tips

All posts tagged tips

Umur gromet/mur windsheld Nmax pada motor SF, ga sampai berumur 2 tahun. Model mur yang tertanam didalam karet bikin ga bisa awet. Masalahnya sering kali Mur lepas dari karetnya, sehingga ga bisa dipakai lagi.
Kalau ga ingin repot, beli saja mur windshield baru ke bengkel
Solusi lainnya bisa bikin sendiri…. tinggal pakai mur kecil (klo ga salah ukuran 8) yang dipaksa masuk kedalam potongan selang bensin. Caranya gampang lihat gambar berikut ini

Mur windshield nmax DIY

 

Continue Reading

Nmax servis ke bengkel resmi

Nmax sowan ke bengkel resmi

*

Servis Mendekati 25 ribu KM performa Nmax memang terasa sedikit menurun. sudah kepikiran servis 25rb saat ganti V belt sekalian saja upgrade performa Nmax agar entengan dikit.

Ini dia detail upgrade saat servis Nmax:

  1. Roller Mio M3 (12 Gram turun 1 gram dari bawaan Nmax)
  2. Per Vario 150 (Per lebih panjang 4,8cm dan lebih keras)
  3. Filter Aftermarket Ferrox
  4. Setting CO+8

Paket Upgrade Nmax, Roller Mio M3 12 gr, CVT Vario 150, Ferrox

Gimana impresinya?

Continue Reading

Kali ini SF bakal ulas efek dari antena modem dalam meningkatkan kecepatan internet XL Go.
Kelemahan modem MiFI huawei slim2 yang di bundling dengan paket internet XL Go 90Gb 90Hari adalah kemampuan menangkap signalnya lemah. Kebetulan Dikantor SF kawasan kalibata signal yang didapat di dalam gedung lantai 4 terkadang cuma dapat 1 bar 4G bahkan sering tanpa sebab pindah ke 3G full bar. Padahal kalau di HP signal 4G manteng di kisaran 3 Bar. Untuk mensiasatinya SF memasangkan MiFI ini dengan antena modem,dengan harapan signal operator yang ditangkap jadi lebih baik sehingga kecepatan internetnya naik.
Ada 2 macam antena yang SF beli. 2 biji antena portabel yang mudah dibawa kemana-mana seharga @20rb, dan sebiji antena spiral (2 spiral) dengan kabel 3 meter seharga 69rban. Untuk pengetesan SF lakukan sebayak 3 X running speed test.
Woke mulai saja

Continue Reading

Jengkel banget saat mau memakai lem G/lem korea ternyata sudah kering membatu. Padahal baru sekali dipakai dan isinya masih buanyak. Untuk itu kali ini SF share cara bikin Lem G/ korea (istilah di Jakarta) awet tidak mudah mengering. Caranya simpel banget… beberapa pembaca mungkin sudah biasa mempraktekkan… 


Modalnya cukup sobekan tas plastik/kresek. Saat selesai digunakan… buka tutup corong pada lem korea… tutup permukaan badan lem dengan potongan plastik yang di double 2, lantas pasang kembali tutup corong lem korea menjepit potongan plastik tadi…. eh ya kelupaan… sebelum tutup corong dipasang kembali ke badan/botol lem , tiup dulu corong plastik setelah terpakai agar sisa lem ga mengering menutupi corong. Hari hati ya… kalau belepotan bisa2 nempel bibir 🙂


InsyaAllah lem korea akan awet… pengalaman SF , sebulan setelah pemakaian pertama , lem korea didalam botol masih cair 

Lama ga nulis soal motor..  biarin dah… lagian dah kehabisan inspirasi soal motor. Enaknya bahas mancing saja. Kali ini ikan target adalah Tenggiri lokasinya di tanjung pakis karawang…Tenggiri terkenal sebagai ikan penjelajah yang ganas perlawanannya. Dagingnya diapain saja nikmat rasanya…pantas saja jadi favorit pemancing.

Sebelum kapal berlayar … kapten kapal memberikan tips singkat mengenai perburuan tenggiri kali ini.

