step

All posts tagged step

Box Kappa K42 milik SF dah 3 bulan lebih mangkrak digudang gara-gara engselnya rusak. Penyebabnya tali penyangga lepas hingga bikin tutup box kebablas sampai mentok kebelakang saat dibuka.

Continue Reading

Astaghfirullah beberapa saat lalu kira-kira jam 20.00 saat faiz mainan tablet, tiba-tiba mata terbelalak melirik arah atas. Bunda yang berada disebelahnya langsung kaget dan berteriak! Ya Allah , aq langsung bangun ikut mendudukkan Faiz, mulutnya terlihat membiru. Pikiranku faiz tersedak sesuatu, tanpa pikir panjang tangan jariku langsung kumasukkan dalam mulut mungilnya yang terkunci rapat, sampai ke tenggorokannya, terdengar grok…grokk… beberapa kali. Tiba-tiba Faiz kejang-kejang, posisi 2 jariku masih dalam mulut si kecil, kuhiraukan gigitan pada jariku. Bunda langsung ambil obat penenang dari kulkas. Dalam posisi tangan kiriku jarinya digigit faiz, tangan kanan segera memasukkan obat penenang dari du**r Faiz.

Bunda terlihat panik ga karuan segera ke tetangga depan yang juga seorang dosen di bidang kebidanan. Tak lama tetangga depan datang dan segera mencari sendok yang dibungkus kain guna menggantikan tanganku yang digigit Faiz. Beberapa saat kemudian obat penenang bereaksi, nafas Faiz sudah berangsur normal. Baru kusadari banyak tetangga yang turut datang kerumah. Termasuk Nenek penghuni tertua kompleks ini. Saat semua tetangga meninggalkan rumahku.Nenek guru (panggilan beliau) memutuskan tinggal sejenak. Beberapa saat terlihat tangannya menengadah dan berdoa, kemudian mengusap beberapa bagian tubuh Faiz. Bunda masih terlihat shock dan menangis. Beberapa waktu kemudian Faiz tersadar namun terlihat lemas. Bahkan ga bisa menggerakkan tangan dan kakinya. Untuk mendapat responnya segera aku nyalakan film kesukaannya. Dia pun langsung merespon. Lambat laun mencoba duduk namun masih ga kuat. Mengetahui Faiz sudah baikan, Nenek Guru pamitan. Bunda menghantar sampai pagar depan. Tampak mereka berdua bercakap. Menurut Nenek, tadi adalah ulah “penunggu rumah” yang ingin kenalan, cuma tadi sudah diingatkan Nenek, supaya jangan ganggu Faiz lagi. Saya sebenernya hanya menanggapi kurang serius mengenai hal ini.

Beberapa keanehan memang terjadi hari ini. Tadi pagi saat saya mandi dan Bunda kepasar. Tiba2 HPku berbunyi, sayapun segera keluar kamar mandi mengambil HP , kuatir kalau motor bunda mogok dijalan, eh begitu HP saya akan saya angkat dering berhenti. Saya berusaha telpon balik ga bisa nyambung. Beberapa saat kemudian Bunda datang dan segera saya tanyain. Jawabnya “Siapa yang telpon Papa? Lah Wong HPku tak tinggal dikamar dalam posisi mati kok”. Karena ga percaya call history saya cek dan benar bunda yang barusan telpon , Bunda segera ngambil HP yang posisinya mati dalam kamar. Hmmm… saya cuma menyimpulkan hp error nih!

Perihal sakitnya Faiz hari ini memang mengagetkan. Faiz memang punya riwayat step/kejang namun selalu diawali gejala panas tinggi biasanya 39 derajat baru step (sudah 4 kali kejadian) makanya dikulkas selalu ada obat penenang. Tapi kali ini diluar dugaan. Kondisi Faiz dalam kondisi yang fit tanpa gejala panas atau sakit, bahkan saat saya datang kerja masih menyambut dengan riang. Tapi saat bermain game pada tablet saya tiba-tiba tak sadarkan diri. Entah mungkin pengaruh cuaca atau kita kurang waspada pada kesehatan Faiz hingga sampai ga tau jika Faiz demam. Meski banyak yang bilang jika rumah yang saya diami ini ada “penghuninya” Saya dan keluarga selalu ga peduli, kita hidup dialam yang berbeda itu prinsip kami! Kita ga ganggu harusnya mereka juga ga ganggu. Mungkin semua ini hanya kebetulan semata dan peringatan bagi kami agar selalu waspada.
Saya hanya bisa berdoa untuk keselamatan Putra saya satu-satunya. Ga kebayang jika sesuatu yang buruk terjadi padanya. Mohon doanya sedulur agar Faiz anak saya selalu diberi perlindungan.