tirev

All posts tagged tirev


Setelah 2 tahun bergumul harian dengan Nmax…plus beberapa bulan ini kondisi lalin Jakarta ga karuan jadinya Tiger dan Ninja 250 terlupakan… cuma dipanasi thok…

Pas puasaan gini kok beberapa hari malah Lalin lancar… akhirnya tiger keluar kandang… 2 hari dah merasa keanehan di tiger… mesin brebet di RPM menengah pasca ganti Noken plus RRA BRT, dan paling mengganggu Setang bawaan tiger ga balance kanan kirinya…. he3…. baru nyadar beberapa tahun karena dah biasa pake Nmax .

Singkat cerita SF giring tiger ke bengkel deket rumah… minta ganti stang tiger Revo yang lebih tinggi dibanding tiger lama… raiser yang dulu dah nemplok di tiger dipertahankan…. hasilnya….. NYESELLLL POLLLL !!!  Continue Reading

wpid-capture_196.png

Dulunya Motor ini sangat dipuja layaknya Ninja 250 sekarang… banyak anak muda mengidamkannya. Apalagi semenjak 2 tak menghilang dari pasaran… makin mengukuhkan Tiger sebagai motor premium saat itu. modelnya yang tergolong fenomenal saat itu (intip motor sport 4 lain lain yang ada cuma  GL Max, GL Pro,Win, baru muncul thunder dan megapro) semua ga ada yang mampu menyaingi kharisma si Cruiser Revolutioner ! Yup Tiger memang legenda saat itu.  Ga salah organisasi berlatar belakang  tiger menjamur di Indonesia ada yang klub dan komunitas (sampai pake acara bentrok2an segala gara-gara seongok besi! )  . Yamaha membaca peluang untuk menjegal tiger dan mengeluarkan Scorpio tapi belum mampuh menjungkelkan tahta si Tiger. Namun sekarang Tiger kudu legowo tahta penjualan untuk 200cc keatas direbut oleh Ninja 250 meski harga ninja 2 X lipat tiger.

Jadi jika ditanya kok bisa sih tiger masih ada yang beli hingga sekarang, mungkin segelintir penyebab diatas penyebabnya….

1. Keinginan masa muda ga keturutan, baru bisa beli saat sudah mapan. Ndak peduli apa kata blogger macam SF yang katanya Tiger penuh kelemahan. Bahkan mungkin banyak yang ga pernah akses internet

2. Tiger masih terlihat gagah untuk ukuran motor turing, modelnya juga termasuk ga bosenin

3. Mudah di oprek dan dimodif

4. Suku cadang buanyak dan sudah ga mahal kaya dulu lagi, kecuali beberapa parts namun itupun ada substitusinya.

5. Member Klub/ komunitas sudah mendarah daging. Jadi beli tiger lagi untuk meremajakan tunggangan lama

6. Mumpung tiger masih dijual dan bentar lagi tamat riwayatnya, bisa jadi barang kolektor yang langka :mrgreen:

7. Tiger terbukti stabil (anteng) dan nyaman dikendarai untuk jarak jauh.

8. dll

sumber : iwanbanaran.com

itu mungkin beberapa alasan orang beli tiger baru, jumlahnya ga terbilang sedikit loh sebulan masih bisa laku sekitar seribu unit. Klo SF sih kalau seumpama tiger dimaling orang atau terbakar atau ketlisut ogahhh beli tiger lagi… jadi opo loh… palingan spacy atau kalau sport ya NVL … dah beda orientasinya… milih yang enak buat rute perkotaan saja dah 🙂  . kecuali loh tiger keluar versi helm in ber transmisi Dual Clucth 😛