tanaman air

All posts tagged tanaman air

image

Berikut langkah-langkah (yang belum tentu dijamin berhasil 😛 )

– Susun ornamen dasar untuk meninggikan bagian belakang. Apalagi untuk yang temanya perbukitan. bagian belakang mutlak kontur tanahnya lebih tinggi. Timbun ornamen tersebut dengan pasir malang (yang sebelumnya sudah dicuci bersih), hingga kontur dasar terbentuk.
image

– Susun batuan alami sesuai selera.

-Taburkan pupuk dasar di area yang akan ditanami. Berhubung rencana semua area dasar akan dipenuhi cuba dan hairgrass maka pupuk dasar disebar merata di seluruh dasar kolam. Setelah itu taburkan soil khusus aquascape di seluruh permukaan.

– Masukkan air perlahan hingga semua bagian dasar tergenang. agar tidak merusak tatanan aquascape yang sudah terbentuk. alasi bagian jatuhnya air dengan plastik atau piring/ mangkok. karena kalau air langsung dimasukkan aquarium pasirnya dan ornamen lain akan berhamburan. Ada kemungkinan susunan batuan/ tanah akan longsor seiring masuknya air, perbaiki seperlunya

– Setelah bagian dasar seluruhnya terendam, susun tanaman pada area tanam secara merata. Disarankan menggunakan pinset agar ga merusak kontur

-Penuhi air sampai hampir penuh. pasang filter air, chiller/kipas pendingin, CO2, dan lampu pada tempatnya. Aktifkan semua alat

– Bersihkan semua kotoran yang ada dengan jaring mini

image

Sesaat setelah aquarium dipenuhi air

-Tahap Penyusunan selesai. Tinggal bagian perawatan awal. Seminggu pertama usahakan air diganti (WC-water change) 30-50% setiap hari. Pertahankan suhu sedingin mungkin dibawah 27derajat Celcius, semakin turun semakin baik. (Untunglah aquascape SF didalam ruangan ber AC). Beri sedikit pupuk cair 2-3 hari sekali setiap selesai WC. Setel CO2 2-3 bps(buble per second), nyalakan berbarengan dengan lampu 8 jam sehari.
image

Setelah seminggu fauna mulai dimasukkan, WC cukup dilakukan seminggu 1-2 kali. Sebulan kemudian cukup seminggu sekali. Pupuk cair juga seminggu sekali setelah WC.

Seringnya WC (water change/ kuras air) berbeda-beda antara berbagai sumber yang SF baca. Namun menurut bro Afri yang sudah pengalaman main aquascape highlight pada tahap awal semakin sering WC semakin kecil aquascape terserang alga/ lumut yang ga dikehendaki. Dia sendiri melakukan WC 50% setiap hari selama sebulan pertama, bulan ketiga 2-3 hari sekali. Selepas 3 bulan malah tidak pernah WC , cukup tambah air ketika air berkurang….

Bantuin rekan sesama penghobi aquascape
-pemesanan lampu led custom  (lebih irit dayanya ga sampai separuhnya neon, murah dibanding branded neon, dan tidak bikin suhu air naik drastis)  monggo hubungi bro Afri di 087884266499 lapaknya disini : http://m.kaskus.co.id/thread/518e02668027cf855700000f/lampu-custom-led-aquascape/
-pemesanan soil, pupuk, bermacam udang hias, pasir, macem2 tanaman, dll kontak bro Adrian  di 08988189877 lapaknya disini http://m.kaskus.co.id/post/50b609b7631243e8690001ba
Recomended seller semua tuh 🙂

image

Aquascape kedua SF terserang hama gammarus/udang bongkok

Gara-gara aquascape mini terserang hama gamarus yang susah dibersihkan tanpa menyingkirkan udang peliharaan terpaksa SF nambah aquarium satu lagi. Niat awalnya versi pahe untuk mindah udang sementara dan aquascape yang terserang hama dimasukkan ikan predator untuk membasmi hama.
image

tapi begitu di tempat aquascape iman jadi goyah malah pengen bikin aquascape yang lebih advance :-). Tema kebun sudah ada di aquascape yang dihuni discus, tema hutan basah (padat) juga sudah. Akhirnya setelah melihat display yang ada SF dan Bunda tertarik bikin tema baru : perbukitan batu.

