sparepart

All posts tagged sparepart

konsekwensi motor suzuki khususnya suzuki Spin… dijual balik harganya super murah, dipiara jajannya banyak.

awal mulanya sepele. Si suzi ini brebet brebet ga karuan. jadinya SF Serviskan ke bengkel langganan. Sekalian SF suruh servis mesin dan CVTnya biar fresh. siang ditinggal sore di samperin. ternyata bengkel belum berani ambil keputusan , karena ada beberapa parts yang kudu diganti yang harganya mahal. mangkok kopling plus mangkok CVT minta diganti karena dah aus. SF tanya urgensinya katanya masih bisa dipakai paling larinya saja agak tertahan. karena motor cuma buat antar anak sekolah SF tahan dululah. Ganti yang perlu perlu dulu.

Continue Reading

Bongkar CVT Nmax

Bongkar CVT Nmax

Pas mau lebaran, pas Nmax minta jajan. Yah daripada sakit duluan mending dituruti.

25.000 km ditandai dengan munculnya kedipan V-belt di MID. Tandanya V-Belt minta diganti. Lantas parts lainnya apa saja yang perlu diganti? Berapa perkiraan belanjanya ?

Continue Reading

Kelanjutan dari kasus kemaren… (baca disini : http://smartf41z.com/2015/12/31/nyeseknya-punya-mobil-matic-rusak-transmisi-jebol-dompet-puluhan-juta/ )
mobil rekan SF rusak transmisi maticnya.
Beberapa hari lalu rekan SF ini mengadakan pertemuan dengan kepala cabang dan mekanik yang menangani mobilnya…
Kepala cabang dan mekanik merasa tidak bersalah atas keterlambatan penggantian oli transmisi… pada buku panduan servis 40rb km hanya perlu pengecekan kondisi oli transmisi.

image

Berbeda dengan website resmi… Continue Reading

Kebetulan saat itu SF jadi tandem seorang rekan kerja mengunjungi kliennya.
Awalnya SF sih cuma duduk manis karena merasa bukan domain SF… saat klien menjelaskan core businessnya baru deh SF ikutan nimbrung.
Informasi yang SF dapat yakni perusahaan ini mendapat order dari industri motor berupa pipa knalpot. Disini SF mulai usil ikutan nanya (padahal bukan klien SF) “pipa knalpot bagian mana ya? Header hingga sambungan menuju muffler?”
Ternyata tidak…  cuma pipa lurus saja, yang menghubungkan leher/header ke muffler…. untuk header ada suplier yang lain , begitu pula untuk muffler… parts-parts tersebut  dikirim ke perusahaan lain di las lantas difinishing….
Tiap perusahaan pasti ambil margin, belum lagi ongkos transport…. bayangkan ini cuma bikin knalpot saja butuh beberapa perusahaan….

image

Continue Reading

Bagini nasib punya motor diskontinyu (padahal belum lama diskontinyu… 🙂 ) sparepart sepele saja sudah susah dicari. Hal ini SF alami saat ingin membeli karet footsteep tiger bagian depan. Bengkel resmi tidak ready stok barang ini… otomatis SF kudu cari ke bengkel umum…
Beberapa bengkel umum sepanjang Harapan indah hingga THB (bekasi) SF samperin, akhirnya nemu juga di bengkel paling ujung THB pas sebelum bundaran kolam renang….

image

Continue Reading

Peningpale…. itu reaksi awal rekan kerja SF pemilik spin saat mengetahui kabar pabrik GM di Indonesia bakal ditutup. Meskipun GM bakal tetap memasarkan brand chevrolet si Negeri ini, namun penutupan pabrik GM disinyalir akan mempengaruhi penjualan chevy spin, ga mustahil spin jadi mobil makin langka di Indonesia. Kekhawatiran rekan SF : Langka berarti bakal susah cari parts dan assesori spin, harga parts bakal mahal (karena import)… meski ada harapan bahwa GM tetap melanjutkan kerjasama dengan vendor lokal untuk tetap mensupply parts spin…. paling tidak untuk jangka waktu 5 tahun masih aman lah perawatan mobil ini.
Setelah diskusi singkat dengan SF… dia  memutuskan mempertahankan mobilnya, karena selain belum lunas kalau dijual harga bakal drop… mending dipakai sampai cicilan lunas. Selepas itu jika mobil mulai manja minta jajan aneh-aneh ya terpaksa dilego dengan konsekwensi harga bakal jatuh…. endingnya rekan SF berfikir 2 kali meminang brand non Jepun sebagai pengganti mobilnya dikemudian hari.