1. Umpan berupa ikan tembang . Cara mencari ikan dengan cara ngotrek

2. Rangkaiannya wajib memakai wire leader kapten menyarankan ukuran 0,28 dengan kail ukuran 9. Senar utama 0,35-0,37. Sengaja ukuran senar,leader dan kail ga terlalu besar agar umpan kembung/tembang aktif bergerak 

3. Teknik mancing dengan cara ngoncer. Umpan ikan hidup dikaitkan pada kail dan dibiarkan berenang menjauh. Drag reel diset agak kendor. Agar senar ga putus karena hentakan beringas tenggiri yang memakan umpan.

4. STRIKEEEE…!  Santai saja jangan grusa grusu. Drag jangan diset terlalu mati, kalau ikan berontak harusnya reel mengendor…. kalau drag diset terlalu pakem , bisa mocel.  Karena kail, senar dan  wire leader ukurannya ga terlalu besar. Kuncinya… senar harus selalu tegang sewaktu strike dengan ikan tengiri.

5. Reel dan joran kudu pakai yang berkualitas… SF saat itu bawa 3 reel. 1 reel applause 8000 isi senar mono 0,37mm dipinjem kapten dan berhasil strike babon 7 kgan. TIca Cybernetic  isi mono .0,5mm yang ga kepakai karena kebesaran senar, dan terakhir reel ga jelas buat tambak yang terpaksa dipakai karena pakai senar kecil. Kebetulan SF strike pakai reel murah ini, hasilnya mleyat mleyot ga karuan. Kalau dipaksa bisa jebol kali…

Monggo nikmati tonton saja video amatiran ini 🙂


Hasil mancing selasa 28 maret 2017 , SF bersama 4 rekan lainnya sukses mengkapalkan 9 tengiri, dan beberapa ikan dasaran yang ukurannya ga terlalu besar.

Dalam kondisi normal SF bakal memilih warna lain yang lebih cerah. Tapi saat itu . Memilih popeng karena ingin menyelamatkan nyawanya…tubuh penuh jamur dan scabies. Kelima saudaranya tewas duluan dan menyisakan popeng seorang diri. Daripada mati..SF keluarkan duit seadanya dari dompet untuk mengadopsinya dan segera memberi perawatan optimal ke dokter hewan.

Sekarang Popeng menjelma menjadi kucing peaknose eksotis… bagi yang paham kucing. Jenis ini menduduki ksta tertinggi untuk kucing persia. Tapi ada yang menjadikan Popeng kurang difavoritkan oleh orang yang awam didunia kucing.

Saat SF jejerkan dengan michel , seekor kucing himalayan dollface (setara persia medium sedikit flatnose). Rekan SF maupun keluarga SF , sebagian besar memfavoritkan michel. Dari 10 orang yg Sf tanyain, 1 orang milih Popeng,dan 9 orang milih michel.

Beberapa diantaranya kaget setelah SF beritahu jika harga persia peaknose eksotis (seperti popeng) bisa 3 X lipat dibanding Himalayan Dollface.

Bagi orang yang awam soal dunia kucing, warna dan panjang bulu jadi pertimbangan utama dalam menilai kecantikan kucing. Wajah belakangan…. Popeng dalam hal ini warna sekujur tubuh gelap, dan bulunya ga selebat Michel. Jadi itu alasan mereka memilih Michel… 

Dalam keseharian Sf dan keluarga ga membedakan kasih sayang antara Popeng dan Michel. Cuma karena keduanya beda karakter dan usia, Popeng terasa lebih dekat dengan anggota keluarga. Popeng sifat persianya sangat kental… manja dengan tuannya. Kalau tidur maunya nempel di kaki tuannya. Usianya yang masih muda (7bulanan) bikin dia suka cari perharian dengan mengajak bermain. Michel sendiri yang sudah hampir 3 tahun, lebih suka sendiri. Dia ga terlalu antusias lagi bermain dengan tuannya. Kalau digendong dan dielus sering berontak minta turun. Malau sudah bosen baru dia ndusel sama tuannya

Berdasarkan pengamatan dan hasil googling, Pada dasarnya kucing persia dibagi beberapa jenis 

1.Berdasar wajah

– medium, menyerupai kucing lokal namun lebih pesek dan lebar

– flat nose, ini jenis yang sering dijumpai dan difavoritkan pecinta kucing. Pesek wajah lebar

– peaknose, ini jenis paling mahal diantara persia lainnya. Super pesek.. hidung hampir segaris dengan mata. Kalau dilihat dari samping datar wajahnya

3. Berdasarkan bulu

– longhair . Bulu panjang

– shorthair . Bulu pendek. 

