Pasang box Mio Soul GT 2012, perlu diperkuat braketnya agar kokoh

Box menjadi kebutuhan penting buat motor yang kesehariannya untuk antar jemput anak sekolah dan belanja kepasar. Untuk itu Mio bekas yang baru SF pinang langsung pasang box belakang. Permasalahannya box yang tersedia dipasar pilihannya terbatas (maklum motor lawas). Pengalaman sebelumnya menggunakan suzuki spin, braket box yang menggunakan 2 baut ga bakal kuat menahan beban berat. Kalau dipaksakan box akan goyang bahkan beresiko braket patah.

Solusi aki Pahe dan mudah didapat bagi Nmax

Wabah corona seperti saat ini membuat perekonomian terpuruk. Banyak yang terkena imbasnya secara langsung. Bagaimana jika kendaraan yang menemani bekerja sehari-hari akinya soak. Untuk Nmax, SF ada solusinya.

Jika dirasakan pergantian aki didealer resmi yang bisa diatas 300 rban terasa saat berat, sedangkan ada kebutuhan yang lebih urgent. Aki Nmax bisa diganti dengan aki yang tersedia dipasaran dengan harga murah. Cari saja aki mio,supra, spin harga bisa terpaut seratus ribuan untuk merk yang sama. Sudah SF buktikan di Nmax dan tidak ada masalah selama beberapa kali dipakai.

Kiri aki Nmax, kanan aki spin/mio/supra ketebalan sama cuma beda ketinggian

Bukan sengaja… Critanya aki Nmax SF tekor setelah berumur 5 tahun. Nah kebetulan SF punya aki nganggur bekasnya suzuki spin. Saat itu terlanjur beli aki , tapi ternyata yang rusak kiproknya (aki masih sehat.).  Karena iseng dan kepepet motor mau dipake , SF pasang saja aki spin tersebut ke Nmax. Dimensi aki spin ternyata lebih kecil dibanding aki Nmax. Jelasnya aki tersebut langsung nyemplung ke rumah aki Nmax yang berada dibawah  jok tanpa kendala. Meski ternyata  kapasitas aki cuma 3,5A (aki Nmax klo ga salah 6A), ternyata dengan mudah mampu menyalakan Nmax dengan normal. Saat dipakai muter-muter kompleks beberapa kali buat belanja , juga tanpa kendala.

Sebenarnya cara ini ga direkomendasikan mengingat aki bawaan Nmax kapasitasnya lebih besar. Tapi kalau kepepet gimana lagi. Asal pengisian aki normal dan ga memakai assesori aneh aneh saya rasa bisa jadi solusi sementara. Kalau perekonomian sudah pulih monggo saja ganti punya Nmax.

Nmax SF saja jadi ga kepikiran ganti aki baru…. Asal ga ada masalah kelistrikan, aki Spin yang SF pakai sekarang ga bakal langsung mati total. Kalau ada gejala berat saat stater baru ganti aki. Tau ngga?? Honda Tiger punya SF juga pasang aki kecil.. dan fine-fine sajah… 🤣 *sesat*

Cuma jangan harap umur akinya awet seperti aslinya…. yah namanya kepepet.

Akhirnya KO juga aki Nmax setelah 5 tahun

Juli 2015 Nmax nangkring digarasi SF. Beberapa bulan selanjutnya NMax langsung pasang alarm BRT. Nmax adalah motor harian SF . Saat ini sudah menempuh 56 rb km.

Sebenarnya sudah sekitar sebulan lalu sebelum wabah corona , terlihat tanda-tanda aki melemah. Ada sedikit delay saat motor diyalakan melalui starter elektrik. Saat motor sebulan digarasi, 3 hari sekali mesti SF panasin mesinnya.

Yamaha HTR-2071 amplifier 5.1 ajib buat pecinta cinema. Settingan lengkap untuk segala kondisi

Yamaha diluar dunia roda 2, juga ga bisa dianggap ecek-ecek. Termasuk urusan Audio. Alasan ini yang bikin SF meminang HTR-2071 untuk disandingkan dengan speaker satelite bawaan logitech Z607 yang bermasalah unit pemrosesan audionya.

Speaker bawaan Logitech Z607 masih bisa diselamatkan

Harga Amplifier Plus speaker yamaha memang tergolong mahal. Ada hikmah dibalik rusaknya Z607 SF. Speakernya ternyata masih dapat disandingkan dengan amplifier yamaha. 5 speaker imut logitech plus 1 buah subwoofer aktif normal jalan tanpa ada masalah disandingkan dengan Yamaha HTR-2071

Coba kita intip apa saja sih fitur amplifier Yamaha HTR-2071

SF highlight saja ya….

