sekalian dah SF bikinin artikel.

SF menjawab pertanyaan pembaca blog ini berdasarkan pengalaman belasan tahun menghadapi kerewelan si Tiger. kebetulan bro “x” motornya custom bermesin tiger. Dia mengeluh motornya susah dihidupkan.

berikut SF bagi pengalaman dengan si tiger. Motor susah dihidupkan berarti pembakaran tidak sempurna. Bisa jadi supply oksigen kurang, Supply bensin ga tepat, atau pemicu apinya yang ga bener.

Continue reading “Motor susah distater, apa saja penyebabnya”

Mengapa Memilih Xiaomi Amazfit Pace?

Kelanjutan artikel kemaren perihal Tips memilih smartwatch ,

Kali ini SF bahas kenapa SF menjatuhkan pilihan ke Xiaomi Huami Amazfit Pace… monggo disimak kali saja kepincut 🙂

amazfit pace upgrade strap stainless

 

Seharusnya dengan budget yang sama , SF akan mendapatkan smartwatch yang jauh lebih canggih dengan sistem operasi Android. tapi sayang merknya ga jelas. 🙂

Untuk memilih smartwatch yang cocok  SF bikin daftar kebutuhan dan prioritas SF akan sebuah smartwatch. Smart watch yang SF butuh kudu memenuhi unsur berikut :

1. Awet baterainya .

ini jam bukan HP… masak jam di cass tiap hari. maunya sih yang awet bisa dipakai semingguan tanpa ngecass, biar ga repot klo mancing lama dilaut . kalau pake OS android apalagi yang stand alone sepertinya bakal boros.

2. Layar always on.

cukup aneh saat melirik jam tapi layarnya mati. meski smartwatch umumnya auto on saat layar jam digerakkan menghadap wajah, tapi tetap saja SF kurang suka punya jam berlayar blank. SF perlu yang setiap saat bisa dilihat, cukup dilirik ga perlu menggerakkan tangan/pencet tiap saat ingin lihat jam. lagi – lagi smartwatch bersistem operasi kudu SF coret dari pilihan. agak lucu juga di lihat orang awam, jam mati kok dipakai 🙂 (padahal mahal loh :mrgreen: )

3. Push message.

SF ga butuh smartwatch stand alone yang pake sim card sendiri agar fiturnya dapat terpakai semua. ribet piara simcard tambahan untuk berinternetan atau berbalas WA di jam. Terbayang begitu imutnya huruf di keyboard touchscreennya. SF lebih butuh push message dengan koneksi bluetooth. fungsi ini penting sekali. SF bisa monitor pesan di HP dengan sekelebat melihat layar jam saat berkendara. ga perlu berhenti merogoh HP untuk melihat pesan WA dari Bunda yang kepengen dibelikan martabak telor pas pulang kerja. push message juga sangat dibutuhkan saat trip mancing. ga lucu pas ribet mancing kudu buka2 HP untuk membaca pesan penting. resiko nyemplung tuh HPnya. lebih aman HP tetap di tas.

4. Tahan air

maklum sering buat mancing, naik motor hujan-hujan dll. minimal bersertifikasi IP67

5. bahan tali everlasting dan ga bikin alergi

jam SF semuanya ber strap/tali jam bahan stainless. SF coba bahan karet atau kulit sering bikin pergelangan tangan gatal. juga meninggalkan bekas dipergelangan tangan. paling ga jam nantinya akan mudah diganti-ganti talinya.

beberapa merk ternama terpaksa SF hapus karena borosnya dan layar mati (juga harganya yang jauh melebihi HP SF :mrgreen: ) . sempat terpikir model monochrome tapi sayang notifikasinya cuma ada pesan / telpon masuk tapi tidak bisa melihat isi pesan

awalnya pilihan jatuh ke amazfit BIP … baterai gokil, klaimnya sampai 45 hari sekali charge . jam ini dipakai juga oleh Bunda Faiz dan emang gokil… 2 minggu pake baterai masih 70% dengan kondisi siang konek HP malam ga dikoneksi namun posisi jam selalu nyala.

