suku cadang

All posts tagged suku cadang

Kelanjutan dari kasus kemaren… (baca disini : http://smartf41z.com/2015/12/31/nyeseknya-punya-mobil-matic-rusak-transmisi-jebol-dompet-puluhan-juta/ )
mobil rekan SF rusak transmisi maticnya.
Beberapa hari lalu rekan SF ini mengadakan pertemuan dengan kepala cabang dan mekanik yang menangani mobilnya…
Kepala cabang dan mekanik merasa tidak bersalah atas keterlambatan penggantian oli transmisi… pada buku panduan servis 40rb km hanya perlu pengecekan kondisi oli transmisi.

image

Berbeda dengan website resmi… Continue Reading

Punya motor lawas ataupun motor langka sering kali direpotkan dengan keberadaan parts… Saat belanja parts ga nemu di bengkel motor bisa jadi di tempat lain malah nemu…
Sebagai contoh nih… Klem filter tiger entah ngilang kemana … Niat beli di bengkel motor sepanjang perjalanan dari kantor sampai rumah kagak nemu… Saat mau nyampai rumah  nemu klem buat slang di toko bangunan… Harganya murah cuma 5rb. Toko bangunan banyak menawarkan barang yg tanpa diduga sangat berguna sebagai parts alternatif/akal akalan untuk motor…  cable tie untuk ngiket kabel atau sebagai bahkan pengganti baut, slang aerator buat nguras oli rem, lem besi yang bisa buat macem-macem, lem fiber, wis pokoke uakehhh

image

Continue Reading

image
Memahami sepenuhnya problem yang dialami tiger dan berhasil menemukan solusi adalah jawabannya…. berikut SF jabarkan beberapa hal yang mungkin bermanfaat bagi rekan pengguna tiger lainnya… Continue Reading

image

Bisa jadi kawasaki ngeles import adalah alasan kenapa harga parts ninja 250 mahal (SF pernah nanya ke bengkel kawak di kawasan bekasi). Ingat konsumen sekarang sudah kritis… apalagi pemilik blog ini … ogah pake beli parts ori kawasaki untuk fast moving parts seperti kampas rem, kabel kopling, bohlam, busi hingga aki. Cukup cari barang lokalan yang kualitasnya bukan abal-abal…. kadang juga pake abal-abal juga ga masalah misal saja bohlam seribuan 🙂

Continue Reading

Atrium senen terkenal dengan assesori mobil dan suku cadang yang murah meriah. Tapi jika anda pendatang dan kurang paham lingkungan sana bisa jadi sasaran calo yang bergentayangan di lantai teratas (tanpa atap). Kebetulan SF sempat jadi sasaran calo disana. Maklum pertama kali kesono.
Begitu masuk lahan parkir SF langsung menuju lantai teratas yang katanya tempat pemasangan assesory mobil. Nyampai sana parkir mobil penuh oleh mobil yang sedang dipasangi pernak pernik. Hingga putaran ke tiga baru dapat deh space parkir. Setelah parkir SF clingak clinguk bingung cari tempat masuk ke mall… akhirnya di hipnotis calo untuk mengikuti dia menuju toko rekomendasinya di lantai 5. Untung harganya masih terjangkau dibanding harga yang sebelumnya SF pantau di Internet.

image

Gambar dari google: lt 5 penuh oleh pedagang asesori mobil

Continue Reading

image

Source : http://1.bp.blogspot.com

Setelah membahas soal alasan rekan SF memilih mobilio, pada diskusi yang terjadi beberapa hari lalu ikut nimbrung juga rekan SF … sebut saja Budi yang ternyata pemilik chevrolet Spin LTZ 1500cc. Ada kesamaan juga dengan bro Joni… sebelumnya Budi adalah pengguna Avanza (sering pinjem punya kakaknya).

image

Setelah browsing di internet serta bergabung pada forum chevrolet. Budi memutuskan untuk meminang Chevi Spin. Berikut alasannya…

Continue Reading

image

Umur CBR 250 tergolong baru… tapi demi persaingan 3 tahun kemudian di munculkanlah new CBR 250 yang cuma mempertahankan buntut CBR lama doank. Mukanya berubah total begitupula mesinnya. Apa saja sih perubahan frontal pada mesin? Ada 16 item bro! Diantaranya kruk as, piston, gir rasio, balancer, kopling, blok silinder, dll.

image

Alamak hal ini tentu bikin owner CBR 250 lawas ketar ketir… motor baru 3 tahun beredar di Indonesia dengan penjualan minim trus tiba-tiba banyak perubahan pada versi barunya. Masalahnya timbul karena parts motor baru ga diperuntukkan untuk motor lama…. bakal makin lama inden parts CBR 250 lama.
Tapi jangan kuatir.. mekanik Indonesia sangat kreatif, rasanya tak susah cari parts subtitusi motor ini. Selama ada bengkel bubut apapun bisa diakali.

