spec

All posts tagged spec

image

Saat peluncuran R3 ( R25 versi bore up hingga 320cc) yamaha mengklaim powernya menyentuh 42HP…  memang besar sekali powernya… namun jika dibandingkan dengan kompetitornya harusnya power R3 bisa lebih tinggi lagi

Continue Reading

Sebuah kabar mengejutkan dari TMCblog power R25 bakal menyentuh 36ps! Alamat bakal bikin pengguna motor Ninja 250 yang speedfreek kepincut!
Dan ini ga sedikit loh… monggo simak saja diskusi soal mesin di forum Ninja 250 banyak yang kurang puas dengan performa Ninja 250 yang hanya 32PS. Alhasil banyak yang melakukan upgrade pada tunggangannya.

Mak jebrot… tiba-tiba tmcblog kasih kabar power R25 bakal setara Ninja 250 oprekan. Ya… untuk menyamai performa R25 paling tidak penggantian knalpot, filter, serta pengapian perlu dilakukan. Meski kabar dari tmcblog tersebut belum final namun siapa yang ga kenal beliau. Kalau sumber berita ga valid pasti ga berani ungkapkan berita ini

image

Beberapa kalangan memilih menunggu untuk meminang kualitas bangun R25 dan ketahanan mesinnya. Tapi rasanya Yamaha ga main-main mengembangkan dan melakukan serangkaian ujian terhadap produknya. SF sih ga sangsi dengan R25 ini… tapi memang ada sedikit ganjalan… bukan dari yamaha tapi apakah vendor parts R25 juga menjamin kualitas parts.
Semoga R25 mampu membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia bisa!!!

Apakah Kawasaki bakal tinggal diam?
Apakah Honda rela motor 250nya jadi motor inferior?
Apakah SF bakal jual bolot dan ganti R25?

image

Yang terjawab cuma pertanyaan ketiga… ga mungkin lah Bolot SF jual buat ganti R25… lah duit tambahane dah kepake buat beli R3 he3…. :mrgreen:

Tunggu saja duel mautnya beberapa hari kedepan… pasti banyak artikel komparasi R25 dengan para pesaingnya… SF mah cuma ikutan nabuh Gong saja  🙂 selamat galau

Yup berbagai komentar masuk di forum ZX6E (sepertinya di Australia) betapa gilanya Rider Indonesia mendandani Ninja 250 miliknya.

image

Hey look what I found over at some motorcycle forum in Indonesia…A super modified Ninja 250R!Sheesh!!! the money that must have been spent! INSANE! 

Ada lagi yang nambahi :

It must be a popular thing over there to mod these things! Here’s more! 

image

Nampaknya bule yang ini ngerti alasannya

In some south-east Asian countries (cough, Singapore, cough) there is no advantage to owning anything larger than 400 cc. The tax structure is such that the primary import is 125cc scooters. Highway speeds are such that 600cc and up are a waste.  The 250cc ninja fills a space for a super sporty looking, small displacement bike. I would think that wherever you saw these pics Spanner, that there would also be 250cc four cylinder bikes too. So like the Americans are beset with ridiculous customization of Hayabusas, Indonnesians are beset with ridiculous customization of two-fiddys.

Coba kalau di sini ga ada PPnBM alias pajak penjualan barang mewah untuk motor diatas 250cc daripada edhel-edhel N250 ya mending beli ER 6 atau ZX6 … eh tapi spec modif diatas emang gila juga ya cukup mungkin buat beli ER6 meski kena PPnBM
Rider Indonesia emang Gokilll !

image

Fairing Kathokan itu ungkapan yang di tenarkan Benny the great 🙂  Z250 yang semula SF prediksi menganut model Street fighter naked atau versi telanjang dari N250fi dengan mencopot fairingnya, ganti headlamp bervisor, airscoop serta paling tidak engine cover mini, ternyata malah kepalanya saja yang di bikin plontos. Yup beberapa pengunjung blog-blog tenar sedikit kecewa mengenai kathok klowor yang dipakai Z250.

