tvs

All posts tagged tvs

http://robinmckinleysblog.com/?x=viagra-antibiotics-drugs-low-prices image

clomid for sale online uk pharmacies Minerva SF nampaknya mengalami keterpurukan di kelas 250 CC. Selama diJakarta 4 tahunan saya cuma sempet lihat motor ini 3 unit berkendara dijalanan. Lain halnya dengan fairing 150cc yang sering SF lihat sliweran. SF saja sama sekali ga ada minat.. kesampingkan modelnya yang garang atau image pabriknya yang kurang bersinar, tapi dari riding positionnya saja sudah terbayang… motor ini bener-bener megeli alias bikin capek… lah nunduk abiesss :mrgreen:
Gimana dengan TVS…yang kabarkan ikut nhemplung dikelas 250cc ini. sebenernya kiprah TVS juga kurang bersinar di Indonesia. Bulan Maret lalu hanya bisa jualan 1057 unit dalam sebulan. Nah gimana jika TVS masukkan RTR 250 Di Indonesia apakah bernasib seperti minerva dengan varian 250ccnya ?… jawabnya tergantung … bisa jadi pilihan bagi penyuka motor CC gedhe di Indonesia dengan budget mepet. Syaratnya desain keren,tenaganya beneran sampai 30 Hp, ergonomi cukup sport turing ga nunduk dan yang pasti harga harus murah…

image

follow link Sumber : P2R

clomid drug info Aftersales TVS sepertinya lebih kuat dibanding minerva (cmiiw) apalagi TVS punya pabrik di Indonesia. Untuk kelas 250 cc terbilang unik… kalau harga terlalu tinggi akan merambah pangsa premium jelas para konsumennya lebih matang pertimbangannya… ada yang namanya prides disini tentu lebih begengsi dan konsumen lebih ga kuatir jika beli motor yang lebih terjamin seperti CBR 250 atau N250. Otomatis harga kudu di set sekurah mungkin, Ini sebuah tantangan bagi TVS bisakah bikin motor sport fairing 250cc berkualitas dengan harga murah?
Sebab rasanya susah jika TVS main dikelas yang sama dengan CBR dan penguasa pasar Ninja 250. Tentunya TVS mengincar konsumen dibawahnya… dengan bocoran info RTR 250 yang bertenaga 30hp (diatas CBR 250?!) Bermesin 1 silinder, jelasnya berkompresi suangat besar… minumnya minimal kudu pertamax kan? Mesin kompresi gila ini hanya dibekali oil cooler, beda dengan yg lain yang kengandalkan radiator. Pembeli motor berbudget terbatas tentunya berpikir ulang memberi minum motor ini sehari-harinya. Sudah hampir dipastikan borosnya diatas motor harian lainnya ditambah kudu pertamax bahan bakarnya.

image

Sumber : tmcblog.com

Bersediakah TVS berupaya total dengan meningkatkan promo,meluaskan jaringan sales dan aftersales, dll untuk menyambut motor yang pasarnya paling sempit di segmen sport ini ? hampir mustahil… memang sih Pabrikan TVS di Indonesia ga hanya melayani motor di Indonesia namun juga untuk ekspor. Jika produk 250cc TVS ini cukup fenomenal dan diterima di dunia internasional, pabrik di Indonesia bakal makin meluas dan mungkin jaringan Sales dan aftersales TVS bakal ditingkatkan di Indonesia… itu kalau RTR 250 ini diproduksi di Indonesia loh. Tapi semua baru wacana…. masih lama rasanya mengharapkan kehadiran motor ini. Klo sekarang yang pasti-pasti saja dah 🙂

image

Berberapa parts pada motor SF menggunakan parts motor lain. Mungkin ga hanya SF namun banyak  biker lain berlaku demikian, apalagi yang suka modif. Pada umumnya fast moving part adalah bagian yang banyak disubstitusikan seperti busi, kampas rem, bohlam lampu,rantai,dll. Namun tak jarang non fast moving juga dapat disubstitusikan misalkan saja jeroan mesin, parts kopling, daleman cvt, komponen pengapian dan masih banyak lagi. Bagi penyuka modifikasi , substitusi bodypart bisa bikin motor tampil beda. Contohnya buanyak…. blogger pun mengaplikasikannya sebut saja shock tvs pasang ke tiger, lampu vario pasang ke vixion, lampu byson ke megapro, visor tiger ke scorpio, dan masih banyak lagi.
image

Kalau ditarik benang merah apa sih alasannya. Mari diinventarisir:
1. Lebih murah,
2. Lebih mudah didapat,
3. Lebih awet,
4. Menaikkan performa,
5. Fungsionalitas bertambah,
6. Upgrade tampilan,
Dll.
Trus alasanmu apa pakai parts substitusi….? Monggo share…. ¡

