susah

All posts tagged susah

Cukup heran SF ketika membaca status salah seorang pengguna motor keluaran pabrikan besar di Indonesia, yang kesusahan mencari kampas rem motornya. kebetulan motornya ini matic keluaran baru. sampai bengkel resmi besarpun belum ready barang yang dimaksud. ini keheranan SF.

kalau motornya eksklusif okelah SF sedikit memaklumi. ini motor ditujukan sebagai motor operasional harian, lah kok partsnya susah dicari.

Bisa blunder loh… salah satu alasan motor laris dipasaran adalah kemudahan mendapatkan sparepartsnya.

SF tergolong jarang mendapatkan kesusahan mendapatkan fastmoving parts untuk ketiga motor SF. contohnya kampas rem. tiger pakai kampas rem supra (double piston) yang berlimpah dipasaran, Nmax maupun Spin juga gampang banget cari kampas rem asli, KW ataupun substitusi antar merk.

dibengkel umum gampang cari partsnya 

jadi pertanyaannya kenapa pabrikan kudu bertaruh dengan membekali motornya dengan parts yang ga umum dipasaran? performa? saya rasa ga juga. Nmax saya pake Kampas rem substitusi punya Vixion ataupun Mio ga ada masalah tuh. pakem-pakem saja.

bahkan ninja 250 dulu SF sering pake kampas rem supra. dah pake disk lebar sih makanya pake kampas KWpun tetep pakem :mrgreen:

 

 

 

Dah lama SF ga nulis soal motor. berhubung ada pembaca yang konsul soal motornya sekalian dah SF bikinin artikel.

SF menjawab pertanyaan pembaca blog ini berdasarkan pengalaman belasan tahun menghadapi kerewelan si Tiger. kebetulan bro “x” motornya custom bermesin tiger. Dia mengeluh motornya susah dihidupkan.

berikut SF bagi pengalaman dengan si tiger. Motor susah dihidupkan berarti pembakaran tidak sempurna. Bisa jadi supply oksigen kurang, Supply bensin ga tepat, atau pemicu apinya yang ga bener.

Continue Reading

Sebelumnya memang sering berpapasan atau menyalip rider cewek pengguna Nmax dijalan. Namun baru Jumat kemaren SF sengaja buntuti cewek rider Nmax dijalanan padat di jln Bekasi Timur.
Tiap Jumat pulang kerja jalanan memang terasa lebih padat. nampak sekali si mbak-mbak pengguna Nmax tersebut sedikit kesusahan menjinakkan Nmax. Nampak sedikit keraguan bermanuver di antar kendaraan. Tidak ada acara miringin motor untuk mempersempit radius putar… jelas hal ini karena bobot Nmax yang setara  motor sport.
Saat SF konfirm ke Bundafaiz yang seminggu sekali riding Nmax, pada kondisi macet merambat Nmax memang sedikit menyusahkan… apalagi untuk cewek bertinggi normal (160cm). Duduknya sedikit maju diujung jok, kudu sabar karena memang susah selap selip.

image

Jinjit balet... menyusahkan dikemacetan, namun setir tergolong ringan

Namun saat SF nanya enak mana pake Nmax atau spin (motor harian bunda sekarang)…
“Jelas enak Nmax!… meski besar dan berat namun setirnya enteng dan stabil”
Mungkin karena setangnya lebar kali jadi enteng….
Apa ninja gw jual ganti punya honda yang bakal keluarin motor selonjoran lokal? :mrgreen:

Bagini nasib punya motor diskontinyu (padahal belum lama diskontinyu… 🙂 ) sparepart sepele saja sudah susah dicari. Hal ini SF alami saat ingin membeli karet footsteep tiger bagian depan. Bengkel resmi tidak ready stok barang ini… otomatis SF kudu cari ke bengkel umum…
Beberapa bengkel umum sepanjang Harapan indah hingga THB (bekasi) SF samperin, akhirnya nemu juga di bengkel paling ujung THB pas sebelum bundaran kolam renang….

image

Continue Reading

Entah karena karena ada promo murah yang bikin grab bike dan gojek laris manis atau karena rute yang SF mau kurang favorit (maklum planet Bekasi :mrgreen: ) .  3 orderan SF (2 dari gojek,  1 dari grab bike)  statusnya gagal semua…  Padahal pada aplikasi GPS terlihat beberapa member gojek maupun grab bike. Ketiga orderan SF tersebut terjadi di tanggal Sabtu 8 Agustus 2015 sekitar jam 13.00 an.
Orderan pertama dari gojek untuk pengambilan paket berupa STNK dari yamaha Diponegoro,  tambun,  Bekasi dengan tujuan rumah SF di harapan indah berstatus finding driver hingga beberapa saat sampai dinyatakan gagal. 

image

Continue Reading

Peningpale…. itu reaksi awal rekan kerja SF pemilik spin saat mengetahui kabar pabrik GM di Indonesia bakal ditutup. Meskipun GM bakal tetap memasarkan brand chevrolet si Negeri ini, namun penutupan pabrik GM disinyalir akan mempengaruhi penjualan chevy spin, ga mustahil spin jadi mobil makin langka di Indonesia. Kekhawatiran rekan SF : Langka berarti bakal susah cari parts dan assesori spin, harga parts bakal mahal (karena import)… meski ada harapan bahwa GM tetap melanjutkan kerjasama dengan vendor lokal untuk tetap mensupply parts spin…. paling tidak untuk jangka waktu 5 tahun masih aman lah perawatan mobil ini.
Setelah diskusi singkat dengan SF… dia  memutuskan mempertahankan mobilnya, karena selain belum lunas kalau dijual harga bakal drop… mending dipakai sampai cicilan lunas. Selepas itu jika mobil mulai manja minta jajan aneh-aneh ya terpaksa dilego dengan konsekwensi harga bakal jatuh…. endingnya rekan SF berfikir 2 kali meminang brand non Jepun sebagai pengganti mobilnya dikemudian hari.

