spedometer

All posts tagged spedometer

image

Servis kedua (4000km) Nmax di beres harapan indah menyisakan sedikit masalah pada spedometer Nmax… jam digital yang selalu jadi acuan SF biar ga telat berubah jadi lebih lambat 10 menit! Karena patokan jam tsb, pas berangkat kerja SF sempatkan sarapan nyantai dijalan sebelum masuk kantor  karena SF pikir masih lama jam masuk kantornya….. pas absen kantor kaget…. hampit telat….. ! Asyemmm…. klo telat saya tuntut tuh beres Yamaha….  :mrgreen:

image

Continue Reading

2 kendaraan SF mempunyai indikator konsumsi bensin. Yakni ertiga dan Nmax. Ternyata tanpa disadari indikator tersebut mempengaruhi psikologis pengendaranya untuk berkendara irit… ada rasa bersalah saat berakselerasi terlalu kencang karena indikator menunjukkan betapa borosnya bbm yang dikonsumsi … sebaliknya ada rasa senang saat kendaraan melaju stabil dengan indikator yang menunjukkan keiritan kendaraan kita.

image

Continue Reading

Sudah SF duga pelampung bensin suzuki spin kembali bermasalah saat mengetahui indikator bensin ngaco. Saat bensin diisi penuh jarum hanya bergerak 1 bar. Jadi dipakai sebentar saja indikator kembali ke level E (empty) padahal tangki bensin masih sekitar 3/4 penuh.

image

image

Continue Reading

image

Masalah top speed motor sering kali asyik untuk dijadikan topik pembicaraan. Tak lepas dari hal itu SF muda dulunya terobsesi untuk untuk menjajal top speed motor yang pernah ditunggangi SF. Diantaranya honda grand 100kpj, kharisma 125 110 kpj, GL Max 120 kpj hingga tiger yang hampir menyentuh 140 kpj. Terakhir test top speed SF lakukan sebelum punya momongan. Entah mungkin karena usia dan keluarga (momongan dah 2 ๐Ÿ™‚ ) sekarang malah ngeri untuk nyoba (kecuali ada jaminan jalan bener2 sepi ) .

image

Waktu meminang si bolot pun ga kepikiran untuk menuruti obsesi memecahkan rekor top speedย  pribadi. Toh sekarang sudah ada youtube , penasaran top speed motor tinggal search saja ๐Ÿ˜€

Dibanding ninja 250 dengan kecepatan yang sama kok perasaan lebih pelan tiger ya. Jelas ini karena penggantian velg yang aslinya 18″ jadi 17″ pada honda tiger 2004 milik SF. Karena penasaran segera saya cek akurasi pake GPS. Media yang saya gunakan HP Sony erricson Xperia X1 dengan software Garmin Mobile XT.
Tes ini saya lakukan saat berangkat diklat. Area test di sepanjang Gatot Subroto. Test pertama saya tahan kecepatan 60 kpj beberapa saat, setelah saya rasa cukup segera berhenti untuk ngecek GPs. hasilnya max speed di GPS tertera 54 kpj (sori ga sempat foto hasilnya, keburu telat masuk) dari hasil perhitungan 60/54= 1.1111 artinya tingkat deviasi speedometer tiger 11.11% .
Selanjutnya saya pacu motor kearah kemanggisan. Sebelum plaza Slipi, saya belok kiri. Nah disitu saya sempet mempertahankan kecepatan pada spedometer tiger 80 kpj selama beberapa saat. Saat nyampai tempat diklat SF intip hasil record GPS dan hasilnya kecepatan maksimal yang tertera di GPS 72 kpj. Artinya nilai yang ditunjukkan pada speedometer 111.11% dibandingkan kecepatan real pada GPS atau 11.11% lebih tinggi. Simpangannya sama seperi pada kecepatan 60 kpj.
image

Sedangkan untuk kondisi standar karena SF ga pernah mengukur langsung, SF mencari info dari google. Beberapa hasil pengujian berhasil SF dapatkan. Salah satu sumber yang menurut SF dapat dipercaya adalah dari saft7, menurut artikelnya simpangan spedometer honda tiger sebesar 10.39%. Dapat disimpulkanย  penggantian lingkar roda menjadi lebih kecil berakibat simpangan/ deviasi pada speedometer menjadi semakin besar.

image

Saat baru keluar dari gang kearah kramat jati jaksel (ato jaktim ya ? ๐Ÿ™‚ย  ) tiba-tiba disalip matic imut yamaha yang disinyalir fino. Spontan ane langsung membuntuti. Untung kena lampu merah di PGC. Saatnya beraksi, ambil hp disaku langsung jepret. Yang menarik disini angka pada odometer berusaha disembunyikan dengan cara ditutup lakban hitam. Mungkin ga ingin diketahui umum kalo ini motor baru yamaha ya.

