udang

All posts tagged udang

Minggu ketiga serangan alga masih menjadi momok… pasukan pembasmi alga seperti otto, amano lokal, keong turbo/tanduk nampak kewalahan jadi terpaksa SF menceburkan diri mengambil alga rambut secara manual. Hasilnya tumbuhan baru cuba sebagian ikut terangkat bareng alga rambut.

image

Minggu ketiga

Continue Reading

image

Ini yang bikin sebel : alga rambut mulai berkembang di segala tempat… sempet stress juga .
image

Setelah berkonsultasi dengan 2 ahli di bidang aquascaping.Didapat kesimpulan bahwa ternyata alga adalah hal yang normal bermain di aquascape highlight. Nantinya akan hilang sendirinya setelah kondisi ideal aquascape tercapai ( bakteri dalam aquascape telah berkembang secara proporsional, tumbuhan juga berfotosintesis secara sempurna) ini yang dinamakan kondisi mature. Tentunya pertumbuhan alga ini harus dikontrol dengan cara diambil manual dan ditambah fauna pemakan alga. Pasukan pembasmi alga ditambah meskipun sebelumnya sudah ada ottocinclus dan keong tanduk. 5 ekor AES(Alga Eater Shrimp)/amano lokal/amano sulawesi ditambahkan ke ekosistem buatan ini. Tampilan fisik udangnya memang kurang menarik seperti udang kali, tapi doi paling efektif membasmi alga rambut.
Continue Reading

image

Seperti janji saya… Insya Allah tiap Minggu saya laporkan perkembangan aquascape SF yang beberapa waktu lalu telah SF jabarkan tahap persiapan/perkiraan biaya dan cara penyusunan.
Kali ini aquascape dah berumur seminggu semenjak cuba (tanaman dasar ) masuk. Beberapa penyesuaian telah dilakukan pasca penyusunan aquascape yakni fauna telah dimasukkan (udang, keong) , tanaman yg berbahaya bagi udang disingkirkan, dan beberapa jam lalu ranting yang berbalut moss xmass juga baru ditanam. Berikut beberapa hasil jepretan kamera Nikon D5000 dengan lensa fixed nikkor afs makro 40mm Continue Reading

image

Aquascape kedua SF terserang hama gammarus/udang bongkok

Gara-gara aquascape mini terserang hama gamarus yang susah dibersihkan tanpa menyingkirkan udang peliharaan terpaksa SF nambah aquarium satu lagi. Niat awalnya versi pahe untuk mindah udang sementara dan aquascape yang terserang hama dimasukkan ikan predator untuk membasmi hama.
image

tapi begitu di tempat aquascape iman jadi goyah malah pengen bikin aquascape yang lebih advance :-). Tema kebun sudah ada di aquascape yang dihuni discus, tema hutan basah (padat) juga sudah. Akhirnya setelah melihat display yang ada SF dan Bunda tertarik bikin tema baru : perbukitan batu.

image

Aquascape pertama SF

Dibelilah perlengkapan aquascapenya… aquarium landscape mini ukuran 45x20x20, pasir silica, dan batu kali. Untuk tanamannya sengaja simple yakni mini xmassmoss, flame moss,anubias mini (lupa nama detailnya), moss ball, sedangkan perlengkapan lain seperti bohlam led dengan reflektor lampu belajar model jepit, filter samping, CO2 set, serta termometer diambil dari aquascape yang sudah ada. beberapa tanaman juga ambil dari aquarium yang sudah ada seperti mini pelia, dan fisiden . Ya terpaksa downgrade aquascape lain untuk bangun aquascape baru ini. Hasilnya lumayan… sementara sengaja ditaruh dalam kamar, ntar setelah pindahan dirumah kontrakan baru diset ulang . Inilah hasilnya :
image
image

image

Total biaya untuk aquascape ini lumayan sekitar 500 rban tidak termasuk perangkat CO2nya… beda dengan versi pahe sebelumnya .

