stater

All posts tagged stater

Dah lama SF ga nulis soal motor. berhubung ada pembaca yang konsul soal motornya sekalian dah SF bikinin artikel.

SF menjawab pertanyaan pembaca blog ini berdasarkan pengalaman belasan tahun menghadapi kerewelan si Tiger. kebetulan bro “x” motornya custom bermesin tiger. Dia mengeluh motornya susah dihidupkan.

berikut SF bagi pengalaman dengan si tiger. Motor susah dihidupkan berarti pembakaran tidak sempurna. Bisa jadi supply oksigen kurang, Supply bensin ga tepat, atau pemicu apinya yang ga bener.

Continue Reading

Jumat seminggu lalu saat pulang kerja, Tiger tiba tiba mogok. Pas macet lagi…. SF pikir bensinnya campur air. Segera SF buka baut pembuangan bensin dimangkok karbu, dan bensin cuma keluar beberapa tetes dan mampet!

SF coba getok pakai gagang obeng beberapa kali, dan untung bensin mengalir kembali….. problem solved dengan cara getok karbu :mrgreen: . Segera SF tutup baut pembuangan bensin, dan kembal melanjutkan perjalanan pulang. 

Sekitar 3 KM kemudian tiger kembali mogok… karena dah tau masalahnya SF getok lagi tuh karbu… tiger kembali mau dihidupkan. Nyampai rumah digletakin saja tuh tiger selama seminggu.

Baru minggu kemaren SF sempatkan bongkar karbu tiger… begitu buka mangkuk karbu langsung ketahuan masalahnya… ada parts berupa corong kecil yang lepas dari tempatnya.

 Parts ini rupanya menghalangi pelampung bensin untuk turun. Pelampung bensin ini berfungsi layaknya katup bensin… kalau posisinya turun, katup bensin terbuka. Bensinpun turun memenuhi mangkok karbu. Bensin yang memenuhi mangkuk akan mengangkat pelampung, saat itu katup bensin tertutup dan bensin berhenti mengalir. 
Kalau pelampung keganjel ga mau turun ya bensin ga ngalir… mogok dahhh…

Karena fungsinya ga jelas, SF copot saja parts yang ganjel pelampung itu… SF coba stater dan geber-geber tiger ga ada masalah…

Jadi kira-kira apa fungsi parts kecil berupa corong dari plastik didalam mangkok karbu itu ya?


Tiger SF dah 2 kali mengalami masalah bendik stater maklum motor dah berumur 12 tahun … langsung saja

1. Gejala awal electric stater ga mau nyala. Begitu bendik di getok baru mau nyala dia.

2. Stater nyala sendiri tanpa dipencet tombolnya. Parahnya meski kunci kontak posisi off stater tetap nyala. Kejadian ini juga dialami oleh seorang pengunjung blog ini yang konsultasi dengan SF kemaren.

Solusi sementara sama juga… coba getok saja bendik staternya. Klo belum parah biasanya normal kembali. Tapi kudu segera diganti tuh bendik stater…

Bendik stater berfungsi seperti relay, ga mengambil arus dari kontak tapi langsung dari aki . Sipemberi perintah yakni tombol stater baru ambil dari kontak. Jadi kalau bendiknya bermasalah meski tombol ga dipencet dan kontak off tetap saja dinamo staternya nyala terus

Cara cek kesehatan bendik gampang… korsletin saja 2 kutub arus yang berbentuk mur baut memakai obeng… kalau dinamo nyala berarti sehat. Klo mati atau nyala terus ya bermasalah

Awal mulanya tikus bikin masalah memporak porandakan perkabelan spin hingga electric stater nyala dalam posisi kunci kontak off … mesin ga hidup tapi dinamo muter terus- (pernah diulas diartikel lalu) alhasil aki tekor. Setelah dibawa kebengkel untuk merapikan kabel dan ngecash ulang aki, spin normal kembali. Continue Reading

Kronologis si bolot dipaksa nenggak premium sebenarnya bukan kejadian yang disengaja. Waktu itu tangki tiger bocor parah jadi kudu secepatnya cari penampungan. Beberapa liter masuk spin bunda dan beberapa liter lagi masuk ke tangki ninja yang kebetulan lagi kosong.

image

Bensin fulltank. 2 liter masuk spin, selebihnya masuk ninja

Pas tangki tiger sedang menunggu untuk dilapisi resin (baca disini) selama 2 hari SF jajal ninja menenggak premium. Inilah reportnya :
– Tidak ada gejala ngelitik seperti pada umumnya jika mesin berkompresi tinggi di minumi bensin beroktan rendah
– Sangat terasa penurunan tenaga. Paling terasa di  putaran bawah dan menengah , di RPM atas sekitar 9000 jarum rpm juga agak berat naiknya.
– Mesin terasa lebih panas yang ditandai dengan kipas radiator yang lebih sering berputar
– Stater awal terasa sedikit lebih susah dibanding memakai pertamax

image

Jadi premium sebenarnya masih bisa digunakan pada Ninja 250 tapi konsekwensinya adalah hal diatas. Jika memang terpaksa isi premium saat turing dimana susah ditemukan pom bensin yang menyediakan pertamax atau bensin setara (shell super, total) tidak masalah, namun jangan memaksa mesin berkitir di RPM tinggi terus menerus. Lebih aman lagi membekali diri dengan additif penambah oktan.

SF sendiri kapok pakai premium, motor kurang responsif. Rencana nanti SF isikan pertamax plus agar oktan naik signifikan.  Kok nanti….? soale ninja lagi ngambeg aki tekor. He3…

image

image

Beberapa hari yang lalu pernah baca majalah luar yang salah satu isinya motor injeksi ga perlu manasin mesin karena AFR ( Air-fuel Ratio) telah diset optimal. Dengan begitu stater pagi hari lebih smooth dan tanpa gejala brebet dengan kata lain putaran mesin langsung
Langsam dan ready to go . Diartikel SF beberapa hari lalu juga ada komentar mengenai itu dari rekan SF ( thanks bro Vanz21fashion) 🙂 .

Nah pendapat SF sedikit berbeda terlepas dari mesin injeksi atau tidak. Motor kalau ga dipakai (apalagi dalam waktu lama) otomatis olinya akan turun di bak penampungan. Meskipun masih ada bekas oli yang menempel pada komponen di silinder head tetap saja resiko ga terlumasi sempurna jika tiba-tiba mesin dihidupkan dan digeber. Lagian oli biasanya akan sedikit lebih kental pada suhu dingin. Untuk itu lebih baiknya  mesin injeksi maupun karburator wajib dipanasin sebentar agar semua parts terlumasi sempurna. Manasin mesin ga harus selalu distater ditempat, tapi bisa juga dipakai sambil motor dijalankan asalkan pada rpm rendah selama beberapa menit.