Di Jakarta bukan hanya ngebut yang bikin cepat nyampai, pengenalan rute ga kalah pentingnya

image

Jumat kemaren ada rekan kerja yang nunut dianter sampai rawamangun. Pulang kerja jam 17.00 (plumpang) dan rekan saya harus tiba di rawamangun 17.30. Jika terlambat resiko ditinggal bis tumpangan mudiknya. Panik mulai menyerang ketika Jln raya plumpang yang ga biasanya macet jadinya macet. Sampai dijalan utama Yos Sudarso macet bertambah parah. Waduh alamat ga bisa tiba tepat waktu nih. Untung rekan boncenger saya hapal rute alternatif.. akhirnya masuk gang-gang kecil, terobos celah-celah portal perumahan warga, hingga medan offroad terpaksa dilalui seperti rider kesurupan. Tragisnya SF pakai spin..  sebenernya ga tega derita yang harus ditanggung motor mungil ini. Ridernya segedhe beruang ditambah boncenger plus ransel juga ga bisa dianggap kelas bulu. Pokoke digradagh ga keruan.. :mrgreen:
Ga disangka… sampai juga ditujuan tepat waktu.

Dijakarta kencang saja ga cukup untuk meringkas waktu tempuh, pengenalan rute juga sama pentingnya.
Tapi kalau SF sendiri agak ogah menempuh jalur alternatif ini… jarak tempuh motor lebih jauh, banyak polisi tidurnya, ga bisa kenceng karena melewati perkampungan, dan kontur jalan banyak ga ratanya bikin lebih capek dibanding lewat jalur normal. Kalau cuma macet merambat sih mending lewat jalan utama.kecuali jika bener-bener stuck karena banjir atau ulah mahasiswa demo nutup jalan

Rekor kecepatan rata-rata terendah selama di Jakarta 10km/jam

Kejadian ini terjadi kamis kemaren saat pulang kerja (jam 17.30). Rute dari plumpang semper ke condet yang berjarak hanya sekitar 20 km. Pengen tau waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak tersebut ? 2 jam !!!!! Praktis kecepatan rata-rata 10km/jam.

Modiarrr dah…! sepanjang jalan muacet parah, hujan deres,pake motor yang koplingnya agak keras, plus brut* belum sembuh pasca operasi fistula…kumplit!  nyampe rumah nggletak tak berdaya. :mrgreen: Gara-gara hujan pas jam pulang kerja , jadi puarah gini…
eh besok paginya berangkat kerja macet juga karena ada truk koprol dijalan..hadewww

Kejamnya ibukota…jika bukan karena dinas, jujur ga pengen banget SF ada di kota ini. Jalanan ga aman dan nyaman, kuatir sama bunda boncengin anak2 sekolah nantinya…

Truk solar terbalik,sopir dan kernet terjepit,solar tumpah… ngeri poll

Tumben-tumben pagi-pagi yos sudarso seberang pasar uler macet total. Untung pake spin, dengan entengnya bermanuver sampai ujung kemacetan.. TERNYATA


Truk solar terbalik! Kondisi sopir dan kernet masih terjepit didalem. Warga sekitar langsung menjarah solar yang mengucur deras.
Polisi segera membubarkan warga dan pengendara sekitar karena ditakutkan terjadi kebakaran … wuih ga bisa membayangkan gimana kalau sampai terbakar..
Ngeriii…!!!! 🙁
Ceceran solar selain beresiko terbakar juga bikin ban sangat licin. SF sempat kaget karena dipikir rem ga pakem ternyata ban ga ada grip… beberapa pengendara motor tampak minggir dan membersihkan ban dengan pasir disekitar lokasi.
Sampai SF meninggalkan lokasi kejadian jam 6.55 kondisi sopir dan kernet blum dapat dievakuasi dan truk pemadam kebakaran baru saja tiba dilokasi kejadian

Masuk bulan puasa bongkar jalan??? Gila-gilaan macetnya

image

Sudah seminggu lebih ini SF makin tersiksa saat pulang kerja. Jalur yang sering dilalui SF adalah Yos Sudarso terus lurus sampai PGC. Nah ga disangka jalur didepan UKI setelah underpass dibongkar aspalnya. Efeknya bisa ditebak….. Muacet parah beberapa kilometer. Nyampe rumah bisa mundur 15 menit sampai 30menitan dari biasanya. Ga bisa dibayangkan saat puasa tiba. Jalanan makin padat pas jam pulang kerja karena banyak pegawai ingin pulang ontime untuk berbuka bersama keluarga. Siap-siap menempuh kemacetan parah sebulan kedepan.

