Knalpot serat karbon lokal ga tahan panas ekstreem apalagi stiker dan printing

Kaget juga sewaktu konsultasi dengan juragan knalpot stanlee. Serat karbon lokal untuk pelapis knalpot ternyata ga tahan panas tinggi dalam jangka waktu lama. Pengalaman turing dengan ninja 250 menggunakan knalpot custom berlapis serat karbon asli lokal dari Jakarta ke daerah Cilacap ternyata menyebabkan serat karbon ngelotok.
Tapi ternyata knalpot impor yang berbahan serat carbon juga ternyata ga lepas dari kontroversi… ada pengakuan warna menguning hingga terjadi keretakan setelah dipake jangka waktu lama… cek disini dan disini

image

Serat karbon asli¬† saja kurang kuat untuk pemakaian jangka waktu lama apalagi yang stiker atau carbon printing? Pengakuan juragan beliknalpot.com carbon printing rawan tergores . Tergores dikit atau kejepit sabuk iketan knalpot rawan rusak… kalau stiker lebih ga tahan panas tinggi.
Saran stanlee dan juragan beliknalpot.com sih mending warna chrome (stainles yang dipoles) , lebih awet dan gampang perawatannya.
Hmm …. karena kasus ini SF segera merevisi pesanan knalpot baru SF , cukup moncongnya saja yang carbon printing….

image

hingga artikel ini dibuat (19/11) 2 knalpot pesanan SF belum jadi… ūüôĀ yah inilah resiko pesen knalpot custom ditempat yang laris… kudu sabar!

Posted from WordPress for Android

Nah kan… SF nambah knalpot lagi untuk Ninja 250

Untung SF ga beli knalpot Impor yang harganya diatas 5 juta Rupiah ! Berabe critanya kalau SF bosenan. Untuk Ninja 250 SF sudah ganti 3 knalpot. Yang pertama knalpot Ori dilengserkan karena suara terlalu kalem… bahaya riding agak kenceng… Rider didepan ga sadar ada motor dibelakangnya. Lagian SF beli N250 karena 2 silindernya… ga seru kalau ga ada suaranya :mrgreen:
Continue reading “Nah kan… SF nambah knalpot lagi untuk Ninja 250”