Ada jenis persia silangan yang juga banyak diminati oleh pecinta kucing. Yakni persia himalayan. Cirinya mirip dengan persia namun bulunya khas. Gelap di muka, telinga dan kaki. Badannya berwarna lebih terang. Jenis wajah dibedakan 2 jenis… dollface (agak pesek) , dan ultraface (sangat pesek menyerupai peaknose)

Kiri : peaknose eksotis, Kanan : himalayan dollface. Keduanya jantan


Lantas bagaimana memilih persia yang cocok bagi anda… ?

1. Anda telaten dan rela menyisihkan waktu dan biaya lebih buat perawatan kucing, dan ingin punya kucing yang bisa dipamerkan? Pilih longhair… biasanya yang jenis peaknose bulunya lebih lebat dibanding lainnya. Kucing ini kudu rutin dimandikan dan disisiri bulunya. Jamur dan kutu sangat rentan menyerangnya. Suhu ruangan disarankan yang dingin untuk memicu tumbuhnya bulu yang lebat. Kebersihan ruangan juga mutlak diperlukan…jangan sampai kucing ini berkeliaran dengan bebasnya di tanah. Sayang bulunya….

2. Kucing flatnose bulunya mungkin ga seheboh peaknose longhair tapi banyak juga yang lebih memfavoritkan jenis ini. Perawatannya ga seribet peaknose. Lebih tahan penyakit juga . SF dulu pernah punya flatnose berusia 8 tahunan… sayang hilang digondol orang. Bagi sebagian orang wajah persia flatnose lebih berkarakter(gagah) dibanding peaknose yang cenderung aneh/lucu. 

3. Persia peaknose. Wajahnya lucu dan menggemaskan… pesek dan rata…! Ga nampak gagah seperri flatnose. Ini termasuk jenis persia yang paling mahal dibanding medium dan flatnose. Itu juga yang bikin pecinta kucing berfikir 2 kali sebelum meminangnya. Sifatnya cenderung kalem.. cocok diuyel uyel… kelemahan kucing ini adalah jarak hidung dan mata terlalu dekat, sehingga seringkali belekan. owner kudu sering membersihkan area matanya. Menurut beberapa rekan pecinta kucing, jenis ini butuh perhatian lebih karena rentan penyakit. Jenis longhair jika perawatanya bagus hasilnya akan menggiurkan… bulu panjang dan lembut. Ditambah sifat kucing yang kalem cocok dipeluk peluk. Yang bikin heran, persia peaknose eksotis (bulu pendek) justru harganya lebih mahal dibanding longhair. Rekan SF yang demen peaknose eksotis mengatakan jika jenis ini perawatannya lebih mudah . Ga perlu terlalu sering nyalon. Wajahnya dan badannya nampak lebih lucu dibanding longhair karena bulu mengembang ga jatuh kebawah seperti longhair…jadi nampak membulat.

4. Persia himalayan. Sifat dan penampakan fisik mirip persia umumnya. Namun sifatnya cenderung lebih aktif… asyik diajak bermain main. Bulu berwarna krem dengan warna gelap dibeberapa bagian yang bikin jenis ini nampak eksklusif… unik. 

5. Sebagai gambaran harga 2016… persia medium :dibawah 500rb, persia flatnose : 1 jtan, persia peaknose longhair : 1,5-2jt, persia peaknose  eksotis diatas 2 jt. Ini SF ga ngomongin yang keturunan murni (pedigree) yang ada sertifikat segala macem… karena bisa 5jt diatas… bagi SF sih ga worthed beli gituan kalau cuma niat dipelihara. Harga diatas bervariasi…. bisa lebih murah jika adopsi dari dari owner langsung, atau bisa jadi jauh lebih mahal jika beli di petshop besar.