– support dolby 5.1, front left/right, surround left/right, centre, 2 channel subwoofer (aktif/pasif)

– input digital (4hdmi,1opt,1coax) dan analog

– sudah HDMI Arc jadi sudah bisa sinkron dengan TV output yang juga sudah support HDMI arc. Apa sih HDMI arc itu? Penjelasan saya yang pemula soal audio : saat TV mati amplifier yamaha ikutan mati, tombol volume di TV juga tersinkron dengan volume di amplifier

– ada settingan output speaker yang dipakai. Masing-masing channel bisa dipilih memakai “large speaker” atau “small speaker” . Settingan “large” sepertinya arusnya lebih besar khusus untuk speaker box yang ada bassnya, sedangkan settingan “small” khusus untuk speaker satelite yang ukurannya kecil yang lebih mengkhususkan suara menengah dan tinggi. Hati-hati jangan salah setting kalau ga ingin speaker jebol. SF sempat setting large buat satelite bawaan logitech, untung volumenya kecil jadi ga bikin speaker jebol.

– Virtual front. Apalagi ini? Afdolnya penataan speaker surround 5.1 yang dianjurkan adalah speaker depan dan centre ditaruh depan sedangkan speaker surround penempatannya dibelakang. Nah dengan virtual surround ini , semua speaker cukup ditaruh depan. Softwate cantik yamaha akan memvirtualkan seolah sumber suara ada disekeliling penonton.

– equalizer berbagai mode music, scifi,adv,sport,hall,drama, bisa juga diset manual

– radio FM

– ada juga settingan untuk profesional, berapa jarak masing-masing speaker denagn penonton, bahkan gokilnya masing-masing speaker bisa difilter frekwensinya. Klo ini SF pass saja ga berani setting rubah frekwensi. Palingan komposisi volume masing-masing channel.

Review Suaranya gimana? Jauhhhh dibanding kondisi standar Z607. Berkat input digital ampli yamaha dan settingan yang sangat lengkap, benar-benar meningkatkan performa speaker bawaan logitech. Awalnya SF sanksi speaker logitech ini abal-abal, eh ternyata mumpungi juga. Distorsi jadi hilang (karena z607 masih analog), suara vokal yang dihasilkan speaker centre lebih jelas, mid maupun high tone lebih crispy tapi ga bikin telinga sakit. Nahhh kekurangannya ada pada suara bassnya… bukan salah yamaha. Ini karena SF memakai subwoofer aktif Logitech Z607 sebagai sumber bassnya. Sekitar seminggu SF pakai settingan ini , agak repot karena subwoofer ga ikut mati saat  ampi yamaha mati. Lebih repot lagi kalau pas lampu mati, settingan subwoofer kereset. Jadi kudu atur ulang volume subwoofernya agar balance. Overall bassnya juga terlalu straight… kurang memenuhi ruangan. Teringat SF punya speaker set kenwood lawas umurnya lebih dari 25 tahun 😄 . Iseng SF pasang dichannel subwoofer pasifnya yamaha , 2 speaker SF jadikan satu dan colok ke output pasif woofer. Voilahhh… ajib suaranya. Dalem dan merata.

Seharusnya paling pas speaker kenwood ini terpasang di channel depan kanan kiri dan set ampli ke settingan “large” , karena Begitu SF pasang hasilnya luar biasa. Tapi karena bodi speaker dah amburadul serta SF kudu gantung speaker ini jadi SF urungkan niat.

Overall tak salah pilih SF memakai yamaha HTR-2071, tak perlu harga mahal untuk surround set (karena Pakai speaker set bekasnya logitech dan kenwood) , setting lengkap , dan suara yang dihasilkan lumayan banget dibanding bawaan Logitech Z607. Ada 2 kelemahan utama amplifier yamaha ini. Belum ada koneksi bluetooth dan yang terakhir tidak ada colokan mic… too bad ga bisa buat karaoke deh…

Memang settingan SF ini belum optimal. Minimal speaker Front Left/Rightnya ga memakai satelit. Cocoknya full speaker (set woofer low/Mid/high). Lalu Subwoofernya mending pakai 1 speaker bass diameter besar dibanding 2 yang kecil-kecil. Pasti lebih jedhuk Dharrr… 😄

Jajal motor bekas yang baru dipinang menggantikan Spin 2007, Mio Soul GT 2012, gimana impresinya?


