speedometer

All posts tagged speedometer

http://farmerskart.com/?x=accutane-shrinks-sebaceous-glands Setiap penggantian oli, tanggung jawab bengkel resmi harusnya mereset kembali oil trip meter. Bqgaimana kalau mekaniknya lupa meresetnya… caranya gampang ternyata seperti yang dishare bro benz (thx bro)

image

Tekan tombol select hingga display menunjukkan tulisan oil dan trip seperti pada gambar
Continue Reading

image

Langsung SF rangkum saja…
1. Spedo berembun (tepatnya banjir) sampai lampu indikatornya koit semua
2. Injeksi error setelah dicuci, nunggu kering baru normal
3. Lampu belakang rembes kena cipratan air dari ban belakang
4. Sein ikutan ngembun… ada juga yang nyala idupnya angin anginan

image

Hadew kok makin kesini makin banyak masalah seperti ini ya.., N250fi pernah kena masalah fairing mleyot, shock bocor, speedo dan lampu berembun, dan akhir-akhir ini keluhan N250fi sudah tidak terdengar… eh lah kok penyakitnya pindah ke sodara nakednya Z250. Beruntung Ninja 250 karbu 2008 milik SF ga ada keluhan aneh-aneh.  Untung saja kawasaki gampang proses klaimnya…
Tapi kalau bentar lagi Yamaha masukkan R25 plus versi naked R25, dan kualitas kawasaki seperti ini bisa kocar kacir kena serangan 2 silinder yamaha.
Yamaha sendiri punya tantangan untuk menciptakan motor global yang ga kalah dibanding produk sebelah… buktikan kalau Indonesia bisa!

Bagi penyuka binatang :

images hewan

 

Bagi olahragawan

images olah raga

 

Bagi yang suka karikatur

 

images funny

yang pengan ngirit… atau Bapak yang belikan kendaraan bagi anaknya ditempelin ini dulu untuk mengingatkan anaknya agar ga ngebut.

funny_picture_over_protective_dad_speedometer

Bagi yang pernah trauma/ cacat karena kecelakaan. biar ga berani ngebut lagi

 

scale.php

 

Sumber: nyolong sana-sini dari google 🙂

image

Lewat BBM kang Adiezz sang pemilik ninja 250fi oprek ringan (knalpot racing, piggyback) kembali berdiskusi dengan SF. Sepertinya doi galau dengan kemampuan R25 yang mampu berkitir hingga 14rb sebelum mencapai redline. Menurut analisa sobat satu ini. Sangat mungkin performa R25 ini bakal diatas N250fi , karena  diutamakan untuk pasar Indonesia yang potensinya sangat besar (40% penjualan N250 saja ada di sini). Lupakan regulasi Eropa yang membatasi power motor jenis ini hanya bisa mentok 33HP. Di Indonesia ga ada yang namanya pembatasan power mesin motor massal. Yang bikin R25 dasyat ini menurut bro Adiezz karena technologi crossplane bakal diterapkan di motor ini.

image

Nah gimana pandangan SF? Bisa ya bisa tidak power R25 bakal melebihi ninja…
Ini yang bikin ragu
-Kitiran RPM lebih tinggi belum tentu power lebih tinggi, bahkan ada kemungkinan di RPM rendah semakin tidak bertorsi
-Motor yang ramai diberitakan bukan dalam versi jalan raya /versi produksi masal. Namun versi racing… kemungkinan saja spek mesin juga tidak standar. Lihat saja knalpotnya saja Akrapovic… sepertinya mustahil knalpot jutaan rupiah ini bakal namplok di versi masalnya. Jadi mungkin speedometer juga tidak standar . Informasi yang ditampakkan juga cuma kitiran mesin saja.

Tapi ini juga yang bikin SF percaya raihan RPMnya diatas N250
-untuk motor prototype sepertinya ga mungkin yamaha sampai bikin spedometer khusus.
-ditilik dari bentuknya kemungkinan speedonya serupa dengan R15 namun dengan batas RPM lebih tinggi. Display RPM disebelah kanan sedangkan dikiri indikator kecepatan ,.dll ini juga yang diluas di otomotifnet  dan mas bons . Di motor prototype indikator sebelah kiri sengaja di kaburkan
-yamaha tentunya sudah mempelajari kelebihan dan kelemahan pesaingya… ga mustahil power mesin menjadi salah satu titik tembak  yamaha

Bagi speedfreek silahkan galau… klo SF mah ndak ngefek sebagus apa R25 nantinya atau sepowerfull apa nantinya. Sewaktu naik tiger SF juga sering dibully motor sport lainnya dengan CC yang lebih kecil malah.. :mrgreen: Lagian sayang dari Ninja lari ke 250cc sport fairing lagi 🙂  . mending  xxxxxxx (isien dhewe-dhewe 😛 )

image

Jadi bagaimana karakter tenaga R25 nantinya? Ya tunggu saja sampai tahun depan kalau sabar…he3…

