thunder

All posts tagged thunder

image

Kenapa begitu? Karena terlihat wagu dan dipaksakan. Sory to say… Motor naked dipasangi fairing namun sektor lainnya dibiarkan standar bisa menjatuhkan tampilan motor itu sendiri.  Beberapa kali SF lihat pemaksaan modif seperti ini. Berikut beberapa acuan memfairingkan motor naked :
– sektor kemudi : Setang jepit sepertinya wajib, karena modif fairing disini biasanya mengejar tampilan motor pure sport. Lain soal jika ingin meniru Ninja 650.
– footstep : afdolnya sih model gantung bukan besi yang nempel dibawah blok mesin.
– sektor buritan : Dibikin Nungging, lebih afdol jika bercakram belakang dan monoshock. Motor berfairing pakai stereo shock terlihat kurang sporty. Apalagi jika kurang nungging bahkan ambles, terkesan seperti motor yang keberatan penumpang :mrgreen:
– warna : yo jelas…harusnya warna fairing plek sama dengan bodi… haram dipaksakan. Biar lebih nyambung bisa memainkan decal/ cutting sticker
– ban gambot : motor apapun digedhein bannya secara proporsional bakal terlihat lebih keren. 🙂
– spion : pantesnya ya di fairing bukan di handle bar lagi
Memang kalau kudu langsung semua sektor disentuh ya bisa bikin bangkrut. Tapi jika bisanya nyicil gimana donk? (jadi inget saat sekolah,modifnya hasil ngumpulin uang saku jadinya nyicil)
Saran SF… pasang fairingnya belakangan. Bisa kekarin kaki-kaki dulu, pasang monoshock dan bikin nungging shock, dst. Satu lagi yang sering luput dari perhatian sambungan antara fairing dan tangki depan sampai speedometer sering kali dibiarkan terbuka, ini juga sedikit merusak estetika, mending dibikinin tutup.
Karena keruwetan diatas dan takut hasil kurang maksimal SF mundur teratur modif honda GL max pacuan masa lalu jadi sport berfairing (padahal alasan utamanya ga ada duit 🙂 )
Motor naked yang enak difairingkan ya yang paling banyak memenuhi kriteria diatas. Misalnya New Vixion… kaki sudah kekar,monoshock,nungging,rear disc,footstep gantung… tinggal cari fairing berkualitas dan cari setang jepit yang cocok dah manteb deh. Ya jangan terlalu gombrong fairingnya misal hayabusa atau zx14.. bisa comot fairing KRR, R15,RS125,CBR150 trus dicat Repsol (mungkin ga sehh :mrgreen: )

image

Dari forum.otomotifnet.com butuh perjuangan keras dan biaya tinggi bikin thunder jadi sport fairing

Motor aing kumaha aing.. yo wess monggo… SF cuma kasih masukan kok :).

Trus apa Tiger SF mo dipakein Fairing…? Eitttss… selera dah berubah 🙂 lah wong si bolot (N250) saja awalnya mo ditelanjangi kok. He3… tapi bunda yang mentah-mentah menolak. Keren motor berfairing katanya… ehhhh sekarang Bundafaiz malah nyaranin bolot dijual trus diganti PCX… Wuueeee…. ora iso… 😆

image

Mungkin pembaca sudah baca artikel SF terdahulu mengenai pembenaran melipat spion. Sampai saat ini masih ada yang ngganjal dihati nih. Mengenai keberadaan komunitas motor baik di darat maupun didunia maya. Pertanyaan dasarnya cuma satu… perlukah komunitas tersebut mewajibkan anggotanya mentaati safety riding? Menurut opini pribadi SF… jelas perlu dan wajib! Komunitas saat menjadi besar dan ternama bakal diperhatikan rider maupun komunitas lainnya, jika komunitas itu berimage baik tentunya image baik juga melekat pada membernya. SF sendiri menyatakan kesalutan pada komunitas yang menekankan safety riding ini, bahkan sampai ada yang menyediakan media pelaporan online jika ada kelakuan membernya yang arogan atau melanggar aturan berlalu lintas. Sanksi bagi terlapor bisa dengan himbauan, teguran, kalau tetap membandel bisa sampai pemecatan (atau pemblokiran akun).
image

