tarif

All posts tagged tarif

Masih nyambung cerita liburan kemaren, kali ini SF berbagi pengalaman berkendara mobil buggy alias go kart offroad di area pemandian air panas ciater.

image

Mencoba mobil buggy dilintasan offroad ternyata cukup mengasikkan….
SF sendiri berpasangan dengan si Faiz sedangkan adik ipar SF dengan si Nafis. Unsur safety ternyata cukup diperhatikan oleh pemilik tempat wisata… kepada driver dan co driver (boncenger 🙂 ) wajib memakai helm dan sabuk pengaman. Setelah mesin dinyalakan getaran terasa menjalar keseluruh tubuh. Begitu digas ternyata alot banget, begitu juga remnya… keras… setirnya sangat berat…. kaum perempuan yang nyoba-nyoba dijamin pegel 🙂 Continue Reading

Rekor ongkos parkir sebelumnya SF alami di Terminal Kampung Rambutan sebesar 50rb/ 7 hari. tarif normal seharusnya Rp.10rb/hari, berhubung kebiasaan nawar jadilah 50rb untuk seminggu :). Saat mudik ke Surabaya SF selalu parkir motor inap di Terminal Kampung rambutan dilanjutkan ke bandara menggunakan bus bandara. namun Minggu lalu beda cerita, karena darurat karena istri melahirkan diluar perkiraan sedangkan tiket pesawat pada habis (lagi pula ga bakal nutut perjalanan ke bandara :mrgreen:), terpaksa ngebut ke Gambir ngejar kereta terakhir ke Surabaya. motor langsung diinapkan di tempat parkir yang disediakan. Nah waktu balik dari Surabaya sedikit kaget waktu bayar ongkos Parkir sebesar Rp. 186.000 ! :mrgreen: jadi rekor parkir termahal SF nih! Tarifnya ternyata Rp. 1000/ jam ndak ada diskon untuk parkir inap. Bener saja masuk tanggal 21 Juli jam 20.42 keluar 29 Juli jam 14.22 atau digenapkan jadi 186 jam.
Harusnya ada tarif khusus inap dari pengelola tempat parkir di stasiun seperti ini, mengingat banyaknya pemudik yang menggunakan kereta saat weekend. Satu lagi …mbokk yooo dikasih atap biar motor ga kepanasan/ kehujanan.

image

Sebenernya hal ini bukan hal baru di Indonesia, kalau ga salah di Jogja sudah ada beberapa bulan silam. Nah untuk di Jabodetabek mungkin Taxijek yang pertama. Taxijek merupakan singkatan dari taksi ojek, Taksi roda dua alias motor. Selama ini pengguna ojek, apalagi yang jarang naik ojek pasti males jika harus nawar menawar, kalau harga ga cocok terpaksa pindah ke ojek lain. Nah Taxijek ini menawarkan sesuatu yang baru, ojek menggunakan argo! Nggak ada deh aktivitas tawar menawar. Sistem operasinya seperti  taxi pada umumnya hanya ratenya yang beda. Untuk sekali naik argo menunjukkan tarif minimal rp 4000, diatas 1 km argo bertambah Rp 1 setiap meternya atau Rp 1000 setiap satu km. Lewat 20 km nambah biaya rp 4500, lewat 25 km nambah lagi 4500 dan diatas 25-30 rb tentunya nambah biaya lagi rp 4500. Cukup murah bukan…. untuk menempuh jarak 20 km (jarak kantor SF ke Rumah) cukup dengan duit 4000 + 19000= 23 rb wuihh ga bisa bayangkan kalo naik taksi berapa ya. Sama seperti taxi, taxijek ini juga bisa dipesan lewat telepon   (021) 9444-0739 atau pin BB 2247AE73. Untuk kenyamanan penumpang taxijek dilengkapi juga mantel hujan serta plastik semacam shower cap agar kepala tidak bersentuhan langsung dengan helm.
Sayang Taxijek ini sementara cuma tersedia di Tangerang. Tapi jika memang menjanjikan, SF yakin bakal menjadi booming di kota-kota lain. Jika pengusaha taksi ojek ini cukup kreatif tentunya bisa meningkatkan jenis layanannya seperti paket abonemen maupun jasa antar paket.

image

Saat berkunjung ke Mall Lapiazza( kelapa gading Jakarta Utara) tepatnya di Gading Food City dalam rangka tugas dari kantor, SF melihat deretan motor Ninja 250, Ninja 150RR dan PCX 125. Saat bertanya pada CS manager yang mengawal SF, doi menjawab “itu parkiran khusus moge”. SF pun cuma tersenyum simpul, tapi gatel juga kalo ga meneruskan pertanyaan tadi. Emangnya kriteria motor moge gimana ya? Jawabnya ” ya kapasitas mesinnya besar” ane pun ga tega melanjutkan pertanyaan, lah sama sekali SF ga liat moge disana 😆 kliatannya penjaga parkiran moge dan managemen lapiazza punya kriteria lain menentukan motor yang boleh masuk parkiran moge ini ( mungkin motor yang ga umum kali ya) he3….
Sekedar informasi, parkir motor umum di mall Lapiazza memang beda dengan parkiran di mall lainnya. Yang pertama tarif murah yakni hanya Rp 500/jam, yang kedua mesin motor harus dimatikan saat berada di area parkir dengan alasan kesehatan karyawan ( petugas parkir, penitipan helm, dan cuci helm, salutee nih 🙂 ) . Ga bisa bayangkan kalau moge parkir disini bakal ngos2an rider dorong motornya. Ninja saja yang beratnya 170kgan ( full tank) kerasa lumayan dorongnya, apalagi motor semacam HD yang beratnya diatas 200kg plus bannya yang segedhe gaban.