Kepoin jeroan knalpot racing yang efektif meredam suara

Kali ini SF yang anti knalpot suara berisik akan berbagi mengenai jeroan knalpot racing yang suaranya adem namun performa tetap terjaga.

Knalpot yang SF bongkar ini milik sendiri. Sengaja merk SF rahasiakan. Produsen knalpot racing bermerk tentunya ga main-main mengembangkan knalpot. Ada Research And Development, ada trial N Error hingga akhirnya produk siap dipasarkan.

Trend yang berkembang saat ini, knalpot untuk ngejar performa tidak harus berisik. Peningkatan power bagi SF juga nomer 2 , buat motor harian torsi lebih dibutuhkan. Nah desain jeroan knalpot yang akan SF share ini mengakomodir kebutuhan motor harian.

Langsung saja yuk.

untuk lihat rahasia jeroannya, bongkar dulu sarangan knalpotnya. Rata-rata knalpot racing bermerk bisa dibongkar sarangannya untuk diganti peredamnya(glasswool). Biasanya knalpot baru agak susah dibuka untuk pertama kalinya. SF manfaatkan tang buaya untuk menjepit pipa output bagian luar, lalu digetok palu, sambil diputar dan ditarik keluar.

Setelah terbongkar sarangannya,.baru lepaskan peredam dari sarangannya.

Rahasia suara ademnya ada pada desain sarangan yang terdiri dari 2 bagian. Bagian dipangkal , diameternya lebih besar. lubangnya besar-besar namun tidak rapat.

Bagian ujung diameternya mengecil/mengerucut dengan lubang sarangan yang rapat. Output akhir dilanjutkan pipa beberapa cm. Diameter sarangan , dan ukuran lain jelas ga bisa SF share . Karena menyangkut rahasia produsen.

Ini penampakannya

Tak kalah pentingnya, glasswool juga signifikan meredam suara. Contohnya yang dipakai di knalpot SF ini. Warna putih dan lebih tahan panas. Beberapa bulan pakai cuma pangkalnya saja yang menghitam.

Yang SF rasakan knalpot yang dilabeli silent series ini,suaranya memang cenderung halus saat stasioner. Saat dibetot mendadak baru terdengar jelas basnya . Tapi ga kaya knalpot racing pada umumnya. Knalpot yang SF pakai ini jauh lebih halus. Saat melaju stabil beriringan dengan kendaraan lainnya tidak terdengar mendominasi. Klaim dari produsen, suara knalpot ini masih dibawah ambang batas kebisingan yang diatur dalam undang-undang.

Performa tidak ragu lagi..Nmax SF, terasa lebih responsif buat stop N Go.

Sebenernya ada satu lagi desain sarangan knalpot racing yang efektif meredam suara, yakni berupa sarangan yang dipelintir, jadi dinding sarangan permukaannya berulir (tidak rata). Sayang ninja SF yang knalpotnya pakai desain ginian sudah laku.

Impresi penggantian knalpot silent series Rob1 pada Nmax. Terkesima dengan performanya, tapi tetep irit Juga loh.

Akhirnya setelah beberapa bulan menahan godaan, tak tahan juga SF ganti knalpot bawaan Nmax dengan knalpot aftermarket Silent Series bermerk ROB1 (dulu namanya RCB1). Penyebabnya bukan hal yang sepele. Leher knalpot Nmax penyok kena poldur saat boncengan ekstreem 😇

Leher knalpot Nmax, full karat dan penyok setelah 4 tahun

Bukan hal yang mudah menentukan knalpot incaran. Ada beberapa merk yang menawarkan harga lebih murah. Tapi review di internet kurang detail. Nah sialnya pihal RCB1 punya trik jitu. Bikin video pengukuran dyno dan pengukuran volume knalpot…. coba.. apa ga sialan tuhhhh… !!!

Continue reading “Impresi penggantian knalpot silent series Rob1 pada Nmax. Terkesima dengan performanya, tapi tetep irit Juga loh.”

NMAX paling cocok untuk motor se-keluarga

Kehadiran Nmax dikeluarga SF menjadi berkah tersendiri.   Anak-anak yang dulunya jika diajak keluar cari makan pengennya naik mobil,  eh sekarang minta naik Nmax saja.
Semua motor SF pernah merasakan disiksa ngangkut 4 penumpang…  Dari kesemuanya itu cuma Nmax yang SF rasa paling nyaman.  Loh kok…?
Handlingnya tetap stabil,  performa ga kedodoran,  dan jok lebarnya nyaman bagi boncenger.

image
Bisa dibayangkan jika suzuki spin dinaiki orang segini

Continue reading “NMAX paling cocok untuk motor se-keluarga”

Header 4-1 Vs 4-2-1 Ternyata sudah ada yang membuktikan di dyno

wpid-20150503_214209.jpg

Masih terkait dengan artikel SF beberapa hari lalu soal penggantian header ertiga menjadi 4-2-1 (baca disini ) ternyata feeling SF yang merasakan tenaga lebih keluar di RPM bawah juga diamini oleh penghobi roda 4 yang tergabung pada forum pada www.modifikasi.com.