image

Sepertinya Kawasaki kurang PD menonjolkan tampilan mesin gaharnya, sehingga memilih menutup sektor ini. Mungkinkah desain ini hasil usulan desainer Indonesia karena seringnya melihat vixion berkathok klowor sehingga dianggap tren yang diterima kalangan biker di Indonesia… entahlah.. dengan harga yang sedikit lebih tinggi dari harapan banyak rider (Rp. 48.5 jt -Jakarta- ga jauh dengan N250fi) dan model naked nanggung SF jadi sangsi penjualannya bakal booming mengalahkan N250fi.
Namunnn… jika SF disuruh milih antara Z250 atau N250fi… SF bakal milih   KAWASAKI INAZUMA 250 😆 

Sumber gambar : tmcblog.com

Mak jedhueeerr… ga ada spyshot tiba-tiba saja nongol produk baru, pelit bocoran!. Itu kebiasaan kawasaki…. untung ada Bang Haji Taufik yang selalu mengintai TPT sehingga tercium gerak gerik kawasaki saat akan launch produk baru. Seperti ER250c ini misalnya.. jangankan di Indonesia di negara asalnya saja susah dapat informasi, cuma dapet info dari secarik kertas saja kata TMCblog. Berdasarkan yang lalu-lalu varian ninja 250 ga pernah mengecewakan pengemarnya… kemunculan awal 2008 seakan menyihir penghobi roda dua di Indonesia… disaat pabrikan raksasa lain memandang remeh pasar motor sport premium KMI memasukkan N250… betul2 menjebol pakem motor di Indonesia. Mesin 4 tak 2 silinder!!!! SF saja sampai ga bisa tidur awal kemunculannya, tiap hari googling berita dan video N250 🙂 . Selanjutnya CBR 250 masuk untuk mengganggu singgasana N250, tapi apa daya mesin 1 silindernya cuma bisa lawan beberapa bulan kemunculannya, selanjutnya ga sampai seperempat penjualan N250. Saat Honda masih optimis penjualan CBR bakal membaik tiba-tiba kawasaki mengeluarkan N250fi untuk menghantam telak CBR… baru deh ada isu seputar CBR bakal upgrade 2 silinder.

image

Sekali lagi saat pabrikan raksasa lain masih kebanyakan mikir bikin motor seperempat liter multi silinder, tiba-tiba KMI berencana menghadirkan ER250C alias Ninja 250 versi naked yang SF yakin kemunculannya ga kalah fenomenal dibanding pendahulunya. Geng ijo emang josss untuk urusan ini!

Artikel IWB beberapa waktu lalu yang menyebutkan kecepatan CB150R melampaui 140kpj sepertinya sangat mungkin tercapai, pasalnya saat diuji oleh detikoto motor ini bisa meraih 120kpj dengan trek terbatas, kondisi hujan dan baru dipakai gigi 5 ! ulasan lain oleh kompas juga dapat dibaca disini.

gambar dari detikoto.com


bayangkan jika sudah masuk gigi 6 disinyalir makin melayang (soale bannya kurang kekar 🙂 ) jangan bandingkan sama tiger loh ya… bener bisa raih 120 kpj di gigi 5 tapi masuk gigi 6 ogah nambah :mrgreen:
Kalau CB150R SF yakin bisa nambah mengingat powernya justru keluar diputaran atas (17PS di 10.000RPM ! ) . untuk pecinta motor ngacir dengan budget terbatas sepertinya CB150R layak diperhitungkan. tapi ingat kompresi tinggi 11:1 jangan dipaksa nenggak premium terus-terusan loh. Kalau dah gini ya jangan harap motor irit (mau irit ya bebek to 🙂 ) secara power dan torsi keluar di RPM lebih tinggi dibanding motor pada umumnya jadi untuk mendapat tenaga yang diharapkan kudu puntir gas lebih dalam.