Masang shock TVS pada tiger memang penuh dilema (hallah bahasa sinetron he3… ) awalnya tabung ditaruh atas seperti pada motor TVS tapi hadap belakang lama-lama kok bosen ya lagian tabungnya  jadi kurang tereksploitasi dan terlihat janggal. Kalau hadap belakang mentok besi handle (untuk geser pantat tiger), awalnya niat motong besi handle ini. Tapi akhirnya disaranin sama mekanik langganan mending posisi tabungnya dibawah saja dan hadap belakang (seperti tiger revo). Karena dulu pernah baca kalau posisi shock dibalik rebounnya jadi kacau. Mekanik ane langsung ngasih penjelasan, “itu kalau shock pake oli mas, lah ini kan nitro jadi ga masalah”. image

image
Setelah dicoba emang empuk dan reboundnya ga terasa beda (atau SF emang kurang sensitif ya :mrgreen: ) . Logikanya sih masuk. Kalau shock oli tidak boleh terbalik pemasangannya karena menggunakan fluida yang terpengaruh gaya grafitasi otomatis didesain cairannya terkumpul didasar. Kalau shock nitro beda lagi, cara kerjanya doi menggunakan tekanan udara dan ga terpengaruh  gaya grafitasi makanya ga masalah dibolak-balik. CMIIW. Yang jelas sudah 2 bulan ini posisi shock dibalik, performanya tetep empuk dan ngegrip.

Sebenernya ga ada niat pergi ke PRJ Sabtu ini. Karena takut…. takut kalap belanja macem-macem. He3… lah wong bulan ini banyak pengeluaran mau pindahan rumah, dan ngecat rumah kontrakan baru. Namun karena bundaFaiz pengen jalan akhirnya berangkat juga ke PRJ. Jalan-jalan bareng si Kecil yang punya unyeng2 dobel (pusaran rambut dua) emang butuh effort lebih, bukan kita yang ngarahkan tapi ananda yang ngatur kita jalan kemana. Akhirnya demi blog tercinta Bundaf41z terpaksa bertarung dengan si kecil sedangkan ane sibuk foto-foto. He3….

Yang menarik di stand Honda ada penampakan CBR 250 berlivery Repsol Honda yang juga dijual lebih mahal 3,5juta, yang ga kalah kerennya ada PCX putih dengan sidebox yang bentuknya mengikuti bodi.

PCX putih plus sidebox mengikuti kontur bikin tambah keren

Sedangkan usaha Smartf41z mengorek kapasitas next tiger menemukan jalan buntu, malah ditawari tiger revo.

Lanjut ke stand Yamaha masih didominasi aura motoGP ada motor Lorenzo yang dipajang tuh, eh ada juga penampakan skuter gambot tuh, belum sempet liat tipenya keburu sikecil cari masalah. He3…

skuter gambotnya yamaha tak ketinggalan

Di stand Suzuki ada 2 motor putih yang dipajang yang satu GSR 750 dan satunya lagi yang ane kira moge enduro ternyata thunder modifan, keren juga, GSX 600 juga dipajang dan beberapa motor Suzuki yang dimodif supermoto. Di stan ini Smartf41z didatangi seseorang yang keliatan ngerti banget soal motor, nah kebetulan nih ane sampaikan saran. Segera keluarin GW 250 dan reborn FXR dengan bodi yang nembak GSX. Beliau hanya bilang nanti saya sampaikan ke atasan.

yang kiri GSR750 yang katanya udah laku, sebelah kanan thunder modifan

Next di Stan TVS kekhawatiran ane terbukti, ada shock nitro Apache yang dipajang warna merah. Dan ada tempelannya diskon 15%. GLODAGHHHH!!!!! Hati tak kuasa menolak. Dengan berdalih nyariin shockbreaker buat adik yang di Surabaya (karena takut disuruh nunjukin STNK seperti di Bajaj) akhirnya sukses nyabet si shockbreaker nitro ini, harga awal 600rb jadi 510 sepasang. Pencarian shockbreaker ane berhenti sampe disini deh. Selain Tormax motor yang menarik perhatian ane adalah modifan Apache berfairing, namun saying beribu saying sepertinya motor ini mengalami krisis identitas dengan mengambil desain Suzuki GSX.

tak kuasa menahan hasrat, sepasang shock nitro apache pun berpindah tangan 🙂

Di stand bajaj ga ada yang menarik, hanya line up biasa yang dipajang. Sedang di Kawasaki keliatan lebih meriah dengan kehadiran ER4, ZX6R,ZXR1000 dan moge klasik W800.

yang 600cc, motor impian ane 🙁

Next di stand piagio tampil semarak dengan deretan vespanya. Nyonyapun terkiwir dengan motor-motor neoklasiknya. Bundafaiz pun merengek, Pa beliin vespa atu donk….! karena cinta istri langsung deh ane kluaren dompet. Yahhhh… duitnya abis buat beli shockbreaker. 😆 akhirnya cuma bisa kenang-kenangan foto deh. he3…..

Bundaf41z in action 🙂

Sayang beribu sayang motor-motor yang diharapkan pecinta roda dua ga ada yang nongol jangankan R15, fazer 250, GW250 atau next tiger lah wong penampakan CBR 150 aja ga ada. ato jangan2 ane yang kurang teliti liatnya. maklum hunting sambil jagain sikecil