wpid-img_20150504_075617-1-picsay.jpg

bahkan ada juga user Lancer yang mengukur performa mobilnya pada mesin dyno… Berikut hasilnya :

header : 4-2-1 menghasilkan torsi  154 lb/ft @ 4000 rpm dan power 127 hp @ 4000 rpm
sedangkan header : 4-1 menghasilkan torsi 115 lb/ft @ 5400 rpm dan power 138 hp @ 6800 rpm Continue reading “Header 4-1 Vs 4-2-1 Ternyata sudah ada yang membuktikan di dyno”

Review header 4-2-1 menggantikan 4-1 bawaan ertiga

image
Header asli ertiga 4-1

Langsung terasa bedanya….!  Penggunaan header 4-2-1 buat ertiga menggantikan header ertiga bawaan 4-1 dengan catalyc converter bikin power mobil lebih keluar duluan…  Hal ini juga diamini ipar SF (yang justru jam terbang pake ertiga lebih tinggi dibanding SF) “wah kalau kaya gini tanjakan curam dengan kondisi penumpang penuh ga bakal jiper” katanya.  Perbedaan karakter terutama sekali terasa si rpm bawah (sebelum 4rb rpm).  Pedal gas cukup sedikit di tekan sudah cukup untuk bikin mobil melaju. Sangat bisa diandalkan untuk nyalip angkot yang seenaknya ngetem.  Sepertinya peak power dan torsi bergeser pada RPM lebih rendah.  

image
Aftermarket 4-2-1

Continue reading “Review header 4-2-1 menggantikan 4-1 bawaan ertiga”

Jangan remehkan pengrajin knalpot custom. Leher knalpot merk ternamapun bikin disana

image

Banyak pengunjung SF mencibir penggunaan knalpot custom pada motor SF…  tau sendirilah apa yang mereka pikirkan… Padahal pengguna mogepun banyak yang demen pakai knalpot custom (cek artikel kemaren) .
Suatu rahasia besar yang SF dapat ke bengkel knalpot langganan SF di kawasan Jakarta Barat (ga usah SF sebut, pengunjung dah pada tau… ini artikel rahasia loh :mrgreen: ) . Continue reading “Jangan remehkan pengrajin knalpot custom. Leher knalpot merk ternamapun bikin disana”

R25 susah di modif? Ganti knalpot,open filter, piggyback cuma naik dikit…. ga salah tuh

Agak keheranan juga SF baca artikelnya motor.otomotifnet.com (baca disini) penggantian knalpot racing, open filter dan piggyback hanya menghasilkan kenaikan tenaga 2 dk. Nih screenshotnya

image

Tabloid sekelas otomotifnet tentunya ga sembarangan ambil data… tapi masalahnya dengan modif performa seharga 9jt masak tenaga  cuma naik 2 dk?

Continue reading “R25 susah di modif? Ganti knalpot,open filter, piggyback cuma naik dikit…. ga salah tuh”

Gaya balap di motogp berubah seiring tehnologi

Awal SF mengenal motoGP adalah saat eranya Mick Doohan… SF muda begitu mengidolakan dia… aksi menikungnya itu yang bikin jantung berdegub kencang… ban belakang bisa ngepot kemana-mana… aksi ini yang kondang dengan nama rear wheel steering.
Saat mengerem, melahap tikungan maupun keluar tikungan roda belakang jarang linear dengan roda depan karena posisinya hampir selalu lebih keluar dibanding roda depan.

image

Continue reading “Gaya balap di motogp berubah seiring tehnologi”

Salah satu resep Marquez : membatasi technologi agar tambah kencang

Menarik juga ulasan motorplus berikut ini :

Secara umum ada tiga bagian elektronik utama yang berkaitan dengan sensor di motor sekelas RC213V. Tiga sensor ini terdiri dari sensor torsi, sensor traksi, dan sensor pengereman. Nah, sensor torsilah yang dikurangi perannya oleh Marc. Ini yang enggak dilakukan pembalap lain saat ini.
Keuntungan menurunkan peran sensor torsi, paling jelas saat menikung. Seandainya membiarkan sensor torsi bekerja 100% bekerja di RC213V yang dipakai Marc, pasti tidak akan mungkin terlihat Marc masih bisa sesekali melakukan rear wheel stering alias manuver dengan roda belakang sliding.

image

Continue reading “Salah satu resep Marquez : membatasi technologi agar tambah kencang”

Knalpot Ninja 250 baru wajib desain ulang

Seperti yang di diinformasikan beberapa blogger senior, kawasaki sedang menyiapkan penerus tahta N250fi. Sepertinya kawasaki gerah karena pasarnya di obok-obok Yamaha. Disinyalir mesin dan desain kawasaki ninja 250 2 silinder nantinya akan benar-benar baru.

image

Continue reading “Knalpot Ninja 250 baru wajib desain ulang”