Spesifikasi

Panjang X lebar X tinggi : 2.008 x 719 x 1.061 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.288 mm
Jarak terendah ke tanah : 148 mm
Berat kosong : 129 kg
Tipe rangka : Diamond Steel (Truss Frame)
Tipe suspensi depan : Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Lengan Ayun dengan Suspensi Tunggal (Sistem Suspensi Prol-Link)
Ukuran ban depan : 80/90 17M/C 44P (Tubeless)
Ukuran ban belakang : 100/80 17M/C 52P (Tubeless)
Rem depan : Cakram Hidrolik, dengan Piston Ganda
Rem belakang : Cakram Hidrolik, dengan Piston Tunggal
Kapasitas tangki bahan bakar : 12 liter
Tipe mesin : 4-Langkah, DOHC, 4-Katup, Silinder Tunggal
Diameter x langkah : 63,5 x 47,2 mm
Volume langkah : 149,48 cm
Perbandingan Kompresi : 11.0 : 1
Daya Maksimum : 12,5 kW (17,0 PS)/ 10.000 rpm
Torsi Maksimum : 13,1 Nm (1,34 kgf.m)/ 8.000 rpm
Kapasitas Minyak Pelumas Mesin : 1,0 Liter pada Penggantian Periodik
Kopling Otomatis : –
Gigi Transmsi : 6-Kecepatan
Pola Pengoperan Gigi : 1 N 2 3 4 5 6
Starter : Pedal & Elektrik
Aki : MF 12 V 5 Ah
Busi : –
Sistem Pengapian : Full Transistorized

Pengguna vixion yang menunda pembelian vixion versi baru tentunya sangat ga sabar melihat penampakan fisik asli new vixion (soale ga fotogenik kalo di potho… 🙂  ) . Nah untuk sedikit merusak moment Yamaha ini, honda harusnya segera kesih bocoran resmi ke publik mengenai penampakan asli si Teralis (teaser) supaya calon peminang new vixion pada galau dan juga mencegah penunggu setia teralis ga pindah kelain hati… klo kelamaen (apalagi jika mundur mass prodnya sampe Desember) bisa berkurang daya gedornya.

image

Mungkinkah honda keder sama new vixion sehingga ga berani munculkan spy shootnya? Apakah mesin CBR 150 rakitan lokal ada masalah sehingga kemungkinan mundur produksinya (vendor ga siap cuma jadi tameng?) Atau sengaja menunggu penampakan vixion sehingga bisa memukul telak dengan mengeluarkan senjata rahasia sehingga teralis punya “value” lebih. atau… semua itu cuma sayembara 😀 Tiba-tiba teralis mak Bendunduk… nyalip vixion ditikungan akhir.. seperti kasus bison yang kesalip NMP . Cuma AHM saja yang tau :). Lah wong SF pernah ngobrol sama mantan orang dalem AHM (barusan cabut dari AHM) info ga berhasil ditembus padahal doi sangat dekat dengan sumber info.

image

Spyshot muncul duluan enaknya bisa tau respon masyarakat… masukan masyarakat bisa jadi pertimbangan merevisi produknya agak makin sempurna.
Jangan-jangan Honda takabur :mrgreen:  beranggapan teralis jauh mengunguli lawannya.
Mbuhh kahh…. dienteni saja… tapi jangan berharap terlalu muluk… diatas langit masih ada langit. Kalo terlalu kueren entar susah bikin kakaknya (next tiger) lebih keren lagi. He3…

image

Sambil nunggu antrian dokter, iseng-iseng baca koran kompas yang disediakan di ruang tunggu. Mata langsung tertuju pada penampakan kolom iklan Aprilia RS4!!! image Dalam benak SF bertanya masa moge dibanderol 73 jt!!! Setelah googling lebih lanjut ternyata mungkin yang dimaksud dikolom iklan itu Aprilia RS4 125 cc. Versi bonsai RS4R yang dipersenjatai mesin 125cc, DOHC bertenaga 16Hp.

image

image

image

Motor ini merupakan regenerasi RS125 yang dulunya dibekali mesin 2 tak bertenaga 35 hp. Untuk memenuhi regulasi motor untuk pemula serta memenuhi standar EUR 3 , mesin akhirnya diganti 4 tak dengan tenaga tak sampe separuhnya. Untuk lebih detail silahkan simak screenshoot berikut :

image

Di Eropa saingan Aprilia RS4 dibanderol seharga Eur 3999. Rivalnya yakni Yamaha YZF R125 Seharga EUR4249, Honda CBR125 seharga EUR 3270. Motor 125cc eksotis dibanderol 73 juta! Any comment ?