Komunitas besar jadi rujukan rider dengan kesamaan minat… jika diracuni hal-hal yang ga bener bisa bahaya…! Rider baru bakal menyerap info maupun tren dikomunitas itu. Nah jika melipat spion dianggap tren (atau sudah menjamur? ) , ban cacing dianggap gaul, pasang toa dan lampu strobo jadi berwibawa, turing kudu kenceng-kencengan …. lalu bagaimana image komunitas dan membernya yang beredar dimasyarakat? Nampak keren, gaul, berwibawa atau masyarakat malah menganggap alay, membahayakan dan arogan!?
Bagaimana komunitas motor yang baik menurut pembaca? Monggo di share jika berkenan….

image

image

Modif ini sudah 2 kali SF lakukan. Pertama pada GL max neotech pake batok lampu depan kawasaki kaze. Yang kedua pada tiger memakai batok lampu Honda karisma. Sektor headlamp seperti halnya wajah pada manusia. Kesan pertama dilihat pada wajah, selanjutnya baru bodynya :mrgreen:  Umumnya lampu bebek yang dipasang ke motor sport yakni kepunyaan satria FU yang memang lebih mudah pemasangannya karena ada batoknya. Tapi tak jarang juga headlamp bebek seperti supra, karisma, kaze dll langsung dipasang pada motor sport (edisi pahe nih :mrgreen:). Cara pemasangannya gampang kok. Tinggal lubangi saja bagian samping luar reflektor ( tidak menembus bagian dalam reflektor) kalo ga punya bor ya pake obeng yang dipanasi. Agar tidak pecah saat dipasang pada dudukan headlamp hendaknya dilapisi ring karet. Selain menghindari headlamp pecah saat dirapatkan juga mencegah headlamp berubah posisi saat kena goncangan. Modifikator ekstreem juga ga lepas dengan pemakaian lampu bebek/ matik, biasanya dipadukan dengan batok lampu mini atau bahkan fairing. Contohnya vixion berfairing berikut ini yang pake headlampnya vario (hayo punya sapa….? He3….)  image ato yang ini headlamp miosoul pake tambahan cover image
Silahkan aplikasikan pada tunggangan lama kalau bosen sama tampilan lampu bulat. Satu hal yang perlu diingat sorotan lampu motor bebek biasanya ga seterang dan sefokus motor sport.

image

Setelah baca artikel Mas Taufik sempet surprise juga. Ternyata CBR punya potensi yang besar untuk dikembangkan. CBR berhasil finish didepan ninja  di sirkuit pendek sepanjang 1.7 mil atau 2.72 km ( FYI sentul 2,56 Mil atau 4,12 km). Regulasi untuk kejuaraan tersebut hampir sama seperti kejurnas seri I 2011 dimana motor tidak boleh dioprek jeroan mesinnya.
SF memang dibikin penasaran dengan kemampuan CBR bila dioprek habis-habisan untuk bisa melawan ninja disentul. Mengingat tahun ini CBR hanya turun di kejurnas 250 seri pembuka, itupun regulasi masih kelas standar alias ga boleh oprek daleman mesin. Sedangkan seri berikutnya dimana  regulasi sudah di openkan CBR malah ga nongol. Jadi sama sekali ga ada gambaran sejauh mana performa CBR yang sudah full tuneup. Karena saat ini parts racing untuk CBR 250 sudah mulai bertebaran, diharapkan tahun depan makin bertaji melawan Ninja 250 di sentul.
image
Baik CBR 250 maupun Ninja punya kelebihan sendiri. CBR ganas diputaran bawah serta bobotnya lebih ringan cocok di trek pendek, sedangkan ninja 250 ganas diputaran atas yang cocok ditrek panjang. Skenarionya CBR bakal digdaya di tikungan dan Ninja berkuasa di trek lurus.

jika dua jagoan ini bertemu di kejurnas tahun depan dipastikan bakal lebih seru. Apalagi jika minerva megeli ikut serta. Sayang beribu sayang ga ada tv swasta yang menayangkan penuh race ini. Kalo siarannya dibikin kaya moto GP keren kali ya. Dari kelas open 150cc, 250cc, dan supersport