Bertahun-taun SF piara tiger… saat ada rejeki lebih pengennya sih ganti tiger yang beberapa tahun silam bakal upgrade 250. Jelas saja saat itu SF sangat berharap tiger baru segera keluar.

image

Nah kok sekarang malah ketar ketir tigerketika tiger beneran diskontinyu ? Iya lah secara tiger SF ga jadi dijual dan direncanakan dilestarikan… kalau diskontinyu terus susah suku cadangnya gimana 🙂 . Konsekwensi logis lah motor diskontinyu produksi suku cadang perlahan dikurangi.
Kalaupun tiger baru launch juga mungkin ga tertarik… dah ada 250cc 2 silinder dirumah. 🙂

kira2 tiger baru nantinya menyasar para penggemarnya terdahulu atau mengincar pasar baru ya….?

image

Cukup lumayan kalau melihat rincian biayanya … tapi karena ini motor kesayangan jadi ya mau ga mau di bikin sehat lagi. Pilihannya tiger dijual dan nambah sekitar 15 jtan atau bikin sehat tiger kembali?
Bagi yang ingin praktis dan pas ada duit tentunya mending ganti motor. Tidak halnya dengan SF…. historical value tiger ini sangat besar.
Tiger CW keluaran tahun 2004 (duo tone) , SF beli di 2005. Berikut perkiraan biaya untuk servis besarnya… Continue Reading

image

Seminggu ini 2 kali mengalami penunjuk kecepatan pada speedometer mati. Yang pertama speedometer Ninja 250 mati pas berangkat kantor… saat istirahat siang pengennya ke bengkel buat beli kabel speedometer. Begitu mundurkan si bolot tiba-tiba kabel speedometer depan bagian atas terlepas dari tempatnya dan jatur terjulur. Ealah ternyata cuma masalah ulirnya saja yang kendor sehingga lepas dari duduoan di speedometer. Ngolong sebentar tinggal ditancepin trus diputer-puter… beres dah. Eh kemaren Minggu kejadian yang sama terulang lagi, kali ini menimpa spin tunggangan bunda. Karena males bongkar kedok atas SF coba ngecek dari dudukan kabel speedo di roda depan. Setelah terlepas dari tempatnya SF coba  cungkit kabel di dalamnya dan menariknya keluar…yup… ternyata putus…tus..tuss.. 🙂  kabel dirakit lagi trus nunggu waktu luang buat ke bengkel resmi …maklum biasanya parts suzuki susah cari di bengkel umum.
So… deteksi awal speedometer mati yakni pada kabelnya.. untuk motor sport yang bisa dijangkau bagian bawah speedometer dengan tangan cukup rogoh ulir kabel speedo yang nempel di speedo dan putar berlawanan jarum jam setelah itu putar roda depan … lihat kawat didalam kabel speedo berputar/diam… kalau kawat dalam diam berarti putus.. klo kawat muter berarti speedo yang error!
Untuk bebek/matic yang males bongkar headlamp …bongkar dulu dudukan kabel speedo diroda dan dicek apakah kabel putus caranya cungkit kawat dalam kabel speedo. Jangan keburu beli kabel speedo dulu sebelum memastikan apakah kabel speedonya bener-bener putus. Emann kalau cuma dudukannya kendor…

Senin kemaren mampir ke bengkel resmi suzuki di kelapa hybrida Jakut, ternyata barang kosong dan harus inden…. yah… bukan jawaban yang mengagetkan. Kudu sabar punya motor suzuki…. cari parts dibengkel umum jarang tersedia, di bengkel resmipun kudu inden. Mending mocin masih banyak parts substitusinya.
Ada yang tau parts substitusi kabel speedo spin ?