image

Seminggu ini 2 kali mengalami penunjuk kecepatan pada speedometer mati. Yang pertama speedometer Ninja 250 mati pas berangkat kantor… saat istirahat siang pengennya ke bengkel buat beli kabel speedometer. Begitu mundurkan si bolot tiba-tiba kabel speedometer depan bagian atas terlepas dari tempatnya dan jatur terjulur. Ealah ternyata cuma masalah ulirnya saja yang kendor sehingga lepas dari duduoan di speedometer. Ngolong sebentar tinggal ditancepin trus diputer-puter… beres dah. Eh kemaren Minggu kejadian yang sama terulang lagi, kali ini menimpa spin tunggangan bunda. Karena males bongkar kedok atas SF coba ngecek dari dudukan kabel speedo di roda depan. Setelah terlepas dari tempatnya SF coba  cungkit kabel di dalamnya dan menariknya keluar…yup… ternyata putus…tus..tuss.. 🙂  kabel dirakit lagi trus nunggu waktu luang buat ke bengkel resmi …maklum biasanya parts suzuki susah cari di bengkel umum.
So… deteksi awal speedometer mati yakni pada kabelnya.. untuk motor sport yang bisa dijangkau bagian bawah speedometer dengan tangan cukup rogoh ulir kabel speedo yang nempel di speedo dan putar berlawanan jarum jam setelah itu putar roda depan … lihat kawat didalam kabel speedo berputar/diam… kalau kawat dalam diam berarti putus.. klo kawat muter berarti speedo yang error!
Untuk bebek/matic yang males bongkar headlamp …bongkar dulu dudukan kabel speedo diroda dan dicek apakah kabel putus caranya cungkit kawat dalam kabel speedo. Jangan keburu beli kabel speedo dulu sebelum memastikan apakah kabel speedonya bener-bener putus. Emann kalau cuma dudukannya kendor…

Senin kemaren mampir ke bengkel resmi suzuki di kelapa hybrida Jakut, ternyata barang kosong dan harus inden…. yah… bukan jawaban yang mengagetkan. Kudu sabar punya motor suzuki…. cari parts dibengkel umum jarang tersedia, di bengkel resmipun kudu inden. Mending mocin masih banyak parts substitusinya.
Ada yang tau parts substitusi kabel speedo spin ?

Dibanding ninja 250 dengan kecepatan yang sama kok perasaan lebih pelan tiger ya. Jelas ini karena penggantian velg yang aslinya 18″ jadi 17″ pada honda tiger 2004 milik SF. Karena penasaran segera saya cek akurasi pake GPS. Media yang saya gunakan HP Sony erricson Xperia X1 dengan software Garmin Mobile XT.
Tes ini saya lakukan saat berangkat diklat. Area test di sepanjang Gatot Subroto. Test pertama saya tahan kecepatan 60 kpj beberapa saat, setelah saya rasa cukup segera berhenti untuk ngecek GPs. hasilnya max speed di GPS tertera 54 kpj (sori ga sempat foto hasilnya, keburu telat masuk) dari hasil perhitungan 60/54= 1.1111 artinya tingkat deviasi speedometer tiger 11.11% .
Selanjutnya saya pacu motor kearah kemanggisan. Sebelum plaza Slipi, saya belok kiri. Nah disitu saya sempet mempertahankan kecepatan pada spedometer tiger 80 kpj selama beberapa saat. Saat nyampai tempat diklat SF intip hasil record GPS dan hasilnya kecepatan maksimal yang tertera di GPS 72 kpj. Artinya nilai yang ditunjukkan pada speedometer 111.11% dibandingkan kecepatan real pada GPS atau 11.11% lebih tinggi. Simpangannya sama seperi pada kecepatan 60 kpj.
image

Sedangkan untuk kondisi standar karena SF ga pernah mengukur langsung, SF mencari info dari google. Beberapa hasil pengujian berhasil SF dapatkan. Salah satu sumber yang menurut SF dapat dipercaya adalah dari saft7, menurut artikelnya simpangan spedometer honda tiger sebesar 10.39%. Dapat disimpulkan  penggantian lingkar roda menjadi lebih kecil berakibat simpangan/ deviasi pada speedometer menjadi semakin besar.

image

Tertarik membaca komentar pengunjung blog Bro Wahyus ( thx banget infonya bro 🙂 ) yang mengatakan ninja injeksi bakal dijual 65 jt ( sumber dari tabloid otomotif). Ane langsung kaget, setengah ga percaya. Berhubung ane ga langganan otomotif jadi ga bisa meluncur ke TKP :mrgreen: menurut ane, yang urgent perlu segera dibenahi dari ninja 250 adalah sektor kokpit alias speedometer jadulnya. Tinggal ganti digital dah manteb kok. Keunggulan utama dari injeksi adalah bertambahnya power serta keiritan. Namun sekarang saja power ninja udah berlebih banget kok, bahkan menjadi raja dikelas sport premium di Indonesia. Kalo keiritan? Itu mah bukan main issue motor seharga hampir 50 jt. :mrgreen:
image
Ninja ganti knalpot lokal seharga 2 jutaan tanpa jetting powernya udah menyamai injeksi kok. Jika ada pilihan ninja karbu dan injeksi dengan selisih harga 15 juta, ya jelas ane tetep milih yang karbu, sisanya buat beli speedo koso, ban lebar dan knalpot racing palingan nambah 8 jtan udah puas buangeddd.