supra 125

All posts tagged supra 125

Penampakan lain yang SF jepret dirumah kapten kapal di tanjung pakis adalah sebuah kendaraan tempur yang dimodif agar kuat mengangkut beban berat dengan kontur jalan amburadul.

Coba liat motor dibelakang cb150 ini

Continue Reading

image

Beberapa kali baca artikel soal iklan pulsar yang berani main keroyokan musuh bebek jadi tertarik untuk beropini juga. SF sebenernya sangat appreciate atas produk bajaj pulsar yang menang tehnologi dan harga yang terjangkau dibanding produk Jepun. Karena iklan ini saya pun langsung kehilangan respect (abaikan jika saya pernah kerja 3 tahun ikut pabrik milik orang India terkaya didunia, jadi sangat hafal bagaimana mereka menjalankan usahanya). Silahkan baca komen-komen pengunjung yang bahas soal iklan pulsar ini. Jauh lebih banyak yang antipati daripada yang bersimpati. Lihat fakta ini! Berapa persen pengguna bebek/ matic  dibandingkan sport? Jauh lebih banyak bebek kan? Inilah blunder besar yang SF maksud! Bajaj tidak mempertimbangkan efek jangka panjang dengan mencederai potensial buyernya, yakni pemakai bebek yang mungkin suatu saat ingin beralih ke motor sport.
SF yang bukan pengguna bebek ikut merasa ga nyaman dengan iklan bajaj yang dulu juga sekarang. Ortu saya pake bebek, nyoba pake tiger yang beratnya cuma 125 kg (tiger lama) aja mengeluh terlalu berat dan capek apalagi pake produknya bajaj. Adik saya yang kegiatan operasionalnya sehari-hari cukup berat pengguna bebek juga, alangkah keputusan bijak karena sering bawa barang berat kemana-mana dan butuh motor irit. Mertua saya juga milih pake bebek buat pergi ngecek tambak. Alasan-alasan diatas adalah barrier to entry bagi motor sport di Indonesia. Sport ! Itu alasan pertama pulsar kurang laku di Indonesia, yang kedua merk Bajaj sendiri. Saya yakin banyak rider mengakui kalau Pulsar canggih, berperforma baik dan irit. Tapi banyak pula yang meragukan durabilitas pulsar serta ketersediaan sukucadang. SF kurang yakin kedepannya Bajaj bakal moncer penjualannya jika iklannya selalu Alay dan BC serta kondisi aftersales yang seperti sekarang.
Prinsip yang sungguh ga habis pikir, kenapa bajaj anti motor bebek dan matic? Padahal jelas produknya ga laku di Indonesia, sebulan jualan 3000 aja ga tercapai. Inilah salah satu bentuk kesombongan seorang Bajaj, begitu percaya diri produknya begitu superior dibanding pabrikan lain. Ingat motor adalah buatan manusia, sangat banyak ketidak sempurnaannya, daripada Black Campaign mending fokus ke perbaikan aftersalesnya!
SF sudah 15 tahun jadi pengendara motor, dari motor 70 cc sampe 1800 cc pernah ane jajal, dan cukup bisa menyimpulkan : motor apapun yang Lo pake bukan masalah asal nyaman dan ingat selalu untuk bersyukur atas karunia Allah karena masih diberi kesempatan riding hingga sekarang. Pilihlah motor sesuai kebutuhan.

image

Statement ini dilontarkan adik Smartf41z yang ada di Surabaya. Tak sengaja saat tanya kabar via telpon ternyata sodara SF ini sedang test ride Honda New Blade. Top speed yang baru ditembusnya sekitar hampir 120kpj. Wah untuk ukuran motor 110 cc lumayan juga larinya. Bahkan doi sempet ngetes bareng megapro, dan masih nglawan ditrek pendek ( megapronya lg pilek kali) 🙂 ! Penasaran dengan performanya SFpun membandingkan dengan Supra 125cc, kebetulan juga sodara SF ini punya Supra 125 yang tergolong baru untuk motor sehari2. Doipun mengakui kalo blade ini terasa lebih enteng tarikannya dibanding supra 125 yang gigi bawahnya terasa terlalu panjang. Ga tau lagi top speednya. Hmmm…. mantab juga nih motor. Apa ga sayang motor masih inreyen sudah diperkosa abis2an? “Lah yang nyuruh malah empunya” kata doi.Abis kata deh…
dasar udah punya buntut masih juga suka trek-trekan! ;p