Beruntung SF mendapatkan motor bekas yang masih sehat . sudah berumur 8 tahun, tapi KM real masih 11.000. Maklum barang simpanan. Cuma dipakai antar anak sekolah dan kepasar.
Baru Jumat malam kemarin dipinang dari tetangga sekomplek , motor dah SF eksploitasi. Sudah SF jajal muter- muter dijalanan kompleks baik sendirian maupun boncengan dengan bunda. Maklum motor baru…
Impresi fisik. Sekilas Mio soul GT dimensinya lebih gedhe dibanding mio series. Ternyata setelah diamati dari dekat sama saja. Tergolong mungil buat SF yang babon ini . sepertinya rangkanya sama dengan mio lainnya. Cuma bodinya saja keliatan lebih berisi. Saat dijejerin dengan suzuki spin rasa2nya mio soul GT terlihat lebih kecil.


Performa mesin. Ini yang bikin SF kaget. SF kira mio soul GT 2012 sudah mengusung mesin 125 cc, ternyata Cuma 113cc. sama sekali ga nyangka. Meski buat boncengan tidak ada gejala tereak- tereak seperti Suzuki spin 125cc yang sudah SF miliki 10 tahun, Mio Soul GT ini lebih rilex SF kendarai bersama bunda. Bejek putaran tengah masih kerasa kenaikan tenaganya. Putaran atas ga sempat SF jajal. Ga penting blas… . Cuma menurut SF kampas kopling terlalu cepat menggigit, gas dikit saja dah nyantol, jadi sedikit kurang mendapatkan moment. Bayangkan seperti motor manual yang terlalu cepat melepas kopling. RPM belum naik, kopling dah nyantol ke penggerak belakang. Jadi kesannya sedikit ada delay buat stop N Go. Tapi wait… ini kalau buat boncengan loh. Buat sendiri ternyata nampol. Cukup responsif. Karakter ini SF rasa bakal menguntungkan di perkotaan. Bikin motor lebih irit. Apalagi sudah injeksi. Kalau mayoritas pemakaiannya buat boncengan Sf sarankan untuk ganti Per CVT yang lebih keras, untuk mengurangi gejala ngeden saat stop n Go. Meski demikian, dalam kondisi standar saja performa Mio Soul GT yang 113 cc lebih baik dibanding Suzuki Spin 2007 yang ccnya 125. Bahkan SF bandingkan dengan Honda beat injeksi milik adik di Surabaya , performa Soul GT ini masih lebih baik. Lebih ga ngeden dibanding beat. Cuma kok sepertinya bakal lebih nampol lagi jika Per CVT dikerasin dikit.

Budget terbatas niat cari motor bekas, prioritas mesin dulu

Spin tunggangan harian bunda akhirnya dipensiunkan. Dah ga kuat digodain terus. Akhirnya mau juga Bunda ganti motor.

Beli motor baru kok sayang… mending buat investasi saja uangnya. Toh ada rasa ga tenang bagi bunda pakai motor baru. Takut dibegal atau dicolong.

Di era internet ini cukup mudah mencari informasi motor bekas yang dijual. Jumat kmaren seharian ga konsen kerja ya karena hunting motor di internet. Ada 3 inceran motor under 8jt yakni, yamaha Xride dengan alasan lumayan tahan banjir, spacy helm in dengan alasan fungsional bagasi dan tangki bensin luas, dan Mio series alasannya harga bekas murah. Ketiga motor itu sudah SF dapatkan penjualnya, tinggal bikin janji ketemuan dengan pemiliknya.

Pengalaman beli motor bekas sebelumnya, mesin adalah prioritas utama. Apalagi kalau budget terbatas. Lupakan soal kemulusan body… yang penting fungsinya bukan gengsinya. Klo gengsi ya jangan beli motor bekas.

Spareparts racing aftermarket malah bikin motor injeksi irit? Ternyata ini rahasianya

Dari punya GL max, tiger, ninja 250 hingga Nmax, ga ada yang luput dari penggunaan parts racing. Awalnya emang buat kebut-kebutan, lambat laun bergeser. Sekarang buat alternatif penggantian part original dengan berbagai pertimbangan (mis fungsionalitas, model, ketahanan). Jaman motor masih karbu, penggantian parts racing kerasa banget bikin motor boros. Padahal simple saja perubahannya knalpot, filter dan spuyer.

Semenjak pegang Nmax penggantian parts original menggunakan parts racing malah bikin motor irit dan ngibrit…. kok bisa?

