Saatnya membangkitkan trend knalpot racing silent sport!

image

Sekitar 3 atau 4 tahunan lalu SF kesengsem sama terobosan nob1 yang menciptakan knalpot racing dengan tipe silent sport. Desainnya ciamik, warna hitam dan lubang keluaran ga berada ditengah penampang knalpot melainkan di ujung atas penampang knalpot, disepanjang silencer tabung dilengkapi heat cover sebagai pengaman. Enaknya knalpot model ini ga perlu lagi pakai glaswoll, karena masih memakai sistem sekat. Suaranya cukup adem bahkan lebih halus dibanding knalpot standard tiger namun karakter suara berubah menjadi seperti suara vixion. Performa jga lumayan meningkat, apalagi kalau jetting disesuaikan.
Beda dengan knalpot racing dual tone sekarang yang memakai sistem freeflow (sarangan). Meskipun memakai db killer tetep saja suaranya ga sehalus knalpot silent sport murni. Dalam jangka panjang suaranya dipastikan juga berubah karena terbakarnya atau mampatnya glasswoll. Sayangnya knalpot nob1 silent sport ini terpaksa SF lengserkan karena diserang karat yang cukup mengganggu di lehernya. Cat didaerah silencernya juga banyak yang terkelupas. Terpaksa deh balik lagi ke penggunaan knalpot standar, selain juga biar irit. 🙂
Nah prospek knalpot model ini tentunya cukup menjanjikan kedepannya. Selain kadar suaranya yang sama seperti knalpot standar (aman dari aturan kebisingan) juga dapat meningkatkan performa motor, tendangan balik keruang bakar juga masih terjaga bikin mesin ga cepet jebol dan terutama ga ribet pake glasswoll segala. Kenapa ga dihidupkan lagi tren knalpot ini, tentunya dengan bahan dan desain yang lebih bagus.
SF pernah liat desain yang ciamik untuk motor matic merknya pasword (kurang tau pake sistem sekat ato murni freeflow yang di tambah dbkiller), tapi sayang masih pakai sistem cat yang disinyalir ga bakal awet pada bagian lehernya.

image

>Tips:Bikin DB Killer untuk Knalpot Freeflow dengan Biaya Murah

>Awalnya Penulis merasa kurang sreg sama knalpot Ori Ninja 250 yang suaranya terlalu sopan, akhirnya memutuskan ganti knalpot racing freeflow. awal2 ganti knalpot freeflow, gw sempet dikomplain istri dan tetangga. Akhirnya sy bawa ke tukang knalpot agar suaranya ga kenceng2 amat. Ini tips yang saya pelajari dari tukang knalpot :
ALTERNATIF I
1. silencer dilepas, dibagian pangkal silencer dimasukin pipa +-10-15cm yg diameternya lebih kecil dari sarangan, yg salah satu ujungnya dibuntu dan disisi-sisinya dilubangi jadi deh DB killer (semacam sarangan namun buntu jadi udara ga keluar langsung ke lubang pembuangan, tapi dipaksa belok), trus di las paten, ato kalo tukang knalpotnya pinter bisa juga dibikin model baut biar bisa bongkar pasang. tapi mengingat knalpot penulis model slip on dan ga ada space untuk nge-baut akhirnya dibikin paten deh alias di las mati.
2. Bagian ujung silencer (tempat udara keluar) lubangnya dikecilin. nah kalo ini sesuai selera karena menentukan karakter suara. lubang besar suara semakin ngebass, lubang kecil suara makin alus tapi agak pecah mirip knalpot ori bebek.

alhasil suaranya sangat adem klo stasioner suaranya ngebass aluss kaya NMP standar jejer dua (coz gw pake knalpot stereo kanan-kiri) dan klo akselerasi spontas (RPM menegah atas) suara twinnya sangat terasa tanpa memekakkan telinga, klo buat turing kec 80kpj sangat hening.

ALTERNATIF II

DB killer dipasang di lubang keluaran knalpot. Nah alternatif ini cocok untuk knalpot yang didesain paten alias bukan knalpot slip on. trus DB killer bisa dibongkar pasang. klo pengen performa ganas DB killer tinggal dilepas, klo ingin suara kalem DB killer tinggal dipasang. tapi ga enaknya model ini suaranya cenderung pecah, ga semerdu ALTERNATIF I.
Pada alternatif I udara/suara dari mesin ditahan dan dipaksa dibelokkan ke arah peredam, sehingga efek suara pecah dari tahanan itu dapat diredam oleh glasswool. Sedangkan pada alternatif II kebalikan dari alternatif satu, suara dari mesin diredam dulu oleh glasswool namun diujung dihambat oleh DB killer sehingga menimbulkan suara agak pecah, meski volume suara juga berhasil ditekan. makanya penulis sendiri memilih alternatif I.

pasang DB killer efek negatifnya tenaga ga segahar free flow murni, tapi masih mending daripada pake knalpot ori karena memadukan freeflow dan sekat. Spuyer sih pake ukuran standar aja ga masalah kok karena masih ada tendangan balik efek dari terpasangnya DB Killer, jadi ga boros2 amat. Buktinya efek pembakaran masih sempurna yang bisa diliat dari warna busi yang merah bata.
Oh ya hampir lupa, gw modif 2 silincer ini biayanya cuma 70rban di daerah condet raya. 1 silencer paling cuma setengahnya kali ya. selamat mencoba