tiger revo

All posts tagged tiger revo

Kebetulan kami bertiga penghobi motor sport kemaren sempat kumpul bersama karena suatu tugas. Salah seorang yakni kepala bagian yang baru saja beli P200NS, satu lagi rekan seksi lain mantan pemilik tiger dan  Scorpio. Pada kesempatan itu kami ngobrol banyak soal motor.

image

Keren mana hayo..... jelas pulsar lah.... he3...

Pengguna P200NS sebenarnya dari dulu ingin beli tiger, sudah jadi keinginan terpendam sejak tiger pertama kali muncul. Bodi gagahnya dan performanya saat itu belum ada pesaing… tapi karena dulu dinasnya pindah-pindah akhirnya sekarang baru bisa beli motor sport. Tapi sayang tiger sekarang dah tamat… beberapa dealer mungkin masih ada stok tiger tapi setelah googling sana sini, rekan SF ini akhirnya batal beli tiger…. beberapa poin yang menyebabkan beliau ga beli tiger adalah power pas-pasan bahkan setara dengan motor 150cc, technologi jadoel, belum lagi banyak kelemahan tiger (yang jika SF rangkum bisa jadi novel kali… :mrgreen: ) . P200NS akhirnya menjadi tambatan hatinya karena model cakep dan performa handal. Masalah sparepart rupanya beliau sudah googling sana-sini dan menemukan beberapa bengkel recomended yang menyediakan sparepart P200NS. Continue Reading

Jika tiger SF memakai knalpot ninja 250. (Klik artikel ini mengenai impresi dan suaranya )

image

Kali ini kebalikannya… knalpot tiger revo dipasang pada ninja 250. Suaranya menurut SF tetap halus, sedikit lebih ngebas dari bawaannya ninja 250 dan jelasnya lebih menguatkan suara multi silinder ninja 250. Keuntungan lainnya knalpot tiger revo punya cover anti panas…. jadi lebih aman bagi rider yang punya balita.
Ini dia video suaranya

Jadi pengen pasang knalpot tiger lawas SF ke Ninja 250.,,,

Special thanks to dianrizki yang bersedia share dan kirim video suaranya pada SF….

image

Karena merasa sayang ninja 250 milik ortunya yang baru seumur jagung dijual, rekan SF akhirnya memutuskan membeli motor milik ortunya. Keputusan itu bikin rekan SF ini harus melego tiger kesagangannya yang sudah full modif. Sebelum dilego tentu part modif tiger ini dipreteli dulu, kalau dijual sepaket sama motornya bisa rugi karena parts modifnya dihargai murah. Dasar kecanduan modif , rekan SF berniat memasang limbah moge bekas tigernya ke Ninja 250 karbu miliknya.

Beberapa parts yang sempat dijabarkan yakni shock depan upside down milik gsx 750 plus setangnya, velg perpaduan R6 dan R1, lebar velg belakang 5.5″ dengan ban ukuran 180. Beberapa hari lalu terjadi diskusi dengan SF mengenai rencana ini. Karena urusan modif SF ga pernah se heboh ini, SF hanya bisa kasih sedikit masukan.Ban ukuran 180 dipasang ke ninja 250 tentu sangat ekstreem , wong motor turing yang 650cc (ER6) saja dibekali dengan velg 4.5″ dengan ban ukuran 160, lah ini N250 mau dibekali velg 5.5″ dan ban 180. Dengan kondisi buritan Standar dikhawatirkan penampilan belakangnya kebanting, apalagi spakbor belakang ninja lawas yang meruncing dan panjang rasanya ga akur dengan lebarnya ban. Kecuali buritan belakang ganti aftermarket atau spakbor ganti yang kecil. Belum lagi penurunan performa akibat terlalu lebarnya ban. Bagian depan niat ganti Shock USD dipadukan dengan setang dibawah segitiga khas superbike. Kalau ini bakal mungkin menyusahkan karena mungkin mentok fairing dan tangki. Kalau ga sayang sih bodi bisa dicoak, atau ganti fairing total. jika nantinya terlalu banyak kendala memasangkan limbah mogenya rupanya rekan SF memilih untuk merubah aliran ninjanya jadi naked bike 🙂

Cool.. ditunggu reportase hasil modifnya, yang katanya nunggu tiger revonya laku dijual  🙂

Kemacetan Jakarta memakan korban. Spul tiger ane jebos setelah menembus 1 jam lebih kemacetan. (he3… Jakarta lagi yang disalahkan… :P). sebenernya ini udah kali ketiga spul tiger SF mati. Yang pertama tewas saat digeber putaran tinggi saat di Surabaya kira-kira 4 tahun silam, karena saat itu harga spul tiger CW mahal (kisaran 600rban) SF memutuskan untuk menggulung ulang spul pengapian tiger. Yang kedua saat tiger ane susah distater setahun silam dan langsung digulung ulang sama mekanik langganan.

dari mbahhh gugel

Nah yang terakhir seminggu lalu. Sebenernya gejala spul udah ga sehat terasa 2 bulan belakangan. Stasioner ga stabil naik turun dan kadang2 mati mesinnya, stater dipagi hari susah meski udah dichoke, alhasil harus diengkol tiap hari meskipun kondisi aki sehat, gejala terakhir selepas 6000rpm putaran mesin terasa berat dan getaran berlebih sampai bodi tiger. Diperparah dengan macetnya Jakarta bikin spul pengapian tewas untuk yang ketiga kalinya. Karena takut terjadi hal2 yang ga diinginkan SF putuskan untuk mengganti spul pengapian tiger orisinal. Terpaksa siapkan duit 700rban untuk nebus spul ini. Eh lah kok Ndilalah 😛 spul ori Tiger CW 2004 yang konon asli Jepun sudah ga dijual lagi, ditawarin sama punya Tiger revo yang harganya 370rb (di Otista) katanya cuma perlu sesuaikan perkabelan sedikit. Setelah terpasang di tiger kesayangan efeknya langsung terasa, tarikan lebih powerfull, stasioner lebih stabil dan gejala getar diputaran atas semakin berkurang. Untung ga jadi belanja 700rban. Moga-moga aja awet spul ini.