image

Awalnya misi si teralis adalah merebut tahta vixion. Namun dengan design yang “katanya” keren dan mesin yang juga “katanya” menganut DOHC, yang patut was-was bukan hanya vixion. Kelas 150cc lain seperti Byson, NMP serta CBR 150 juga patut waswas. Menurut analisa SF yang sedikit nglantur, konsumen Vixion suka vixion karena kelebihannya, bobot ringan, technologi tinggi yang minim perawatan, irit, power yang lumayan, model lumayan. Hmmm coba dikira-kira kelebihan apa yang diserang siteralis… technologi lebih tinggi dan minim perawatan, disinyalir juga ringan karena rangka teralis ( contoh kasus minerva 250 bobotnya selisih lebih dari 25 kg dibanding yang lain), power jangan tanya lagi DOHC bro! Trus kalo si teralis dikasih RDB, speedo digital, serta model yang lebih fresh apa ga ambyar kekuatan yamaha di sport. Sedangkan pengaruh di byson gimana? Orang milih byson karena modelnya, lah kalo model si teralis cakep ditambah lagi mesin beringas dan injeksi, klo harganya ga jauh apa ga mending ambil teralis nih. Trus pengaruh di kubu honda juga besar juga loh. Konsumen yang setia honda dulunya ga ada pilihan lain selain NMP atau tiger. NMP desain dan power nanggung, sedangkan tiger gitu-gitu saja, tiba-tiba disodori teralis apa ga klepek-klepek. Terakhir CBR… jelas kan orang pengen beli CBR karena desain, technologi dan injeksi. Kalau kesemuanya itu ada di teralis, konsumen yang  belum mampu beli CBR mending nunggu si teralis. Namun pengaruh ke CBR mungkin ga bakal kerasa dibanding efek pada motor lain yang SF sebut diatas, karena konsumennya segmented. modelnya pun beda fairing vs naked, dan satu lagi CBR punya nilai prestige lebih! Penghambat larisnya teralis nantinya ada di teralis sendiri yakni apakah bisa irit, murah, dan reliable…..??? These are the big questions
Judul artikelnya saja  jika… berarti belum pasti kan? Menurut informasi yang entah sengaja atau tidak ditiupkan ke kalangan blogger tentang menceritakan kelebihan teralis jelas ada efeknya. Konsumen pada menunggu kepastian! Jadi silahkan bingung milih antara vixion upgrade, teralis, atau P200NS. Sukurlah SF ga ada rencana beli sport lagi jadi ga ikutan bingung.  😆

image

17- 18 tahun silam kehadiran honda tiger membuat pecinta motor terkesima, mesin yang bertenaga, bodi kekar serta desainnya yang eksklusif saat itu menjadi dambaan dan motor impian banyak orang (termasuk SF). ga peduli harga motor serta sukucadang yang  terkenal mahal tetap saja klub motor dan komunitas honda tiger menjamur keseluruh Indonesia. Ga salah Tiger sang legenda menjadi flagship AHM selama belasan tahun lamanya. Beberapa produk yang digelontorkan kompetitor belum bisa menggulingkan kedigdayaan Honda Tiger di kelas 200 cc keatas.
image
Tapi ironis, kondisi saat ini berbeda 180 derajat. Honda tiger menjadi motor paling tua dijajaran motor honda (18 tahun cooyy….! ), ga usah bandingin sama merk lain, coba deh bandingin sama NMP yang harganya 4 jt lebih murah (CMIIW),  Monoschock vs stereo, speedo digital vs analog, low friction tech engine vs conventional engine.
Apalagi jika dibanding dengan P200ns bakal makin jauh lagi perbandingannya. 🙁
image

Dengan semakin menunda kehadiran Tiger, semakin besar chance dari loyalis untuk pindah kelain hati. Sudah beberapa kali loh SF menyaksikan rekan yang pindah kelain hati. Bagaimana jadinya jika nanti P200ns, duke 200, gw 250, vixion upgrade serta next teralis secara resmi ngaspal di Indonesia?apakah tiger masih laku?
Kalo ingin menyelamatkan tiger sekarang saatnya bagi ahm!

image