image

Continue Reading

image

SF bukan orang yang ngerti mobil…. meski beberapa orang sekitar termasuk family menyarankan agar SF tidak memilih ertiga warna putih dengan alasan perawatannya susah….. tapi namanya saja jodoh gimana lagi…. waktu hunting dapetnya warna itu kok 🙂 … toh warna putih keuntungannya bisa menolak panas, dan lebih termonitor oleh pengendara lain saat malam hari.
Nah kendalanya ternyata ….
Warna putih ertiga berbeda dengan warna putih yang lain…. cat putih pada ertiga berjenis white pearl alias putih mutiara…. warnanya memang terlihat elegan ga mencolok…
Proses pengecatan warna white pearl beda dengan warna putih solid / metalik… pengecatan warna white pearl perlu tambahan 1 kali proses yakni penambahan warna pearl alias mutiaranya….
jadi urutannya : cat dasar-cat putih-lapisan pearl-pernis. Simak penjelasan ahlinya :

image

Continue Reading

Kronologis si bolot dipaksa nenggak premium sebenarnya bukan kejadian yang disengaja. Waktu itu tangki tiger bocor parah jadi kudu secepatnya cari penampungan. Beberapa liter masuk spin bunda dan beberapa liter lagi masuk ke tangki ninja yang kebetulan lagi kosong.

image

Bensin fulltank. 2 liter masuk spin, selebihnya masuk ninja

Pas tangki tiger sedang menunggu untuk dilapisi resin (baca disini) selama 2 hari SF jajal ninja menenggak premium. Inilah reportnya :
– Tidak ada gejala ngelitik seperti pada umumnya jika mesin berkompresi tinggi di minumi bensin beroktan rendah
– Sangat terasa penurunan tenaga. Paling terasa di  putaran bawah dan menengah , di RPM atas sekitar 9000 jarum rpm juga agak berat naiknya.
– Mesin terasa lebih panas yang ditandai dengan kipas radiator yang lebih sering berputar
– Stater awal terasa sedikit lebih susah dibanding memakai pertamax

image

Jadi premium sebenarnya masih bisa digunakan pada Ninja 250 tapi konsekwensinya adalah hal diatas. Jika memang terpaksa isi premium saat turing dimana susah ditemukan pom bensin yang menyediakan pertamax atau bensin setara (shell super, total) tidak masalah, namun jangan memaksa mesin berkitir di RPM tinggi terus menerus. Lebih aman lagi membekali diri dengan additif penambah oktan.

SF sendiri kapok pakai premium, motor kurang responsif. Rencana nanti SF isikan pertamax plus agar oktan naik signifikan.  Kok nanti….? soale ninja lagi ngambeg aki tekor. He3…

image

Seminggu ini 2 kali mengalami penunjuk kecepatan pada speedometer mati. Yang pertama speedometer Ninja 250 mati pas berangkat kantor… saat istirahat siang pengennya ke bengkel buat beli kabel speedometer. Begitu mundurkan si bolot tiba-tiba kabel speedometer depan bagian atas terlepas dari tempatnya dan jatur terjulur. Ealah ternyata cuma masalah ulirnya saja yang kendor sehingga lepas dari duduoan di speedometer. Ngolong sebentar tinggal ditancepin trus diputer-puter… beres dah. Eh kemaren Minggu kejadian yang sama terulang lagi, kali ini menimpa spin tunggangan bunda. Karena males bongkar kedok atas SF coba ngecek dari dudukan kabel speedo di roda depan. Setelah terlepas dari tempatnya SF coba  cungkit kabel di dalamnya dan menariknya keluar…yup… ternyata putus…tus..tuss.. 🙂  kabel dirakit lagi trus nunggu waktu luang buat ke bengkel resmi …maklum biasanya parts suzuki susah cari di bengkel umum.
So… deteksi awal speedometer mati yakni pada kabelnya.. untuk motor sport yang bisa dijangkau bagian bawah speedometer dengan tangan cukup rogoh ulir kabel speedo yang nempel di speedo dan putar berlawanan jarum jam setelah itu putar roda depan … lihat kawat didalam kabel speedo berputar/diam… kalau kawat dalam diam berarti putus.. klo kawat muter berarti speedo yang error!
Untuk bebek/matic yang males bongkar headlamp …bongkar dulu dudukan kabel speedo diroda dan dicek apakah kabel putus caranya cungkit kawat dalam kabel speedo. Jangan keburu beli kabel speedo dulu sebelum memastikan apakah kabel speedonya bener-bener putus. Emann kalau cuma dudukannya kendor…

Senin kemaren mampir ke bengkel resmi suzuki di kelapa hybrida Jakut, ternyata barang kosong dan harus inden…. yah… bukan jawaban yang mengagetkan. Kudu sabar punya motor suzuki…. cari parts dibengkel umum jarang tersedia, di bengkel resmipun kudu inden. Mending mocin masih banyak parts substitusinya.
Ada yang tau parts substitusi kabel speedo spin ?