Demo nutup jalan dan bakar ban

image

Dalam 3 minggu ini udah 4 kali SF terjebak macet parah dijalan Yos Sudarso jakarta utara karena demo mahasiswa. Awalnya sih ane mengapresiasi usaha rekan- rekan ini untuk mengingatkan aparat negara agar bekerja lebih baik. Tapi kok lama-lama kok ane merasa terganggu ya. Puncaknya 2 demo terakhir. Kok malah memperingati rekannya yang meninggal bakar diri dengan blokir jalan utama. ( bunuh diri haram dan paling dibenci Tuhan). Maaf bro kalo menyinggung, SF sendiri sangat mendukung perjuangan rekan-rekan mahasiswa apalagi untuk memperbaiki kondisi negara. Tapi memblokir jalan utama sepanjang 20 km pas JAM PULANG KERJA!? jangan mengorbankan masyarakat umum donk. Kepentingan masing-masing orang kan beda. Bayangkan kalo ada ambulance yang membawa orang sekarat atau ibu hamil, masyarakat kecil yang terhambat cari nafkah, ada yang puasa dan tidak bisa berbuka dijalan (kebetulan demo kemaren hari kamis, banyak yang puasa sunnah) trus kejebak macet parah, belum lagi kalo ada yang kebelet :mrgreen: Maju ga bisa mundur ga bisa? Is it wise ????

Prasarana Jalan Payah, Terpaksa Langgar Aturan

image

Kali ini SF terpaksa lakukan. Setelah hujan deras, beberapa titik jalur motor di jalan Yos Sudarso yang menghubungkan Jakarta Timur/selatan ke Jakarta utara selalu tergenang air. Saat itu SF dan semua pengendara motor masuk jalur mobil yang posisinya sedikit lebih tinggi daripada mogok dan pakaian kerja kotor. Jalur khusus mobil memang lebih nyaman dibanding jalur motor karena pas dibawah flyover sepanjang yos sudarso, jadi selalu terlindung dari panas dan hujan, posisinya pun sedikit lebih tinggi dibanding jalur motor. Tak pelak saat pulang atau berangkat kerja banyak motor lewat jalur mobil bahkan jalur busway , apalagi pas hujan :mrgreen:

Lagi-Lagi Kecelakaan Motor

Masih teringat kejadian lalu, dalam 24 jam menyaksikan 4 kecelakaan. Hari ini lagi-lagi terulang. Kali ini kecelakaan beruntun. SF berada kira2 15 meter dibelakang kejadian. Kecelakaan terjadi pada flyover ketiga dari arah PGC ke priok (Yos Sudarso), setiap akan masuk flyover pengendara rata2 memang menambah kecepatan karena jalan yang menanjak. Nahas sebuah Gran Livina tiba mengurangi kecepatan (penyebabnya bisa jadi dipotong pengendara lain), akibatnya sebuah motor matic Honda (kalo ga salah scoopy ato beat) yang dikendarai cewek dan sebuah Jupiter MX langsung menabraknya dan dibelakangnya ada sebuah Honda Supra yang juga terjatuh karena ngerem mendadak. Pengemudi sekitar langsung menolong pengemudi matic Honda, sedangkan SF menolong pengemudi MX yang tidak bisa berdiri karena kakinya terkilir, sepatunya terlepas ada dibawah motornya kemungkinan kakinya tertindih motor.Pengemudi Supra juga terlihat langsung berdiri ikut membantpengendara MX.

Urusan jadi rame antara pengemudi Gran Livina pengendara MX dan bapak-bapak pengemudi Honda Supra. Setelah membantu menepikan kendaraan dan korban. SF  lanjutkan perjalanan ngantor (Tumben hari ini tergolong lancar lalu lintas sepanjang Yos Sudarso padahal anak sekolah mulai masuk).  Benar-benar harus konsentrasi penuh di jalanan Jakarta terutama dijalur tengkorak seperti jalan yos sudarso ini.