Abaikan kabel-kabel bersliweran dibackgroundnya karena ga ada tempat lagi :mrgreen: ntar klo pindah di rumah baru , baru deh diset ulang untuk 3 aquascape ini.
sebenernya cost bisa ditekan lagi jika telaten nyari batu kali. lah beli di tukang aquascape bongkahan batu dihargai perkilo, (lupa harganya ) pokoknya batuan untuk aquascape mini diatas saja habis 125 rban, aquariumnya juga terpaksa beli yang agak mahal (klo ga salah 200rban, import dari Jepang katanya :mrgreen: ) karena aquarium murah dari akrilik ga ada yang bentuknya landscape (memanjang) , lagian kata penjualnya aquarium kaca hasilnya lebih bening. Yo wes dah terpaksa keluarkan ekstra budget.

image

Beberapa bulan terakhir SF memang sedang tergila-gila dengan dunia udang. Jangan dibayangkan udang untuk dimakan ya.. Beda jauh. Yang SF maksud udang hias. Besarnya maksimal 2-2.5 cman.
image

Meski tak terhitung berapa kali musibah menimpa udang milik SF, tetep saja ga kapok. pertama saat setingan aquascape belum mateng udang keburu dimasukkan. Hasilnya tiap hari nemu bangkai udang didasar aqua. Kedua waktu mudik seminggu ke Surabaya, eh… kran regulator kesenggol pembantu sehingga debitnya membesar yang menyebabkan semua udang di aquarium tewas 🙁 terakhir pulang ke Surabaya kembali dapat musibah pembantu kebanyaken kasih makan udang sehingga air keruh. Separuh populasi tewas…. hama berupa gammarus dan keong menggila. nah sekarang tiba saat yang paling menyenangkan. Apa itu? Aquascape sudah berpadu dengan penghuninya. Ditandai dengan banyaknya benih

udang diaquascape milik SF! image

Artinya parameter air sudah pas buat udang. Tercatat beberapa jenis udang ada di aquarium SF diantaranya rilli, sunkist, blue pearl, red bee, black bee dan mosura. Warnanya macem-macem ada putih, merah, kuning, hitam, biru, coklat. Ada juga udang ga jelas warna dan motifnya. Nah beberapa diantaranya bisa kimpoi silang. Bagi breeder, perkimpauan antar jenis bisa bikin kualitas/grading menurun atau bahkan naik.

image

Bagi SF ndak masalah lah wong ga niat dijual lagi :-). Sampai sekarang pengetahuan SF soal dunia perudangan masih terbilang minim. Pakem parameter air sering ditabrak karena SF cenderung cuek sama parameter air. Ga pernah ngecek kandungan air. Yang penting pertahankan suhu air dingin, ganti air (wc alias water change) 1/3 tiap minggu ,dan kasih pakan rutin .

image

Bosen aquascape bertemakan ikan akhirnya nyobain miara udang diaquascape. Ikan-ikan kecil seperti cardinal tetra(neon), red nose, CAE dan coridoras panda terpaksa menyingkir ke aquarium gedhe nemenin Discus. Klo ikan tetep dipertahankan di aquarium ini bisa sahwat eh gawat !!! 😆 anak udang bakal jadi camilan :mrgreen: So far parameter air sudah stabil. Udangpun merasa nyaman untuk bereproduksi, bahkan suda ada jentik kecil udang yang berkeliaran. Sekarang bahkan ada 3 indukan yang gendong telur (ada fotonya digallery). klo ada red be/ black bee (udang merah putih/hitam putih) berhasil beranak kemungkinan bakal konsentrasi ke udang ini saja, lebih eksotis soalnya 🙂 eh ya kalau tertarik belajar soal udang hias kunjungi saja forum dikaskus ini.