image

Continue Reading

Atrium senen terkenal dengan assesori mobil dan suku cadang yang murah meriah. Tapi jika anda pendatang dan kurang paham lingkungan sana bisa jadi sasaran calo yang bergentayangan di lantai teratas (tanpa atap). Kebetulan SF sempat jadi sasaran calo disana. Maklum pertama kali kesono.
Begitu masuk lahan parkir SF langsung menuju lantai teratas yang katanya tempat pemasangan assesory mobil. Nyampai sana parkir mobil penuh oleh mobil yang sedang dipasangi pernak pernik. Hingga putaran ke tiga baru dapat deh space parkir. Setelah parkir SF clingak clinguk bingung cari tempat masuk ke mall… akhirnya di hipnotis calo untuk mengikuti dia menuju toko rekomendasinya di lantai 5. Untung harganya masih terjangkau dibanding harga yang sebelumnya SF pantau di Internet.

image

Gambar dari google: lt 5 penuh oleh pedagang asesori mobil

Continue Reading

image

Umur CBR 250 tergolong baru… tapi demi persaingan 3 tahun kemudian di munculkanlah new CBR 250 yang cuma mempertahankan buntut CBR lama doank. Mukanya berubah total begitupula mesinnya. Apa saja sih perubahan frontal pada mesin? Ada 16 item bro! Diantaranya kruk as, piston, gir rasio, balancer, kopling, blok silinder, dll.

image

Alamak hal ini tentu bikin owner CBR 250 lawas ketar ketir… motor baru 3 tahun beredar di Indonesia dengan penjualan minim trus tiba-tiba banyak perubahan pada versi barunya. Masalahnya timbul karena parts motor baru ga diperuntukkan untuk motor lama…. bakal makin lama inden parts CBR 250 lama.
Tapi jangan kuatir.. mekanik Indonesia sangat kreatif, rasanya tak susah cari parts subtitusi motor ini. Selama ada bengkel bubut apapun bisa diakali.

image

Jaringan distribusi yang lebih luas serta image kuat kawasaki bisa bikin P200NS susah diharapkan dijual dengan harga under price seperti strategi selama ini yang dijalankan bajaj. Paling tidak harga bakal bermain dikisaran vixion/cb150R hingga honda tiger. Pantes juga sih P200NS diposisikan bukan produk murahan… desainnya okeh… powernya juga cukup menakutkan bahkan bikin keder motor kelas 200-225 cc. Apalagi sekarang dijual dibawah brand kawasaki… cukup worthed untuk dipinang. Dengan satu catatan affersalesnya harus jauh meningkat dibanding masih dipegang bajaj dulu.

Makin serem saja jajaran sport kawasaki…. 🙂

image

Maksudnya gini… modif mempercantik motor siapa sih yang menikmati? Saat dikendarai, rider bakal ga menyaksikan keindahan decal motornya, kegarangan modif bodypart motornya, ataupun berkilaunya assesori yang dipasang dimotornya. Tapi kenapa pernak-pernik assesori laku dijual, padahal banyak diantaranya yang ga ada fungsinya? Lah SF saja pake kok :mrgreen: . Contohnya : windshield cembung, split eye cover, striping… SF rasa itu semua ga guna tapi tetep saja dipasang 🙂 . Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah pengakuan dan kebanggaan. Bukannya nyombong tapi sebagai rider pasti ada kebanggaan jika motornya dikagumi pengendara lain atau diakui eksistensinya oleh rekan sekomunitas  🙂 . Apa itu yang mendasari SF seneng modifikasi ? Ndak sepenuhnya meski ada benernya 🙂 
image

Tentu kepuasan pribadi lebih diprioritaskan. SF menempatkan ketiga motor di ruang tamu dengan urutan sama tiap harinya. Ninja ada dibagian paling pinggir. Alasannya paling terekspose. Saat pulang kerja tatapan mata motor ini seakan menyambut, tiap keluar dari kamar pandangan mata juga langsung tertuju pada motor ini. Nah kalau tiap hari melihat penampakan motor yang sama tentunya bosen juga. Makanya SF pasang assesori yang ga guna biar lebih enak dipandang. Kalau bosen ya dicopot lagi nantinya 🙂 . Toh dengan memperindah motor juga beramal buat pengendara motor lain 😆 .

Masalah motor jarang dicuci jangan bahas disini… maklum sok sibuk :mrgreen: