Alhamdulillah, si Mpus selamat setelah tertabrak mobil dan motor

Kejadiannya senin kmaren.. sepulang kerja niatnya cari camilan pengganti makan malam. Gak dinyana SF melihat dengan mata kepala sendiri seekor kucing hamil dilindas oleh mobil…. Selepas itu masih sempat terhantam oleh motor dibelakangnya….. 

Terdengar jelas bunyi kraakkkkkk!!!! Ditelinga SF. Bunda menjerit histeris sambil menutup telinganya….Tanpa pikir panjang SF segera meminggirkan motor dan menyetop lalu lintas….

Ditengah jalan kucing kejang kejang dan mengeong kesakitan… SF meminggirkan kucing yang masih kejang tersebut, SF sempat menunggu beberapa saat untuk melihat perkembangan si kucing… Setelah kejang berhenti, sikucing hamil terkulai lemas tanpa ada tenaga menyokong tubuhnya…  Pengendara mobil dan motor yang menabraknya entah ngilang kemana.

Kami lantas bergegas ke dokter hewan terdekat , berharap sikucing dan bayinya terselamatkan…  Sepanjang jalan kami mendengar nafas berat si mpus … Groooghhh… Grooghhh… Beberapa kali juga terdengar batuk. Sempat ada kekhawatiran si kucing bakal tewas…. 

Sekitar 10 menit kami sampai ke Dokter hewan… Dokter perempuan ini awalnya sempat mendiagnosis sikucing remuk bagian pangkal kaki depan…. Kemungkinan hidupnya 50-50 Katanya… Si dokter nampaknya ga sampai hati ambil tindakan… Dan menyarankan agar dibawa ke klinik hewan lengkap di daerah kalimalang untuk di rontgen dan sekaligus dioperasi jika dibutuhkan…. 

Sempat hopeless dengan statement dokter… Dokter perempuan tersebut akhirnya menyarankan ke dokter lain yang mungkin punya penilaian berbeda…  Ga pakai lama kami segera ke dokter yang dimaksud . Dokter kali ini lebih cekatan dan berani ambil tindakan… Segera dia menyuntikkan obat tertentu (lupa obat apaan) yang tidak mempengaruhi janin. 

Observasi fisik menunjukkan ada bagian perut yang tergores, kemungkinan bagian ini sempat terlindas mobil.

Setelah menyelesaikan administrasi sebagai jaminan (mungkin takut klo kami meninggalkan kucing itu di klinik kali ya) kami balik pulang kerumah (sampai lupa cari makan…. Toh dah ga selera lagi)

 Si kucing terpaksa harus opname beberapa hari untuk mengetahui perkembangannya. 

Setiap hari dokter mengabari kondisi kucing… Hari pertama mpus melahirkan 1 janin prematur sayangnya sudah tidak bernyawa. Hari berikutnya menyusul 3 janin lahir tak bernyawa. 

Mpus yang kudu merelakan bayinya pergi

Hari ketiga  di klinik kondisi mpus mulai membaik… Sudah mau makan. Si Mpus yang sempat diperkirakan lumpuh ternyata malah bisa berdiri. Saat itu kami putuskan untuk merawat sikucing dirumah… 

Hari ini sudah hari ke-4 pasca insiden itu… mpus semakin membaik. Makan sudah banyak… BAB juga normal. Sudah bisa berjalan meski sedikit pincang….  Namun Mpus belum juga berani meninggalkan kandang.  Setiap dikeluarkan dari kandang dia langsung balik ke kandang… Sepertinya masih sangat trauma….  Apa takut sama si Michel kali ya…

Si Mpus dalam masa pemulihan….

Padahal justru si Michel yang takut sama Mpus yang  besarnya mungkin  cuma separuhnya…. 🙂 

Get well soon Mpus…. Biar cepat kami lepaskan ke alam mu

Bagi sebagian orang… Nabrak kucing mungkin hal sepele. Seringkali dibiarkan saja kucing tersebut kejang kejang di tengah jalan…. Sudah 2 kali ini SF menyaksikan sendiri , si pengemudi mobil berlalu begitu saja. Mungkin dalam benaknya… “Salah kucingnya yang goblok… Nyebrang seenaknya… ” 

Perlu SF ingatkan kucing adalah juga makhuk Tuhan… Bahkan di kalangan umat Islam Hewan ini adalah kesayangan Nabi Muhammad SAW. 

Paling tidak jika ga sempat membawany ke klinik hewan… Tengoklah dulu kucing yang baru ditabrak… Pinggirkan dia… Siapa tau masih punya harapan hidup… Daripada ditinggalkan begitu saja di tengah jalan. 

Pengalaman pertama menolong kucing yang ditabrak mobil mobil, kucing tersebut awalnya kejang-kejang. Setelah SF pinggirkan dan elus elus si kucing jadi tenang, dan beberapa saat kemudian si kucing  bisa berjalan meski sambil menyeret kakinya. Lah kalau kucing tersebut dibiarkan ditengah jalan apa jadinya?