Rute Harian tergolong Berat, Modif harus disesuaikan

Hari ini SF ngantor di tempat baru. Jaraknya 22km dari rumah (condet Jaktim- simper Jakut). Karena jaraknya yang lumayan untuk ukuran Jakarta ditambah kondisi lalu lintas Jakarta, kondisi motor harus disesuaikan.  Knalpot racing nob1 silent sport saatnya dilengserkan diganti dengan knalpot orisinal tiger karena mengejar efisiensi bahan bakar dan torsi. Knalpot ori berasa lebih bertorsi meskipun putaran atas lebih galak Nob1. Selain itu knalpot racing ane udah kemakan karat bagian lehernya.

shock ori dah ganti nitro punya apache, next nob1 silent sport dilengserkan

Penyesuaian lainnya shockbreaker dibikin lebih empuk, nah kalo ini shockbreaker bawaan malah dilengserkan diganti shocknitro milik TVS Apache, setelan kekerasan diposisikan yang paling empuk. Lanjut ke karburator, karena spuyer-spuyer orisinalnya udah terlanjur di rojok, solusinya jarum skep diturunkan biar ngirit, lumayan lah torsi masih dapet meski putaran atas agak tertahan. Untung setingan ini cocok sama knalpot ori, ga ada gejala nembak dan brebet. Malah untuk cari setingan stasioner lebih mudah. Kondisi setir udah sempurna karena masih pake setir ori plus raiser biar badan ga terlalu membungkuk. Ubahan lainnya biar perjalanan lancar pada sektor kopling, yang sebelumnya judder spring dilepas untuk ngejar tarikan ganas sekarang dipasang lagi biar enak nembus kemacetan motor jadi jinak ga loncat-loncat lagi. Nah kalo ubahan lainnya dengan mengganti sparepart yang udah termakan usia untuk meminimalkan hal-hal yang ga diinginkan dijalan, maklum ditempat kerja ane kalo telat potongan gajinya bisa bikin mumet. Yang harus diperhatikan a.l. kabel gas/kopling, rantai dan kampas rem.

Rute Baru, Hati-hati Kalau Tidak Ingin Celaka

Mulai Selasa Minggu depan Smartf41z pindah rute baru karena tuntutan tempat kerja. Dari sebelumnya Condet- Kalibata (jarak 6km) yang cukup ditempuh 15 menit di kemacetan sekarang beralih ke rute Condet – Kelapa Gading (jarak 22km) lewat Yos Sudarso kearah priok dengan waktu tempuh 45menit kalo nyantai. Nah Minggu kemaren istri penasaran pengen liat tempat kerja baru otomatis si kecil harus diajak juga to, lah ga ada orang lain dirumah. nah ada 3 opsi naik spin, ninja ato tiger. Karena ingin nostalgia, bundaf41z memilih naik Tiger. Nah berhubung belum hafal rute dan takut kebablas ane senjatai motor pake tankbag 7-gear plus GPS dari HP xperia ane. Posisi berkendara tankbag didepan, ane, sikecil, bunda dan Rear box K42. Rute yang terbilang lumayan jauh ga begitu macet namun terdapat  jebakan maut, tercatat ada beberapa penutup jalan yang menonjol cukup tinggi dan bahkan di flyover (kalo ga salah fly over kedua) terdapat lubang jalan yang tidak ada penutupnya. hmmm jika ada rider sembrono ato ga konsen bakal celaka pastinya.

Rute lumayan lancar, tapi hati2 banyak jebakan dan sering bertemu kendaraan berat

Meski rutenya cuma lurus dari arah PGC ke arah tanjung Priok namun terdapat cabang2 saat ke fly over nah jika salah jalur pasti deh kesasar, oleh sebab itu sebelum masuk persimpangan harus mengurangi kecepatan untuk melihat petunjuk jalan, belum lagi jebakan tilang kalo pengendara meleng dikit dan masuk jalur cepat khusus mobil. Wah kesalahan juga pake tiger+box buat jalan jauh kalo bawa sikecil, bunda jadi ga bisa leluasa bergerak, dan kegencet terus dengan sikecil yang banyak ulahnya. tercatat ada 2 kali berhenti untuk istirahat.