Let the picture do the talk 🙂

image

Aquascape bukan saja menawarkan keindahan tapi banyak juga kendala yang muncul, misalnya : flora/fauna mati, alga menggila, keong hama dll. Sekalian jadi catatan harian, akan saya jabarkan beberapa hal yang kadang bikin aquascaper pemula jengah.
1. Ikan/udang mati. penyebabnya ada berbagai hal : parameter air ga cocok, dimakan predator, jamur dll. Parameter air ga cocok biasanya karena ga pernah diganti air. solusinya di WC (water change) sebanyak 1/3 bagian seminggu sekali, hal ini sedikit menetralkan kadar nitrat dan memperbaiki PH, Solusi lainnya dengan memperbaiki/membersihkan filtrasi. Kapas atau karbon aktif perlu diganti berkala. Kalau perlu diberi biobal sebagai tempat bakteri baik berkembang. Pernah kejadian  udang tiba-tiba banyak yang mati gara2 keburu dimasukkan saat aquascape baru disusun :mrgreen: ternyata  harusnya nunggu 2-3 hari  sampai parameter air stabil. Masalah predator juga pernah sF alami… udang hias amblas gara-gara aquascape diisi discus 🙂  ha3… nah kalau mau mencampur fauna satu dengan lainnya ini harus sering2 googling.  Klo udang sih mending jangan dicampur sama ikan apapun. Ikan jinak pun pasti bakal tergiur dengan anakan udang yang berukuran beberapa mili. Selain itu keberadan ikan bikin udang sembunyi terus.  Eh ya hewan air juga bisa terkena penyakit/ jamur, solusinya ikan yang sakit kudu di isolasi dan diberi perawatan / pengobatan.
2. Tumbuhan mati . Penyebabnya juga macem2 antara lain : kekurangan/ kelebihan cahaya, kurang asupan co2 atau nutrisi, digerogoti fauna pemakan tumbuhan, dll. Pemilihan tumbuhan juga berperan penting dalam pembuatan aquascape terutama yang main di low light (0.5 watt/ liter air) tanaman berwarna merah dan ungu dijamin bakal susah hidup (melting), jadi pilihannya terbatas pada tanaman tententu saja.  Co2,cahaya serta nutrisi yang cukup sangat diperlukan dalam mempercepat pertumbungan tanaman. Saat membeli tanaman pastikan juga sudah berakar dan sudah daun air penuh (ada beberapa tanaman yang asalnya dari darat dan diadaptasikan agar dapat hidup dalam air) . Kemaren sempet beli taneman lupa ga dicek, setelah nyampe rumah baru ketahuan taneman hanya berupa pucuk tanaman tanpa akar :mrgreen: untung karena CO2 dan cahaya yang cukup akarnya sekarang sudah keluar 🙂 .
image

3. Serangan hama bikin tanaman mati dan merusak pemandangan. Terutama keong/siput air!  Ada 2 jenis yang hinggap di aquascape SF horn snail dan Malaysian Snail. Kedua siput ini ini bersifat hermaprodit alias berkelamin ganda. Jika ada satu saja di aquascape (ga sengaja terbawa saat beli tanaman) bisa beranak pinak ratusan ekor. Nah di aquascape discuss milik SF populasi keong ini menggila. Beberapa tanaman jadi korban pembusukan akar. Kadang juga keong ini nempel dikaca hingga merusak pemandangan. Setelah ubek-ubek di forum aquascape akhirnya nemu solusinya yakni : Keong pembunuh 🙂  alias assasin snail !( pesennya di 087886608599 atau intip disini ) keong ini memangsa keong lain yang berukuran sama atau lebih kecil (semoga saja ga menjahili keong turbo dan tandukku)
image

4. Satu lagi yang paling menjengkelkan…. populasi alga yang booming.! penyebannya adalah parameter air ga pas (kebanyakan nitrat kliatannya dari kotoran discuss gedhe2 dan jarang di WC), dan suhu aquascape terlalu panas. Di aquascape discuss milik SF banyak ditemui alga pengganggu berupa lumut ijo nempel dikaca dan ujung daun ,serta alga berambut  yang nempel erat di moss. Teorinya mengatasinya sih dengan keong turbo/tanduk, udang amano, CaE/SAE(alga eater) hingga otocinclus. Sementara ini baru SF kasih 5 keong turbo dan 20 tanduk tapi alga tetap menyerang, udang amano jelas ga berani ane masukkan aquascape (bisa jadi camilan discuss entar), CAE/SAE sering ngusilin Discuss jadi ane hibahkan tetangga, ottocincluss sang pembersih alga paling wahid stoknya kosong berbulan-bulan 🙁  . Jadi kepikiran melenyapkan discuss yapi kok sayang yahh …