cukup disayangkan. bentuk amazfit BIP kotak dan terlalu imut untuk pergelangan “babon” SF. cancel dah… Bunda juga ga mau dikembarin.

akhirnya SF pilih saudaranya yakni Xiaomi Amazfit Pace. why???? these are the reasons : Continue reading “Mengapa Memilih Xiaomi Amazfit Pace?”

mengatasi gejala beat/vario/scoopy tersendat-sendat untuk stop N Go, ganti kampas bisa jadi solusi. Penyakit sembuh sekaligus performa motor meningkat

Setelah sempat konsul dengan SF perihal masalah Vario 110 yang menurutnya ga nyaman untuk stop N Go, (bahkan setelah claim garansi motor masih terasa ga nyaman-baca artikel yang lalu disini ) akhirnya rekan SF pemilik vario tersebut mencoba saran SF. Mengganti kampas kopling dengan aftermarket yang lebih luas penampang kampasnya!

Sobat SF ini nemu produsen kampas kopling super untuk vario 110/beat/scoopy disalah satu toko online (klik disini ). Sayangnya stok barang lagi habis karena produsen kehabisan bahan baku (sepatu/plat dasar kampas).

Karena ga sabar nunggu, sobat SF ini mengirimkan kampas kopling vario 110 miliknya meski tergolong baru umurnya.

Hari yang sama, pengerjaan kampas kopling selesai dilakukan dan segera dikirim balik kepada rekan SF dengan ojek.  coba bandingkan sendiri penampakannya :


manurut rekan SF bahan kampas ori lebih keras dan licin berbeda jauh dengan produk aftermarket. Garansi 6 yang diberikan si penjual kampas bikin sobat SF tenang . kalau ada apa-apa tinggal dibalikin

terlihat jelas kampas aftermarket panjangnya hampir 2 X lipat ori. artinya permukaan kampas yang menggesek mangkuk kopling jauh lebih luas dibanding aslinya… Kampas lebih pakem menggigit mangkuk kopling.

Efeknya langsung terasa oleh rekan SF. penyakit vario yang dredeg, ndut ndutan dan selip menghilang! modal cuma 150 rb plus ongkos ojek…!

Kenapa ya AHM bikin kampas vario /beat/scoopy dengan penampang kecil dan bahan keras…?  silahkan tebak sendiri 🙂

eh ya… bagi pemilik vario 125/150 yang mengalami gejala sama bisa pake cara diatas atau kalau mau praktis, beli saja kampas ori Nmax, permukaan kampasnya lebih luas dibanding bawaaannya vario 125/150

Mur dudukan windshield Nmax gampang rusak. Ini cara mensiasatinya

Umur gromet/mur windsheld Nmax pada motor SF, ga sampai berumur 2 tahun. Model mur yang tertanam didalam karet bikin ga bisa awet. Masalahnya sering kali Mur lepas dari karetnya, sehingga ga bisa dipakai lagi.
Kalau ga ingin repot, beli saja mur windshield baru ke bengkel
Solusi lainnya bisa bikin sendiri…. tinggal pakai mur kecil (klo ga salah ukuran 8) yang dipaksa masuk kedalam potongan selang bensin. Caranya gampang lihat gambar berikut ini
Mur windshield nmax DIY

 

Continue reading “Mur dudukan windshield Nmax gampang rusak. Ini cara mensiasatinya”

Penyakit Nmax Gampang Mati Telah Disembuhkan, Sayang Penjelasan Mekanik Kurang Memuaskan

Sepulang kantor Nmax yang bermasalah kemaren terpaksa diinapkan ke  bengkel resmi.(baca artikel terkait disini ) Meski esoknya SF dilanda kesibukan ditempat kerja, SF sempatkan telpon ke bengkel resmi yamaha iwata harapan indah bekasi.