Setengah ga percaya….dengan gaya riding yang sama , Nmax yang sudah berumur 4 tahun kondisinya sekarang lebih irit dari standar.

Coba intip dulu artikel 4 tahun lalu saat motor masih standar.

http://smartf41z.com/2015/10/05/perbandingan-konsumsi-bensin-nmax-saat-ngebut-dan-santai/

1 liter bensin dengan gaya ecodrive cuma dapet 42,9 km

Intip artikel selanjutnya …

http://smartf41z.com/2019/02/19/nmax-terbukti-tetap-prima-usia-hampir-3-tahun-makin-irit-inilah-rahasianya/

kali ini motor sudah dioprek dengan penggunaan roller CLD yang 11 gram (turun 2 gram dibanding ori), dan per ganda TDR 1000 rpm. Konsumsi bensin 1 liter dapat meraih 46,2km. Nah meningkat dibanding standar kan?

Kondisi terkini Nmax hampir sama dengan kondisi diatas, hanya knalpot standar sudah ganti knalpot racing RCB1 silent series. Bagaimana hasilnya?

Bikin terkejut sodara… ini posisi Senin pagi saat berangkat kerja

1 liter bisa mendapatkan 49,7 km!!! Aseli SF saja bingung. Penggunaan parts racing yang tepat pada Nmax ga bikin motor tambah boros… !!! Ini pengalaman pribadi loh ya … rute sama harapan indah – kalibata, bensin sama-sama shell super, malah kondisi sekarang pakai ban lebih gambot ukuran 140, gaya riding ecoride yang sekarang jadi kebiasaan . Kira-kira penjelasannya bagaimana ya?

1. Nmax motor injeksi tipe close loop. Artinya semprotan bensin tergantung sensor O2 (di blok mensin dekat pangkal knalpot. ). Sensor ini memberikan informasi kondisi hasil pembakaran, selanjutnya informasi akan diolah ECU yang akan memerintahkan penambahan/pengurangan debit BBM

2. Pemilihan parts racing yang tepat disesuaikan dengan kondisi (rute, bobot pengendara, dll) .

Bobot roller lebih ringan bikin beban mesin lebih ringan di putaran bawah cocok buat perkotaan yang jarang melaju di kecepatan tinggi. Roller 11 gram mampu bikin motor melaju efisien di kecepatan sampai dengan 50-60 km (indikator exo bisa di 4-5 bar) . Per ganda 1000 rpm mengurangi delay antara putaran mesin dengan perputaran mekanisme cvt. Yang terakhir adalah penggantian knalpot racing dan filter replacement bikin torsi dan power naik. Torsi ini yang memegang peranan penting mesin saat menggendong bobot motor dan pengendara saat melaju. Torsi naik artinya ga perlu putar gas dalam untuk bikin melaju motor sesuai kecepatan yang diinginkan. Power naik sih cuma bonus saja bagi SF karena ngefeknya di putaran atas.

3. Gaya riding.

Percuma saja kalau hal 1 dan 2 diatas terpenuhi tapi gaya riding jadi secara psikologi berubah . Gara- gara motor performanya lebih responsif jadinya sering maksa nyalip, gampang panas disalip rider lain. Coba belajar sabar. Efeknya motor bisa jadi lebih irit kok… 😊

Monggo dijajal saja dan buktikan racikan SF diatas tapi khusus rute perkotaan yaaa…

Saran bagi produsen knalpot motor, bikinlah knalpot berperforma tinggi namun tetap silent

Selama jadi rider dari 2006 hingga sekarang tak terhitung berapa banyak knalpot racing yang SF jajal. Dari GL Max, Tiger, Ninja 250, hingga Nmax sudah merasakan penggantian saluran gas buang. Yang perawan saat ini cuma suzuki Spin sajah.. itupun punya Nyonya.

Semakin berumur, makin berubah preferensinya. Yang dulu seneng yang gahar, sekarang senengnya yang bener-bener silent. Dari belasanan knalpot yang SF jajal ada 2 knalpot yang bikin SF jatuh cinta. Keduanya adalah knalpot aftermarket BUKAN SISTEM FREE FLOW… Namun memakai sistem sekat.

Yang 1 merk Nob1 dipakai untuk tiger.

Tiger berknalpot Nob1 silent sport

Yang satu lagi custom made oleh stanlee motomufler yang sempat SF pakai buat Ninja 250 juga SF tancepkan buat tiger saat Ninjanya dah SF jual

Kesamaan keduanya adalah suara knalpot mirip knalpot asli namun menambah performa motor.