image

Itulah beberapa kendala dalam aquascape yang SF alami, tapi karena itupula ane tertantang bikin aquascape lagi. So far sih kendala diatas dapat diatasi dengan baik  pada aquarium baru 🙂 .  Bagi aquascaper kelas wahid biasanya punya alat pengukur untuk mengetahui parameter air yang pas buat flora dan faunanya biasanya termometer, Pengukur kadar CO2, Nitrat dan PH… klo SF sih cukup maen feeling aja. Asal tanaman tumbuh dan hewan sehat berarti dianggap pas saja lah 🙂 . Segala sesuatu kalau diniati dan diseriusi bisa berhasil kok 🙂

image

Damnnn…!!! Bener-bener addicted alias bikin ketagihan hobi yang satu ini. Awalnya iseng nyenengin anak plus ngajari biar sayang binatang malah bapake yang ketagihan… semula cuma aquarium bulat kecil eh sekarang malah punya 2 aquarium full house :mrgreen: ini jeleknya dunia maya. jika iman ga kuat gampang terpengaruh… ! :mrgreen:
dua makhluk air tawar yang bikin SF terpikat adalah ikan discus dan udang hias. Dan karena kekonyolan SF, dua makhluk ini pernah SF gabung jadi satu, alhasil udang red cherry amblassss… discusnya sih hepi saja bahkan warnanya makin nyala lah wong udangnya sumber protein yang maknyussss 🙂 disamping itu ternyata kebutuhan 2 hewan ini berbeda, discus minta anget diatas 26°c minta dan udang minta dibawah 26° c. Hasilnya “terpaksa” bangun aquascape baru beberapa bulan lalu
Oke… mari proyek meracuni dijalankan :mrgreen:
Aquarium pertama untuk discus , ukuran p75cmx t40cmx L40cm lampu berkonsep middle-low light (kira2 0.62 watt/liter air), filter atas  , fan CPU agar suhu air ga terlalu panas, dan CO2 diy (kadang ga pake 🙂 ) hasilnya tumbuhan lambat tumbuhnya, serta terlihat beberapa jenis alga bersarang, ikan pemakan alga seperti LAE dan SAE malah bikin sisik discus terkelupas 🙁 akhirnya pake jasa keong turbo deh (lumayan kurangi lumut hijau tapi alga berambut masih menyerang), tumbuhan cuma bisa yang berwarna hijau tua sampai hijau muda karena ga memerlukan cahaya tinggi dan co2 berlebih, untuk moss cukup pakai jenis agar-agar. image Kalau pake moss berambut semacam java moss, peacock maupun xmas rawan terjerat alga. Harusnya air diganti 30% seminggu sekali namun karena sok sibuk hanya SF tambah air segayung/ hari ( menguap karena fan CPU), hasilnya ga begitu memuaskan tapi keindahan discus masih terekspose lahh… ga enaknya kondisi substrate dan daunan ga bisa kinclong karena feces discus gedhe-gedhe, dan kalo pas rebutan makan kibasan ekornya bikin kotoran dibawah terangkat :mrgreen:
Kurang puas sama hiasan aquascape discus di ruang tamu, SF pun bikin lagi aquascape p34cm, t25cmxL24cm (aquascape mini) beberapa bulan lalu (pembuatannya monggo diintip disini)

image

seperti biasanya awalnya pengen ngirit dengan CO2 bikin dhewe, tapi lagi-lagi karena racun dari dunia maya untuk menumbuhkan tumbuhan merah akhirnya terpaksa beli tabung co2 agar kadar co2 yang dibutuhkan tanaman tercukupi dengan stabil. Ternyata bener ya ngefek banget CO2 ini… :mrgreen: tumbuhan jadi makin berwarna dan cepat pertumbuhannya. Tumbuhan merah pun beranak pinak (red lotus).
image
Upgrade tank 2 selain di CO2 dan tanaman merah juga ada batang santigi ditancepin xmoss, batu putih, tanaman background, tambah hair grass, dan sudah berani miara udang  agak mahal yakni Red bee dan black bee (10rb /ekor) . Saat ini aquascape memang belum terbentuk sempurna karena co2 baru dipasang seminggu, meski Moss sudah keluar pucuk baru tapi belum terbentuk penuh , taneman ungu juga baru ditancepin minggu kemaren (entah bisa hidup ga, ga teliti belinya akar belum ada 🙁 ) tunggu artikel selanjutnya soal khasiat co2 dan ulasan pembuatan aquascape semi pro ala pemula 🙂