Nmax terpaksa nginep di bengkel resmi

Continue reading “Penyakit Nmax Gampang Mati Telah Disembuhkan, Sayang Penjelasan Mekanik Kurang Memuaskan”

Akhirnya Nmax ditimpa Masalah, mesin mati saat gas ditutup

Seminggu sebelum lebaran SF servis Nmax karena indikator V belt sudah menyala. ( baca selengkapnya disini ) , Nmax sempat dipakai kerja 3 harian , sebelum ditinggal mudik selama 2 minggu.

Hari kamis kemarin , Nmax kembali dipakai kerja. 5 km pertama ga ada masalah. Namun tiba- tiba Nmax mati mendadak saat tutup grip gas, di stater Nmax kembali menyala… namun tidak lama kemudian saat lampu merah Nmax kembali koit. Kejadian ini berulang kali terjadi saat grip gas ditutup…. untuk itu SF sengaja sedikit gantung gas di jalanan merambat…. tersiksa sekali. Tangan pegel menahan rem , sembari menyeimbangkan motor.

Seperti biasa tiap pagi sebelum sampai kantor , SF mampir sarapan di jalan. Sekalian SF ngaso  dulu karena disiksa Nmax yang lagi rewel. Abis sarapan lah kok Nmax normal lagi…. SF standar tengah, hidupkan motor dan di gas-gas mentok kemudian di stasionerkan , lah kok normal… tapi itu cuma sementara… beberapa menit kemudian SF kena perlintasan kereta. Kumat lagi dah… si Nmax Ngambegggg!!! Mesin mati… SF coba hidupkan Motor, memang bisa kembali nyala tapi ya gitu…. beberapa detik kemudian, mati lagi… 🙁

Sampai kantor SF langsung disibukkan acara seharian penuh jadi ga sempat ngurusi motor. Saat pulang kerja…. motor tetep ngambeg sepanjang jalan… sampai sampai SF sengaja gantung gas sambil ngerem saat jalanan merambat.

Nmax terpaksa nginep di bengkel resmi

Sampai Harapan Indah, bengkel resmi dah hampir ditutup oleh owner bengkel. Untung ownernya baik hati , dan masih menerima siNmax. Awalnya Beliau berusaha mencari penyakit Nmax dengan cara di geber-geber sambil di standar tengah namun tetep masih penuh dugaan yang jadi penyebb matinya Nmax. Terpaksa malam itu Nmax diinapkan ke bengkel.

Adakah pemilik Nmax yang mengalami hal yang sama …..

Beberapa dugaan penyebab masalah Nmax gampang mati :

1. Bensin tercampur air

2. Pemasangan alarm bermasalah

3. Settingan Nmax waktu servis terakhir bermasalah , pasca settingan CO+8 terakhir  nmax memang terasa lebih bergetar saat stasioner

4. Injector tersumbat

5. Perkabelan bermasalah (soket2 kendor)

Apapun itu …. SF sama sekali buta soal motor injeksi jadinya pasrah…. manut sama bengkel resmi yang punya diagnostic tools.

Klo tiger ngambek masih bisa otak atik cari masalahnya, klo Nmax … nyerah dah

 

Solusi jitu jika HP premium pecah layarnya

Pagi ini rekan SF dapet musibah… HP samsung S5 nya pecah layarnya. Cari info harga LCD S5 di toko online harga barunya 2,5jt!!! Itu belum ongkos pasang… 


Berkat saran seorang teman yang ngerti HP , pemilik S5 yang pecah layarnya tersebut disarankan untuk cari HP bekas saja. Iseng hunting online lah kok ada yang jual S5 bekas, barang masih mulus cuma 1,4 juta….  daripada beli LCD ya mending beli HP bekas saja… rekan SF yang ngerti HP ikut transaksi HP tersebut. Setelah barang yakin mulus,HP tersebut berpindah tangan…  

Pemilik Samsung S5 tersebut pun tersenyum sumringah, cuma keluar dana 1,4 jt (dibanding LCD 2,5jt) ,dapat pengganti LCD plus baterai cadangan, plus bodi mulus, plus parts lain yang bisa dikanibal jika ada masalah… 

Kalau SF… mending cari HP merk lain biar ga bosen…. kwkqkwkq…. toh HP kelas medium speknya bejaban dengan  HP premium keluaran lama