Impresi sekilas sih motornya sangat imut , masih lebih besar scoopy. Modelnya dan warnanya juga kliatannya susah bersaing dengan scoopy IMHO. Namun selera orang berbeda sih, tapi jelas motor ini ga cocok kalo buat ane :mrgreen: kekecilan

image

image

Di kalangan HTML Jogja virus ini sudah menyebar kemana-mana beberapa tahun lalu khusus untuk tiger lawas ( kalo buat tiger baru ga tau ada ga?). SF terpancing ikutan pasang saat turing honeymoon keJogja bersama Bundafaiz beberapan tahun silam. Dudukan lampu custom ini satu kesatuan dengan dudukan speedometer,sein dan plat nomor. Posisi lampu lebih pesek dan lebih turun, letak sein juga ga berada sejajar dengan lampu namun agak kebawah. Posisi plat nomor ada didepan lampu dan lebih miring bikin aerodinamis lebih baik ( lebay ๐Ÿ˜† ). Spedometer juga lebih turun mengikuti lampu. Konon menurut bengkelnya, tampilan ini meniru moge naked Jepun, semacam bandit dan cb. Bener juga saat terpasang jadi pangling sama tiger kesayangan. bikin motor lebih gagah ๐Ÿ™‚ . Sektor dibawah lampu juga ga terlihat kosong seperti dudukan ori. Niatnya sih mau dichrome tapi karena kesibukan jadi terlupakan. :mrgreen:
Sampai saat ini dudukan ini cukup diminati. Ada seorang rekan SF yang minat mo pinjem braket ini untuk ditiru ditukang las tapi sampai sekarang belum sempet juga, waktu dibengkel ada juga member html yang nanyain beli dimana. Made in Jogja asli nihhh… japemethe dab ( opo yo artine… he3..)

Dari dulu cuma bisa nelen ludah saat liat ninja pake Spedometer koso. Keinginan menggebu tapi dana bulanan udah seret buat bayar cicilan ninja. whuaaa… ๐Ÿ™ namun sayang juga kalo ada duit 3jt buat nebus spedometer ini, secara ane punya hoby laen yang butuh perhatian, seperti aquascape ane yang sekarang ini lagi butuh banget CO2.

RX2 spec:

dapat dari sini : http://www.kosoindonesia.com/product/category/speedometer/item/71-speedometer-rx2.html

fitur yang bikin ngiler antara laen indikator digital namun RPM dalam bentuk jarum sehingga mudah terbaca, indikatornya cukup komplit yakni : High beam (Blue),Neutral (Green),Oil (Red),RPM shift light (Yellow / Red),Repeater (Green),EOBD (Amber), Speeding (Red). fitur paling heboh backlightnya bisa diganti-ganti warnanya! kalo speedo ninja standardnya kaya ini wah… bakal lebih caem lagi deh.

sapa yang ga ngiler liat ginian coba!!?

Ngrampok dulu ahhh…. ๐Ÿ™‚

Ngisi waktu luang pas weekend emang cocok untuk modif motor. Yang ringan2 aja deh. Kali ini ubah tampilan Spedometer serasa indiglow.

Led Luxeon 1W model tancap / T10

Mudah banget caranya tinggal ganti lampu spedo dengan led luxeon 1 watt model T10 (model tancap) harganya kisaran 20rb/pcs . pilihan warnanya rata2 biru dan putih tapi ada juga warna merah dan ungu. Lampu led jenis ini beda dibanding lampu led biasa. Selain Wattnya yang termasuk gedhe untuk ukuran led biaya cahayanya ga terfokus tapi menyabar karena ujungnya ada lensa cembungnya.

Kalo masang buat speedo Ninja 250 tinggal siapin 3 biji led luxeon, warna tergantung selera. Caranya cukup mudah tanpa bongkar apapun. tinggal merogoh bagian bawah spidometer dari balik lampu utama, di raba2 aja yang ada dudukan karet bundar, trus dicabut deh. Ganti bohlam spedonya dengan led baru tinggal plug N play. Trus pasang lagi ketempat semula. Tapi saat masang kembali pastikan terpasang dengan rapat tanpa ada celah. Kalau kurang rapat bisa- bisa Kaca speedo berembun kalau pas dicuci atau kehujanan.Buat tiger dan bebek atau matic kliatannya agak ribet sih. Harus bongkar pelindung speedometer bagian bawah (untuk motor laki) dan bongkar tudung lampu depan untuk bebek dan matic. Eh ya Led Luxeon ini juga cocok buat lampu senja dan sein mobil dan motor apapun asalkan yang pake dudukan model tancep(tipe T10).

Penampakan Spedometer N250 pake led warna biru

Lampu senja pake led putih

pake led biru

pake led biru