Klo sudah ketagihan ada sesuatu yang hilang jika sehari saja ga nyemplung 😆

image

image

Karena ada pertanyaan dari pengunjung sekaligus memberi gambaran pada pengunjung lain yang ingin mencoba, dikesempatan ini SF akan jabarkan langkah2 bikin aquascape versi iseng (pemula) 😆
image
Nah berikut bahan yang dibutuhkan untuk membangun sebuah aquascape mini
-Aquarium mini harga sekitar 80 rban
-lampu neon 20 watt , jika pake jebo khusus aquascape bisa 100 rban, itupun lampu stdnya 13 wattan, upgrade pake lampu 20 watt sekitar 30 rban. Lampu usahakan angka kelvinnya diatas 6500 K (daylight) syukur2 dapat yang 10rb K (klo ga salah merknya megaman atau leutech), nah jika kreatif bisa murah jika pakai dudukan lampu belajar atau lampu neon panjang dengan kotak bikinan sendiri. Kebutuhan lampu berkisar 0.5 watt hingga 1 watt/ liter air
-Filter hang on, merk china SF dapat sekitar 85 rb
-pasir seharga 15-25 rban
-kayu/ batuan sebagai hiasan bisa berbentuk bukit atau ranting2 an 15-25 rb
-pupuk dasar 15 rb
-difuser ceramic (pemecah gelembung CO2 agar semakin banyak yang larut dalam air) 25 rban, selang aerator semeter paling 5 rb dah dapet,  CO2 bisa bikin sendiri  dengan campuran air gula kira-kira 6 sendok makan + ragi (fermipan untuk bikin donat) setengah sendok teh semua bahan dilarutkan dalam air hangat dan dimasukkan botor aqua. Tutup botor dilubangi untuk dimasukkan slang. Ujung slang yang lain ditancapkan ke diffuser yang dimasukkan aquarium. Nah hati2 jika bocor, CO2 bakal hilang dijalan 🙂 kebocoran biasanya terjadi ditutup botol, bisa disealent pake sealent kaca atau lem besi (berupa campuran hitam putih) . Tunggu beberapa jam hingga campuran bereaksi. CO2 buatan ini bisa bertahan hingga 2 mingguan. CO2 ini sifatnya optional, tanaman masih bisa hidup tanpanya, namun pertumbuhannya ga secepat jika pakai CO2. Klo ga ingi repot silahkan saja beli tabung CO2 beserta kelengkapannya, tapi jangan kaget kalau harganya bisa diatas 500 rb 😀
image

-moses , sejenis lumut yang ditempel ke batuan atau kayu, harga sekitar 40 rban sebanyak gelas plastik. Cara nempel kekayu atau batuan bisa pake benang, atau steples.
– Macam tanaman 3000- 5000  per jenis, klo yang puluhan ribu juga ada kok :mrgreen:, klo ini ntar aja klo ekosistem dah berjalan sempurna
– keong hias untuk membersihkan kaca sekitar 5000 / ekor, cukup 4 ekor saja
-ikan sejenis guppy atau tetra 1000-2000 Per ekor, beri 6-8 ekor saja. Ikan ini untuk membasmi lumut hama yang mengganggu pemandangan
– ikan coridoras, untuk membersihkan kotoran didasar dan dikayu/batuan 5000 an, cukup 2 ekor saja
– udang mini red cherry 1000/ ekor, nah ini beli sebanyaknya deh 🙂 tukang bersih2 paling rajin, tapi awas paling rentan mati juga :mrgreen:
– suhu dingin juga salah satu syarat pesatnya pertumbuhan. Kalau SF penempatannya dalam ruangan ber-ac jadi lumayan dingin, jika dalam suhu ruangan bisa pakai fan CPU (kisaran harga 35 rban), tapi konsekwensinya air cepat menguap harus sering2 nambah air