Banyak yang beranggapan persia kucing yang paling mahal… nope anda salah besar.. ! maincoon bisa 2-3 kali lipat dibanding harga persia, british lebih mahal lagi… puluhan juta….! 

Apapun pilihannya… memilih kucing bukan seperti memilih barang… kalau ga cocok bisa dikembalikan atau dijual lagi… SF dan keluarga milih kucing layaknya mengadopsi keluarga/anak… kalau sudah dipilih ya dirawat dan disayangi….!


Selama perjalanan berangkat kerja tadi pagi , SF kebetulan dibelakang vixion yang sepertinya baru pasang box givi dibelakangnya masih kinyis boxnya bro :). Selepas flyover  walikota Jakarta Timur jalanan lumayan macet. Pengemudi vixion awalnya disisi kanan truk, tapi karena tidak ada ruang menyalip dia berusaha menyempil dibelakang truk untuk menyalip dari arah kiri. Lolos dari belakang truk pengemudi vixion langsung merebahkan motor kekanan… akibatnya…. box givi yang masih kinyis nyenggol bagian belakang truk.

Di duren sawit selepas flyover pondok kelapa , jalanan juga macet. SF berada dijalur paling kiri yang khusus dihuni pemotor. Vixion yang sama  menyalip Sf dan motor didepan SF dengan memanfaatkan celah diantara mobil. Saat balik ke jalur motor , Boxnya menyenggol spion motor didepan SF. 

Dari situ SF menafsirkan… pengemudi vixion ini belum terbiasa memakai top box di belakang motornya….

Kali ini SF akan share beberapa hal terkait penggunaan top box pada motor

1. Kalau anda tipikal rider kesusu suka selap selip… pakai box bukan pilihan yang baik. Karena akan mengganggu manuver. Mending tank bag. Top box juga menghambat performa motor. SF pernah coba ngebut memakai tiger lawas tanpa box sentuh 135 kpj, dengan memakai box K42 yang hanya diisi helm. Speed di trek yang sama susah melewati 120kpj.

2. Dalam kondisi macet parah jika ingin selap selip dengan space terbatas , jangan terlalu memiringkan motor saat belok patah. Box riskan menyenggol kendaraan tinggi. 

3. Pemilihan braket box sangat penting… pastikan bahan dan las lasan kuat. Bundafaiz dah ngalami patah braketnya. 

4. Sesuaikan top box dengan beban yang dianjurkan. Disarankan tidak membawa beban terlalu berat dalam box karena mengganggu keseimbangan motor.

5. Solusi memakai box tapi tidak terlalu mengganggu keseimbangan dan tidak bikin dimensi motor tambah molor adalah dengan memakai braket geser. Saat berkendara sendiri braket dapat digeser kedepan sehingga box nempel punggung pengemudi… enak bisa sandar :). Ga enaknya kalau ada yang nebeng bonceng, jadi kudu repot dikit geser braket ke belakang. 

6. Tentukan kapasitas box sesuai kebutuhan. misalnya tiger SF memakai box Kappa K42 (42liter), muat untuk 1 helm fullface dan 1 helm halfface. Dibawah itu mungkin hanya cukup buat 1 helm, dan diatas itu tentunya lebih leluasa untuk 2 helm

Kiri K42 (42lt), Kanan K46(46lt)

Jumat seminggu lalu saat pulang kerja, Tiger tiba tiba mogok. Pas macet lagi…. SF pikir bensinnya campur air. Segera SF buka baut pembuangan bensin dimangkok karbu, dan bensin cuma keluar beberapa tetes dan mampet!

SF coba getok pakai gagang obeng beberapa kali, dan untung bensin mengalir kembali….. problem solved dengan cara getok karbu :mrgreen: . Segera SF tutup baut pembuangan bensin, dan kembal melanjutkan perjalanan pulang. 

