Comal dioperasikan dengan cara buka tutup, macet total 30 menitan

image

Rabu 6 Agustus 2014, 00:13 sekitar 2 km sebelum jembatan comal. Lalu lintas kembali macet total . Jalan raya yang tersedia 2 jalur kini menjadi 3 jalur karena bahu jalan juga dimanfaatkan oleh kendaraan roda 4. Akibatnya motorpun kesusahan menyelinap alias jarang terpantau motor bisa lewat karena terhalang barisan mobil.

image

Kemacetan total ini terjadi selama setengah jam lebih karena jembatan comal dibuka bergantian antara jalur ke barat dan jalur ketimur.

Kamis 24 juli 2014 Jembatan comal akhirnya dibuka kembali

Rabu 23 Juli 2014 Jam 22.00 pm SF terjebak kemacetan parah sebelum memasuki jembatan comal. Dalam 5 jam hanya menempuh sekitar 20Meter! Berkilo kilo meter berjejer antrian mobil yang ingin mudik ke arah Timur. Dari arah timur tak nampak ada mobil melaju ke arah barat. Nampaknya diseberang jembatan comal juga tidak bisa melewatinya meskipun ada beberapa jalir alternatif. Akhirnya 6 jalur disebelah barat jembatan comal semua diisi antrian mobil yang akan kearah timur.

image

Alhamdulillah penantian berakhir setelah SF menunggu hingga 5jam.  Pukul 03.00 hari kamis 24 juli 2014 jembatan comal  dibuka kembali. Untuk sementara jembatan sisi utara saja yang diaktifkan.

Akhirnya

Penjualan MPV hingga bulan ke-5 , Avanza tetap raja. Mobilio menggila, menyerap market kompetitor!

image

Kebetulan rekan ada yang membawa tabloid kontan, kebetulan juga edisi khusus Juli ini membahas soal mobil. 
Yang menarik perhatian SF adalah data penjualan mobil MPV dari Januari-Mei 2014, agak bikin SF heran karena beberapa jenis mobil MPV favorit ga tercantum di data tersebut… misalkan kijang innova dan Luxio… entahlah… Continue reading “Penjualan MPV hingga bulan ke-5 , Avanza tetap raja. Mobilio menggila, menyerap market kompetitor!”

Jika next teralis keren dan kenceng, bakal banyak korbannya

image

Awalnya misi si teralis adalah merebut tahta vixion. Namun dengan design yang “katanya” keren dan mesin yang juga “katanya” menganut DOHC, yang patut was-was bukan hanya vixion. Kelas 150cc lain seperti Byson, NMP serta CBR 150 juga patut waswas. Menurut analisa SF yang sedikit nglantur, konsumen Vixion suka vixion karena kelebihannya, bobot ringan, technologi tinggi yang minim perawatan, irit, power yang lumayan, model lumayan. Hmmm coba dikira-kira kelebihan apa yang diserang siteralis… technologi lebih tinggi dan minim perawatan, disinyalir juga ringan karena rangka teralis ( contoh kasus minerva 250 bobotnya selisih lebih dari 25 kg dibanding yang lain), power jangan tanya lagi DOHC bro! Trus kalo si teralis dikasih RDB, speedo digital, serta model yang lebih fresh apa ga ambyar kekuatan yamaha di sport. Sedangkan pengaruh di byson gimana? Orang milih byson karena modelnya, lah kalo model si teralis cakep ditambah lagi mesin beringas dan injeksi, klo harganya ga jauh apa ga mending ambil teralis nih. Trus pengaruh di kubu honda juga besar juga loh. Konsumen yang setia honda dulunya ga ada pilihan lain selain NMP atau tiger. NMP desain dan power nanggung, sedangkan tiger gitu-gitu saja, tiba-tiba disodori teralis apa ga klepek-klepek. Terakhir CBR… jelas kan orang pengen beli CBR karena desain, technologi dan injeksi. Kalau kesemuanya itu ada di teralis, konsumen yang  belum mampu beli CBR mending nunggu si teralis. Namun pengaruh ke CBR mungkin ga bakal kerasa dibanding efek pada motor lain yang SF sebut diatas, karena konsumennya segmented. modelnya pun beda fairing vs naked, dan satu lagi CBR punya nilai prestige lebih! Penghambat larisnya teralis nantinya ada di teralis sendiri yakni apakah bisa irit, murah, dan reliable…..??? These are the big questions
Judul artikelnya saja  jika… berarti belum pasti kan? Menurut informasi yang entah sengaja atau tidak ditiupkan ke kalangan blogger tentang menceritakan kelebihan teralis jelas ada efeknya. Konsumen pada menunggu kepastian! Jadi silahkan bingung milih antara vixion upgrade, teralis, atau P200NS. Sukurlah SF ga ada rencana beli sport lagi jadi ga ikutan bingung.  😆