syarat

All posts tagged syarat

Usulan moge masuk toll menghasilkan ketidakpuasan pada pemilik moge karena usulan tersebut ditolak mentah-mentah Kapolri,  meski sebelumnya pengurus klub moge menjamin jika anggotanya akan tertib di tol karena semua telah dibekali pelatihan safety riding.

bukan masalah di toll yang SF bahas karena sudah banyak yang bahas soal ini. Masalah pelatihan safety riding itu loh…

sumber:pertamax7.com

Continue Reading

Sangat….sangat sedih sekali saat Faiz dinyatakan harus mengulang tes masuk SD (tidak lulus tes tahap awal). Untung masih diberi waktu hampir 2 bulan untuk ujian ulang. SF dan Bunda terlalu percaya dengan bimbingan belajar (sebut saja bimba X ) tempat faiz belajar prasekolah. Hampir 2 tahun belajar faiz masih tidak bisa baca. SF memilih Bimba X ini karena berdasarkan pengakuan banyak walimurid pada website bimba ini, anaknya bisa membaca dengan metode yang digunakan bimba (kosakata dilagukan) . SF sendiri sempat ngetes Faiz dihadapan guru bimba X  hasilnya dia bisa baca beberapa kosa kata… Tapi anehnya saat ujian masuk SD sama sekali tidak bisa..
Ternyata Faiz hanya menghafal beberapa kosa kata yang pernah diajarkan dibimba x. Tidak bisa baca kesatuan huruf yang membentuk kata. Continue Reading

image

Mungkin pembaca sudah baca artikel SF terdahulu mengenai pembenaran melipat spion. Sampai saat ini masih ada yang ngganjal dihati nih. Mengenai keberadaan komunitas motor baik di darat maupun didunia maya. Pertanyaan dasarnya cuma satu… perlukah komunitas tersebut mewajibkan anggotanya mentaati safety riding? Menurut opini pribadi SF… jelas perlu dan wajib! Komunitas saat menjadi besar dan ternama bakal diperhatikan rider maupun komunitas lainnya, jika komunitas itu berimage baik tentunya image baik juga melekat pada membernya. SF sendiri menyatakan kesalutan pada komunitas yang menekankan safety riding ini, bahkan sampai ada yang menyediakan media pelaporan online jika ada kelakuan membernya yang arogan atau melanggar aturan berlalu lintas. Sanksi bagi terlapor bisa dengan himbauan, teguran, kalau tetap membandel bisa sampai pemecatan (atau pemblokiran akun).
image

Komunitas besar jadi rujukan rider dengan kesamaan minat… jika diracuni hal-hal yang ga bener bisa bahaya…! Rider baru bakal menyerap info maupun tren dikomunitas itu. Nah jika melipat spion dianggap tren (atau sudah menjamur? ) , ban cacing dianggap gaul, pasang toa dan lampu strobo jadi berwibawa, turing kudu kenceng-kencengan …. lalu bagaimana image komunitas dan membernya yang beredar dimasyarakat? Nampak keren, gaul, berwibawa atau masyarakat malah menganggap alay, membahayakan dan arogan!?
Bagaimana komunitas motor yang baik menurut pembaca? Monggo di share jika berkenan….

image

image

Afdolnya motor buat kerja sih cukup motor spec pabrikan saja karena ndak gampang rewel. Hindari motor korekan, modif kelistrikan atau modif kaki-kaki ekstreem, bakal nyusahin jika bermasalah dijalan. Dalam kasus SF terlambat masuk kantor apapun alasannya potong gaji! Jumlahnya cukup bikin cenut-cenut.
Motor korekan tentu riskan mesin rusak, misal motor bore up gampang overheat, modif per kopling racing rawan kabel kopling putus, dll. Modif kelistrikan ekstreem juga bikin motor bermasalah, misal pasang lampu pernak-pernik, klakson, lampu hazard, nah kalau sambungan kabelnya ga rapi bisa bikin korslet dan jika daya perangkat elektronik terlalu besar bisa bikin aki tekor bahkan kiprok jebol, apalagi motor injeksi, ngeri kalo sampai ada apa-apa dengan ICUnya. Modif kaki-kaki ekstreem juga bisa bikin problem dijalan, misal pasang kaki2 moge selain membebani kerja mesin, rantai serta baut gir juga gampang jebol. Kaki ceking seperti cacing apalagi, rawan bocor dan gampang selip. Gimana kalau motor oprekan, pake perangkat listrik aneh-aneh serta pake ban cacing? Keblinger namanya 😆
Namun bukan berarti motor harian buat kerja ga boleh dimodif loh. Menurut SF malah harus :mrgreen: tapi modif yang bikin nyaman, misal bikin kontur di jok agar empuk layaknya sofa, ganti shockbreaker yang lebih empuk dan nyaman, pasang raiser setang , ganti ban tubeless biar anti bocor, modif tuas perseneling jungkit jadi injakan,  dll. Motor nyaman saat tiba ditempat kerja tubuh ga capek dan semangat kerja tetap terjaga. Saat pulang kerja emosi masih terjaga dan bisa nglayani permainan si kecil (dan bundanya 😛 )