Okay itu beberapa barang yang SF setengah ingat harganya, setengahnya main kira2 . He3…. maklum beberapa item umurnya sudah berbulan bulan lalu, mindah dari aquarium satunya. 
Cara menyusun aquascape ;
-Jika objek utama ditengah memakai kayu, pastikan kayu itu tenggelam. jika tidak, ikat dengan pemberat batu/ besi dll (tergantung kreativitas), sebelum masuk ke aquarium, tempel dulu moses (lumut2an) memakai steples atau diikat pakai benang. Nah masukkan objek itu dalam aquarium,
-taburkan pupuk dasar kedasar aquarium,
-masukkan pasir (kerikil halus) yang sudah dicuci dan dibilas bersih pada dasar aquarium , tebalnya sekitar 2 cman, atau bisa dibuat lebih.
-isi dengan air secara perlahan kira-kira1/3 bagian, susun tanaman sesuai kehendak, setelah itu penuhi aquarium. Ingat hari2 mengisi airnya jangan sampai merusak penataan. Jika tidak harus obok2 lagi nantinya
-pasang lampu, filter, fan (jika ada), CO2 (jika ada).
– tunggu 2- 3 hari hingga air jernih, setelah itu masukkan ikan, udang dan keong, jika keburu-buru (seperti sF kemaren) banyak udang tewas :mrgreen:

Silahkan jumlah sendiri kebutuhannya, meski angkanya ga pas tapi ga jauh dari itu kisarannya. Jangan salahkan SF jika keracunan ya, Selamat berkreasi ! Untuk informasi lebih lengkap silahkan googling (salah satunya di http://forum.indoaquascape.com/ )

image

Sekejap melupakan dunia permotoran dengan ngurusi hobi satunya yakni aquascape. Sebenernya SF sudah punya aquascape berukuran besar yang juga dihuni ikan eksotis (discus) . Nah kebetulan SF juga punya aquarium mini dari bahan akrilik yang semula untuk treatment benih discus. Karena indukannya sudah tewas 🙁 kepikirian untuk bangun mini aquascape buat ditaruh kamar.
Proyek dimulai… beli pasir malang 15 rb, potongan akar berbentuk bukit mini 25 rb, eh dikasih beberapa bonus taneman mini sama sellernya. 🙂  Nyampe rumah pasir langsung dicuci bersih… potongan akar ditempel moses yang SF ambil dari aquascape besar, tempel ke potongan akar pakai steples. Ternyata baru keinget pupuk dasar lupa dibeli :mrgreen: padahal pupuk harus ditabur didasar sebelum pasir dimasukkan. Karena kepalang tanggung dan males keluar lagi disusun dulu mini aquascapenya. Potongan akar yang mirip bukit yang telah ditempeli moses dan diberi pemberat batu bagian belakangnya ( diiket pake benang jahit) ditaruh dasar selanjutnya pasir malang dimasukkan. Air dimasukkan separuh baru taneman ditancapkan. Setelah itu aquascape ditempatkan dikamar dan diisi penuh. Untuk lampu jepit, lagi2 ane ambil dari aquascape besar , karena aquascape udah berlebih lampunya . Lampu ini merk Jebo JB15 dengan lampu bawaan 13 watt tapi sudah ane upgrade pake bohlam hitachi 20watt daylight. Air yang dipakai ambil dari  aquascape besar ane karena kandungan sudah terjamin (lah wong aquascape yang besar udah jadi 🙂 ). Hari kedua keluar lagi untuk beli pupuk cair 5rb, hairgrass 10rb, dan red cherry (udang mini) 20 ekor @1000, udang segera dimasukkan plus beberapa ikan dan beberapa keong lagi dari aquascape besar.Eh esok harinya beberapa udang tewas, seluruh ikan dan keong berada di permukaan . Wah.. tanda2 kekurangan oksigen karena fotosintesis belum terbentuk. Untuk ngeboost agar fotosintesis segera terjadi, ane bikin Co2 sendiri dari botol plastik yang diberi air gula dicampur fermipan (ragi). Sementara agar udang dan ikan ga tewas ane beri aerator (gelembung udara). Tinggal tunggu pembentukan ekosistem, harusnya sih bisa terbentuk sempurna karena beberapa kriteria sudah ane penuhin. Cahaya, pupuk, co2 dan suhu dingin (kamar ber AC). Tunggu hasilnya…. beberapa hari lagi 🙂

image

image
image

nah ini beberapa contoh mini aquascape dari hasil googling yang sudah terbentuk sempurna (hati-hati keracunan 🙂 :

image

image

image