image

Aquascape pertama SF

Dibelilah perlengkapan aquascapenya… aquarium landscape mini ukuran 45x20x20, pasir silica, dan batu kali. Untuk tanamannya sengaja simple yakni mini xmassmoss, flame moss,anubias mini (lupa nama detailnya), moss ball, sedangkan perlengkapan lain seperti bohlam led dengan reflektor lampu belajar model jepit, filter samping, CO2 set, serta termometer diambil dari aquascape yang sudah ada. beberapa tanaman juga ambil dari aquarium yang sudah ada seperti mini pelia, dan fisiden . Ya terpaksa downgrade aquascape lain untuk bangun aquascape baru ini. Hasilnya lumayan… sementara sengaja ditaruh dalam kamar, ntar setelah pindahan dirumah kontrakan baru diset ulang . Inilah hasilnya :
image
image

image

Total biaya untuk aquascape ini lumayan sekitar 500 rban tidak termasuk perangkat CO2nya… beda dengan versi pahe sebelumnya .

Abaikan kabel-kabel bersliweran dibackgroundnya karena ga ada tempat lagi :mrgreen: ntar klo pindah di rumah baru , baru deh diset ulang untuk 3 aquascape ini.
sebenernya cost bisa ditekan lagi jika telaten nyari batu kali. lah beli di tukang aquascape bongkahan batu dihargai perkilo, (lupa harganya ) pokoknya batuan untuk aquascape mini diatas saja habis 125 rban, aquariumnya juga terpaksa beli yang agak mahal (klo ga salah 200rban, import dari Jepang katanya :mrgreen: ) karena aquarium murah dari akrilik ga ada yang bentuknya landscape (memanjang) , lagian kata penjualnya aquarium kaca hasilnya lebih bening. Yo wes dah terpaksa keluarkan ekstra budget.

image

Sekejap melupakan dunia permotoran dengan ngurusi hobi satunya yakni aquascape. Sebenernya SF sudah punya aquascape berukuran besar yang juga dihuni ikan eksotis (discus) . Nah kebetulan SF juga punya aquarium mini dari bahan akrilik yang semula untuk treatment benih discus. Karena indukannya sudah tewas 🙁 kepikirian untuk bangun mini aquascape buat ditaruh kamar.
Proyek dimulai… beli pasir malang 15 rb, potongan akar berbentuk bukit mini 25 rb, eh dikasih beberapa bonus taneman mini sama sellernya. 🙂  Nyampe rumah pasir langsung dicuci bersih… potongan akar ditempel moses yang SF ambil dari aquascape besar, tempel ke potongan akar pakai steples. Ternyata baru keinget pupuk dasar lupa dibeli :mrgreen: padahal pupuk harus ditabur didasar sebelum pasir dimasukkan. Karena kepalang tanggung dan males keluar lagi disusun dulu mini aquascapenya. Potongan akar yang mirip bukit yang telah ditempeli moses dan diberi pemberat batu bagian belakangnya ( diiket pake benang jahit) ditaruh dasar selanjutnya pasir malang dimasukkan. Air dimasukkan separuh baru taneman ditancapkan. Setelah itu aquascape ditempatkan dikamar dan diisi penuh. Untuk lampu jepit, lagi2 ane ambil dari aquascape besar , karena aquascape udah berlebih lampunya . Lampu ini merk Jebo JB15 dengan lampu bawaan 13 watt tapi sudah ane upgrade pake bohlam hitachi 20watt daylight. Air yang dipakai ambil dari  aquascape besar ane karena kandungan sudah terjamin (lah wong aquascape yang besar udah jadi 🙂 ). Hari kedua keluar lagi untuk beli pupuk cair 5rb, hairgrass 10rb, dan red cherry (udang mini) 20 ekor @1000, udang segera dimasukkan plus beberapa ikan dan beberapa keong lagi dari aquascape besar.Eh esok harinya beberapa udang tewas, seluruh ikan dan keong berada di permukaan . Wah.. tanda2 kekurangan oksigen karena fotosintesis belum terbentuk. Untuk ngeboost agar fotosintesis segera terjadi, ane bikin Co2 sendiri dari botol plastik yang diberi air gula dicampur fermipan (ragi). Sementara agar udang dan ikan ga tewas ane beri aerator (gelembung udara). Tinggal tunggu pembentukan ekosistem, harusnya sih bisa terbentuk sempurna karena beberapa kriteria sudah ane penuhin. Cahaya, pupuk, co2 dan suhu dingin (kamar ber AC). Tunggu hasilnya…. beberapa hari lagi 🙂

image

image
image

nah ini beberapa contoh mini aquascape dari hasil googling yang sudah terbentuk sempurna (hati-hati keracunan 🙂 :

image

image

image