SF rasa kedepannya tren knalpot model ini makin meningkat. Alasannya adalah :

1. Kualitas knalpot motor jaman sekarang yang sangat buruk. Umurnya ga tahan lama, terutama leher knalpot. FYI tiger 2004 SF saat ini masih memakai leher knalpot aslinya… 15 tahun lohh !!! Nmax 4 tahun saja dah karat. Kedepannya banyak pengguna motor ganti knalpotnya.

2. Aturan dan penegakan hukum makin ketat. Pengguna knalpot berisik pada ditilangin

3. Toleransi makin naik. Banyak rider dewasa yang menginginkan peningkatan performa tapi ga bikin kaget pengendara lain.

Sayangnya saat ini jarang sekali produsen knalpot yang memproduksi knalpot yang benar-benar silent mirip suara motor standar. Yang banyak adalah produsen yang ngeklaim doank tapi suara knalpot produksinya ternyata lebih berisik dibanding originalnya.

Merk nob1 yang dulu bikin knalpot silent sport buat tiger ( bener-bener silent sampai mengalahkan suara standar!!!) Saat ini dah ga membuat knalpot model beneran silent.

Adanya freeflow yang ber DB killer yang ga sesenyap knalpot Ori. Lalu merk Password , ini juga pernah SF baca suaranya bahkan ga melebihi suara knalpot standard. SF juga sering denger sendiri dijalanan.

Kedua merk yang SF tau ini beneran senyap, dan tetap bikin power motor naik… Gokilll…!!!! Sayangnya bahan baku kedua knalpot ini kurang mumpungi.

Satu-satunya jalan Bagi yang pengen knalpot performa tinggi namun tetap senyap adalah pesan leher knalpot racing berbahan stainless steel biar awet, lalu silincernya memakai silencer original (motor lain) .

SF dah coba hunting knalpot silent sport buat Nmax, sayang belum nemu yang sistem sekat. Saat ini SF knalpot silent merk rob1 buat Nmax. sayangnya sistemnya masih pakai freeflow dengan peredam glasswoll. Dan suaranya ga sesenyap knalpot Ori meskipun masih tergolong adem.

Tantangannya saat ini : bisa ga produsen knalpot lokal bikin knalpot benar-benar sesilent knalpot original , tetapi menjamin peningkatan performa… !!! Saran SF Tiru saja daleman knalpot pabrikan (model bisa didesain menarik) trus redesign leher knalpot untuk mensiasati performa.

Shock Belakang Nmax Ganti yang Empuk punya motor lawas, Seharusnya Nmax Senyaman ini

Awalnya bingung milih pengganti shock belakang yang bocor. Ada beberapa pilihan di toko online dari yang sparepart resmi , aftermarket asli, sampai yang KW. Harga antara ratusan ribu hingga jutaan.

Tertambatlah SF pada salah satu grup Nmax di Facebook. Mereka menyarankan shockbreaker motor lawas yang di custom bagian anting shocknya.

Ga mau ribet SF langsung beli saja di toko online, dimana lapaknya jual model yang SF maksud PNP pada Nmax.

Barang datang bikin nyonya yang terima paket kaget, katanya beli shock buat ganti punya Nmax yang bocor.. lah kok yang dateng shocknya Honda… salah kirim ini , pikir nyonya.

Bentar Bund… barangnya dibuka dulu…

Ini dia barangnya…

Continue reading “Shock Belakang Nmax Ganti yang Empuk punya motor lawas, Seharusnya Nmax Senyaman ini”

Impresi penggantian knalpot silent series Rob1 pada Nmax. Terkesima dengan performanya, tapi tetep irit Juga loh.

Akhirnya setelah beberapa bulan menahan godaan, tak tahan juga SF ganti knalpot bawaan Nmax dengan knalpot aftermarket Silent Series bermerk ROB1 (dulu namanya RCB1). Penyebabnya bukan hal yang sepele. Leher knalpot Nmax penyok kena poldur saat boncengan ekstreem 😇

Leher knalpot Nmax, full karat dan penyok setelah 4 tahun

Bukan hal yang mudah menentukan knalpot incaran. Ada beberapa merk yang menawarkan harga lebih murah. Tapi review di internet kurang detail. Nah sialnya pihal RCB1 punya trik jitu. Bikin video pengukuran dyno dan pengukuran volume knalpot…. coba.. apa ga sialan tuhhhh… !!!

Continue reading “Impresi penggantian knalpot silent series Rob1 pada Nmax. Terkesima dengan performanya, tapi tetep irit Juga loh.”