Sekitar 3 KM kemudian tiger kembali mogok… karena dah tau masalahnya SF getok lagi tuh karbu… tiger kembali mau dihidupkan. Nyampai rumah digletakin saja tuh tiger selama seminggu.

Baru minggu kemaren SF sempatkan bongkar karbu tiger… begitu buka mangkuk karbu langsung ketahuan masalahnya… ada parts berupa corong kecil yang lepas dari tempatnya.

 Parts ini rupanya menghalangi pelampung bensin untuk turun. Pelampung bensin ini berfungsi layaknya katup bensin… kalau posisinya turun, katup bensin terbuka. Bensinpun turun memenuhi mangkok karbu. Bensin yang memenuhi mangkuk akan mengangkat pelampung, saat itu katup bensin tertutup dan bensin berhenti mengalir. 
Kalau pelampung keganjel ga mau turun ya bensin ga ngalir… mogok dahhh…

Karena fungsinya ga jelas, SF copot saja parts yang ganjel pelampung itu… SF coba stater dan geber-geber tiger ga ada masalah…

Jadi kira-kira apa fungsi parts kecil berupa corong dari plastik didalam mangkok karbu itu ya?


Liat liat video mancing luaran rata-rata pake lure buatan sejenis crank bait, minnow, metaljig dan softlure. Teknik mancingnya yakni casting yang intinya bagaimana memainkan reel dan joran sedemikian rupa untuk menciptakan gerakan umpan yang menyerupai mangsa. Target ikannya yakni ikan-ikan predator.

Asyiknya casting dari video video yang SF tonton, bikin SF pengen mencobanya. Segera beli beberapa umpan buatan dari toko online. Biasalah.. .. SF cari yang murah aja :mrgreen: … cukup yang sekitaran -+ 20 rban. Lure yang SF beli berupa minow dan softlure. Beberapa kali mancing , lure-lure ini ga sempet kepake karena situasi ga mendukung (kolam kecil, atau pemancing lagi ramai) 

Akhirnya baru minggu kmaren kepakai juga lure lure ini. Tepatnya di pemancingan daerah tangerang. Sebenernya di kolam ini ada larangan casting. Alasannya mata kail lure yang rata2 menggunakan kail 3mata, 2 biji ( depan belakang) bikin ikan terluka di bagian badannya saat terlepas sewaktu fighting/strike, kalau sudah begitu riskan mati ikannya. 

SF mengakalinya dengan memasang single hook mata satu pada lure yang SF pakai. Jadi meminimalkan resiko terluka badan ikan yang disebabkan kail kedua.

Teknik casting cukup mudah dan efektif ternyata. Lemparkan umpan sejauh  mungkin dan gulung perlahan reelnya. Cara ini efektif untuk minnow lure. Umpan minnow yang ujungnya berlidah akan menyelam dan bergoyang seperti mangsa cedera didalam air. Ini yang menarik perhatian ikan predator. Kalau softlure agak beda… SF memakai teknik Stop N Go , agar lure bergerak naik turun dalam air.

Rata-rata strike terjadi pada lemparan ketiga. Jenis ikan yang ganas, bikin SF berkorban banyak pada acara mancing kali ini. Reel kelas tambak yang biasa SF pakai mancing bawal patah rangka dalemannya sehingga mleyot, 1 umpan soflure dibawa Mangrove Jack (MJ), 2 softlure putus ekornya kena gigi MJ, dan 1 kail minow lepas karena bengkang ringnya. Kondisi2 lure yang SF pakai dadal duel kena gigitan MJ yang menyerupai kakap merah ini

Ternyata teknik casting ini justru lebih efektif dibanding teknik pelampung atau dasaran memakai irisan ikan. Grup sebelah dengan jumlah pemancing 5 angler memakai umpan irisan ikan hasilnya cuma setengahnya dibanding perolehan SF. 

Puas … Sangat Puas…..! pengalaman pertama mancing menggunakan teknik casting ini ternyata bikin SF ketagihan… 

Berikut video serunya pengalaman casting pertama kali menggunakan umpan buatan murahan :mrgreen: